Miraculous, les aventures de Ladybug et Chat Noir
처음 200줄입니다.
Di siang hari, aku Marinette
Seorang gadis normal, dengan kehidupan yang normal
Tapi ada sesuatu tentangku yang tak diketahui orang lain
karena aku punya rahasia
"Ladybug dan Cat Noir menyelamatkan"
"Paris lagi." DARKBLADE
Lagi-lagi, Marinette ingin DARKBLADE
bisa selesaikan kotak ajaibnya.
Untuk apa ini, Marinette?
Menyimpan buku harian dan rahasia-rahasiaku.
Semua rahasia?
Kau tulis semuanya, disana?
Eh, ya. Mengapa?
Pertama, bagaimana jika ketahuan kau adalah Ladybug?
Kedua, bagaimana jika ketahuan kau adalah Ladybug?
Takkan terjadi. Cobalah, Tikki.
Hei!
Daan.. Berhasil!
"Kemarin, Tuan Bourgeois terpilih kembali sebagai walikota Paris"
"untuk ke-4 kalinya."
"Disini terlihat Tuan Bourgeois bersama putrinya."
Lihat Chloe. Bertingkah seolah dia-lah walikota Paris.
Oh jadi ingat, besok ada pemilihan ketua kelas!
Memangnya kenapa?
Chloe mencalonkan diri sebagai ketua kelas.
Orang yang tak peduli siswa lain,
dan hanya peduli dirinya sendiri.
Jadi... mungkin, kau harus maju juga.
Aku mau, tapi...
Aku sudah sangat sibuk jadi Ladybug
dan tugas-tugas sekolahku.
Ya, tapi...
Kalau kau meyakininya, kau harus mencobanya.
Lebih baik gagal mencoba
daripada tak mencobanya sama sekali.
Mungkin.
Jangan remehkan dirimu sendiri, Marinette.
"Armand D'Argencourt salah satu lawan Bourgeois,"
"instruktur anggar di SMA Françoise Dupont"
"kalah telak dalam jajak pendapat."
"Bahkan D'Argencourt,"
"memperoleh suara paling sedikit dalam sejarah Paris."
Aku akan terlambat ke sekolah... Lagi!
Lihat? Inilah yang kumaksud.
Chloe mencalonkan diri sebagai ketua kelas.
Dan Sabrina sebagai wakilnya.
Apa ada kandidat lain?
- Ya, Kim? - Eh... Tidak jadi.
Aku... minta maaf. Aku... aku... eh...
Bis-nya...em... Uhuk-uhuk... ehek...
Tenggorokan kering.
Chloe mencalonkan diri lagi.
Dia jadi ketua kelas sejak kapan? TK?
Wow... Kenapa kau tak mencalonkan diri?
Kau pasti jadi ketua kelas yang hebat.
Tak bisa. Blogku menyita waktuku.
Baiklah, kuberi waktu sampai selesai makan siang
untuk maju jadi kandidat.
... atau kuberitahu semua orang!
Jadi Chloe bilang apa kali ini?
Dia mau berkencan denganmu?
Tidak! Dia mengancam beritahu semua orang,
kalau aku takut laba-laba.
Dia bilang kalau aku mencalonkan diri,
aku akan dikeluarkan dari Klub Kliping.
Kau tahu aku sukaaa...
semua kertas warna-warni dan menempel-nempel.
Aku tak peduli tentang pencalonan.
Lalu apa alasanmu?
Yah, aku... aku benar-benar sibuk.
Sibuk apa? Tidur berlebihan?
Tentu tidak! Tapi eh... eh...
Yah... kupikir aku harus maju jika tak ada yang mau.
Jadi, apa ada kandidat yang mau
melawan Chloe dan Sabrina?
Karena Chloe dan Sabrina satu-satunya kandidat,
jadi tak perlu pemungutan suara.
Maka, Chloe dan Sabrina...
Aku mencalonkan diri!
Bagus sekali!
Kembangkan kampanyemu dan siapkan pidato untuk besok.
Lalu kita pemungutan suara.
Jadii... mari kita liput tentang kampanyemu.
Bagaimana kau akan mewakili kita?
Mewakili?
Eh akuu... tak punya ide.
Masih tak percaya, aku mengangkat tangan.
Hebat, Marinette.
Kau berbicara dari hati. Itu benar-benar otentik.
Hah? Oh, eh... terima kasih.
Kalau kau menang, bisakah ganti kursi yang empuk?
Yang sekarang sangat keras, aku tak bisa konsentrasi di kelas.
Mungkin yang pink!
Dan akan bagus jika boleh dengar musik di perpustakaan.
Eh... kau tahu em... aku tahu, kau tahu.
Em...hehehe... Tentu saja, Juleka.
Adrien!
Kau mendukung Marinette, kan?
Tentu, tergantung pidatonya...
Sebaiknya aku bergegas berkampanye.
Aku lihat bagaimana Ayahku memenangkan pemilihan.
Dan akan kuikuti jejaknya.
Aku tahu caranya menang.
Dengan kampanye terbaik?
Hah! Apapun itu!
Rahasia menang di politik
adalah merusak... reputasi lawanmu.
Kursi yang lebih empuk...
musik di perpustakaan,
apapun yang Juleka ingin.
Kutulis semua masalah.
Harus kubahas semuanya dalam pidatoku.
Aku bangga padamu. Kau pasti akan menang.
Kau akan jadi ketua yang luar biasa.
Mereka mengharapkanku kalahkan Chloe,
bahkan Adrien, apa kau menyadarinya?
Marinette, perang dimulai.
Kenapa? Apa yang terjadi?
Chloe mengundang seisi kelas
ke peluncuran kampanyenya di Balai Kota.
Dia menghadirkan Jagged Stone.
Beneran? Jagged Stone bintang favoritku?
Aku mencintainya!
Oh, teman-teman juga.
Tepat. Dia coba membeli suara dengan tanda tangannya.
Tak boleh. Aku akan bicara disana.
Sampai jumpa disana.
Aku akan masuk, Chloe.
- Halo. - Hai, disana.
Marinette pinjam buku matematikaku untuk PR Geometri,
tapi aku membutuhkannya.
Marinette sedang pergi.
Ada pelanggan yang harus kuurus.
Cari sendiri di kamarnya jika kau tak keberatan.
Dengan senang hati, terima kasih.
Wow, Tuan D'Argencourt. Kau sangat bersemangat.
Seranganmu tadi sangat keren.
Memang harusnya begitu.
Manuver ini dikembangkan oleh leluhurku,
- Darkblade. (Pedang Kegelapan) - Darkblade?
Jaman dulu kala, Darkblade menaklukkan Paris
dan memerintah dengan tangan besi.
Sampai dia digulingkan oleh orang-orang kaya Prancis,
dengan emas kotor mereka membeli kesetiaan rakyat.
Belum lama ini, bendera leluhurku melambai di atas Paris.
Itu sebabnya kau maju pemilihan, Tuan D'Argencourt?
Untuk balas dendam demi leluhurmu?
Par le fer. (Demi pedang) Siapa dihadapanku ini?
Nadia Chamack... Jangan kaget, hanya The News.
Apa komentarmu tentang "kekalahan telak"mu?
Hei kamu! Permisi!
Bagaimana kau bisa masuk kesini?
- Waktunya kembali ke studio. - Kembali kesini.
Pelajaran berakhir disini.
Pecundang dan gagal total di pemilihan,
kandidat sempurna untuk lobi kampanyeku.
Terbang pergi akuma kecilku yang jahat,
dan kendalikan petarung yang kalah ini.
Tuan D'Argencourt, ada yang bilang
"kau terjebak di abad kegelapan, seperti kapak perang berkarat"
Apa komentarmu?
Bangsat beracun!
Beraninya mendekatiku dengan pertanyaan berbisamu?
Pergi kau! Wabah! Orang menyebalkan!
Darkblade.
Sebagai imbalan atas kekuatan yang kuberikan ini,
tangkap Miraculous Ladybug dan Cat Noir untukku.
Saat bendera dengan simbol leluhurku
berkibar sekali lagi diatas Balai Kota,
maka padamu aku sungguh berhutang budi.
Apa komentarmu ten... tentang transformasimu men... menjadi...
Darkblade. Sang Penguasa Paris.
Engkau kan jadi ksatriaku.
Pasukanku kan bertambah besar dan tak terhentikan.
Kita serbu Balai Kota dan rebut kembali tahta
dari Bourgeois si Perampas Tahta.
Wow! Itu kegilaan abad pertengahan.
Waktunya berubah.
Plagg, Claws Out! (Keluarkan Cakar)
Wow! Seekor raksasa buas bergabung dalam penaklukan kita.
PAR LE FER! PAR LE FER!
Mari bertarung, para ksatria!
PAR LE FER! (DEMI PEDANG)
Rakyat punya hak pilih.
Dan mereka pilih Bourgeois daripada kamu, D'Argencourt.
Rakyatmu tak penting bagiku.
D'Argencourt yang kalah, bukan Darkblade.
En garde! (Bersiaplah)
Chloe! Aku berhasil masuk.
Jadi, apa yang harus kucari?
Apa saja! Asalkan itu benar-benar memalukan.
Tunggu... Aku juga punya topi seperti ini.
Bagaimana dengan... sebuah bola benang?
Atau obeng?
Bukan itu bodoh!
Foto yang menjijikkan atau pakaian noraknya.
Cari lagi!
Bagaimana kalau buku hariannya?
Wow, kau memang bisa berguna
jika kau fokus pada tujuan.
No comments yet. Be the first to leave one.