처음 200줄입니다.
"Semua orang, organisasi, lokasi, dan insiden"
"Dalam drama ini fiktif"
"Syuting dilakukan sesuai panduan pencegahan COVID-19"
"Staf memastikan keselamatan hewan dalam syuting drama ini"
"Terbatas, Khusus Staf"
"Do Be Man, Cha Woo In"
Mari kita mulai.
Sebutkan nama, pangkat, dan divisimu.
"Sembilan hari lalu"
Ada hal lain yang membuatku tertarik.
Kaki Won Ki Choon.
Itu dipotong.
Aku memotongnya.
Kamu melakukannya sendiri?
Aku tidak menyangka kamu mau menodai tanganmu.
Ini tidak terduga.
Aku salah karena berasumsi mengenalmu dengan baik.
Aku tidak keberatan menodai tanganku.
Aku bisa mencucinya.
Itu jauh lebih baik daripada membiarkan keadaan menjadi kacau.
Pergilah. Aku lelah.
Ada hal penting yang harus kulaporkan.
Apa itu?
Tentang identitas Cha Woo In.
Ini akan membuatmu terkejut.
Benarkah?
Dia putri Cha Ho Cheol.
Kamu pikir aku tidak tahu?
Sejak dia menjadi jaksa militer...
Aku mengawasinya dan dia pasti tidak tahu.
Kenapa kamu membiarkannya?
Aku mengawasinya.
Aku akan tampak buruk jika memedulikan seorang kapten.
Persidangan dan pembelotan putramu, juga tentang Won Ki Choon.
Kamu terus terseret dalam masalah.
Woo In juga jaksa militer yang bisa mendakwa anggota militer.
Begitu juga Be Man.
Dahulu Be Man bekerja untukku dan hanya memedulikan uang.
Dia berubah total sejak bertemu Woo In.
Mereka pasti terhubung.
Kamu harus mewaspadai mereka berdua.
Aku lebih mencemaskanmu.
Kamu baru menyadari siapa Woo In.
Dia mata-mata di sekitarku, tapi kamu baru mengenalinya.
Kini aku penasaran apa kamu bisa menggantikanku mengelola IM.
Pergilah.
Woo In bersiap selama bertahun-tahun untuk muncul di hadapanmu.
Jangan meremehkan itu.
Selain itu, sekarang
kamu harus memanggilku CEO Yong.
Aku tidak mau dipanggil pengacara lagi.
Kamu baru menyadari siapa Woo In.
Dia mata-mata di sekitarku, tapi kamu baru mengenalinya.
"Catatan Personel. Cha Woo In"
Mata-mata.
Dia berpikir
Cha Woo In adalah mata-mata.
"Catatan Personel. Cha Woo In"
Monster yang melampaui imajinasi kita.
"Episode 9"
Konon monster dan iblis diciptakan karena orang
tidak percaya manusia mampu melakukan kejahatan seperti itu.
Jika dia memotong kakinya yang sehat...
No Hwa Young benar-benar monster.
Untuk mengalahkan monster, kita harus bergerak lebih dahulu.
Jadwalkan konferensi pers besok.
Konferensi pers?
Aku akan memakai cerita Sersan Gu untuk memancing media.
Pernyataannya adalah kunci,
tapi kita juga butuh bukti yang akan menjadi bukti kuat.
Kakak Kim Han Yong akan menjalani operasi otak besok.
Tunggu sebentar.
Kupikir fragmen di otaknya membuat operasi mustahil dilakukan.
Tapi dokter Cho Soo Chan yang membuat diagnosis itu.
Komplotan dalam kasus Pahlawan Ranjau.
Begitu rupanya. Jadi, menurutmu dia berbohong.
Masuk akal jika berpikir
dia menunda operasi untuk mengubur kebenaran.
Lagi pula, dia dokter jahat yang menukar pindai CT pasiennya.
Aku sudah memesan ahli bedah saraf
yang akan memimpin operasi.
Kapten Do, temui Kim Han Yong
dan mintalah dia menandatanganinya.
Kamu yakin
kakakku bisa dioperasi?
Karena ini operasi invasif pada otak,
kita harus bersiap untuk kemungkinan terburuk.
Keputusan ada di tanganmu.
Aku tahu keputusan ini tidak mudah.
Kamu salah.
Keputusan ada di tangan kakakku.
Dia selalu memberitahuku
untuk bersikap berani jika situasinya memungkinkan.
Meski peluangnya kecil,
itu masih lebih baik daripada tidak bertindak.
Itu sebabnya aku memilih untuk menembakkan pistolku
pada hari itu.
Kamu sudah bicara dengan Kim Han Yong?
Ya.
Bisakah operasinya dilaksanakan?
Alih-alih fokus pada peluang satu persen,
mari mengumpulkan satu persen keberanian.
Apa?
Itu yang dikatakan Kim Han Yong.
Benarkah?
Dalang di balik kasus Won Ki Choon
harus diungkap demi kakaknya.
Tentu saja. Juga untuk Kim Han Yong
yang mengambil keputusan sulit.
Kita harus mengumpulkan bukti
yang akan menjatuhkan No Hwa Young.
Cha, ganti ke panggilan video sebentar.
Apa? Untuk apa...
Apa ada masalah?
Kemarilah.
Bukankah itu Bolt?
Benar. Entah bagaimana aku terpaksa bersamanya.
Dasar Kang si penakut.
Aku merasa bersalah menitipkan Bolt padanya.
Aku senang dia berada di tangan yang tepat.
Ada apa?
Kakak Kim Han Yong akan dioperasi besok
dan Sersan Gu akan mengadakan konferensi pers.
Besok akan menjadi hari yang penting bagi kita.
Entah kita akan membalikkan keadaan
atau gagal melaksanakan rencana kita.
Itu hari penghakiman.
Benar.
Kalau begitu, aku mau tidur.
Selamat malam.
Kamu juga. Mimpi indah...
Dia tidak punya sopan santun.
Sial.
Kemari, Bolt. Ayo tidur.
Harus menghadap ke timur? Aku akan tidur seperti ini.
Kemari, Bolt. Pintar.
Bolt, tidurlah di sini. Tidak mau?
Baiklah, ayo. Ini payah, bukan?
Ayo pergi, Bolt.
Ayo masuk.
Sungguh? Ini termasuk masuk tanpa izin.
Kamu masuk ke rumah detektif tanpa izin!
Ayolah. Di sinilah bibiku membesarkanku.
Kenapa aku harus tidur di jalanan?
Tunggu. Itu doenjang jjigae.
Pegang ini sebentar.
Hei. - Tentu saja.
Tidak ada yang menandingi masakan rumahan yang enak.
Aku lapar.
Bibi, bisa bersihkan kakinya?
Bukan main.
Kamu menakuti kami.
Lezat seperti biasanya, Bibi.
Aku kesepian.
Kami menemukan saksi dalam kasus Won Ki Choon.
Dia akan angkat bicara di konferensi pers besok.
Tapi kamu diskors. Kamu yakin soal ini?
Itu sebabnya aku melawan mereka secara langsung.
Kamu tahu aku pejuang.
Pejuang yang pantang menyerah sebelum menang.
Lagi pula, aku juga saksi.
Satu-satunya saksi kecelakaan orang tuaku.
Be Man,
soal kecelakaan 20 tahun lalu itu,
kamu sungguh percaya ada rahasia di baliknya?
Ya.
Aku yakin.
Begitu surat perintah penggeledahan kediaman Won Ki Choon dikeluarkan,
pertarunganku akan benar-benar dimulai.
Pertarunganmu akan dimulai?
"Rumah Sakit Militer Pusat"
Menjadikannya Pahlawan Ranjau mungkin rencana No Hwa Young,
tapi kita tidak punya bukti.
Kita hanya punya bukti tidak langsung.
Itu sebabnya aku akan menginterogasinya.
Interogasi di kamar rumah sakit.
Andai aku tidak dalam masa percobaan.
Berhati-hatilah karena kamu sendirian hari ini.
Tidak masalah jika ini gagal
karena yang terpenting adalah target kita berikutnya.
Aku akan mengubah Pahlawan Ranjau menjadi ranjau aktif.
Ranjau yang akan meledak saat diinjak.
Sial!
Bedebah.
Prajurit yang diskors tidak pantas berada di sini!
Aku ingin memeriksa keadaanmu.
Aku lupa.
Hormat.
Sudah berbulan-bulan sejak cedera,
tapi kamu masih belum terbiasa dengan rasa sakitnya.
Orang mungkin berpikir kakimu baru putus beberapa hari lalu.
Apa?
Astaga.
Daripada perawat melakukannya,
kamu memberi dirimu pereda nyeri.
Kamu pasti menyembunyikan banyak hal.
Tapi aku mengerti
karena kamu tiba-tiba mendapati dirimu
menjadi pemeran utama dalam sandiwara orang lain.
Kamu sungguh tidak punya pilihan.
No comments yet. Be the first to leave one.