처음 199줄입니다.
Aku akan mati, bukan?
Sepertinya kau tahu akan ada orang yang mencabut nyawamu sebentar lagi.
Apa kau mengatakan yang sebenarnya saat persidangan?
Aku mengatakan hal yang perlu kukatakan.
Kau tak perlu menanyaiku lagi.
Bunuh aku jika kau mau.
Asal jangan lupakan kesepakatan kita.
Begitu kasusnya diputuskan,
Su Bin Quan akan diasingkan,
dan dia takkan pernah diizinkan untuk kembali.
Kau...
Kenapa kau memberitahuku semua ini?
Saat Su Bin Quan berkuasa, apakah dia kejam?
Tuan Su...
Tuan Su adalah satu-satunya orang yang menanyakan namaku.
Aku mengerti kekhawatiranmu.
Nenekmu, satu-satunya keluarga yang kau miliki,
telah diculik.
Kau tahu tentang itu, bukan?
Kau juga mengenal penculiknya.
Benar?
Apa kau sungguh berpikir orang itu akan membebaskan nenekmu
jika kau memberikan kesaksian palsu?
Begitu kasus Su Bin Quan diputuskan,
kau akan menjadi tak berarti bagi mereka.
Pikirkan itu.
Akankah orang itu tetap membiarkan hidup
keluarga orang yang sudah tak berarti,
dan merawatnya?
Sekarang...
Sekarang apa yang bisa kulakukan?
Beri tahu aku.
Siapa yang menculik nenekmu?
Untuk apa aku memercayaimu?
Selain aku,
tak ada orang lain yang bisa menyelamatkan nenekmu
selagi memulihkan nama baik Su Bin Quan.
Kenapa tak ada orang yang menyambutku?
Siapa kau?
Siapa kau?
Itu bukan urusanmu.
Panggillah Keluarga Mo.
Saat mereka datang,
kau akan tahu siapa aku.
Pergilah.
Dengar, ini adalah Kediaman Mo.
Tak semua orang bisa bertemu Tuan Mo.
Tak perlu main fisik.
Kami bertiga akan menghancurkanmu. Jangan main-main dengan kami.
Berhenti melihat-lihat.
Tuan Muda.
Pergilah.
Apa kau tak bisa mendengar? Pergilah.
Kubilang pergilah.
Ayo pergi.
Tuan Mo, berdirilah.
Tak perlu bersikap hormat.
Tuan Mo.
Pelayan kalian cukup menarik.
Aku tidak mendidik mereka dengan baik.
Tolong maafkan mereka, Yang Mulia.
Apa yang membuatmu datang kemari, Yang Mulia?
Terjadi sesuatu.
Aku datang untuk mendiskusikan kasusnya dengan Tuan Muda Mo.
Aku ingin melakukan tugasku
untuk memecahkan kasusnya
supaya saudaraku bisa berhenti khawatir.
Yang Mulia benar.
Namun, sekarang kasus ini
ditangani oleh Tuan Ning.
Kami tahu bahwa Tuan Ning adalah gurumu.
Dengan bantuanmu,
tentunya itu akan menjadi penyelidikan yang efektif.
Kau sangat pintar, Tuan Mo.
Namun,
guru dan saudaraku sangat dekat.
Jika saudaraku mengetahui
bahwa aku menyelidiki Keluarga Su secara diam-diam
dan berteman dengan pejabat...
Coba pikirkan,
itu akan ada konsekuensinya.
Kau dan aku...
Kita adalah pemuda.
Berteman
adalah hal yang normal.
Kalau begitu,
malam ini,
kita berdua harus begadang dan berbincang yang lama.
Kenapa tidak?
Menurut rumor yang beredar, desain Kediaman Mo menarik
dan memiliki struktur yang kreatif.
Karena aku sudah datang ke sini,
maukah kau menunjukkannya kepadaku?
Izinkan aku mempelajari hal yang baru.
Ya...
Yang Mulia, malam sudah bertambah larut,
dan Yang Mulia sendirian...
Tuan Mo, jangan khawatir.
Kau bersikap terlalu sopan.
Aku hanya akan berjalan-jalan
menganggap tempat ini sebagai rumahku sendiri.
Jangan pedulikan aku.
Jangan pedulikan aku, Semuanya.
Yang Mulia!
Ayah, ini...
Ini tak semudah yang kau pikirkan.
Singkirkan orang yang berada di penjara itu.
Baik.
[Sepertinya siapa pun yang memiliki kaitan dengan masalah ini]
Tuan Mo,
rumahmu dibangun dengan sangat baik.
Terima kasih atas pujiannya, Yang Mulia.
Yang Mulia, di sebelah sana...
Tempat itu dihantui.
Orang mulia sepertimu sebaiknya tidak masuk ke sana.
Kenapa ada tempat yang misterius seperti ini
di dalam Kediaman Mo?
Yang Mulia, kau tak tahu tentang itu.
Di masa lalu,
seseorang yang tak takut dengan kematian bersikeras masuk ke dalam sana.
Tebaklah apa yang terjadi.
Apa yang terjadi?
Dia mati secara mengenaskan.
Kita tak boleh berada di sini lebih lama lagi!
Ya, kau benar.
- Ya... - Ayo pergi ke kamarku.
Untuk apa?
Kita bisa bermain catur.
Kudengar Yang Mulia ahli dalam bermain catur.
Bagaimana kalau kita bertanding?
Tentu.
Ayo.
- Ayo. - Ayo.
Ayo.
Silakan lewat sini.
- Ayo. - Aku akan tunjukkan jalannya.
Aku sangat menyukai tempatmu.
[Titik-titik cahaya di langit itu pasti kode rahasianya.]
Bawalah orang yang berada di pintu itu kemari.
Ning Xiu Rui.
Bisakah kau bercakap-cakap tanpa berbicara?
Apakah ada kode rahasia yang tak kupahami?
Kau tak perlu tahu.
Pengikutmu itu...
Apa dia tahu kode rahasianya?
Pengikut?
Sebaiknya kau berterima kasih kepada pengikut itu.
Masuk dan istirahatlah.
Berterima kasih kepadanya?
Kenapa?
Kau memang muda dan berbakat, Tuan Mo.
Kau telah begadang semalaman,
tapi kau masih sangat energik.
Aku kagum denganmu.
Itu tak benar, Yang Mulia.
Kurasa Yang Mulia
sangat peduli akan kasus itu.
Itu adalah anugerah bagi negara kita.
Terima kasih atas pujiannya.
Kau tak perlu menemaniku, Tuan Mo.
Aku takkan berkeliaran di Kediaman Mo.
Berhentilah bergurau, Yang Mulia.
Kita telah begadang semalaman.
Aku akan menyuruh seseorang untuk mengawal Yang Mulia ke Istana.
- Hei! - Tak perlu!
Maksudku, kau tak perlu mengawalku kembali.
Aku bisa kembali sendirian.
Aku bisa mengambil kesempatan ini untuk mengamati keadaan orang-orang.
Aku tak bisa melakukan itu.
Aku tak mungkin membiarkan Yang Mulia berjalan kaki sendirian, bukan?
Kau harus diantar.
- Ini sebuah keharusan. - Tak apa.
- Kau tak perlu melakukan itu. - Aku harus melakukannya.
- Aku bisa kembali sendirian. - Ini sebuah keharusan.
- Tak apa. Kau tak perlu melakukan itu. - Aku harus melakukan itu.
- Tak apa. Kau tak perlu melakukan itu. - Itu tak aman.
Tuan Mo.
Ada apa?
Yang Mulia,
terjadi sesuatu di Mahkamah Agung.
Aku harus pergi ke sana.
Anggap saja di rumah sendiri.
Tentu, silakan pergi.
Pergilah sekarang.
- Xiao Mo. - Ya.
Tetap temani Putra Mahkota.
Tentu.
Tuan Mo.
Sampai bertemu lagi.
Yang...
Yang Mulia.
Tuan-Tuanku, Zhu Li sudah mati.
Apa penyebab kematiannya?
Saat ini masih belum pasti penyebabnya. Tak ditemukan luka pada tubuhnya.
Pembedahan akan dilakukan untuk mengetahui apakah dia diracuni.
Kau boleh pergi sekarang.
Ya.
Tuan Ning, di bawah administrasimu,
tahanan itu mati tanpa alasan yang jelas.
No comments yet. Be the first to leave one.