Jodha Akbar

Jodha Akbar

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

Jodha Akbar - Episode 203 - March 26, 2014
다음의 해설 anam_knight
Episode 203 - https://www.youtube.com/watch?v=pFiRkqTrqYc

태그

other
게시일: 2014-11-13
다운로드: 68
청각 장애인용: Yes

Indonesian 자막 미리보기

처음 134줄입니다.

Jodha Bai adalah nama terkenal Harka Bai dan Heer Kumar.

Seri ini tak mewakili budaya sosial atau tradisional yang dilakukan oleh keluarga/orang

di masa lalu. Tujuan kami bukan untuk menyakiti bagian apapun masyarakat.

Bagaimana perasaan istriku tercinta hari ini?

Aku dengar kau menemukan hamba baru.

Istriku sangat rapuh.

Rawat dia dengan baik.

Tenanglah tuanku, aku takkan memberimu kesempatan untuk mengeluh.

Allah! Kenapa kau melihatku seperti ini?

Apakah celak di mataku menyebar?

Ada apa? Kenapa kau tertawa?

Siapa namamu?

- Dilawar Khan. - Oh!

Dilawar Khan!

Wajahmu mengingatkan aku pada seseorang Dilawar.

Itu sebabnya aku tak tahan tertawa.

Tubuhmu sama dengan orang itu.

Dia prajurit Rajput.

Jika dia melihtamu dia akan segera memenggalmu

karena dia melihat rupanya sendiri.

Apa kau pikir itu aneh?

Wajah prajurit Rajput serupa dengan hamba.

Oh Bakshi!

Istriku Bakhsi.

Aku harap dia tak mengenaliku.

Ruqaiya, kau tahu adalah salah satu orang kepercayaan kaisar Humayun?

Ayahmu sudah mempercayakan kakakku dengan tanggung jawabmu.

Kau sangat muda ketika itu.

Kami mengkhawatirkanmu.

Kami bertanya apakah gadis sekecil ini

bisa jauh dari orangtuanya.

Kami takut kau merasa kesepian.

Lihat dirimu hari ini.

Kau adalah wanita yang kuat.

Aku tak pernah bertemu wanita yang kuat dan bertekad sepertimu.

Aku baru mau menulis namamu di buku Humayun.

Itu sebabnya aku memanggilmu kemari. Ketika kau dibawa kemari,

Jalal sangat senang melihatmu.

Saat dia melihatmu, dia yakin

kau akan menjadi teman hidupnya.

Itu ketika dia membawamu ke kamarnya dan menunjukkan barang-barangnya.

Dan ketika kau keluar

kau memakai mahkota yang terbuat dari barang tersayangnya.

Dan kau tahu apa katanya? Dia berkata, semua puji ratu!

Ratu dinasti Mughal.

Kenapa kau datang kemari?

Apa maumu?

Yang Mulia mengirim pesan untukmu.

Yang Mulia mengirim pesan untukku.

APB pesannya?

Yang Mulia mau memberitahumu dia akan datang ke kamarmu malam ini.

Baiklah, kenapa kau masih berdiri disini? Pergilah dari sini.

Kita membicarakan Jalal dan Hoshiyar datang menyampaikan pesannya.

Ruqaiya, kau sudah menjadi teman paling lama dan paling spesialnya.

Aku tak bisa mengekspresikan betapa senangnya aku melihat kalian berdua.

Aku menghargai sentimenmu aku pergi sekarang.

Terima kasih ratu Ruqaiya.

Salam ibu.

Tuhan memberkatimu. Bagaimana kesehatanmu sekarang, Bakshi?

Lebih baik. Dilawar Khan merawatku dengan baik.

Bakshi Bano, bagaimana kabarmu?

Jika kau butuh sesuatu beritahu aku.

Perhatian semua orang! Semua berdiri untuk Yang Mulia.

Kaisar Jalaluddin Muhammad!

Apa kalian punya kabar mengenai Malwa?

Yang Mulia mata-mata kita sudah menginformasikan bahwa pasukan kita

berhasil mengalahkan pasukan Baaj bahadur.

Semoga saja, dia akan segera ditawan.

Atau mungkin dia akan dibunuh.

Itu kabar baik.

Atgah Khan, sejauh yang aku tahu

pangeran Pratap membantu Baaj Bahadur. Awasi dia.

- Ya Yang Mulia. - Apa kalian punya kabar tentang Sujamal?

Yang Mulia, Sujamal terakhir kali terlihat di Badawar.

Yang Mulia pasukan kita sedang mencarinya sekarang.

Dia akan segera tertangkap.

Aku berharap begitu.

Atgah Khan, aku mau dia ditangkap.

- Ya Yang Mulia. - Dalam keadaan hidup

atau mati.

Jangan biarkan dia melakukan itu

Baik Yang Mulia.

Kenapa banyak asap disini?

Dan kenapa ada api disini? apakah semua orang disini?

Ibu...aku sedang mengasapi hokah. Itu sebabnya terjadi kebakaran.

Berhenti disana.

Beraninya seorang pria masuk ke kamar menantuku?

Pergi dan cari pria itu. Kau! Padamkan apinya!

Ibu!

Ini aku. Javeda! putri menantumu.

Apa yang terjadi dengan suaramu?

Ibu, aku mengasapi hokah sejak pagi.

Karena itu tenggorokanku serak.

Hokah! Kenapa kau mengasapi hokah?

Aku hanya mencoba mendamaikan diriku.

Dan entah bagaimana kain itu terbakar.

Semua ini salahmu. jika kau mendengarkan aku.

Aku sudah menjadi ketua harem ini.

Ratu Jodha sudah menolak posisinya sebagai ketua harem.

Kau tahu betapa sedihnya aku?

Jadeva sayangku.

Tenanglah.

Boleh aku katakan sesuatu?

Mengenai ketua harem, aku tak tahu

Tapi jika kau terus melakukan hal bodoh seperti ini

maka kau akan dihukum mati dan aku sendiri yang akan membunuhmu!

Wanita bodoh! Kenapa kau harus mengasapi hokah?

Tolol!

Terima kasih.

Dilawar kau sangat kuat.

Itu tidak benar, kaulah yang ringan.

Perhatian semua orang! Semua berdiri untuk Yang Mulia!

Kaisar Jalaluddin Muhammad!

Salam Yang Mulia.

Kau bisa memanggilku itu di ruang sidang sekarang, aku hanya kakakmu.

Kenapa kau duduk tegak? Kenapa kau tidak berbaring?

Aku beristirahat sampai sekarang.

Dilawar kenapa kau tidak katakan padanya sejak kapan aku beristirahat?

Ya, nyoflYa-

Dia berkata jujur Yang Mulia.

- Jodha, minum jus ini. - Aku tak mau.

Jangan paksa aku. Aku tak mau minum jus itu.

Ada apa ini?

Sujamal.

Aku tak mau minum jus ini.

Tapi dia memaksaku meminumnya.

Tabib memintanya minum jus ini setiap 3 jam.

Jodha, jika tabib menyuruhmu meminumnya maka kau tak boleh menolak.

Sujamal kemarilah.

Duduklah disini.

Sebenarnya tabib itu tak suka padaku.

Itu sebabnya dia membuat jus pahit ini untukku.

Itu jus yang diekstrak dari pare dan daun kemangi.

Aku akan menyuapimu ayolah.

More Indonesian subtitles for Jodha Akbar

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left