Golden Spider City (黄金蜘蛛城)

Golden Spider City (黄金蜘蛛城)

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

Golden Spider City 2022 720p WEB-DL H264
다음의 해설 UFSIMV
RUNTIME 01:26:34

태그

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
게시일: 2022-05-26
다운로드: 30
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

[Suatu Desa Kecil di Pinggiran Barat, Tahun 1988]

Sima Cong.

Sakit!

Jangan macam-macam, Pemuda.

Tuan Xiang menyuruhku mengawasimu.

Nyawamu dan pacarmu akan melayang jika macam-macam.

Tuanmu tidak menyuruhmu mengawasiku dengan seperti ini.

Lisa.

Coba kau jelaskan padanya.

Buku kuno mencatat,

Istana bawah tanah Raja Loulan bisa mencapai kedalaman ribuan kaki.

Tidak ada yang pernah masuk sedalam ini.

Jadi, harus diledakkan agar bisa masuk.

Sudah mengerti belum?

Jika tidak memakai peledak berkekuatan besar ini,

bagaimana bisa diledakkan?

Pintar.

Meledakkan goa mudah, tapi tidak ada yang mengurusmu jika mati di dalam.

kau jahat sekali.

Aku begini demi menolongmu.

Wanita tidak bisa dipercaya.

Tutup mulut kalian.

Makam Raja Loulan ada di mana?

Teori mengatakan, lima meter di bawah permukaan tanah

adalah lapisan tanah basah.

Biasanya adalah makam rakyat biasa.

Lapisan batu sedalam sepuluh meter ini

adalah makam para pangeran.

Makam raja ada di kedalaman ratusan meter.

Makam Raja Loulan seharusnya ada di sekitar sini.

Kenapa bukan bahasa Loulan?

Wo Dule Cham.

Apa?

Dia percaya dewa akan mengarahkannya,

membuatnya mendapatkan hidup abadi.

Sima Cong!

Jangan bergerak.

Berapa orang yang harus mati demi Mutiara Qi Shen?

Sima Cong.

Bagaimana kondisimu?

Baik-baik saja.

Kuat dan bertenaga,

tidak mudah.

Peti mati kristal.

Akhirnya menemukanmu.

Hati-hati!

Kita sepakati dulu.

Jangan menyentuh apa pun nanti,

selain Mutiara Qi Shen.

Lisa.

Lihat apa yang tertulis di sana?

Ini adalah berita kematian

dari Raja Loulan, tertulis dia menjabat selama 70 tahun,

hidup hingga usia 86.

Dia dan yang lainnya percaya akan persembahan.

Dimakamkan bersama Mutiara Qi Shen.

Menunggu arahan dari Dewa Akhirat

untuk mendapat hidup abadi.

Ternyata memang mempercayai Dewa Akhirat.

Mutiara Qi Shen pasti ada di dalam.

Sudah siap?

Aku tidak sabar lagi.

Ayo.

Mutiara Qi Shen pasti ada di tenggorokannya.

Ada di dalam mulut laba-laba.

Dapatkan ia!

Kenapa mengubur orang-orangan sawah di dalam tanah?

Orang-orangan sawah menyimbolkan Ayah.

Apakah Ayah masih bisa kembali?

Cong.

Ibu tidak akan meninggalkanmu selamanya.

Sima Cong!

Sima Cong!

Bangun!

Dapatkan Mutiara Qi Shen, jika tidak, dia akan kubunuh.

Sima Cong, cepat lari!

Sima Cong, bangun!

Bangun!

Namaku Sima Cong.

Sejauh yang bisa aku ingat,

hanya Ibu yang menemaniku tumbuh dewasa.

Setiap kali menanyakan keberadaan Ayah,

dia selalu mengatakan Ayah pergi ke dunia bawah tanah.

Akhirnya aku baru tahu,

Ayahku adalah anggota penjelajah nasional.

Ayahku adalah anggota penjelajah nasional.

Mereka bilang, dia mencuri benda bersejarah

Mereka bilang, dia mencuri benda bersejarah

dan kabur dalam penjelajahan bawah tanah.

Setelah dewasa,

aku menjelajah sambil membawa catatan darinya.

Sekarang, pacarku Lisa

diculik oleh Tuan Xiang.

Aku harus mendapatkan Mutiara Qi Shen

untuk menyelamatkan Lisa.

Selamat berwisata di Pulau Lunhui.

Selamat datang di Pulai Lunhui.

Selamat datang di Pulai Lunhui.

[Pulau Lunhui, 2.000 kilometer dari China Town Asia Selatan] Selamat datang di Pulai Lunhui.

[Pulau Lunhui, 2.000 kilometer dari China Town Asia Selatan]

Maaf.

Aku sensitif terhadap aroma.

Hei.

Di mana Lisa?

Aku sudah mendapatkan Mutiara Qi Shen.

Sima Cong!

Sima Cong!

Selamatkan aku!

Mutiara Qi Shen

adalah kunci untuk menuju Kota Emas.

Transaksi kita yang sebenarnya

baru saja dimulai.

Konon, Dewa Akhirat terjatuh ke Kota Emas, tempat Suku Cham berada.

Seluruh Kerajaan Champa dan Kota Emas menghilang bersama.

Orang Suku Loulan beranggapan,

mereka mendapatkan arahan dari Dewa,

masuk ke dunia bawah tanah.

Mereka percaya,

asalkan bisa masuk ke dunia bawah tanah dan menemukan Kota Emas,

maka bisa bertemu Dewa Akhirat

dan mendapatkan hidup abadi.

Lilin bisa dinyalakan lagi setelah padam,

ini namanya siklus.

Apa kau pernah melihat lilin yang tak pernah padam?

kau malah percaya dengan hidup abadi.

Aku mengidap kanker.

Waktuku tidak banyak lagi.

Demi hidup abadi,

aku harus menemukan Kota Emas.

Kami menemukan jalan masuk di Pulau Lunhui.

Digali hingga kedalaman 340 meter.

Di dalam sana...

Ada suara tangisan di dalam sana.

Seperti legenda dari neraka.

Mungkin berasal dari Kota Emas.

Kami bersiap untuk masuk ke sini sekarang.

Kala itu,

aku mendanai Profesor Chen Wei

dan mendirikan Tim Penjelajah 78.

Menemukan murid muda yang berbakat, Sima Hui.

Awalnya mengira mereka bisa mendapatkan penjagaan Dewa.

Tidak disangka, semuanya musnah.

Ada gempa di Pulau Lunhui minggu lalu,

sebuah peti mati berwarna emas mengambang di laut.

Ini berarti Kota Emas ada di sekitar Pulau Lunhui.

Kebetulan juga,

aku menemukanmu.

Putra dari Sima Hui.

Ini adalah arahan dari Dewa.

Letakkan pistol.

Pergi ke Kota Emas sama dengan mati.

Bagaimana jika aku mengantarmu?

Kala itu, Ayahmu bergabung dalam Tim Penjelajah 78

dan masuk ke Kota Emas,

lalu menghilang hingga saat ini.

Apa kau tidak ingin menemukannya?

Aku tidak punya Ayah.

Aku tidak punya Ayah!

Manusia sama dengan pohon!

Tumbuh ke arah datangnya matahari.

Tapi semakin tumbuh tinggi, akarnya harus semakin kokoh ke bawah!

Jangan bergerak.

Jangan menembak.

Cepat.

Cepat.

Biasanya kau cerdik, kenapa bisa ditangkap Tuan Xiang?

kau selalu memamerkan catatan Ayahmu, jadi diincar Tuan Xiang.

Jangan ungkit dia.

Kendaraanmu diambil.

Apa ini masuk akal?

Mobilku!

Kita harus bagaimana?

kau awasi dia.

Kenapa mumi itu selalu mengikuti kita?

Aku tidak tahu.

Minggir!

Minggir!

Mumi itu tidak akan terus mengikuti kita, 'kan?

kau tidak menutup pintu?

Kukira kau menutupnya.

kau.

Oke.

Aku.

Ada apa?

Lihat.

Mumi di dalam peti mati Kota Emas awet muda.

kau mengerti mumi tidak?

Mumi harusnya mati.

Tapi, mumi itu hidup sekarang.

Tuan Xiang.

Kita tidak bisa mengejarnya.

Mumi.

Benarkah?

Ya.

Ini punyaku.

Dia akan datang mencari kita.

kau tahu tidak, mumi itu mati.

kau tahu?

- Apa yang kau katakan? - kau tahu?

Di mana muminya?

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left