처음 200줄입니다.
SERIAL NETFLIX
MEREKA SAMPAH YANG PANTAS MATI
JADI, KUBUNUH MEREKA SESUAI HARAPANMU
HARUS DIBUNUH!
HARUS DISELAMATKAN?
SIAPA?
BUKTI MENCURIGAKAN, HIKIKOMORI
AKU BERBUAT SESUKAKU?
ASTAGA! ADA APA DENGANNYA?
PENASARAN?
KUHABISI SEMUANYA!
KAPAN?
PEMBUNUH SUAMI? AKU TIDAK MENGENALMU
MENCURIGAKAN?
HARUS BERTAHAN HIDUP?
HARUS!
INSPEKTUR YANG BELUM PERNAH ADA
Gaya kalian berdua sangat berbeda.
Kau hanya perlu menjawab setahumu.
Apa kau mengenal baik satpam itu?
Dia selalu ada di sekolah, jadi, aku menyapanya.
Kau tahu setelah kejadian itu dia meninggal di rumah sakit, 'kan?
Apa temanmu ada yang menjenguknya?
Kurasa mereka tak tahu di mana rumah sakitnya.
Kenapa?
Kudengar ada anak seusia kalian yang datang ke rumah sakit.
Barangkali satu dari kalian.
Mencurigakan. Siapa dia?
Aku hanya ingin memastikan.
Menurutmu mencurigakan?
Apa kau melihat ada yang berbeda hari itu?
Ada orang yang mencurigakan?
Tidak, aku pulang lebih awal.
Pak Satpam bukan meninggal karena minum alkohol?
Apa ada hal lain?
Kenapa kau berpikir begitu?
Kau berbicara seolah-olah ada hal lain,
jadi, kukira ada yang meracuninya.
Tidak. Dia meninggal karena kecanduan alkohol akut.
Kalian pasti sangat kaget.
Tentu saja. Ada yang sampai menangis.
Aku pun agak…
merasa sedih.
Bagaimanapun, dia selalu tersenyum ramah.
Dia juga menyukai kucing-kucing itu.
Dia pasti beristirahat dengan tenang.
Syukurlah kalau begitu.
Sekarang aku mengerti kenapa Pak Jang membahasmu.
Pak Jang membahasku?
Aku tak mau mengakuinya, tapi kita punya kemiripan.
Kau dan aku.
Kenapa kau tak menyapaku?
Song Yi-kyung dari klub drama SMA Khusus Putri Bongbaek.
Kurasa kau juga langsung mengenaliku.
Istri Pak Jang! Yang bekerja sebagai polisi!
Benar, 'kan?
Aku benar, 'kan?
Kenapa kau banyak berubah?
Kau makin berisik. Pergilah.
Dia bilang apa? Dia keponakanku.
Omong-omong…
Aku baru mendengar berita tentang Pak Jang.
Kalau tahu sejak awal, aku pasti datang ke pemakamannya.
Tak kusangka dia akan berbuat seperti itu.
Walaupun begitu,
dia pasti beristirahat dengan tenang, 'kan?
Benar, 'kan?
Kau benar-benar berisik.
Pergilah!
EPISODE 3
Dengan ini, Tim B selamat, 'kan?
Untuk sementara.
Aku bicara dengan Pak Hyun. Bersiaplah pindah tim.
Apa?
Melihat kerjamu kali ini, Tim A pasti akan menyambutmu.
Apa? Aku tidak mau.
Tak ada hubungannya dengan preferensimu.
Ini soal apa aku bisa memercayaimu.
Na Je-hui. Kelahiran Incheon.
Ayahmu mantan polisi, ibumu guru musik,
agamamu Katolik, teladanmu Alex Ferguson
dan Koo Kyung-yi. Makanan favoritmu bulgogi yang dibakar dengan briket.
Kau sedang apa?
Kau memegang prinsip mengepalai pegawai kompeten.
Seperti aku.
Aku akan tetap di Tim B. Aku bisa membantumu.
Baiklah. Untuk sementara.
Aku hanya kekurangan orang.
Omong-omong, dekat sini ada restoran babi madu yang bulgoginya enak…
Ya. Selamat makan.
Padahal rasanya enak.
Tidurlah.
Aku ingin memberimu obat herbal.
Kau selalu kelelahan karena bekerja.
Buka mulutmu.
Rasanya pahit. Aku tak suka.
Kerjakanlah bersama orang lain, Kyung-yi.
Jangan menanggung semuanya sendiri.
Jangan terlalu memaksakan diri.
Hentikan.
Kau mempunyai rekan kerja.
Aku juga ada di sini.
Kubilang, hentikan.
Dia pasti sudah gila.
Hei!
Luar biasa.
Ayah?
Ayah.
Ayah.
Tolong aku.
Tolong aku, Pahlawan Laut.
Tolong kami.
Lebih keras.
Tolong kami!
Pahlawan Laut!
Aku selamat.
Terima kasih, Pahlawan Laut. Aku menyayangimu.
Baiklah.
Sekarang makanlah. Kumohon.
Dia belum makan?
Dia tak mau makan sebelum ibunya pulang. Mau bagaimana lagi?
Kau belum makan, 'kan?
Sudah. Permainan selesai.
Cuci tanganmu. Kita makan.
- Tidak. Bukan begitu. - Lalu bagaimana?
Kalau kubilang, "Simsalabim,"
Ibu harus membalasnya, "Terima kasih. Aku menyayangimu."
Baiklah.
Terima kasih.
Aku menyayangimu.
Aku belum bilang "Simsalabim."
Ibu tidak tahu apa-apa.
- Kakek! - Baiklah. Astaga.
Ayah, mau kuberi uang saku?
Seharusnya kau tak perlu bertanya dulu.
Tidak usah. Kau sibuk membayar utang.
Kau mau memberi berapa?
Astaga.
YAYASAN ANAK-ANAK PUREUN
Ayo lihat ke sana sambil tersenyum.
Astaga. Bagus sekali.
Bagus sekali. Sekarang sebelah sana.
Bagus.
Permisi, Bu.
Astaga. Pak Kim?
Sudah kubilang tak boleh, tapi dia memaksa.
Kenapa tidak boleh?
Tidak apa-apa. Kemarilah.
Ini untukmu.
Enak?
Kudengar kau seorang ibu. Bagus.
Ya.
Kita akan bekerja sama.
Jadi, aku mempelajarimu.
Ajaklah aku kalau kau mendaki gunung lagi.
Aku tahu toko yang menjual tahu kacang tanah.
Astaga. Kau juga mempelajariku rupanya.
Jadi, kenapa kau datang kemari?
Kuharap ke depannya kau berkomunikasi denganku.
Apa?
Berbicara dengan Koo Kyung-yi ataupun denganmu
sama saja, 'kan?
Karena aku kepala timnya. Koo Kyung-yi adalah anggota timku.
Aku tahu dari pengalamanku bekerja.
Pada akhirnya, akulah penanggungjawabnya.
Jadi, kuharap kau mengingatnya.
Astaga. Melihat kelugasanmu, sepertinya kau orang yang ambisius.
Kau lahir tengah malam, ya?
Koo Kyung-yi yang pemilih bersikeras ingin bekerja denganmu,
jadi, aku tahu kau bukan orang biasa.
Baiklah. Aku akan berkomunikasi melaluimu.
Terima kasih.
Apa lagi? Selagi kau di sini, katakanlah semuanya.
Kalau ini berhasil…
Kita belum menyepakati kompensasinya.
Dengar.
Kau sudah seperti orangku dan anakku sendiri,
jadi, akan kuberi tahu satu hal.
Jangan terburu-buru mengejar uang.
Kau mau melihat hasil kerjanya dulu?
Tidak. Aku bukan gangster.
Kejarlah kekuasaan, bukan uang.
Dengan begitu, uang akan datang kepadamu.
Jangan selalu berdiri tegak dan kaku.
Membungkuklah sedikit.
Demi uang, orang, ataupun pria.
Mohon maaf.
Kau akan bisa melaluinya.
Bu, apa aku boleh bicara?
Kami memotong kerugian dari 1,2 miliar menjadi 600 juta won…
Tidak. Kau tak boleh bicara.
Setelah membuat kerugian sebesar ini,
kalian tahu permohonan maaf tidak akan cukup, 'kan?
Maafkan kami.
Lalu?
Kau akan mengundurkan diri?
Kalau kau memberi kami kesempatan,
kupastikan Tim B akan mengerahkan potensi terbaiknya di lantai tujuh.
Selama kau tak mengirim kami ke basemen,
kau akan melihat kami melakukan yang terbaik.
No comments yet. Be the first to leave one.