처음 200줄입니다.
Daratan mitos dan jaman sihir,
Takdir sebuah kerajaan besar berada di pundak seorang pemuda.
Ia bernama...
Ya, Yang Mulia?
Apa kau tuli?
Kuharap begitu.
Aku ingin kau turun ke bawah sana dan menyuruh mereka berhenti.
Tapi mereka bekerja atas perintah raja. /Dan kau bekerja atas perintahku.
Oh...!
Halo?
Terjemahan Indonesia: RED_dahLIA
Enjoy.. :)
Menurutmu bagaimana dia tewas?
Gaius?
Mmm?
Kau tahu makam siapa ini?
Aku tak yakin.
Menurutmu mungkin ini dikutuk?
Kau baru saja menyelamatkanku.
Menyingkir dari jalanku.
Terima kasih.
Dijaga sepanjang waktu.
Idiot.
Kau ini ceroboh sejak lahir atau berusaha jadi begitu?
Itu hanya satu dari banyak bakatku.
Well, ini penemuan yang sangat bagus.
Kalian lihat, aku benar.
Ada harta karun yang ditemukan di bawah Camelot.
Kepada siapa aku harus berterima kasih untuk semua ini?
Gaius?
Er, aku harus memeriksanya, Yang Mulia.
Bagaimana dia tewas?
Kelihatannya dia tidak sengaja memicu jebakan di sini.
Untuk menghalangi perampok makam.
Well, pasti ada banyak orang yang ingin mencuri.
Perintahkan menjaga makam. Penjagaan adalah tanggung jawabmu, Arthur.
Ya, Ayah.
Jadi... permatanya, berapa ukurannya kau bilang?
Kira-kira sebesar ini.
Astaga, sungguh? Sebesar itu, kau bilang. Aku tak pernah. Ini. Minumlah.
Dan, makam ini,
Kutebak mereka menguncinya dengan baik dan aman, kan?
Lebih rapat melebihi brankas Raja. /Pasti ada jalan masuknya?
Hanya dengan kuncinya.
Benar. Dan siapa pembawa kunci itu?
Pasti kau pikir aku bodoh. Aku tak mau memberitahumu.
Tentu tidak.
Kacung cerdas sepertimu tahu informasi berharga semacam itu.
Kita tak mau semua orang melihat.
Percayalah, tempat ini penuh pencuri dan pencopet.
Masukkan ke dalam celanamu.
Dan, waspadalah pada orang yang ada di sana.
Yang mana?
Di ujung bar. Kau lihat dia?
Dia terus mengawasimu.
Yeah, yeah, yeah, berjanggut.
Bukan.
Yang itu.
Kuawasi dia. Terima kasih.
Jadi siapa pembawa kunci itu?
Hanya sang pangeran. Tapi jangan terlalu berharap.
Dia menyimpannya di kamar pribadinya.
Dan ada satu orang yang diijinkan masuk ke sana.
Pelayannya.
Cepatlah, Merlin.
Maaf.
Oh!
Merlin!
Aku tak mengerti.
Well, itu mengejutkan.
Aku sendiri yang pasang pelananya.
Kupikir mungkin itulah masalahnya.
Itu bukan salahku!
Boleh saya yang memasangkan pelana itu untukmu, Yang Mulia?
Terima kasih.
Sebuah kehormatan bisa melayani sang Pangeran.
Sebuah kehormatan.
Kau dengar itu, Merlin?
Ijinkan aku membersihkan pakaianmu.
Kehormatan.
Ada lagi yang bisa kubantu, Yang Mulia?
Well, kau bisa menendang punggung si Merlin.
Aku tak ingin menghilangkan kesenanganmu, Tuan.
Siapa namamu?
Cedric. Aku datang ke Camelot untuk mencari kerja.
Bagus, kau bisa jadi seorang pemukul dalam perburuan. Kami kekurangan orang.
Kau terlalu baik, Tuan.
Ini, kau perlu pemukul.
Ooh! Oh, maaf.
Flayo fago.
Siapa yang melemparnya?
Apa itu kau?
Hmm.
Kau baru saja menyelamatkanku.
Sejujurnya, Tuan, itu bukan apa-apa.
Aku berhutang budi kepadamu. Kau harus diberi hadiah.
Tidak. Aku tak mungkin...
Ayolah.
Apa yang kau inginkan?
Aku mendambakan satu hal, Tuan.
Apapun.
Satu posisi di Rumah Tangga Istana.
Bagus.
Sudah dipertimbangkan.
Kau boleh ambil ini lagi sekarang. Ooh!
Oh, maaf!
Ada yang salah?
Aku selamatkan nyawa Arthur. Orang lain yang dapat pujian.
Seperti biasa.
Apa yang kau lakukan?
Aku menemukan prasasti lambang kekuasaan.
Bahasa apa itu?
Aku tak tahu.
Sigan menguasai banyak bahasa.
Sigan? /Itu makamnya.
Siapa dia?
Merlin! Dia adalah penyihir terkuat yang pernah ada.
Sungguh?
Kau tak dibesarkan di Camelot, tapi bagi kami,
Cornelius Sigan adalah sosok mimpi buruk.
Kenapa?
Kekuatan Sigan.
Dia bisa mengubah siang jadi malam.
Membalik ombak pasang, dan legendanya,
Mantranya membantu membangun Camelot.
Apa yang terjadi?
Pada akhirnya, dia terlalu kuat
dan raja pada masa itu memerintahkan eksekusi.
Kalau dia sudah tewas, kenapa kau begitu cemas?
Sigan meyakini kekuatannya akan mati bersamanya,
jadi dia terobsesi menemukan cara untuk melawan kematian.
Menurutmu dia berhasil?
Berharaplah tidak.
Demi keselamatan kita semua.
Gaius. Apa yang kau mau?
Mengunci ruangan terpendam itu beserta seluruh isinya.
Jangan konyol.
Lambang di cicin ini adalah milik Cornelius Sigan.
Aku yakin itu makamnya.
Dalam kepercayaan kuno nama Sigan berarti "gagak".
Tak heran kekayaannya begitu banyak.
Maka kau tahu legenda itu, Yang Mulia. /Ya.
Aku selalu menikmati dongeng tentang...
penyihir arogan yang terlalu cepat mati.
Berdasarkan kisahnya, Sigan mengutuk Camelot.
Dia bilang suatu hari ia akan kembali dan menghancurkan kota ini.
Gaius, sejauh ini kau telah jadi sekutuku dalam perang melawan sihir.
Kau seharusnya tidak terpengaruh ketakutan tak rasional ini.
Terima kasih, Yang Mulia.
Dan Gaius,
jangan menyebarkan kepanikan di antara rakyatku.
Ini tak lebih dari takhayul tolol.
Argh!
Gwen?
Gwen!/ Yang Mulia! Yang Mulia, ada apa?
Tak apa-apa. Aku di sini.
Aku di sini. Tak ada yang harus ditakuti.
Ssh, sh, sh.
Apa itu makan siang?
Bukan, ini sarapan.
Ini enak, Cedric.
Ada lagi yang kau butuhkan, Yang Mulia?
Tidak, kupikir Cedric sudah menangani semuanya.
Oh, aku menyesal, Yang Mulia, ada satu hal yang belum.
er, memandikan kuda-kudamu.
Pergilah.
Akan kubukakan pintu untukmu.
Mimpi ini tentang apa?
Seekor burung.
Burung jenis apa?
Seekor gagak.
Seekor gagak?
Itu mengerikan, Gaius.
Menurutmu apa artinya?
Mungkin bukan apa-apa.
Ini terjadi lagi, kan?
Morgana, satu gagak tak berarti
kalau mimpi burukmu kembali.
Kau meminum ramuan tidur yang kuberikan padamu?
Akan kusuruh Gwen memberimu yang lebih kuat.
Seperti hantaman di kepala?
Aku yakin dia mau.
Pergilah. Pergi dan bersenang-senanglah.
Sana. Pergi dan bersenang-senanglah.
Yang Mulia!
Oh...
Yang Mulia!
Apa yang kau lakukan?
Tak ada.
Aku bisa melihatnya.
Aku tidak tertidur. Aku...
..aku hanya membungkuk.
Mencari sesuatu?
Ya.
Mungkin kita mencari hal yang sama. /Apa?
Oh, aku tak tahu... Kuda-kudanya!
Kuda-kudanya?
Oh!
Satu kesalahan bisa kumengerti. Semua orang mengalami hari buruk,
tapi ini terus-menerus!
No comments yet. Be the first to leave one.