Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

Indonesian 자막 다운로드

릴리스 정보

아형---Knowing---Brothers---E486 WEB-DL VIU
다음의 해설 Kim_Heemi
Knowing Bros episode 486. Bintang Tamu : Kim Wan-sun, Narsha (Brown Eyed Girls), Lee Chae-yeon, Chanelle Moon (Fifty Fifty). Durasi : 01:27:13 | Download video Knowing Brothers sub Indo lengkap di https://www.knowingbrothers.web.id

태그

webdl
게시일: 2025-06-19
다운로드: 92
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

"Hari awal musim panas dengan matahari terik"

Bukankah kita akan berwisata? - Setidaknya...

Bukankah kita akan berwisata dengan tim Men on a Mission?

Kita harus pergi ke Taiwan. - Bukankah ini

musim karyawisata sekolah?

Astaga. - Kenapa?

Ada apa? - Panas, bukan?

Teman-teman, cuaca sekarang panas sekali, ya?

Panas sekali. - Ini musim panas.

Tiba-tiba menjadi sangat panas. - Musim panas memang sudah dimulai.

Suhunya tiba-tiba naik. - Musim panas telah tiba!

Panas sekali sekarang.

Seharusnya kita ke tempat sejuk. - Ayo pergi ke kolam renang.

Astaga. - Musim panas lalu,

kita pergi ke Saipan untuk karyawisata sekolah.

"Pada saat ini tahun lalu"

"Mereka melakukan wisata sekolah kedua ke luar negeri"

"Saipan"

"Mereka meninggalkan kelas"

"Dan melakukan perjalanan romantis"

Kita akan bepergian tahun ini? - Tahun ini...

Perlu kumpulkan uang untuk trip. - Uang kita tidak cukup.

Jadi, jika ingin bepergian, - Benar.

bekerjalah lebih keras.

Aku ingin bepergian. - Mari kita pergi ke Gyeongju.

Aku ingin berkunjung ke sana. - Benar, setidaknya trip domestik.

Kalau begitu, ke Yangyang saja. - Aku pribadi...

Kenapa? - Maksudku, banyak orang...

Soo Geun. - Apa?

Maksudku, banyak orang...

"Soo Geun!"

Hei, Chae Yeon. - Apa yang terjadi?

Hai. - Kamu...

Kamu tertawa? - "Kamu tertawa?"

Itu perkataan Chaeryeong, bukan? - Itu bukan slogannya.

Kukira dia... - Dia mengejutkanku. Astaga.

"Inilah para ratu musim panas"

Selamat datang! - Astaga. Wan Sun datang.

Hai, Teman-teman. - Hai, Wan Sun.

Kami - Apa yang menyatukan mereka?

dari SMA Ratu Musim Panas. Kalau aku,

aku kembali dengan lagu "Hi Rosa".

Aku kembali ke industri musik. - Dia kembali.

Aku Wan Sun. - Wan Sun!

"Kim Wan Sun, ratu orisinal"

Aku idola dewasa yang tidak berubah, Narsha.

"Narsha, idola dewasa yang tidak berubah"

Itulah maksudku. - Maaf, tapi...

Apa itu tadi? - Maksudku, haruskah kamu...

Haruskah menatap kami seperti itu? - Maafkan aku.

Maaf tentang itu. - Kenapa menatap kami seperti itu?

"Maniak bermata kabur"

Benar. Baiklah. - Aku ratu musim panas yang seksi,

tapi aku belum diundang ke Festival Waterbomb.

Aku Chae Yeon.

Kamu belum diundang? - Chae Yeon, lama tidak bertemu.

Kamu tampil di "Knowing Foreign Language High School".

Benar. Aku vokalis utama FIFTY FIFTY.

Aku Chanelle Moon. - Chanelle!

Senang bertemu kalian semua.

Senang bertemu denganmu juga. - Kurasa Chae Yeon

adalah tipe yang mudah kepanasan.

Dia kesal saat masuk.

Dia berkata, "Kamu tertawa?" - Benar sekali.

Aku bingung. - Kamu tahu slogan itu, bukan?

Kukira itu sloganmu. - Itu slogan Chaeryeong.

Kamu tidak tahu slogan itu? - Tentu saja aku tahu.

"Adik Chae Yeon datang dan mengatakan hal menakutkan itu"

"Para anggota terintimidasi"

Tiap kali dia datang ke acara ini, - Tidak, tidak akan kulakukan.

Chaeryeong menarik banyak perhatian.

Jadi, kupikir aku bisa menumpang kesuksesannya.

Mencoba ambil keuntungan darinya? - Itu sebabnya aku menirunya.

Bicaralah santai dengan Wan Sun. Katakan kamu senang melihatnya.

Aku merasa nyaman... Maksudku, aku tidak nyaman melakukannya.

Kenapa? - Kenapa?

Kenapa kamu gugup di dekatku? - Hubungan kita tidak nyaman.

Dia lebih tua darimu?

Aku gugup di dekatnya. - Dia tidak lebih tua darimu.

Kalau begitu, panggil dia "Kakak". - Kenapa?

Aku nyaman melakukan itu. Hei, Kakak.

Astaga.

"Ucapan pria yang lebih muda itu meluluhkan hatinya"

"Kakak..." - Dia tampak sangat gugup

karena kamu di sini. - Kakak Wan Sun.

Wan Sun lebih tua dari Ho Dong. - Astaga.

Sudah lama sekali. - Benar.

Kalian... - Selamat datang!

Terima kasih.

Sejak kali terakhir kalian datang ke sini,

dua anggota kami

sudah menikah. - Benar.

Mereka menikah. - Mereka menikah.

Benar sekali. Kali terakhir aku kemari,

status pernikahan mereka berbeda.

Kulihat status mereka berubah. - Benar.

Benar. - Mereka berdua...

Saat aku bertemu Sang Min di "Invitation from Bachelor-agains",

itu kali pertamaku melihatnya secara langsung.

Menurutku dia sangat memesona. - Astaga.

Namun, pesonanya tidak menonjol di layar.

Saat aku mendengar berita - Itu tidak baik untuk bintang TV.

tentang pernikahannya... - Aura layarnya harus bagus.

Selebritas TV membutuhkannya. - Benar.

Dia terlihat lebih baik di layar. - Itu hal terburuk untuk dikatakan

tentang selebritas TV. - Dia terlihat lebih baik di layar.

Namun, tetap saja... - Dia tidak terlihat menawan

di layar, - Dia menikah...

tapi saat secara langsung. - Kalau begitu...

Maksudku, dia juga tampak menawan di layar,

tapi secara langsung,

dia tampak lebih menawan. - Dia terlihat lebih baik?

Aku menyadari bahwa seseorang telah menyadari pesonanya itu.

Selamat, Sang Min.

Terima kasih, Wan Sun.

Begini,

Narsha memiliki pernikahan bahagia.

Kamu yakin? - Sudah berapa lama dia menikah?

Kamu yakin pernikahanku bahagia? - Aku tidak yakin.

Kami tahu karena kamu belum - Kenapa kamu bilang begitu?

tampil di "Divorce Camp". - Menurutku... Begitu rupanya.

Sebelum memasuki kelas ini,

kami bertemu. - Begitu rupanya.

Wan Sun bertanya apakah aku sudah menikah.

Apa? - Dia tidak tahu.

Aku tidak tahu. - Jadi, dia...

Kutanya, "Kamu sudah menikah?" - Kupikir

aku sudah lama mengenalnya,

tapi dia bahkan tidak tahu aku sudah menikah.

Kamu sudah menikah berapa lama? - "Aku tidak perlu menjawabnya."

Aku sudah menikah sembilan tahun.

Sudah selama itu? - Sudah sembilan tahun?

Dia terlihat jauh lebih cerah sekarang.

Benar. - Benar.

Berat badannya juga turun banyak. - Dia tampak sangat cerah sekarang.

Kurasa itu terlihat jelas. - Benar.

Tentu saja. - Chanelle, ini kali pertamamu.

Benar. - Pernah lihat kami secara langsung?

Belum. - Kalau begitu...

Rasanya seperti menonton TV. Sulit dipercaya aku berada di sini.

Ada pertanyaan tentang kami?

Begini... Ya, aku punya pertanyaan.

Kudengar Jang Hoon pandai berekspresi manis.

Dia berekspresi manis? - Dia pandai berekspresi manis?

"Dia berekspresi manis?"

Kudengar dia pandai melakukannya. - Siapa yang memberitahumu?

Tunggu sebentar. - Benarkah?

Tunjukkan ekspresi manismu. - Maksudmu Jang Hoon?

Tunjukkan kepada kami! - Tunggu, maksudku... Tunggu.

Tunjukkan kepada kami! - Hei.

Di mana dia berekspresi manis? - Tunggu. Chanelle.

Chanelle, dari mana kamu mendengarnya?

Kamu mendengarnya dari... - Aku akan kuliah di Yonsei.

Apa? - Dia seniorku.

Kamu kuliah di Universitas Yonsei? - Benarkah?

Aku kuliah di Universitas Yonsei. - Pasti kamu bertemu dia di kampus.

Perbedaan usianya terlalu jauh. - Di kampus,

rumornya sudah menyebar luas. - Aku belum ke sana selama...

Apa yang kamu lakukan di kampus?

Aku lulus dari sana - Kamu manis di depan juniormu?

tiga puluh tahun lalu. - Dari mana kamu dengar rumor itu?

Semua orang di kampus tahu - Aku tidak berekspresi manis...

dia pandai bersikap manis. - Dia melakukannya di depanku.

Itu tidak terduga. - Astaga. Dia...

Ekspresi manis apa...

Berhenti memanggilku "Kakak". - Aku membencimu.

Manis sekali. - Itu maksudmu?

Dia manis sekali. Dia milikku. - Itu maksudmu?

Manis sekali. - Aku membencimu.

Dia manis sekali. Dia milikku. - Begitukah?

Aku membencimu. Ya. - Dia manis.

Itu maksudmu? - Dia manis.

Hebat. Dia pandai melakukannya. - Bagus.

Dia bisa berekspresi manis. - Dia tidak pernah melakukannya

di depan Pelatih Choi Hee Am.

Dari mana kamu dengar rumor itu? - Aku penasaran dengar di mana...

Benarkah ada rumor seperti itu? - Jujur, tidak ada rumor begitu.

Aku hanya ingin melihatnya.

Aku ingin mengerjainya.

Karena dia lulusan dari universitasmu?

Dia ingin mengerjaimu. - Lihat wajahnya.

Dia pandai melakukannya. - Kukira itu benar.

Awalnya, kupikir itu yang biasa dilakukan Ho Dong.

Dia junior 30 tahun di bawahku. - Dia juniormu.

Dia ingin mengerjaiku saat kali pertama kami bertemu.

Dia masuk Universitas Yonsei

karena kamu. - Baiklah. Terima kasih, Chanelle.

Aku membencimu.

"Aku membencimu karena mengerjaiku"

"Ekspresi manisnya meluluhkan hati juniornya"

Manis sekali. - Dia mirip Crong.

Begini, dahulu... - Itu manis, tapi Chanelle...

Chanelle, kamu memilih Jang Hoon sebagai orang yang bersikap manis.

Chanelle, aku membencimu!

"Pemberontakan orang yang terkenal dengan ekspresi manisnya"

Aku membencimu. - Kurasa itu contoh teladan.

Dia iri. - Dia mengingatkanku...

Bukankah dia mirip salah satu boneka jelek itu?

Boneka jelek? - Aku membencimu! Sungguh!

Dia tukang iri. - Dia manis sekali.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left