Fever Dream

Fever Dream (Distancia de rescate)

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

ㅡFever Dream NF-360P/720P/1080P
다음의 해설 DD_Movie
NF Retail [ RT 01:33:36 ] | t.me/ddmoviechannel

태그

720p
720
1080
게시일: 2021-10-23
다운로드: 20
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

NETFLIX MEMPERSEMBAHKAN

Mereka seperti cacing.

Cacing apa?

Seperti cacing,

di mana-mana.

Cacing di dalam tubuh?

Ya, di dalam tubuh.

Cacing tanah?

Bukan.

Cacing lain.

Aku tak bisa bergerak.

Tapi ada yang menyeretku.

Apa itu kau, David?

Kau harus tetap terjaga, Amanda.

Kau harus memahami hal yang penting.

Apa yang penting, David?

Kenapa kita melihat semua ini?

Karena yang kau lihat,

kita semua lihat.

Kita harus kembali ke taman, Amanda.

Amanda.

Amanda.

Apa aku di taman?

Tidak.

Tapi Carola, ibumu, ada di sana.

Aku bertemu dia beberapa hari lalu, saat kami tiba di rumah.

Kami baru kembali dari sungai.

Sedang apa ibuku?

Dia menghabiskan limunnya

dan meninggalkan gelasnya di rumput, di samping kursi malas.

Dia bangkit dan beranjak.

Dia lupa sandalnya, yang hanya beberapa meter di tangga kolam.

Aku tak bilang apa-apa.

Kenapa tidak?

Karena aku ingin menunggu dan melihat yang dia lakukan.

Apa yang dia lakukan?

Dia mengayunkan tas di bahunya,

dengan bikini emasnya, dia berjalan menuju mobil.

Dia mengitari mobilnya, memegangnya dengan tangannya.

Dia tak menatapku,

tapi dia membuatku berdiri dan menghampirinya.

Apa lagi?

Kenapa kau diam saja?

Aku memeriksa Nina, yang masih tidur di teras.

Ini tak penting.

Kita harus mulai dari awal.

Hari pertamamu di kota.

Apa aku berteriak?

Ya. Benar.

- Selamat siang, Bu. - Halo. Kau pasti Geser.

- Benar. Selamat datang. - Terima kasih sudah datang.

Kurasa aku tak bisa menemukan rumah ini sendirian.

Tentu, aku siap melayanimu.

Hentikan, Bronco. Hentikan.

Tunggu, aku akan mengikatnya dan menemanimu.

Baiklah.

Ini penting.

Tapi apa yang penting?

Aku harus memahami mana yang penting dan yang tidak.

Detailnya, Amanda.

Kita harus lihat detailnya.

Rumahnya tak jauh dari kota.

Kau bisa berjalan dalam 20 menit.

Dan nona kecil ini bisa naik sepeda.

Mobil yang bagus.

- Ini milik ayahku. - Ayahmu orang Argentina.

Aku melihatmu untuk pertama kalinya.

Tanganku gemetar.

Aku melihat tanganmu sekarang, dan tanganmu tak gemetar.

Apa itu rumah kita?

Bukan, sedikit lebih jauh.

Kau akan menyukainya. Kolam renangnya indah.

Kolam renang.

Ini hari kau bertemu ibuku.

Seperti penampakan.

Dia meletakkan ember untuk membuka gerbang,

lalu meletakkannya lagi untuk menutupnya.

Aku langsung menyukainya.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Maaf mengganggu. Aku membawakanmu air.

Terkadang air keran tak bisa diminum.

Karena kau baru, aku membawakanmu.

Terima kasih.

- Carola. Selamat datang. - Senang bertemu denganmu. Amanda.

Nina, putriku.

Halo, Nina.

Kita bisa buat limun. Kau mau?

Ya, aku mau. Panas sekali.

Kau datang sendirian?

Kami lebih awal. Suamiku dalam perjalanan.

Mereka menyiapkan rumah ini selama beberapa hari. Terlihat bagus.

Tetangga kami tak selalu baik.

- Kau akan lama di sini? - Hanya musim panas.

Dan aku ingin Nina melihatnya.

Kau bukan berasal dari sini, ya?

Kenapa kau pikir dia bukan dari sini?

Pujian yang luar biasa …

Dia tampak cerdik.

Aku lahir di sini.

Aku ingat caranya menggerakkan tangannya di mobil.

Lengannya, gemercik gelangnya.

Aroma tabir surya saat dia duduk di kursi.

Jangan teralihkan. Ayo kembali ke taman.

Kenapa kita selalu kembali ke taman?

Karena saat itulah ibuku memberitahumu tentang aku untuk pertama kalinya.

Beginilah awalnya.

Jika kuberi tahu, kau tak akan mau menemuiku lagi.

Jangan biarkan dia bermain dengan Nina.

Siapa?

David?

Jangan, Amanda.

Dia anakmu? Dia putramu?

Dulunya.

Tidak lagi.

Dia bukan anakku lagi.

Maksudnya kau, David.

Aku tahu. Lanjutkan.

Aku tak memahamimu. Anak itu selamanya.

Tidak, Sayang.

Aku ingin merokok.

Ada semacam ketertarikan antara kami.

Dan terkadang, penolakan sesaat.

Saat David lahir, dia malaikat.

Tentu saja.

Di klinik, pertama kali aku menggendongnya,

aku sangat marah.

Aku yakin dia kehilangan satu jari.

Perawat bilang itu kadang terjadi karena obat bius.

Itu bisa membuat sedikit paranoid…

Sebelum aku menghitung sepuluh jarinya dua kali…

aku tak yakin dia baik-baik saja.

Aku tak akan membiarkannya kekurangan satu jari.

Kenapa dia?

Aku bilang dia malaikat. Saat dia tertawa…

Mana asbak di mobil ini?

Di sana.

Lalu David sakit.

Sekitar tujuh tahun lalu.

Aku mulai bekerja dengan suamiku.

Itu pertama kalinya aku bekerja. Bisa kau bayangkan?

Aku mengerjakan pembukuannya, tapi tak ada hubungannya dengan pembukuan.

Aku berkeliling kota dengan gaun cantik.

Buatmu pasti berbeda. Kau dari tempat lain.

Di sini kau butuh alasan untuk tampil glamor dan alasanku sempurna.

Apa pekerjaan suamimu?

Omar membiakkan kuda.

Benar.

Saat itu Omar berbeda.

Saat bertemu dengannya, dia masih tersenyum.

Kami punya dua kuda betina hebat.

Dua makhluk cantik. Kucing Sedih dan Kulit Cantik.

Tapi rahasianya bukan di kuda betina.

Rahasianya adalah memiliki kuda jantan yang bagus dan harganya mahal.

Sepertiga tak cukup.

Aku tak menunggu sampai kau menjualnya. Lunasi saat jatuh tempo.

Setengah saat jatuh tempo, sisanya saat anak kuda lahir.

Kuberi tahu, aku bisa dapat setidaknya dua ratus ribu.

Tak ada yang akan tahu.

Pangeran segala pangeran.

Seleramu bagus, Omar.

Aku mengincarnya sejak dia lahir.

Tapi jika sesuatu terjadi padanya, habislah kita.

Tiga hari. Jika bos pulang lebih awal,

kembalikan dia dalam setengah jam.

Anak itu bisa dipercaya?

Ya.

Apa warna kesukaanmu?

Jika dapat uang banyak, akan kupasang karpet di dapur.

- Ini sihir… - Ini sihir…

Lihatlah dia.

Cantik, 'kan?

Lihatlah.

Itu si hitam.

Lihat cara kuda betina menggoda.

Dia ingin sang jantan menyukainya.

Lalu dia akan punya anak kuda.

Kuda jantan sialan itu lagi.

Kau cemburu.

Kau kedinginan.

Selamat pagi, Sayang.

Hai.

Aku akan keluar sebentar.

Maukah kau mengawasinya?

Kau hanya peduli kuda itu.

Aku segera kembali, aku berjanji.

Aku yakin dia akan mengawini yang lain hari ini.

Satu kuda.

- Yang ini. - Ya, dia ibunya.

Dan yang ini?

- Anaknya. - Anaknya.

- Siapa kau? - Seorang anak.

Lari, kuda poni kecil…

- dari padang rumput ke… - Ke laut

Aku mencintaimu.

Lari, kuda poni kecil…

- Di mana sepatumu? - Entahlah.

- Maksudmu? - Sepatunya hilang.

- Ibu. - Jalan, David. Ayo, jalan.

Ibu, lihat!

Apa yang kau lakukan? Keluar dari sana.

More Indonesian subtitles for Fever Dream

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left