Amazons

Amazons

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

Amazons 1986 720p BluRay x264 AAC-[YTS MX] in
다음의 해설 ilyas_su
Film 18 Boleh digunakan tapi jangan di unggah ulang atao resycn Bonus file torrent

태그

BluRay
x264
720p
720
TS
YTS
게시일: 2020-11-26
다운로드: 52
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

-- Amazon ---

Pelatihan sudah selesai. Kembali ke pos-mu.

Tapi kita belum .../ Kau mendengarku, Dyiala!

Kita akan menghadapi sesuatu yang lebih dari sekedar tentara.

Jika yang kau maksud adalah sihir Kalungo, aku tidak setuju denganmu.

Mereka selalu berusaha memperbudak kami,...

Dan mereka selalu gagal.

Apa bedanya sihir Raja Kalungo?

Itu bisa membuat perbedaan besar.

Guntur hanyalah permulaan.

Jika dia bisa melakukan lebih dari sekedar membangkitkan guntur,...

...lalu bagaimana kita bisa menghentikannya?

Tanpa pedang Azundati, kita tidak bisa berbuat banyak.

Pedang Azundati menghilang 500 tahun yang lalu.

Kita tidak membutuhkan sihir untuk menang.

Tapi sesuatu yang memberi kita keberanian akan tetap berguna.

Bisakah kau menghentikan semua ini?/ Kalungo terlalu kuat.

Batu Roh ... Bawa pergi Batu Roh dari kota ini.

Itu tidak boleh jatuh ke tangannya./ Tashingi, bawa Batu Roh ke Shinara.

Beri tahu ratu apa yang terjadi di sini. Nasib Tanah Jamrud bergantung padamu.

Dyiala! Bawalah enam orang Amazon dan bawa Batu Roh keluar dari kuil.

Kau harus pergi ke Shinara dengan cara apa pun.

Ikut denganku!

Buka gerbangnya./ Ayo, buka gerbangnya.

Ke kuil, ayo cepat! Ayo cepat ...

Orang Baytian!

Ayo! Ayo pergi ke dalam gua!

Bagaimana kita bisa keluar dari sini? Orang-orang Baytian ada dimana-mana.

Pergi ke terowongan di sisi selatan. Ayo pergi !

Aku memberi kalian kota Imbisi.

Sebentar lagi, seluruh Tanah Jamrud akan menjadi milik kita.

Kita merayakan malam ini. Kita mengambil semua yang kita inginkan dan lakukan apa yang kita mau.

Cabeza, siapkan rumah terbesar di kota untukku.

Dan pastikan Batu Roh menungguku di sana.

Jadi maksudmu orang Amazon membawa Batu Roh?

Ya, Yang Mulia.

Iblis juga bertarung.

Iblis?

Aku bisa menunjukkan iblis sungguhan.

Yah, aku tidak tertarik dengan Batu Roh .

Aku bisa menggunakannya untuk melawan mereka,...

...tapi mereka tidak akan berani menggunakannya untuk melawanku.

Namun, kau gagal.

Keluarkan dia dari sini, bawa dia ke gerbang, dan gantung dia terbalik.

Dimana yang tidakmampuanmu dibiarkan membusuk hidup-hidup.

Terserahmu, Yang Mulia.

Ampun ... Yang Mulia.

Memohon belas kasihan? Bagi mereka yang melakukan kesalahan?

Gagasan yang aneh!

Tidak ada belas kasihan bagi mereka yang gagal.

Sekarang lihat ke dalam pohon, yang menampung jiwamu.

Semoga pohon yang menjaga jiwa kita,...

....membantu kita menahan kekalahan,...

...dan semoga Rahmat Suci kita memulihkan kekuatan kita untuk bertarung,...

Dan menunjukkan cara bagaimana kita bisa menyelamatkan Tanah Zamrud.

Semoga Pohon Roh menunjukkan apa yang kau bawa dalam jiwa-mu,...

Sebuah cerminan tentang siapa kau dan akan menjadi apa kau nantinya.

Jalan, jalan! Balgor sedang menunggumu! Cepat!

Ayo, cepat! Jangan buat dia menunggu. Ayo jalan!

Ini Balgor ... Balgor?/ Hanya delapan, Kalungo?

Kumohon! Aku punya keluarga!

Kau harus bekerja lebih keras./ Aku telah melakukan bagianku dalam kesepakatan ini.

Nyawa gantinya kekuatan, Keabadian.

Kau berikan nyawa, dan aku akan memberimu kekuatan.

Jika kau menginginkan lebih banyak kekuatan untuk dirimu sendiri, maka berikan aku lebih banyak nyawa. Apa kau mengerti?

Aku mengerti dengan baik, Balgor.

Para Amazon sudah tiba di Shinara dengan Batu Roh,...

...tetapi kota Imbisi hilang.

Apa kita selanjutnya?

Tidak selama aku memegang kendali./ Bisakah kau melindungi kita dari kekuatan guntur?

Karena keberanianmu, Kalungo tidak mendapatkan Batu Roh.

Itu bisa memperkuat sihirnya.

Prajurit-ku, aku harus meminta lebih dari yang telah kalian lakukan.

Ketika kau berada di Hutan Sakral, apa yang kau lihat di pohon-mu?

Aku melihat roh-ku, Yang Mulia. Seperti biasanya.

Itulah yang aku lihat. Tidak ada lagi!

Aku melihat roh-ku./ Dan kau, Dyiala? Apa yang kau lihat?

Aku melihat pedang bersinar dari api batin./ Kenapa kau tidak mengatakan apapun...

.... saat aku di sana?/ Tashingi!

Dyiala, penglihatanmu harus kau jelaskan. Kalian bisa pergi, prajuritku.

Aku tahu itu adalah pedang yang hilang, tetapi aku tidak melihat di mana itu.

Tanpa itu, penglihatan itu tidak masuk akal.

Ya, masuk akal, anakku.

Aku melihatnya di sebuah negeri di luar hutan kafir.

Itu ada di dalam gua, dan mimpiku membawaku hampir ke pintu masuk.

Tapi aku tidak pernah bisa melihat apa yang ada di dalamnya.

Jadi disanalah pedangnya.

Kita perlu mendapatkan pedang itu kembali.

Ini adalah satu-satunya kesempatan kita untuk menyelamatkan kerajaan.

Aku akan menemukan gua-nya dan membawa pedang itu kembali./ Itu perintahku, Dyiala.

Semoga para dewa memberkati keberanianmu.

Orang-orang memberontak, Yang Mulia. Dua dari mata-mata kita telah dilenyapkan.

Salah satunya adalah Sebastian, pendamping kita.

Siapa yang berduka atas kematian seorang pengkhianat?

Ada lagi, Komandan Arban?/ Ada beberapa kabar yang mengganggu, Tuanku.

Kabar macam apa?/ Yah ...

Bicaralah!

Konon ada pedang yang bisa menghancurkanmu.

Pedang ini hanyalah mimpi. Tidak ada lagi.

Biarkan orang-orang Inbisi memimpikannya.

Kita tahu yang sebenarnya, bukan?/ Ya, Yang Mulia.

Siapkan pasukanmu.

Tanah Zamrud akan segera menjadi milik kita.

Itulah yang akan aku lakukan, Kalungo.

Jika pedang dekat dengan tanah orang kafir, kita membutuhkan pasukan untuk sampai ke sana.

Kita tidak memiliki tentara lagi. Apalagi setelah mengalami kerugian di kota Imbisi.

Kalau begitu aku akan pergi sendiri./ Kau pergi dengan Tashi.

Seseorang harus melindungimu./ Kau benar, Tashingi.

Tapi Tashi juga harus setuju./ Dia pasti mau, Yang Mulia.

Gua itu pasti berada di balik perbukitan misterius.

Untuk mencapainya, kau harus melewati negeri perampok dan pejuang kafir.

Ingat, ini adalah jalan tersembunyi yang mengarah ke perbukitan misterius.

Jalan tersembunyi ... tanah iblis./ Aku akan mencoba menjauh dari mereka.

Dyiala ... karena kau memiliki penglihatan itu,...

...hanya kau yang bisa menarik pedang dari tempatnya.

Hanya kau!/ Aku mengerti.

Semuanya beres. Sekarang aku harus berbicara dengan Dyiala sendirian.

Tashi, kemarilah. Aku punya berita untukmu.

Aku tahu sulit bagimu untuk menerima Tashi sebagai pendamping.

Tapi dia yang terbaik di regu-mu.

Dan kebencian antara keluargamu telah berlangsung terlalu lama.

Ibunya dan ibuku ...

Jika kau menyelesaikan misi Dyiala. Kau , kau akan menjadi orang yang terhormat.

Kekayaan dan kehormatan akan menjadi milikmu.

Satu-satunya yang penting adalah kekalahan Kalungo.

Roh bijak karena mereka memilihmu.

Sekarang, kesampingkan masa lalu dan bekerja dengan Tashi untuk mengambil pedang itu.

Apa yang kau ingin aku lakukan?

Bunuh dia! Aku berbicara dengan cukup jelas, bukan?

Apa kau lupa siapa yang melakukan ini padaku?

Ibu Dyiala.

Saat aku seusiamu. Kami berjuang demi seorang pria.

Dia menjadi ayah Dyiala. Namun kebahagiaan mereka tidak bertahan lama.

Jadi itu bukan kecelakaan?/ Jangan pernah katakan itu lagi!

Kau akan melakukan apa yang aku katakan!

Saat Dyiala menemukan pedang itu, kau harus membunuhnya.

Kemudian kau akan membawa pedang itu kembali dan kau akan menjadi pahlawan wanita.

Dan aku sudah membalas dendam.

Aku membesarkanmu seperti alat musik, Tashi.

Sebagai alat balas dendam.

Aku tidak pernah mencintai ayahmu, juga tidak ditakdirkan untuk mencintaimu.

Tapi aku tetap melakukannya.

Kau putriku atau bukan?/ Aku putrimu.

Aku mendengar bahwa orang kafir membuat pengorbanan manusia.

Niyani, kau berbicara seolah-olah kita tidak berdaya.

Saatnya pergi, bukan bicara.

Siap pergi?/ Aku akan kembali ... dengan pedang.

Tenanglah, singaku. Ini adalah tamuku.

Oh ayolah! Makanlah camilan kecil. Mungkin kau menginginkan pemberontak yang gemuk.

Kau pasti membawakanku berita, atau kau tidak mungkin datang./ Ya, aku punya berita.

Kalau begitu beritahu aku!/ Pedang Azandati ditemukan.

Pedang itu ada di bukit misterius di luar negeri orang kafir.

Dua prajurit diberi tugas untuk mengambilnya kembali.

Digunakan untuk melawanmu.

Dan ... bagaimana cara mendapatkan pedang itu?

Salah satu prajurit itu adalah putriku. Dia akan membawakanku pedangnya.

Aku tidak akan mengganggumu lagi, dan kau akan dapat melanjutkan rencanamu.

Tashingi, kau akan menjadi ratu yang luar biasa di Tanah Zamrud.

Aku akan memenuhi bagianku dari perjanjian, dan kau akan memenuhi bagianmu.

Dia bisa dengan mudah menggunakan pedang itu untuk melawanku.

Haruskah aku mempercayainya atau tidak? Bagaimana menurutmu, Akam?

Jika dia bisa mengkhianati bangsanya sendiri, dia bisa mengkhianatimu.

Aku setuju. Itu sebabnya aku ingin pedang itu di tanganku.

Ikuti dua prajurit Amazon itu,...

....biarkan mereka menemukan pedangnya lalu bunuh mereka berdua.

Oh, bawakan aku pedangnya.

Tunggu! Jika kau berhasil, kau akan diberi penghargaan yang sesuai.

Tetapi jika kau gagal, ya ...

Akan ada karpet baru di ruangan ini.

Apa kau mengerti?

Para perampok!

Tashi, hati-hati!

Sebelum aku menjualmu kepada orang kafir, kau tidak keberatan jika aku memakaimu terlebih dahulu.

Dasar babi!

Apa-apaan...

Ayo pergi dari sini !

Tashi!

Dia pergi ... Kau tidak pernah tahu siapa temannya, kan?

Apa yang akan terjadi jika Dyiala dan Tashi gagal?

Putriku tidak akan gagal.

Berapa lama kita bisa menunggu?/ Selama yang dibutuhkan.

Kita tidak bisa menghadapi Kalungo tanpa pedang Azandati.

Dia hanya pria biasa.

Pedang yang ditusukkan ke dalam hatinya akan mengakhiri hidup dan sihirnya.

Tanpa pedang kita tidak akan pernah bisa menyentuhnya.

Gagasan yang aneh, datang dari seorang jenderal Amazon.

Itu seharusnya sudah jelas, bagi Anda.

Aku memahami kekhawatiran Anda, Hebron. Tapi pedang itu adalah harapan terbaik kita.

Soal membunuh Kalungo, aku setuju dengan Tashingi.

Ini keputusanku.

Apa menurutmu kita bisa melewatinya dengan kuda?/ Dyiala!

Kita harus bertindak sekarang atau kita akan berakhir dengan kegagalan.

Apa ada pesan dari ibu kota?/ Tidak ada...

Kita tidak bisa lagi mengandalkan Shunan.

Kalungo membawa semakin banyak orang ke kuil setiap hari.

Kita harus menghentikan mereka./ Bagaimana kita melakukannya, Timar? Dengan apa ?

Kita perlu mencari tahu apa kelemahannya.

Timadzhin seharusnya memberi kita informasi ini, tapi dia belum datang.

Ayo pergi ! Ayo, cepat!

Aku mendengar sesuatu. Vishti, kau benar./ Ayo!

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left