처음 200줄입니다.
-= Di tengah situasi kekacauan Byeongja, sebanyak ratusan ribu rakyat Joseon dijadikan budak. =-
= Beberapa di antaranya ditarik oleh pasukan Cheong-ui ke tengah-tengah pertempuran Daemyeong untuk dijadikan perisai anak panah. =-
= Wilayah Hwabuk, Tiongkok =-
Jangan sampai mereka berhasil melarikan diri!
Jangan sampai dia lolos!
Bunuh! Bunuh semuanya!
Jangan lari!
Bunuh dia!
Eomma!
Kubunuh kau!
Bunuh semuanya!
Terima kasih.
Hyeongnim!
Orang Joseon, orang Joseon.
Jangan dilap! Bertahan hidup lebih penting.
Pura-pura mati, ayo cepat!
Pakai jurus ini. Aku tuh sudah lolos 12 kali lho!
Tiarap!
Subtitle oleh: ~ Damn! Super Sub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ to to ro ~
Miring tuh!
Jangan sampai mereka lolos!
Satu pun tidak boleh sampai lolos!
Sini! Sini! Sini! Pegang ini!
Barang istana masih belum digunakan.
Cepat! Cepat!
Jangan sampai ada yang masih bernafas!
Jenderal!
Berkat para pengkhianat Joseon,
pertempuran hari ini berhasil kami menangkan.
Bisa menyumbangkan jasa, adalah merupakan sebuah kehormatan bagi kami.
Baiklah, Putera Mahkota sedang menunggu.
Ayo lekas!
Sialan! Bangsat itu sepertinya dari Badan Pengamat Pyeong-ando.
Kita bisa jadi seperti begini semua gara-gara ulah pengkhianat bangsa itu.
Orang Joseon yang ada di sini kebanyakan seperti itu.
Anu, dia itu pejabat Joseon. Mana mungkin?
Mereka mencari dan menangkap orang-orang budiman di Joseon
dan menjual mereka sebagai budak kepada Dinasti Qing.
Sebagai Badan Pengamat,
tidak apa jika tidak melindungi bangsa sendiri,
tapi malah menjual bangsa sendiri demi memperkaya diri sendiri.
Tuhan tidak memiliki mata. Dasar pengkhianat yang pantas mampus!
Ayo kita balik bersama!
Menurutku kau sangat pintar dalam hal bertahan hidup.
Asalkan mengumpulkan sedikit keberanian, kita pasti akan bisa pulang.
Aku tidak ingin ditangkap kembali ke sini dan mati konyol.
Aku lebih mending mati konyol pada saat melarikan diri,
daripada mati sia-sia di sini.
Siapa namamu?
Namaku Kim In Hong.
Aku dari kasta rendahan. Tidak punya marga.
Cukup panggil saja aku Bo Won.
Terus kau?
Gyeon I.
Gyeon I? Anak anjing?
Kim In Hong Doryeonnim.
Jika pulang ke Joseon, kau punya ide apa supaya bisa makan enak dan minum dengan nikmat?
Ide?
Tidak butuh ide apapun.
Berhubung sudah pernah mati sekali di sini,
sisanya adalah berdasarkan apa yang diperoleh.
Jadi tidak usah dipertimbangkan lagi. Aku ingin hidup enak.
Hidup adalah untuk hidup.
= Beberapa tahun kemudian -- Chungcheongdo, On-yang Byeolgeung =-
Dengan penampilanku yang seperti ini, sungguh disayangkan harus melakukan hal seperti ini.
Sungguh cantik.
Maaf?
Ingin sekali rasanya membawamu serta.
Tunggu sebentar!
Sudah beberapa kali aku bolak-balik koridor ini,
biarkan aku menatap wajahmu dengan benar.
Maling! Maling!
Ada maling! Tangkap orang yang mencurigakan!
Dia menyamar sebagai pegawai internal. Segera tangkap dia!
Siap!
Berhenti!
Tangkap dia!
- Tangkap malingnya! - Sebelah sana!
Tidak ada di koridor.
Geledah semua ruangan!
Jeonha.
Terlalu ribut. Segera hentikan keributan ini!
Baik, Jeonha.
Jeonha...
Sialan!
Aku ingin menyendiri. Kalian segera undur diri!
Tapi Jeonha...
Sekarang ini terjadi sebuah insiden kecil di dalam istana.
Mungkinkah aku adalah alasan dari semua keributan ini?
Sama sekali bukan, Jeonha.
Kalau begitu, mundur kalian semua!
Tapi Jeonha, suara Jeonha...
Kenapa dengan suaraku?
Sepertinya agak berbeda.
Setiap hari mendengar suaraku,
tapi kau bilang suaraku berbeda?
Aturan Neisilbu jadi begitu kacau.
Sungguh tidak tahu bagaimana cara menanganinya.
Jeonha, hamba adalah Sang Seon.
Hamba harus menaati dan menjunjung tinggi peraturan di Neisilbu.
Dan membantu
- meringankan kekhawatiran Jeonha. - Tunggu sebentar!
Apa maksudmu?
- Jeonha! Jeonha! - Tangkap dia! Tangkap dia!
Jeonha!
Akhirnya tertangkap juga kau, keparat.
Apa--
Dia adalah penjahat yang sudah ditargetkan oleh Uigeumbu.
Melakukan penipuan, pencurian di seluruh pelosok Paldo.
Bong Yi Seonsaeng...
Hei, hei, pegang mana kau?
Beraninya mencuri emas kas negara.
Kau pasti sudah gila.
Karena aku ingin terkenal.
Mau apa?
Cepat bawa kembali ke istana!
Aku mau membawa dia ke Uigeumbu dan menyiksanya di sana.
Baik.
Cepat balik!
Siap!
Anu, Dosa Yangban.
Apa?
Perlu begitu kejam, kah?
Lupa diri.
Maaf.
Tapi, tidakkah seharusnya emas batangan itu bentuknya persegi panjang?
Bentuk ini sedikit...
Hyeongnim, kau itu gendut dan pendek...
Keledai adalah yang paling cocok untukmu.
Kuda ini... Kuda ini ketinggian.
Berhenti!
= Hanyang, Uigeumbu =-
Kim In Hong.
Dikenal dengan panggilan Bong Yi Seonsaeng.
Kelompok Bong Yi Seonsaeng yang paling merajalela beberapa tahun terakhir ini,
yang juga merupakan pelaku kejahatan di Istana Onyang.
Paling hebat dalam hal menyamar. Walaupun tidak ada lukisan wajahnya yang akurat,
tapi hal yang bisa dipastikan adalah
komplotan ini terdiri dari seorang pemuda berwajah tampan dengan seorang pria gemuk pendek yang berusia separuh baya.
Kenapa mereka bisa dijuluki Bong Yi Seonsaeng?
Dari Hamgyong hingga ke Hamheung.
Makhluk aneh yang berhasil kalian tangkap adalah makhluk apa?
Bukan ditangkap.
Tetapi merupakan karunia dari langit.
Gunung Baekdu.
Tempat yang paling berbahaya.
Lembah mutiara.
Beberapa hari yang lalu di malam hari mendadak muncul bulan yang bersinar terang.
Ahhh... ternyata sebuah pertanda baik.
Karena takut melukai seujung bulunya,
selama tiga hari tiga malam dengan sangat berhati-hati ia kubawa hingga ke sini.
Burung feniks.
I--I--
Ini benar adalah burung feniks?
Iya, sebagai persembahan bagi Kaisar Dinasti Qing.
Singgah ke sini sehingga Anda bisa menyaksikannya secara langsung.
Harganya berapa jika dijual kepadaku?
Ayam disamarkan menjadi feniks.
Kasus penjualan 3000 Nyang itu adalah merupakan sepak terjang pertama mereka.
Jika tidak mau menyesal, segera ambil keputusan.
Jika tidak ingin waktu berubah, harus tetap bergerak.
Kami permisi dulu.
Aigoo, burung feniks milikku!
Dari Gyeongsang hingga ke Gyeongju...
Namo Amitabha.
Menipu keluarga, perempuan, anak, cucu...
Cheomseongdae dijual dengan harga 10 ribu Nyang.
Kota Naju di Jeolla-do...
Kampret, kenapa bisa segitu berat?
Omaigat...
Di mana rumahmu, Neng?
Anu... ini adalah tanda ketulusan hatiku.
Mau gila rasanya aku.
- Naeuri! - Tidak apa-apa.
Dasar tua bangka!
Ada apa?
"Ada apa?" Kau tanya "ada apa?"
Sebagai seorang Sadaebu, beraninya kau mencoba mengambil untung dari seorang gadis?
Orabeoni, jangan begitu!
Mau apa kau? Apa-apaan ini semua?
Ini... ini adalah barang bukti dari percintaan kami berdua.
Barang bukti cinta?
Kampret! Tunggu apa lagi?
- Nangja! - Nangja pala lu!
Lihat saja nanti bagaimana aku menghajar muka tua bangkamu sampai mekar!
Orabeoni, mohon restui cinta kami berdua.
- Nangja! - Naeuri!
Menyamar sebagai wanita untuk menipu dan memeras Pejabat Jeong Panseok.
Melarikan diri dengan menggondol perak sebanyak ratusan hingga ribuan Nyang, dan korbannya didepak.
Nangja! Nangja! Bukan nangja.
Jeong Panseok tidak bisa menerima kenyataan dan hingga kini masih belum sanggup melupakan 'wanita' itu.
Gerombolan ini semakin lama semakin besar nyalinya. Kali ini mereka menyamar sebagai Jusang.
Kerugian awal dari kasus ini diperkirakan lebih kurang 30 ribu Nyang.
Kawanan penjahat ini tidak boleh dibiarkan berkeliaran dan merajalela lagi.
Harus segera ditangkap!
Dan mengembalikan martabat hukum negeri ini!
Siap!
Semua ini berkat kau, In Hong.
Aku bisa berperan mulai dari seorang pengawal istana hingga menjadi seorang jenderal.
No comments yet. Be the first to leave one.