릴리스 정보

안녕하세요ㅡHello Counselor E347 171106 540p-NEXT
다음의 해설 KURIRMALAM
Guests: Kim So-hyun, Son Jun-ho, EXO (Suho, Sehun)

태그

other
게시일: 2018-03-23
다운로드: 16
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

"Acara ini mungkin tidak sesuai untuk pemirsa di bawah 15 tahun"

"Kebijaksanaan pemirsa disarankan"

Kami akan diskusikan kekhawatiran terpendammu.

Kompetisi Kekhawatiran Nasional!

Akan kuperkenalkan tamu hari ini. Mereka adalah grup luar biasa.

Su Ho dan Se Hun dari EXO!

Mereka adalah pasangan suami istri dan aktor musikal luar biasa.

Mereka pasangan suami istri. - Kim So Hyun dan Son Jun Ho!

Selamat datang!

Kudengar dahulu kalian teman sekamar,

Benar. - dan Se Hun mengalami kesulitan.

Lebih sulit bagi yang lebih muda. - Kenapa itu sulit bagimu?

Se Hun memiliki kecemasan saat itu,

jadi, dia berpikir untuk datang ke Hello.

Benarkah? Seberat apa masalahnya?

Se Hun, katakan. Apa yang berat? - Kenapa kamu menyentuh pahanya?

Kurasa itu salah satu kecemasan Se Hun.

Su Ho adalah teman sekamarku selama sekitar lima tahun.

Itu sudah lama sekali. - Kamu teman sekamar.

Setelah dia makan buah atau makanan lain...

Dia juga menyentuh paha Su Ho saat bicara.

Itu karena mereka pernah berbagi kamar yang sama.

Mereka berbagi kamar dalam waktu yang lama.

Mereka saling menyentuh paha. - Setiap dia makan sesuatu,

dia meninggalkan sisa makanannya di samping tempat tidurku.

Lalu? - Lalu

dia tidak merapikan kamarnya.

Yang muda bersih-bersih. - Jadi, kamu yang membersihkan?

Aku juga tidak merapikan kamar.

Kenapa kamu mencemaskannya jika tidak merapikannya juga.

Kamu tidak merapikannya juga. - Kamu tidak melakukannya juga.

Karena Su Ho tidak merapikan... - Jadi, siapa yang merapikan?

Kami membagi ruangan. - Kalian membagi ruangan?

Ya. Itu jadi masalah serius. - Benar sekali.

Mereka tidak merapikan kamar sampai jadi masalah serius.

Saat mendengarkan mereka, So Hyun dan Jun Ho tampak begitu berbeda.

Jun Ho terlihat sama sekali tidak peduli dengan cerita itu.

Sementara itu, So Hyun berusaha tidak melewatkan apa pun.

Silakan berkomentar. - Sebenarnya, Jun Ho tampil

dengan banyak anggota girl group. - Begitu.

Dia tidak tahu harus bagaimana. Seperti Dong Yeob,

telinganya memerah. Aku melihatnya seperti itu,

tapi hari ini, aku berada di posisinya.

Telingaku tidak memerah, bukan? Akan aneh jika merah karena EXO.

Telingamu merah sekarang. - Benarkah?

Telingamu merah. - Sebenarnya, mereka cukup menarik.

"Bahkan Dong Yeob terpesona dengan ketampanan mereka"

Seperti yang kalian pasti tahu,

So Hyun lebih tua dari Jun Ho. - Benar.

Jun Ho lahir saat So Hyun kelas 2 SD. Apa itu benar?

Benar.

Benar. Astaga.

Jun Ho, kamu punya kecemasan karena dia lebih tua darimu?

Begini, dia... Aku tidak punya kecemasan. Dia istri sempurna.

Menurutku menyenangkan bisa hidup bersama wanita yang lebih tua.

Mereka sering tampil di "Immortal Songs".

Terkadang mereka pasti bertengkar. - Benar.

Bahkan saat mereka bertengkar, begitu naik panggung...

"Mereka bernyanyi penuh kasih sayang bersama"

Setelah menyelesaikan penampilan, mereka mulai bertengkar lagi.

Kami juga bertengkar saat ke sini. - Benarkah?

Dia mengatakan hal yang konyol.

Apa katanya? - Kenapa? Apa yang dia katakan?

Aku bilang, "So Hyun, aku berpikir." Dia menjawab, "Ya."

Aku berkata, "Sepertinya cintaku padamu lebih besar."

"Sepertinya cintaku padamu lebih besar"

Lalu, So Hyun berkata...

"Kekuatan cinta mereka bahkan bisa menangkis serangan Yeong Ja"

So Hyun mengatakan cintanya lebih besar.

Kami bertengkar hebat memutuskan cinta siapa yang lebih besar.

Karena kalian di sini, aku sebaiknya menanyakan ini.

Apa kecemasan kalian belakangan ini?

Pertama, grupku,

EXO... - Su Ho.

"Dia masih menyentuh kaki Se Hun"

Berhentilah menyentuhnya.

Berhenti menyentuh kakinya. - Se Hun pasti cemas.

Itu pasti mengganggu Se Hun. - Dia terus menyentuh kakinya.

Bagaimana kalau kamu mengaku agar rating kami lebih tinggi?

"Baiklah kalau begitu"

"Kamu akan merasa lebih nyaman saat mengakuinya"

Yang membuatku cemas dan tertekan adalah...

Salah satu tamu Hello punya kecemasan yang sama.

Aku tidak bisa membuang apa pun.

Kamu tidak bisa membuang apa pun. - Benar.

Jadi, kamu menyimpan semua di samping tempat tidur Se Hun.

Maksudku bukan sampah. - Kamu menyimpan barangmu...

Aku masih menyimpan tudungku yang kupakai saat SMP dan SMA.

Pakaianmu. - Kamu masih menyimpan semua?

Ya. Aku tidak bisa membuangnya. Aku menyimpan seragam kuliahku juga

karena kenangannya. Pakaianku menumpuk di lemariku.

Itu yang biasanya orang tua lakukan.

Hari ini, kita punya tiga cerita seperti biasa.

Mari kita lihat. Tolong perlihatkan kata kuncinya.

"Kata kunci diperlihatkan"

"Halo? Tidak!" - "Masalah Seksual".

"Masalah Nilai" atau "Seksual"? - "Masalah Seksual".

Karena aku yang akan membaca cerita ini, berarti "Seksual".

"Kalau begitu, harusnya 'Seksual'"

Cerita ini tentang masalah seksual yang sangat serius.

Kata kunci terakhir "Pembuat Onar". Kalian akan kaget dengan cerita ini.

Cobalah untuk memahami posisi tamu ini,

dan pikirkan bagaimana perasaanmu.

"Halo. Aku siswa laki-laki kelas 7. Aku tinggal di Paju, Gyeonggi."

"Aku tidak tahu apa-apa saat masih SD."

"Dunia baru terbuka di hadapanku begitu aku mulai masuk SMP."

"Tapi itu karena ibuku."

"Nak, ini terjadi dalam sekejap."

"Kamu harus selalu menahan diri."

Astaga. Ibunya bilang begitu? - Ibunya yang mengajarkan soal itu?

"Aku baru kelas 7 sekarang."

"Ibuku mengetuk pintuku dan berkata, 'Nak, sedang apa?'"

"Ibu, aku sedang mendengarkan musik."

"Ibu meletakkan banyak tisu di kamarmu."

Astaga.

"Astaga! Ibunya mengatakan itu tiba-tiba saja?"

"Jangan menonton terlalu banyak film dewasa."

Kamu mengarangnya? - Tidak.

Benar-benar tertulis di sini. - Dia tidak mengarangnya.

"Aku tidak tahu kenapa dia mengatakan hal-hal seperti itu."

"Menurutmu itu pantas dikatakan pada siswa kelas 7?"

"Sama sekali tidak."

"Kamu pernah memakai kondom?"

Apa? - Dia baru kelas 7.

"Pertama, tiup kondomnya. Lalu, itu akan membesar."

"Periksa apa ada lubangnya, dan apa itu tidak akan robek."

"Ibu, tolong hentikan! Aku tidak ingin mendengarnya!"

"Masalah terbesar ibuku adalah..."

"Ibu, aku akan bermain dengan temanku di kamarku."

"Kalian melakukan apa semalam ini? Jangan menonton film dewasa."

"Serta,

jangan lupa pakai kondom."

"Dia memberikan pendidikan seksual bahkan pada teman-temanku."

Dia sudah keterlaluan.

"Bagaimana jika temanku tersinggung dan menuntut pelecehan seksual?"

Itu mungkin.

"Tolong bantu menghentikan ibuku." - Astaga.

Biasanya, para ayah yang memberi anak laki-laki pendidikan seksual.

Benar. - Benar.

Dia baru kelas 7. - Benar sekali.

Ayahku menjadikannya lelucon. - Begitu.

Saat kamu kecil? - Saat aku SD,

aku mendengar kata "Seksi" untuk kali pertama.

Aku bertanya padanya arti kata "Seksi".

Dia jadi bingung,

dan berkata, "Itu semacam taksi."

Aku mengerti. - Dia bingung.

Ayahmu mengatakan itu? - Ya.

Dia bilang itu semacam taksi?

Aku tahu arti kata itu di SMP.

Aku bertanya kenapa dia bilang begitu, lalu dia bilang,

"Bagaimana menjelaskannya, ya?" - Dia pasti malu.

Benar. - Kenapa kamu harus

menanyakan padanya setelah tahu apa artinya?

Dia sudah tahu artinya. - Itu karena dia ayahnya.

Sebenarnya, kami membicarakan soal itu dengan putra kami.

Dia bertanya bagaimana bayi bisa lahir.

Awalnya kami bingung. - Apa yang kalian katakan padanya?

Kami mengatakan padanya bahwa sebuah bintang jatuh dari langit...

Anak-anak sekarang cepat belajar soal itu. Sepertinya putraku

dan temannya sudah menyimpulkan. - Mereka berbagi informasi?

Tapi dia ingin memastikannya denganku, jadi, dia bertanya padaku

Jadi, kukatakan bahwa bintang jatuh dari langit seperti mereka.

Aku bicara omong kosong seperti hanya cintalah yang kita butuhkan.

Anakku mengatakan, "Baiklah. Baik."

"Baiklah. Terserahlah"

"Baiklah. Terserahlah." - Benar.

Aku ingin tahu kenapa dia mengirim cerita ini. Mari bicara detailnya.

Mari kita temui tamu kita. Silakan keluar.

"Ibu siapa yang memberi anaknya pendidikan seksual secara gamblang?"

Itu dia. - Selamat datang.

Dia tinggi. - Benar.

Dia tinggi untuk murid SMP.

"Selamat datang"

Kamu begitu membenci pendidikan seksual ibumu

sampai-sampai mengirim cerita? - Ya.

Aku baru 14 tahun,

dan menurutku yang dia katakan padaku tidak pantas untuk usiaku.

Menurutmu usia berapa yang pantas untuk pendidikan seks?

"Di level berapa pendidikan seksnya?"

Dewasa? - Dewasa.

Saat dia membahas kondom,

dia menyuruhku untuk meniupnya sebelum menggunakannya.

Dia juga menyuruhku untuk memastikan apa itu kuat, dan berkata

kondom itu berwarna-warni. - Berwarna-warni?

Dong Yeob salah satu model produk itu.

Aku bisa sedikit memahami ibumu.

Korea Selatan berada di peringkat terendah di antara negara OECD

dalam tingkat penggunaan kondom, - Ya.

tapi tertinggi tingkat aborsinya. - Benar.

Banyak orang Korea tidak terbuka mengenai penggunaan kondom.

Ibumu sering memberimu pendidikan seks.

Apa yang paling kamu benci di antara ucapannya padamu?

Saat dia membicarakan tentang kepuasan diri...

"Itu intens"

"Menepuk"

Tidak apa-apa. Semua orang di sini sudah dewasa.

Bicarakan itu dengan bebas. - Kami hanya...

Katanya itu buruk bagi kesehatan jika terlalu sering melakukannya,

dan aku harus mencuci bersih tanganku sebelum melakukannya.

Hello Counselor (Hello / 안녕하세요 / Annyeonghaseyo) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Hello Counselor (Hello / 안녕하세요 / Annyeonghaseyo)

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left