처음 181줄입니다.
Begitu kesialan datang,
Dewa dan Dewi sama seperti manusia.
Tidak bisa digadang.
Tidak bisa digadang.
Apa yang sedang Anggrek lihat?
Apa lagi yang bisa dia lihat?
Palingan Dewa Changhengnya.
Gambarnya sudah dirobek.
Tapi, masih dilihat setiap hari.
Sebenarnya bagaimana paras Dewa Changheng
sehingga membuat Anggrek begitu tergila-gila?
Dia adalah Dewa Perang.
Orang penting.
Mana mungkin kita pernah melihatnya.
Bagaimana
Dewa Changheng itu menjadi penyelamatnya?
Apa mungkin Anggrek bermimpi dan mengarangnya sendiri?
Kakak.
Changheng,
kali ini kamu sudah mengambil kembali tanah Beiming yang hilang,
berhasil mengalahkan pimpinan utama Klan Bulan, Xunfeng,
dan berjasa dalam meredakan kekacauan.
Apakah ada hadiah yang kamu inginkan?
Klan Bulan sudah hancur.
Sekarang mereka hanyalah sekelompok massa.
Ini adalah tanggung jawab Changheng,
tidak berani menganggap aku berjasa.
Dewa Changheng terlalu rendah hati.
Benar.
Meskipun Xunfeng itu tidak jauh lebih baik dari
Dongfang Qingcang yang meninggal waktu itu,
tapi saat ini dia juga merupakan ancaman utama bagi Langit Shuiyun.
Kali ini, Dewa Perang Changheng
bisa membuat inti energi Xunfeng terluka berat.
Jasanya tetap sangat besar.
Walaupun Dongfang Qingcang masih hidup,
Changheng juga akan memenggalnya dengan pedangku sendiri.
Hanya saja,
Beiming baru saja ditenangkan,
masih ada banyak hal yang belum dibereskan di dalamnya.
Entah kenapa
Kakak buru-buru memanggil Changheng kembali ke Kota Dewa?
Ada pergerakan yang tidak wajar di Menara Haotian?
Apakah Dewa masih ingat
Dongfang Qingcang?
Tentu saja ingat.
Tiga puluh ribu tahun yang lalu,
Dongfang Qingcang dibunuh oleh seluruh Dewa.
Namun, apa hubungannya dengan Menara Haotian?
Saat itu kamu masih kecil,
masih belum tahu apa pun.
Walaupun Dongfang Qingcang sudah dibunuh oleh para Dewa,
tapi tubuh emasnya tidak lenyap
dan inti jiwanya tidak terpisah.
Waktu itu, ayah hanya bisa menyatukan kekuatan para peri
menyegel rahasianya di dalam Menara Haotian,
agar Langit Shuiyun tidak takut dan panik.
Hal ini hanya sedikit Dewa
yang tahu rahasia ini.
Saat itu,
Raja Langit menahan inti jiwa dan tubuh emasnya,
memimpin para peri,
dan membuat puluhan ribu segel di dalam Menara Haotian.
Ini dinamakan sebagai Formasi Haotian.
Formasi ini mengumpulkan pemimpin para peri.
Adapun kekuatannya,
tidak ada orang di Tiga Dunia yang bisa menandinginya.
Kalau begitu, kenapa Menara Haotian bisa bergerak?
Inti jiwa Dongfang Qingcang,
walaupun sudah tidak ada kesadaran,
tapi memiliki kekuatan yang sangat kuat.
Setiap hari menghantam,
tak disangka segel menunjukkan tanda merenggang.
Jika membiarkan inti jiwa Dongfang Qingcang menyebar keluar menara,
itu pasti akan mencelakai Tiga Dunia.
Ayah masih dalam pengasingan.
Karena itulah, aku memanggilmu kembali
untuk memperkokoh segel bersama para peri.
Baik.
Ini adalah yang ke 42699.
Sebentar lagi.
Aku datang.
Kamu Peri Persik setiap hari tidak ada kerjaan.
Haruskah begitu lama membuka pintunya?
Aku bukan bunga persik,
aku bunga anggrek.
Aku juga bukan tidak melakukan apa pun.
Token dari Dewa Agung Buyu meminta membaca Buku Kehidupan.
Lakukan dengan cepat.
Hari ini benar-benar sial.
Hari ini Dewa Changheng kembali?
Kita tidak menjemput
dan malah disuruh mengambil Buku Kehidupan di tempat rongsokan ini.
Ini adalah Buku Kehidupan yang ingin kalian baca.
Tunggu.
Maaf.
Tadi, kudengar dari kalian,
Dewa Changheng sudah kembali?
Untuk apa kamu menanyakan ini?
Hanya sebuah mawar yang akarnya rusak,
lakukan pekerjaan rumahmu dengan baik.
Jangan menanyakan yang tidak masuk akal.
Ayo pergi.
Selalu seperti ini.
Jika Guru ada,
kalian pasti tidak berani.
Anggrek.
Dewa Changheng.
Anggrek.
Te... terima kasih Dewa Changheng.
Tunggu.
untukmu.
Tidak perlu.
Membunuh musuh adalah tugas kami.
bukan untuk merayakan kepulanganmu yang membawa kemenangan.
1500 tahun yang lalu,
aku hanya sebuah tanaman anggrek yang kecil di Kuil Si Ming.
Guruku, Si Ming,
tidak sengaja merusak akar periku.
Jadi, dia berpikir untuk tidak memeliharaku lagi.
Kebetulan
De... Dewa Changheng datang berkunjung ke Kuil Si Ming,
membujuk guruku untuk memeliharaku,
mungkin bisa membuatku hidup kembali.
Karena itu, aku bisa menumbuhkan kebijaksanaan.
Dan berubah menjadi manusia.
Jadi?
Jadi...
Jadi, aku ingin secara langsung mengatakan...
Tidak, jadi...
Jadi, Dewa Changheng,
Kamu adalah penyelamatku.
Aku selalu ingin mengucapkan terima kasih secara langsung padamu.
untukmu.
Tidak perlu.
Aku tidak ingat
Aku sudah tidak ingat lagi.
Tidak ingat?
Dewa, aku sudah bersikap tidak sopan.
Tunggu.
Dewa.
Giok spiritualmu.
Kamu sudah menakuti kunang-kunangnya.
Kristal fantasi
hanya sebuah
batu biasa.
Disimpan juga tidak ada gunanya.
Kamu bantu aku mengurusnya saja.
Maksudnya
adalah memberikannya padaku?
Dia bukan hanya memberikan giok spiritual padaku,
juga menerima bungaku.
Ada begitu banyak bunga,
tapi dia memilih bunga anggrek kecil.
Apa mungkin ini adalah jodoh yang ditakdirkan?
Apa ini?
Dewa Changheng.
Aku harus lolos ujian peri!
Aku pasti berhasil masuk ke Istana Yongquan.
Bisa bekerja di Istana Yongquan.
Gaji di sana adalah yang tertinggi.
Peringkat peri juga meningkat dengan cepat.
Juga bisa sering bertemu dengan Dewa Changheng.
Itu benar.
Bukankah ini peri bunga?
Kenapa dia di sini?
Benar.
Kenapa dia di sini?
Benar.
Bagaimana dia bisa masuk?
Bahkan orang sepertinya bisa ke sini.
Seorang Peri Bunga dengan tingkat terendah
juga ingin memasuki Istana Yongquan.
Aku bukan begitu.
Aku ingat dia.
Dia adalah bunga peony yang ada di depan pintu Kuil Si Ming.
Bukan peony, tapi mawar.
Untuk apa bunga peony kemari?
Apa? Seingatku, dia adalah peony.
Apa benar peony?
Untuk apa peri sekecil itu datang kemari?
No comments yet. Be the first to leave one.