처음 141줄입니다.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Hei, Putri.
Kau melihatku?
Skuadron, melapor ke area latihan untuk evaluasi.
Di mana Catra?
- Jangan lagi. - Perhatian.
Simulasi kalian dimulai. Ini skenarionya.
Kalian akan melewati Hutan Berbisik
ke pusat pemberontakan, Bulan Terang.
Misi kalian, kalahkan Ratu Para Putri dan bebaskan Bulan Terang.
- Di mana Catra? - Dia akan datang.
Hutan Berbisik penuh dengan Putri, penghasut kejam.
Mereka akan menghabisi kalian. Jangan beri kesempatan.
Semoga berhasil.
- Awas! - Tidak!
Ayo, lewat sini.
Sial.
- Serius, Kyle? - Hebat.
Serius, Kyle?
Lari!
Adora!
Hei, Adora. Apa kabar?
Kau terlambat dan membuat kami melakukan bagian sulit? Itu rendah, bahkan bagimu.
Tak ada yang terlalu rendah bagiku.
Ayolah, kau tampak bodoh di sana.
Latihan selesai.
Seharusnya kau melihat wajahmu. Kau seperti, "Tidak! Pengkhianatan."
Ayolah, kita kadet senior sekarang.
Aku tak percaya kau masih kekanak-kanakan... Tikus?
Apa? Di mana?
- Apa kau pernah takkan tertipu itu? - Entahlah. Apa kau akan melupakannya?
Itu hanya sekali.
Aku tahu, tapi itu selalu lucu.
Adora.
Shadow Weaver.
Kerjamu bagus. Kau menyelesaikan pelatihanmu dalam waktu cepat.
Itu bukan hanya aku. Catra juga.
Ya. Cara orang tanpa motivasi sepertimu
menyelesaikan pelatihan, aku takkan tahu.
- Selalu memberikan semangat, ya? - Diam.
Jangan kurang ajar padaku, Kadet.
Maaf, Shadow Weaver.
Adora, ikut aku.
Adora.
Hordak telah mengawasimu.
Menurutnya, kau kandidat bagus untuk Kapten Pasukan.
Serius? Kapten Pasukan? Hordak bilang itu?
Ya. Dia lihat kau sangat menjanjikan.
Dia memilihmu untuk kehormatan memimpin skuadron
dalam penyerbuan benteng pemberontak.
Maksudmu, kami akhirnya akan aktif bertugas?
Kau sedang aktif bertugas.
Aku boleh mengajak timku, 'kan?
Timmu belum siap. Mereka akan memperlambat.
Dengan hormat, mereka telah berlatih keras untuk ini.
Catra ingin membuktikan diri.
Dia harus bekerja lebih keras untuk buktikan diri kepadaku.
Untuk inilah aku membesarkanmu, Adora.
Sekarang kesempatanmu untuk membuktikan diri.
Aku melihat bakat dalam dirimu begitu menemukanmu sebagai yatim piatu
dan mengasuhmu.
Bukankah ini yang kau inginkan sejak kau cukup besar?
- Ya. - Dengan dirimu di depan,
kita hancurkan Pemberontak Bulan Terang untuk selamanya.
Jangan mengecewakanku.
Suruh dia masuk.
- Yang Mulia. - Kau melanggar perintah
dan membawa Pemberontak ke situasi berbahaya usai diminta mundur.
Aku berusaha melindungi desa dari ancaman Gerombolan Penjahat.
Kau gegabah dan membahayakan dirimu serta orang lain.
Bertarung memang berbahaya.
Bagaimana cara bertahan jika kita mundur?
Takkan ada lagi hal untuk dibela.
Aku muak dengan sikapmu komandan Glimmer.
Kenapa menjadikanku komandan jika tak boleh bertarung?
Sudah cukup! Kau dihukum!
- Ibu! - Kau dengar.
- Kau tak pernah izinkan aku! - Kita takkan membahas ini.
Kau mempermalukanku di depan istanaku.
Aku mempermalukan Ibu?
Pergi ke kamarmu!
Aku pergi!
Apa katanya? Hei! Apa ini?
Hei! Kembalikan.
Mustahil. Kau naik pangkat?
Begitulah.
Maksudku, ya, kurasa.
- Bukan hal besar. - Kau bercanda? Ini hebat.
Kita akan menaklukkan dunia. Aku butuh meledakkan sesuatu.
- Apa? - Shadow Weaver bilang kau tak ikut.
Waktuku sama bagusnya denganmu. Apa yang salah denganku?
Kau agak tak hormat.
Kenapa harus hormat? Dia kesal
dia tak memiliki kekuatan nyata bukan dari Hordak.
Pasti mudah menjadi penjilat sepertimu.
Aku bukan pen...
Tunggu!
Maaf. Aku tak menyangka kau ingin menjadi Kapten Pasukan.
Aku tak ingin. Ini lencana bodohmu.
Ayolah, Catra.
Inilah yang aku telah usahakan seumur hidupku.
Aku berharap kau bisa ikut bahagia untukku.
Masa bodoh. Aku tak peduli.
Aku hanya mau pergi dari sini sebelum mati karena bosan.
Aku ingin tahu yang ada di luar Zona Ketakutan.
Ayo kita cari tahu.
Aku tarik kembali. Kau hebat.
- Aku tak percaya kau mencuri skiff. - Jangan buat aku menyesal.
Aku selalu mau mengemudikan ini. Berikan.
Simpan bahan bakar untuk pulang.
Itu masalah untuk Adora dan Catra masa depan.
- Aku mengemudi. - Aku ingin.
Tak boleh.
- Aku saja. - Berikan. Aku saja.
- Aku ingin. - Tidak, aku bisa.
Catra!
- Apa ini? - Ini pasti Hutan Berbisik.
Katanya ada monster aneh dan pohon bergerak saat kita tak melihat.
Skuadron Gerombolan yang dikirim tak pernah keluar.
Ayo masuk.
Apa?
Pelan-pelan!
Catra, pohon! Ada pohon!
Adora!
Catra?
Keren!
Keseimbangan harus dipulihkan.
Etheria harus mencari pahlawan.
Adora.
Hei, Adora?
Adora!
- Apa yang terjadi? - Kau jatuh dari skiff
- usai kau arahkan ke pohon. - Kau yang mengemudi.
Bisa diperdebatkan. Ayo.
- Hilang ke mana itu? - Apa?
Tadi ada pedang. Aku hendak menyentuhnya, tapi itu amat terang.
Apa otakmu rusak? Jangan. Shadow Weaver akan membunuhku.
Otakku tak rusak. Ada di sini, aku melihatnya.
Tak ada apa pun sekarang. Ayo pergi.
"Ibu, aku tahu kau takkan membaca ini,
tapi aku harus mengatakannya. Aku merasa bahwa kau...
No comments yet. Be the first to leave one.