처음 200줄입니다.
"Kim Soo Hyun"
"Cha Seung Won"
ONE ORDINARY DAY
Hukuman sepuluh tahun untuk seseorang
yang menusuk wanita 13 kali belum pernah terjadi.
Aku tidak pernah punya klien yang menusukku dari belakang seperti ini.
Begitu di ruang sidang, jangan menyimpang dari kesepakatan.
Kau tidak tahu betapa berbahayanya itu?
Berkat kau, semua kerja kerasku sia-sia.
Sekarang, baik jaksa ataupun pengadilan akan...
Apa yang kau pikirkan?
Maafkan aku. Tapi aku juga...
Kau sudah kehilangan kepercayaan semua orang.
Jika persidangannya dimulai seperti ini,
berapa probabilitasmu memenanginya?
Paling banyak 10 atau 20 persen?
Aku pergi. Kau bisa menangani sisanya.
- Kami sudah selesai. - Aku akan meneleponmu.
Dia tampan, jadi, setiap foto tampak cukup bagus untuk tajuk utama.
Hei, kau tidak bisa mendapatkan berita eksklusif
dengan melakukan hal-hal yang dilakukan orang lain.
Cari sudut yang berbeda.
Sudut yang dilewatkan atau tidak bisa dilihat orang lain.
Berani bilang "Tidak" saat semua orang bilang "Ya".
Aku tahu seperti apa rasanya.
Tapi kebanyakan yang begitu hilang keseimbangan dan terjatuh.
Bahkan, beberapa patah hidung.
Goethe yang mengatakan ini?
Hanya ada dua hal dalam hidup.
Hal yang ingin kau lakukan, tapi tidak bisa.
Serta hal-hal yang bisa kau lakukan,
tapi tidak pernah melakukannya.
Memangnya kau filsuf?
Jadi, menurutmu kau telah melakukan semua yang kau bisa?
Memeriksa TKP, mengumpulkan bukti,
mencari saksi dan tersangka. Apa yang bahkan kau lakukan?
Hei, apa yang belum kulakukan?
Sebutkan satu hal yang tidak kulakukan.
Aku bahkan pergi ke TKP dan memotret...
Lupakan saja. Aku sudah lama dipecat.
Astaga, ada apa dengannya?
"Episode 5, Bertahan Hidup"
"Layanan Pemasyarakatan untuk Membantumu Mencerahkan Masa Depan"
Kau pasti lapar. Ayo makan sesuatu.
Ayo.
Sudah kubilang. Setiap pemerkosa
harus dipotong kelaminnya.
Seperti ini, tahu? Dengan gunting.
Itu penyakit mental.
Psikiater tidak bisa memperbaikinya.
Mereka harus dihajar sampai babak belur.
Menurutmu begitu?
Kau tidak suka rumput laut panggang?
Berengsek!
Kenapa kau tidak memberitahuku?
Hei.
Belikan aku rokok.
Tiga bungkus.
Jika tidak...
Lihat ini?
Aku akan menggorok lehermu dengan ini. Kau mengerti?
"Firma Hukum Shin Joong Han"
Jadi, menurutmu kau telah melakukan semua yang kau bisa?
Memeriksa TKP, mengumpulkan bukti,
mencari saksi dan tersangka. Apa yang bahkan kau lakukan?
Baiklah. Aku tidak melakukan apa pun.
Ya. Aku tidak melakukan apa pun, sial!
"Wanita yang dahulu kucintai"
Halo?
Aku punya permintaan.
Ada apa?
Besok,
bisakah kau pergi ke sekolah Hye In untuk kelas Hari Orang Tua?
Aku ada urusan mendadak, jadi, tidak bisa pergi.
Hye In. Kau ingin aku pergi?
Aku tidak tahu kau merokok.
Aku hanya butuh untuk sesuatu.
Boleh aku beli dua bungkus lagi?
Harganya 200 dolar per bungkus,
dan kau hanya bisa membeli sebungkus sehari. Itu peraturannya.
Kau bisa beli satu lagi.
Terima kasih.
Apa ini? Aku memintamu membelikanku tiga bungkus.
Kenapa hanya ada dua?
Ya. Aku tidak bisa membeli lebih dari dua bungkus.
Apa menurutmu
aku lelucon?
Jangan berani memelototiku.
Buka yang lebar.
Ayo. Buka yang lebar.
Sekarang, dengan bunganya,
kau berutang dua bungkus lagi. Berikan kepadaku besok.
Mengerti?
Apa yang kau lakukan?
Semoga berhasil.
Bedebah itu.
Kau baik-baik saja?
Hai, Ayah.
Aku sungguh minta maaf, tapi aku butuh uang.
Di rekening tahananku.
Rekening tahananmu?
Berapa yang kau butuhkan?
Seribu dolar.
Seribu dolar?
Baiklah. Akan segera ayah kirimkan.
Tapi sayangnya ayah hanya bisa mengirimkan 300 dolar sekarang.
Akan ayah berikan sisanya di pengujung hari.
Apa itu tidak apa-apa?
Ya.
Terima kasih.
Tapi
kenapa? Aku sudah membelikan rokok.
Apa gunanya dua bungkus
padahal bukan rasa mentol?
Apa kau bercanda?
Tangan pemerkosa tidak seharusnya selembut ini.
Tidak apa-apa. Kau bisa menahannya.
Sampai jumpa.
Kau tahu harus bagaimana. Ventolin juga zat yang dikendalikan.
Akan kuresepkan untukmu hari ini,
tapi tidak ada lagi bantuan.
Itu akan masuk ke catatanmu
dan memengaruhi persidanganmu.
Tanda tangan di sini.
Ikuti aku.
"Pertukaran kata-kata baik membangkitkan persahabatan"
Tunggu sebentar.
Lewat sini.
Park Doo Sik.
Minta maaf.
Kau pasti bercanda.
Itu omong kosong.
Aku punya harga diri.
Park Doo Sik.
Kau mengerti sekarang?
Hyun Soo, maafkan aku. Maaf atas semua perbuatanku.
Ji Tae, kumohon. Maafkan aku. Aku tidak akan melakukannya lagi.
Aku hanya perlu menjauh darinya, bukan?
Itu dan bayar rokoknya.
Ji Tae, kumohon!
Sialan kau!
"Perkataan yang baik membangkitkan persahabatan"
Tahanan 7927.
Kau menyebabkan keributan di dalam dan di luar dinding ini.
Bawa dia ke sel isolasi.
Kenapa aku yang kalian seret?
Aku... Akulah korbannya.
Kim Hyun Soo, dasar berandal!
- Berdiri! - Tapi...
"Kim Hyun Soo Menolak Mengaku, Menyangkal Semua Tuduhan"
Kukira Anda sudah selesai dengan kasus ini.
Mundur sekarang akan memberi gambaran yang salah.
"Pengacara Park Mi Kyung atas Ketidakadilan Sistem Hukum"
Aku akan memberimu 50.000 dolar, kuanggap untuk Humas.
Kasus ini milikmu sekarang.
Milikku?
Peluang bisa membelanya kecil,
jadi, kalah tidak masalah.
Setidaknya butuh tiga bulan untuk menyelesaikan semua sidang,
dan itu cukup bagi kita untuk menuai keuntungannya.
Kau juga bisa mendapatkan pengalaman di lapangan.
Ya...
"Firma Hukum Bumhan"
Kenapa? Apa itu terlalu sulit?
Tentu saja tidak.
Siapa yang tahu?
Berinvestasi dalam persidangan
sering menghasilkan kejutan.
Itu saja. Kau boleh pergi.
Aku akan berusaha lebih keras.
Tentu.
Ini Dike, juga dikenal sebagai Dewi Keadilan.
Dengan sepasang timbangan di tangan kanannya,
dia mengukur rasa bersalah seseorang.
Dengan pedang di tangan kirinya, dia menghukum yang berdosa.
Bukankah itu aneh?
Mata Dewi Keadilan ditutup.
Menurut kalian kenapa?
Dia bermain petak umpat!
Dia buta.
Tidak, dia tidak buta.
"Hari Karier, Ayah Shin Hye In, Pengacara Shin Joong Han"
Semua orang sama di mata hukum.
Jadi, saat seseorang dihakimi,
hukum akan buta
pada penampilan, pekerjaan, gender, dan kekayaan seseorang.
Dengan kata lain, hukum akan tetap ditutup matanya
dan hanya menilai dosa seseorang
berdasarkan beban tindakan mereka.
Tapi pengacara membantu orang jahat.
Bukankah itu sama buruknya?
Begini...
Siapa yang kenal Jean Valjean?
Ternyata dia terkenal.
Untuk membantu anak yang lapar,
Jean Valjean mencuri sepotong roti
dan hakim menghukumnya lima tahun penjara.
Apa itu adil?
- Tidak! - Tidak!
Benar sekali.
No comments yet. Be the first to leave one.