처음 200줄입니다.
Mengemudilah pelan-pelan hari ini.
Aturan lalu lintas?
Kita selalu melanggar aturan.
Kita melanggar apa?
Apa lagi? Aturan pembunuh bayaran.
Hanya ambil Kerja yang diizinkan.
Jangan bunuh anak di bawah umur.
Dasar aturan sialan.
Aku benar-benar muak
karena pembuat aturannya Cha Min-kyu dari perusahaan nomor satu, MK.
Lalu, bagaimana para pengangguran seperti kita mencari nafkah?
Aku benci kata "pengangguran" itu.
Sialan, rasanya aku ingin langsung membantainya saja.
Mau mengirimkannya ke Cha Min-kyu?
Pisau berdarah!
Kau bosan hidup?
Jika mau duel maut dengan Cha Min-kyu,
setidaknya harus setara Gil Boksoon atau jagoan MK, si serangga itu...
Siapa namanya?
MANTIS
Kita harus bekerja keras.
Tak mungkin ada uang pensiun.
Mencari nafkah itu sulit.
Banyak anak-anak yang cuma bermain karena tak ada lowongan kerja.
Bagaimanapun, anak-anak zaman sekaranglah
yang pola pikirnya salah.
Kenapa tak ada lowongan kerja?
Merekalah yang tak mau kerja berat, tetapi mau uang banyak.
Ini yang namanya kontradiktif.
Itu sebabnya kau dibilang kolot.
Kenapa menyalahkan anaknya?
Salahkan struktur sosial sialan itu.
Kenapa malah menyalahkan struktur sosial?
Itu memang buruk dari awal.
Anak-anak muda kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Yang seusia kita tak bisa hidup tanpa dobel pekerjaan.
Setelah berusia 50-an, didesak untuk pensiun.
Ini benar-benar menyebalkan.
Ya.
Makanya, hidup kita hanya begini-begini saja.
- Kau mau ke mana? - Toilet.
Kita sudah terlambat. Cepatlah.
Astaga.
Seharusnya dia membereskan pekerjaan dengan rapi.
Pertama.
Jangan bunuh anak di bawah umur.
Kedua.
Hanya terima Kerja yang diizinkan perusahaanmu.
Ketiga.
Harus selalu mencoba Kerja yang diizinkan perusahaanmu.
Aturan-aturan yang dibuat oleh MK
tak mungkin bisa ditaati oleh para pengangguran seperti kami.
Tidak.
Kalian berdua
pasti dicari banyak perusahaan.
Belakangan di dunia ini,
jika bukan MK, apalah artinya?
Apakah…
kakakku pergi tanpa rasa sakit?
Pasti seperti itu.
Kakakmu
tak banyak perlawanan.
Kau pasti akan sangat kesakitan ke sana.
Kau siapa lagi?
Kenapa kau begitu terlambat?
Aku sudah lama menunggu.
Jika ada sabit di kedua tangan,
berarti kau yang sedang populer,
Grasshopper.
Oh, itu. Ma…
Sial. Oh!
- May Beetle! - Sialan.
Aku Mantis, Bedebah.
Dari kata kematian, iblis, dan roh.
Memaki di awal pertemuan. Aku jadi ingin memanggil orang tuamu.
Baguslah.
Aku memang sangat ingin bertemu denganmu.
Aku?
Min-kyu.
Orang ini takut denganmu, tetapi meremehkanku.
Bagaimanapun,
sepertinya kami berdua memang level A.
Karena Mantis dan bahkan bosnya pun ikut turun tangan.
Pak, kau terlalu percaya diri.
Dia datang karena aku mau mengatakan sesuatu sebelum liburan.
Kau sengaja telat agar aku bekerja.
Lakukan pekerjaanmu. Aku pergi.
Aku perlu bicara. Mau ke mana?
Duduk dan istirahatlah. Segera kuselesaikan. Oke?
Istirahatlah.
Keren sekali.
Kerja bagus, May Beetle.
Aku bukan May Beetle.
Ya. Saat kemari, tolong kirimkan dua pembersih lagi.
Ini pekerjaan Mantis,
jadi cukup kotor. Ya.
Katakan intinya. Aku harus pergi.
Ah, itu.
Aku mau bebas dari kontrak.
Sejujurnya, tujuh tahun terlalu lama bagiku.
Aku juga punya reputasi.
Kau mau pindah perusahaan?
Atau kau mau independen saja?
- Yah. - Selain itu,
apakah karena temanmu itu?
Yah, tidak bisa dibilang begitu...
Selamat berlibur. Oke?
Min-kyu, sebentar.
Kenapa?
Apa-apaan ini?
Pisau berdarah.
Apa sabit tidak bisa?
Sebentar.
Tunggu. Kau benar-benar menerimanya?
Aku hanya bercanda.
Ini hanya bercanda. Untuk apa menanggapinya dengan serius?
Aku berlibur dahulu.
Kau tak akan bisa jadi independen.
Bisnis itu dasarnya negosiasi.
Kenapa? Aku sudah mempertaruhkan nyawaku.
Karena itu, kau hampir berhasil kali ini.
Apa?
Benarkah?
Kalau begitu, haruskah kuberikan lagi?
Tentu tidak.
Kita urus kontrakmu nanti.
- Atur juga jadwal wawancara untuknya. - Benarkah?
Apa ini? Pak!
Awas saja jika kau menjilat ludahmu sendiri. Oke?
Wah!
Pak!
Kau harus menepatinya.
Hidup Cha Min-kyu!
Hidup MK!
Aku sudah bilang kepadamu untuk memercayaiku.
Kau juga menjadi karyawan MK. Astaga.
Selama aku pergi, bentuklah tubuhmu.
Apa? Apa maksudmu? MK baik-baik saja, kenapa bangkrut?
Apa? Ulangi lagi. Min-kyu kenapa?
Min-kyu mati…
Dia sudah mati?
Di tangan Boksoon?
Aku sangat iri.
Sialan. Jika tahu begini, waktu itu kuajak duel.
Kau di mana? Kenapa tak kelihatan?
Menurutmu? Aku sedang bekerja.
Namun, kita sudah lama tak bertemu.
Aku sibuk mencari nafkah.
Sudah dulu.
Astaga. Oke. Kau harus bekerja. Kalau begitu, silakan bekerja.
Kerja keraslah sendiri dan hasilkan banyak uang sendiri.
- Dia di sana! - Siapa mereka?
Oh, iya. Karena MK hancur, perusahaan lain sedang menunggu untuk merekrutmu.
- Mantis! - Kau benar-benar Mantis?
Kami dari Yujin.
- Kau pasti mengenalku. - Ikutlah kami. Kami akan baik kepadamu.
- Kami… - Perusahaan kami…
Semoga sukses.
Panas.
Oke.
- Aku kembali. - Ya, kerja bagus.
Baunya enak.
Kenapa iga rebus?
Katanya, Han-ul kembali.
Dia pasti merindukan makanan Korea di luar negeri.
Aku membuatnya sekalian untuk makan bersama.
Astaga, Pak.
Bahkan jika MK jadi debu dan menghilang,
Han-ul tak akan bergabung di sini.
Memangnya aku bilang apa? Astaga.
Apa ini?
Itu? Kantor ini harus dikosongkan mulai bulan depan.
Astaga. Aku harus kembali ke lapangan.
Kondisi tubuhmu tidak bagus.
Aku akan kerja lebih keras. Carikan level D.
Maafkan aku.
Kau tak seharusnya begini di sini.
Aku membuat bangkrut perusahaanku.
Tanpamu, aku pasti jadi pengangguran.
Ah, sialan.
Liftnya masih belum diperbaiki?
Penampilan apa itu? Fesyen Eropa?
Kau jeli juga.
Ini produk baru. Kau pasti sangat iri.
- Mantis, apa kabar? - Ya.
Kau sudah lama tak bertemu…
Bau apa ini?
Bosku membuat iga rebus karena kau akan datang.
Iga rebus?
Aku sering memakannya di restoran Korea di Eropa.
Benar juga.
- Ayo keluar. Anak-anak menunggu. - Oi!
- Bolehkah titip ini? - Tentu saja boleh.
Cepat keluar!
Pergilah.
Aku pergi dahulu.
Ayo minum!
Tak terima tamu.
Buka pintunya sebelum aku membunuhmu.
Dia benci keramaian. Kami tak terima tamu lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.