처음 200줄입니다.
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
119. Apa kondisi darurat anda?
Halo.
Ini 119. Silahkan bicara.
Namaku Suh Young-chul yang pernah kerja di Chains Bio.
Hari ini di Gedung Doongwoori aku akan melakukan eksperimen.
Maaf, bisa diulangi lagi.
Tidak, bukan eksperimen,
ini lebih kayak teror.
Apa?
Ya.
serangan bioteror yang sangat menular
Aku menguji patogen itu ke dalam tubuhku.
Dan itu berhasil.
Akulah satu-satunya vaksin yang bisa mencegah wabah ini terjangkit.
Organisme dari spesies yang sama, yang hidup di tempat yang sama selama waktu tertentu.
terjemahan broth3rmax
GEDUNG DOONGWOORI
Mengapa kau menungguku?
Hey, kau terlambat 10 menit. Apa alasannya kali ini?
Yah, tak ada alasan.
Jalanan macet, jadi sopir taksi itu menurunkanku di seberang jalan.
Jadi?
Ya, hal begini biasa terjadi.
Menurutku itu tak apa, tapi kok bisa dia bilang begitu padaku?
Jadi?
Itu bukan keinginanku.
Kubilang, selama apapun, pokok turunkan aku di tempat yang kupilih.
Apa?
Jadi ini salahku lagi?
Selamat datang di Konferensi Chains Bio,
platform terkemukan untuk teknologi masa depan.
Terima kasih.
Kau bawa undangan yang kuberikan?
...dan sekarang kita akan dengar sambutan CEO Kang Woo-cheol.
Mohon beri tepuk tangan untuk beliau.
Itukah orangnya?
Orang yang mesti kusembah-sembah kalau kumau kerja disini?
Andai saja kau bisa akur sama dekanmu,
tak perlu jadi begini.
Yeah, ini salahku lagi.
Tapi apa kau tak peduli bagaimana dekan itu memperlakukan alumninya?
Aku tak peduli.
Yah, kuyakin dia memang brengsek.
Dan kau tak bisa memaklumimya.
Jadi kau membuat dia kesal, dan tak menerima pelantikan.
Hmm.
Aku penasaran saja...
kenapa kau begitu terobsesi sama karier mantan istrimu
setelah 10 tahun cerai?
Karena kau tak punya teman.
Kau terus lalukan sesuatu yang membuat orang membencimu.
Apa istrimu tahu kau menjaga mantan istrimu seperti ini?
Istriku tak sepeka dirimu.
Dia mungkin mengkhawatirkanmu.
Sunggu istri yang keren.
Kalian pasangan yang cocok. Aku ikut senang.
Jika saya katakan perusahaan utama kita
adalah kecerdasan kolektif,
mungkin orang bertanya-tanya,
"Kenapa suatu perusahaan bio,
bukannya perusahaan IT, yang mempelajari topik itu?
Kecerdasan kolektif itu istilah umum
di bidang sosiologi,
tapi orang pertama yang menggunakan istilah itu
seorang ahli entomologi yang mempelajari semut,
William Morton Wheeler.
Kecerdasan kolektif adalah kekuatan kunci yang mendorong evolusi.
Anda tahu jamur lendir kuning "Physarum polycephalum"?
Jamur ini memperbaiki dirinya
melalui pertukaran informasi
dan mengoptimalkan arah pertumbuhan mereka menuju makanan.
Meskipun bukan organisme multiseluler,
mereka bisa belajar dan mengingat.
Terinspirasi oleh sifat luar biasa ini,
kita mampu meningkatkan produksi
semikonduktor organik secara dramatis.
Mari beri tepuk tangan untuk kolaborasi kecil kita.
Orang ini lebih menarik dari yang kusangka.
Ini bukan perusahaan murahan yang membuat obat tiruan.
Ini adalah perusahaan yang serius dan giat.
Setelah kukenalkan dirimu,
mereka bahkan mengirimkan undangan lain untukmu.
Sebenarnya, itulah alasanku datang.
Aku penasaran sama maksud pesan ini.
[Kepada Prof. Kwon: "Komunikasi yang tak sempurna, sumber segala tragedi"]
...jadi chip ini membantu saraf yang rusak membawa informasi.
Kami menyuntikkannya ke tikus yang mengalami kerusakan araf tulang belakang
dan kaki belakang lumpuh,
seperti yang anda lihat, hanya sebentar saja,
tikus ini sanggup bergerak seperti tikus yang sehat.
Jika kami lanjutkan penelitian ini,
dan menerapkannya pada otak manusia,
saya yakin ini dapat memungkinkan transfer
informasi secara langsung antar individu.
Jika itu terjadi,
kita mungkin hidup di dunia di mana
kita tak bisa memikirkan hal-hal buruk di depan orang lain.
Terima kasih, CEO Kang.
Mari beri tepuk tangan!
Selanjutnya, untuk mengenalkan strategi pasal global Chains Bio...
Wah!
Ini liburan pertamamu setelah sekian lama.
Lalu kenapa mesti sama adikmu yang ketemu tiap hari ini?
Dengan begini kubisa hirup udara segar, belanja...
Tahu 'kan betapa membosankan kerja di depan komputer seharian?
Wow, lihatlah perlengkapan kamping jaman sekarang.
Aku bisa tinggal di luar rumah.
Baju-bajunya juga bagus.
Apa kita kamping saja? Di liburan selanjutnya?
Cuma kita berdua? / Yeah, ayo.
Kita bisa manggang daging...
Pastinya seru!
Kita bisa kamping, kenapa tidak?
Bagus itu. Aku akan beli beberapa perlengkapan.
Kami kembalilah kerja. Jam makan siang mau habis.
Tidak, aku akan temani kakak. / Tak perlu.
Fasilitas di sini sangat bagus. Nyaman.
Bukankah kakak kerja keras supaya bisa hidup di peradaban?
Kau selalu bahas soal peradaban
tapi kenapa malah ingin kamping?
Kamping itu juga peradaban.
Pergilah sana. Sampai ketemu di rumah.
Aku akan lihat-lihat dulu sebelum pergi.
Baiklah.
Dah. / Hati-hati.
Ya.
Halo pak. Aku menikmati presentasi bapak.
Oh, Profesor Han.
Ini Profesor Kwon Se-jeong, yang kuceritakan tempo hari.
Terima kasih atas undangannya.
Dan mengenai catatan di undanganku.
Tunggu sebentar.
Halo?
Tn. Kang Woo-cheol?
Ya, dengan siapa ini?
Aku Lee Bong-seok dari Satuan Anti-teroris Seoul.
Ya, apa yang bisa kubantu?
Kau kenal pria bernama Suh Young-chul?
Telepon ini kayaknya penting. Kita ngobrolnya nanti saja.
Baiklah. Kami tunggu.
Kau yakin dia yang ngirim undangan ini?
Kenapa diam saja? Lekas kejar dia.
Apa?
Kasih dia kartu namamu
dan bilang " Aku Kwon Se-jeong," gitu saja.
Mengapa kau nyari Dr. Suh Young-chul?
Kami menerima telepon
kalau Dr. Suh merencanakan serangan teror.
di gedung tempat penyelenggaraan konferensimu.
Kurasa aku melihat dia hari ini di konferensi.
Kau yakin?
Tak 100% yakin. Karena dia berdirinya kejauhan.
Tim kami akan segera ke sana.
Jika kau melihat dia lagi, segera hubungi aku di nomor ini.
Baiklah, pasti.
Pidato yang bagus, Woo-cheol.
Sungguh mengesankan.
Pertukaran informasi lewat semikonduktor organik?
Kau tahu betapa susahnya aku meneliti itu.
Kesadaran dalam jaringan multilateral.
Yah, kalau itu memang ada,
tak akan ada orang yang dikhianati dan diusir seperti aku, betul?
Kau gila.
Teknologi yang kau teliti tak boleh digunakan dimanapun.
Woo-cheol.
Aku membawa umat manusia ke tingkat selanjutnya.
Memicu revolusi kognitif kedua
Kau tahu tidak?
Kau...
cuma sekedar psikopat.
Pergi sana, dasar pecundang!
Tapi ketika ketika kau merekrutku,
katamu penelitianku itu bagus.
Kau menghargai penelitianku.
Itu cuma sandiwara, supaya kau bisa mencuri penelitianku.
Tapi sekarang... aku psikopat?
Kau nyuri penelitian orang psikopat.
Aku mencurinya.
Kau cuma ingin membuat manusia punah 'kan?
Bukan punah.
Tapi kelahiran.
Kelahiran umat manusia baru.
Bayangkan saja.
Komunikasi sempurna bakalan mungkin.
semua produk sampingan dari individualisme yang dungu,
iri, persaingan, kecurigaan...
Kerugian aneh yang muncul akibat komunikasi yang tidak stabil.
Itulah yang ingin kucegah.
Wow!
Dasar bajingan sinting.
Cobalah.
Itu tak ada kaitannya denganku.
Aku mau pulang, jadi, semoga beruntung atas usahanya.
Kuingin kau jadi penghubung antara aku dan manusia baru.
Apa yang kau lakukan, brengsek?
Penelitian. / Kau memang gila.
Kenapa itu?
Hey, lihat ini.
Hey tuan!
No comments yet. Be the first to leave one.