처음 200줄입니다.
"Selamat tinggal, 2012"
"Episode 1"
Ini seharusnya masih bagus untuk beberapa hari lagi.
Kakimu akan membusuk.
- Hidungku juga akan membusuk. - Astaga.
Semua kaki detektif bau, jadi, kau harus terbiasa.
Astaga. Bahkan saat mengintai,
kau mengganti celana dalam dan kaus kaki bersih dua kali sehari.
Kau yang aneh.
Astaga, menjijikkan.
Dingin sekali.
Ini hari yang indah.
Di hari seperti ini,
kau seharusnya juga mengajak wanita cantik ke tempat seperti itu.
Lihat. Kau malah mengintai bersama sekelompok pria.
Astaga.
Itu sebabnya kau selalu rewel belakangan ini.
Pesta Selamat Datang 2013
Hei, gadis itu.
Gadis itu di sana.
Dia reporter cuaca, bukan?
Hidungnya dioperasi. Lihat itu.
Dia bahkan menekan ujung hidungnya untuk membuktikan itu alami.
Kudengar, Steve menggaet banyak gadis.
Kurasa itu termasuk selebritas dan nonselebritas.
Kau ingin berpesta di tempat orang macam itu berkumpul?
Karena kita bisa ada di sini, artinya kita menjadi salah satunya.
Tidak semua orang bisa kemari.
Semua orang ingin sekali datang ke pesta privat Steve.
Dia gelisah karena ingin mengomel.
Dia sangat cerewet.
Aku tahu bahwa pangkat adalah segalanya,
tapi bagaimana bisa pemuda macam dia menjadi kepala tim kita?
Bahkan bukan sebarang departemen. Ini Unit Kejahatan dan Kekerasan.
Bukankah peraturannya agak berbeda untuk Unit Kejahatan dan Kekerasan?
Itu memang tidak biasa.
Tapi dia secara khusus ditunjuk...
untuk memperbaiki dan memperbarui tim.
Dari pengamatanku, dia terorganisir dan teliti.
Hei, bagi detektif Unit Kejahatan dan Kekerasan,
apa gunanya menjadi terorganisir dan teliti?
Kita harus gigih seperti anjing yang tidak melepaskan gigitannya.
- Aku melihatnya di makan malam tim. - Apa yang kau lihat?
Dia membilas gurita tumis dengan air sebelum memakannya.
- Apa? - Bukankah itu masalah serius?
Itu masalah serius.
Kenapa pada usiamu ini, kau tidak tertarik dengan pria?
Jangan habiskan tenagamu untuk bekerja.
Perhatikan juga kehidupan pribadimu.
Kau akan menua sendirian jika terus bekerja seperti ini.
Apa? Seperti kau?
Ya, Bedebah.
Mungkin kau akan merasa berusia 20-an terus.
Nikmati itu atau menyesal.
Meski kelihatannya kau menikmati segalanya.
Sekarang ini, seseorang seharusnya membuat hatimu berdebar.
Kau harus memiliki seseorang yang selalu kau pikirkan.
Aku yakin kau tidak punya orang seperti itu.
Tentu saja aku punya.
Gadis yang benar-benar tidak bisa kulupakan.
Seseorang yang benar-benar meremehkan perasaanku...
dan selalu menolakku.
- Astaga, itu memesona. - "Memesona"?
Astaga. Kau sebut itu memesona?
Dia juga memiliki tabiat buruk.
Dia mudah marah dan suka melakukan kekerasan.
Mungkin dia punya banyak bintang di bahunya sekarang.
Itu belum seberapa.
Dia sangat ceroboh. Dia pandai membuat orang lain kesal.
Terkadang dia manis, tapi itu saja.
Entah apakah dia bisa menyokong dirinya sendiri.
Tidak. Pria manis itu tak ada gunanya.
Pria harus jantan seperti ini.
Mereka harus berkemauan keras.
Pria manis bahkan tidak diizinkan keluar setelah senja.
Yang benar saja. Mereka berandal kejam.
Benar, bukan? Dia sangat kejam, bukan?
Dia pasti sangat melukai hatimu.
Apa? Apa yang kau bicarakan?
Aku lupa soal dia. Aku tidak ingat apa pun.
Jika kau tidak ingat apa pun,
bagaimana bisa kau menjelaskan semuanya dengan mendetil?
Pak, jika kau datang ke gerejaku,
ada sekelompok orang yang bisa mengobatimu...
Bukan begitu.
Kau pasti sangat terluka.
Lihat dirimu.
- Wajahmu sangat kuning. - Aku memakai krim wajah.
Kulitmu sangat kasar.
Astaga, apa katamu?
Si Pecandu datang.
Kau yakin?
Aku yakin dia orang yang tidak bisa diampuni itu.
Dengar. Si Pecandu datang.
Dia membutuhkan waktu untuk teler,
jadi, kita masuk 30 menit lagi.
Aku mau semua orang bersiap.
Hei, itu Steve. Itu dia.
- Dia datang. - Itu dia.
Steve.
Aku akan melihat keadaannya, dan memberimu hadiah bagus nanti.
Baiklah, aku menantikannya.
Terima kasih sudah mengundang kami.
Dengan senang hati. Selamat Tahun Baru, Kakak.
"Dengan senang hati. Selamat Tahun Baru, Kakak."
Dia bicara sesumbang nyanyiannya.
Dia terkenal bukan karena kemampuan bernyanyinya.
Dia mungkin sombong, tapi setidaknya dia sopan.
Lihat bagaimana dia memperlakukanku karena aku desainer pribadinya.
Tunggu sebentar.
Sudah.
Karena ini hari spesial,
aku akan menggunakan kemampuan menggodaku untuk mendapatkan pria.
Astaga, kau terlalu tua untuk menunjukkan kemampuan itu.
Astaga, dasar bocah. Jangan pernah katakan itu.
Astaga.
Ayo mulai.
Siapa kalian?
Kami polisi.
- Sedang apa kalian di sini? - Ayo.
- Hei. - Hentikan mereka.
Lewat sini. Ikuti aku.
Hei, kemari.
Bedebah.
- Buka pintunya. - Baiklah.
Tahun 2012 yang menjemukan dan membosankan akan berakhir.
Kita akan segera menyambut tahun 2013 yang telah lama dinantikan.
- Kalian siap? - Lihat orang-orang gila ini.
Aku mau kau tangkap semua orang itu.
- Sepuluh. - Semua orang?
- Sembilan. - Hei, Pecandu.
- Delapan. - Delapan.
- Tujuh. - Tujuh.
- Enam. - Enam.
- Lima. - Lima.
- Empat. - Empat.
- Tiga. - Tiga.
- Dua. - Dua.
Apa kalian...
Ada dua tipe wanita di dunia ini.
Wanita yang harus kau temui,
dan wanita yang sebaiknya tidak kau temui.
Hari ini,
aku bertemu wanita tipe ketiga.
Wanita yang tidak boleh kutemui lagi.
Anak nakal itu.
"The Third Charm"
Kita tiba di Stasiun Universitas Hongik.
Permisi.
Permisi.
Permisi.
Permisi. Tunggu.
Permisi.
Tidak apa-apa.
Butuh empat menit ke perhentian berikut.
Butuh tujuh menit kembali ke stasiun ini.
Lalu aku berjalan cepat dan menghemat empat menit.
Akan kuhindari gerbang utama karena padat.
Butuh 9:30 menit untuk tiba di lantai tiga.
Lalu aku tiba 11 menit lebih awal. Tapi akan butuh tiga menit ke toilet.
Lalu aku tiba delapan menit lebih awal. Baiklah.
Adrenalin merangsang saraf simpatetik...
dan membuat jantung berdebar kencang...
- sehingga membuatmu bersemangat... - Astaga, yang benar saja.
Bisakah kau berhenti menyentuh dia? Dasar mesum.
Kau mau ke mana?
Apa yang kau lakukan?
Kau terus menyentuh bokongnya.
Kau sudah gila?
- Kau tidak boleh pergi. - Astaga.
Baiklah, ayo turun.
Pria sepertimu pantas dipenjara. Ke sini.
- Apa masalahmu? - Ke sini.
Aku tidak suka wanita yang terlalu suka ikut campur.
Aku juga tidak suka wanita bersuara lantang.
Ke sini.
Maksudku adalah wanita yang kelebihan adrenalin.
Bukan hanya tidak menyukainya. Aku sangat membencinya.
Kau seorang dokter?
Ya, itu benar.
Aku dijadwalkan melakukan operasi yang sangat penting hari ini.
Tapi wanita gila ini mengacaukan jadwalku.
Aku tidak peduli apakah dia dokter.
Aku melihat pria mesum ini menyentuh bokong wanita seperti adonan.
Kau punya bukti atau saksi?
Bagaimana kau bisa yakin padahal tidak ada korban?
Apa kau wanita pemeras?
Kau mencoba mendapatkan uang dari ini?
Kau sering melakukan ini, bukan?
Diam, dasar mesum.
Astaga. Aku harus pergi.
Kau tidak bisa pergi. Kau menjebak orang tidak bersalah.
Aku mau dia diselidiki.
Pemeras seperti dia harus diberi pelajaran.
Permisi. Halo.
Maaf mengganggu.
Aku datang untuk memberikan ini.
Aku tidak suka disalahpahami,
jadi, aku merekam kejadiannya untuk berjaga-jaga.
Lihat?
No comments yet. Be the first to leave one.