Specials

릴리스 정보

Arang and the Magistrate E04 HANrel IDFL FanSub
다음의 해설 CalVter
Visit us @ http://idfl.us

태그

other
게시일: 2012-08-25
다운로드: 35
청각 장애인용: Yes

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

Diterjemahkan oleh : iamklopers , CalVter , miss_p1nky

Episode 4

Hilang Ingatan.

Di mana kau sebenarnya?

Roh suci, aku tak berbuat salah.

Hei!

Kau kenapa?

Anak muda.

Apa si Hilang Ingatan datang ke sini?

Dia sudah pergi.

Dia ke mana?

Menurutmu ke mana? Dia ke dunia lain.

Apa? Dunia lain?

Kali ini dia benar-benar pergi.

Hantu gila itu.

Dia bahkan berpamitan padaku.

Kurasa dia sudah gila.

Dia mengancam Malaikat Kematian agar bisa menemui Kaisar Langit.

Dia benar-benar gila.

Mungkin dia takkan selamat di dunia lain.

Sekarang, aku bebas.

Dewa ibu, dewa nenek, dan dewa buyut...

Waktu itu aku sedang terburu-buru jadi aku melakukannya tanpa berpikir.

Apa Malaikat Kematian bisa mati juga?

Tak ada yang abadi di dunia ini.

Apa? Malaikat kematian bisa mati juga?

Benarkah?

Malaikat kematian pergi ke mana bila mereka mati?

Kami lenyap begitu saja.

Lenyap?

Apa lenyap seburuk itu?

Sejak kapan kau jadi Malaikat Kematian?

Sejak kau lahir?

Apa Malaikat Kematian punya masa lalu juga?

Aku tak bisa diam kalau aku penasaran.

Ini adalah sungai kematian.

Jika kau menyeberanginya sekarang kau takkan pernah bisa kembali.

Apa kau punya penyesalan di kehidupan ini?

Aku tak berpamitan padanya.

Pegang saja janjimu.

Naiklah.

Hei, Hilang Ingatan.

Apa kau membohongiku?

Neraka?

Dia banyak melakukan dosa di dunia ini.

Tak ada tempat untuk merenungi dosa-dosa yang dia dilakukan di dunia ini.

Bagi kita, kita hanya perlu dipukuli seribu kali...

...dan dipenjara selama setahun.

Jika kau menyerahkan diri, kau hanya akan dipukul seratus kali.

Tentu saja, ini tentang kejahatan yang kau lakukan saat kau hidup.

Tapi kejahatan yang dia lakukan setelah mati, tak diragukan lagi hukumannya akan lebih berat.

Dia bahkan mengancam Malaikat Kematian.

Tidak perlu diadili. Dia langsung menuju neraka.

Bagaimana kau bisa tahu? Kau bahkan bukan dukun asli.

Semuanya tertulis di buku.

Bukankah ini buku kelas tiga yang ditulis oleh orang tolol.

Kau anggap apa buku kami?

Bagaimana neraka itu?

Apa maksudmu bagaimana? Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Menurut bukuku,

ada sepuluh neraka. Semuanya mengerikan.

Direbus dan digoreng itu sudah biasa.

Mereka memotongmu dengan gergaji.

Kau mendengar angin yang terasa seperti pisau, kan?

Kau benar-benar terpotong oleh pisau yang ditiup oleh angin.

Itulah semua jenis neraka.

Mungkin dia melakukan semua itu karena dia tak tahu seperti apa neraka.

Jika dia tahu, dia takkan melakukan itu tak peduli seberapa putus asanya dia.

Apa yang bisa... Tidak...

Apa yang bisa kau lakukan dari sini?

Apa yang bisa dilakukan seorang manusia?

Kenapa? Kau mau pergi ke tempatnya?

Ada dua hal yang tak bisa kau tuju di tempat seseorang.

Yaitu kamar mandi dan dunia lain.

Aku ingin tahu apa dia akan mampu bertahan di neraka.

Aku mengatakan ini sekarang, meskipun dia tampak tangguh sebenarnya dia gadis berhati lembut.

Aku tak tahu kisahmu.

Tapi apa yang terjadi pada wanita muda yang cantik sepertimu?

Kau tak punya ibu dan ayah, kan?

Ini bukannya karena aku ingin menjadi hakim semalam.

Tapi hatiku benar-benar sakit saat aku melihatmu seperti ini.

Cepat. Sebelah sini.

Apa? Siapa mereka?

Siapa hantu-hantu ini?

Aku perintahkan kau turun ke sini.

Hei, orang tua!

Apa maksudnya ini?

Hei.

Minggir.

Ini perintah Yang Mulia Choi.

Yang Mulia Choi?

Jika kau sudah mengerti, minggir.

Apa Yang Mulia Choi memelihara preman?

Apa maksudmu dia memerintahkan kalian menyerang kantor pada saat ini?

Kau pikir kau akan baik-baik saja jika kau menentang perintahnya?

Aku tak tahu itu.

Tapi aku...

Aku tahu aku harus tetap di sini dan melindungi tempat ini.

Hei.

Kau bicara apa?

Cepat turun.

Kalian orang tua seharusnya malu.

Bagaimana bisa pegawai pemerintah bersekongkol dengan preman...

...dan membiarkan kantor menyerah pada mereka?

Apa dia salah makan?

Kalian tunggu apa lagi?

Hentikanlah dan datang saja kemari.

Aku tak mau.

Ini milikku.

Tak seorangpun boleh menyentuhnya.

Apa dia gila?

Jika kau mau masuk kau harus langkahi aku dulu.

Untuk mengobati anjing gila harus menggunakan pisau.

Bahkan jika aku membunuh orang sepertimu aku takkan dipenjara.

Ini baru awalnya saja.

Tuan muda!

Hei. Ambilkan sepatuku.

Aku tahu ini akan terjadi.

Pria itu tampaknya tidak sedang bercanda.

Apa? Kau mau apa?

Kau ingin berkelahi denganku?

Kenapa tidak?

Kau berani menantang putera Yang Mulia Kim yang hebat dalam seni bela diri?

Tampaknya kau percaya diri karena Yang Mulia Choi berada di belakangmu.

Yang berada di belakang adalah Yang Mulia Choi, bukan kau.

Jika sesuatu terjadi padaku ayahku akan membunuhmu, bukan Yang Mulia Choi.

Maka menunduklah, jatuhkan pisaumu, dan pergilah dengan mereka.

Hei!

Kau harus memberi hormat sebelum kau pergi.

Benar begitu. Sampai ketemu lain waktu.

Tuan muda.

Dol Sue. Kau melindunginya dengan baik.

Kerjamu bagus.

Hei, Hilang Ingatan.

Apa yang kau ingin kulakukan untukmu?

Pemakaman?

Ya, Aku harus memakamkan dia. Jadi, bersiap-siaplah.

Lalu petinya harus kita buat dari apa?

Karena kayu cemara mahal, bisakah kita gunakan kayu royal foxglove?

Biarkan para pelayat datang juga.

Para pelayat?

Tapi dia tak punya keluarga atau kerabat. Jadi, siapa yang harus kita minta?

Apa maksudmu siapa? Beritahu penduduk kota.

Beritahu mereka untuk mencuci dosa-dosa mereka karena menyebar rumor dengan cara melayat.

Meskipun, aku tak yakin itu bisa membersihkan semuanya.

Ya, tuan.

Hilang Ingatan, hanya ini yang bisa kulakukan untukmu.

Setidaknya tubuhmu akan beristirahat dengan tenang.

Saat pemakamanmu selesai, aku akan tinggalkan tempat ini.

Yang Mulia.

Kurasa anda tak perlu langsung turun tangan atas masalah ini.

- Kali ini aku akan ke sana dan... - Diam.

Yang Mulia Choi.

Dia mengatakan dia hanya akan memberinya pemakaman.

Dia memperbolehkan para pelayat datang mulai hari ini dan akan dikuburkan pada hari yang ke tiga.

Dia bilang ini adalah pembunuhan dan membuatnya seolah-olah sesuatu yang sangat penting.

Dia terus ke sana ke mari. Jadi aku benar-benar tak bisa mengontrolnya.

Tapi kurasa dia sungguh menyesali perbuatannya semalam.

Dia mungkin menyesalinya kemudian.

Jika kondisi otaknya baik, itu yang seharusnya dia lakukan.

Tapi anda harus memanggil dan mengkritiknya atas apa yang dia lakukan semalam.

Dengan begitu dia takkan melakukan kesalahan yang sama lagi.

Apa isi pengumumannya?

Mereka akan memakamkan puteri mantan Hakim Lee.

Disitu tertulis memohon ampunan dengan cara melayat.

Memohon ampunan? Untuk apa?

Entahlah. Tapi bagaimana jika kita ketahuan pergi ke sana oleh Yang Mulia Choi ?

Hakim itu benar-benar tak masuk akal.

Tapi kali ini aku mau menghadap hakim untuk membicarakan gedung vila kerajaan.

Jujur saja, permintaan Yang Mulia Choi terlalu berlebihan.

Jangan bicara begitu.

Kau mau terbunuh tanpa seorangpun tahu?

Persetan. Dengan cara begini atau begitu kita pada akhirnya akan mati juga.

Tapi, kudengar mayat wanita itu tak membusuk?

Ini pertanda buruk.

Kenapa tak segera dikubur saja? Kenapa harus menunggu tiga hari?

Ayo kita pergi.

Bagaimana bisa tak ada seekor semutpun selama dua hari ini.

Malang sekali dirimu.

Bagaimana kau bisa tinggal di kota seperti ini?

Bagaimanapun juga, bagus kau tak bertemu tunanganmu dulu sebelum kau pergi.

Dia bilang dia bahkan tak mengenal wajahmu.

Dan kau bilang kau pandai menilai orang?

Neraka,

apa benar kau pergi ke sana?

Semoga anda selalu sehat.

Apa benar kau akan pergi sesudah penguburannya?

Ya. Sudah tak ada alasan untuk tinggal di sini lebih lama.

Yah, wanita muda itu bisa beristirahat dengan tenang di dunia lain berkat dirimu.

Meskipun dia bukan orang penting...

...tapi bagaimana bisa tak seorangpun datang melayat?

Ini benar-benar kota yang ramah.

Yah, ini bukan salah mereka sepenuhnya.

Mungkin itu karena begitu sulit hidup di sini.

Oh, iya. Topiku.

Apa bibirmu terkunci?

Kau...

Senang melihatmu lagi.

Kau...

Tuan muda. Ayo.

More Indonesian subtitles for Arang and the Magistrate

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left