Love Next Door

Love Next Door (엄마친구아들)

Indonesian 자막 다운로드

시즌 1

릴리스 정보

Love Next Door 2024 S01E15 KOREAN NF WEB h264-EDITH
다음의 해설 tedi
Retail NF | 1:17:18

태그

webdl
게시일: 2024-10-05
다운로드: 96
청각 장애인용: No

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

LOVE NEXT DOOR

Astaga, lihat ini.

Sayang, apa daerah kita menginstal travelator?

Kakiku bergerak sendiri.

Dasar bodoh! Berdiri tegap.

- Tegap! - Astaga.

Kenapa kau berat sekali? Astaga.

Seberapa banyak tteokbokki yang kau makan?

Aku makan gorengan.

Kolesterolku tinggi.

- Namun, tak mungkin kutolak makanan enak. - Itu berbahan nabati.

Kenapa kau harus lewat sini?

Apa? Apa seluruh Hyereung-dong ini milikmu?

Kuharap begitu, tapi aku tak mampu.

Astaga, kau selalu bicara soal uang.

Bibi Hye-suk.

Bu...

Seung-hyo. Seok-ryu.

Sedang apa kalian di sini?

Ada apa?

Aku salah, 'kan?

Kalian selalu bertengkar!

Kini kalian saling merapatkan tubuh!

Apa maksudnya ini?

Jadi, kejadiannya...

- Kami berpacaran. - Apa?

Kalian... berpacaran.

Apa kau membahas lagu era 1980-an?

Tunggu sebentar.

- Kami... - Apa?

Hubungan kami serius.

Ya, kami minta maaf tak memberi tahu lebih cepat.

Sudah kami pertimbangkan sebelum melakukannya.

Kami berhati-hati.

Kami tahu kalian syok.

Kami tahu kalian juga akan khawatir. Namun...

Perasaan kami tidak dangkal maupun palsu.

Jadi, maksudnya, mereka tak lagi berjabat tangan?

Astaga.

Hei...

Ayo pulang.

Baik, Bibi Mi-suk. Aku akan ikut dan menjelaskan semua.

Tidak, Seung-hyo. Pulanglah.

- Seok-ryu, ayo. - Hanya aku?

Tidak. Tak boleh.

Jangan hanya dia. Aku ikut.

Bukankah kau harus jelaskan ke Ibu?

Ya, tapi aku akan ke rumah Seok-ryu dulu...

Ibu ingin mendengarnya sekarang!

Maafkan aku. Namun, pertama...

Hei, dasar bodoh kau!

Kau pasti meremehkan Ibu, ya?

Cukup dengan omong kosong itu dan kemarilah sekarang!

Jika tidak, Ibu hajar kau!

Apa katanya?

Sebaiknya kau tak tahu.

Selalu terdengar indah saat kau berbahasa Prancis.

Ya, baiklah.

- Dia mulai berlagak lagi. - Tunggu.

Hei, itu lebih baik daripada berpura-pura menjadi teman sejati seperti kau.

Kau tak akan punya teman jika aku tak lakukan itu.

Kau sangat dingin hingga dijuluki Putri Es.

Itu serangan pribadi!

Bu, kenapa begitu kepada Bibi Hye-suk?

Apa kalian bertengkar?

Benar. Parah sekali.

Seok-ryu, ikut Ibu.

Sampai jumpa, Gyeong-jong.

- Tidak boleh. - Seung-hyo!

Ada apa denganmu?

Hei!

Choisseung! Ada pepatah Spanyol. "Sinar matahari segersang gurun.

Hujan dan angin menyuburkan tanah."

Kita mengalami kesulitan ini untuk menjadi lebih kuat.

- Tidak boleh! - Kau paham?

Tak bisa kubiarkan kau pergi sendiri.

- Astaga. - Kita harus bersama apa pun yang terjadi.

Jangan khawatir.

- Aku tak akan melepaskanmu. - Tidak. Baiklah.

- Tenang. - Tidak.

- Kau pantas dihajar. - Choisseung! Kau percaya aku, 'kan?

- Jangan khawatir! - Ibu!

Ayah rasa ibumu marah. Kita pulang saja. Ya?

Ayah, tunggu.

Tidak! Jangan pukul dia, Bibi Mi-suk!

Teganya kau pukul dia.

Tutup mulutmu!

MEMAHAMI KINEMATIKA

- Bu. - Diam!

Tidak, tunggu. Dengarkan saja...

Seok-ryu, kau berbuat apa sekarang?

Hei, membuat onar keahlianku.

Kau selalu merebut bakatku.

Jangan ikut campur.

- Jelaskan. - Ayo.

Ada apa antara kau dan Seung-hyo?

Seperti yang kami katakan.

Kami berpacaran serius.

Itu lucu bagimu?

- Menurutmu lucu? - Jangan bohong.

Kau beri obat bius? Kenapa dia mau denganmu?

Kataku jangan ikut campur.

Kalian berpacaran. Itu saja?

Dia ingin meminta izin dulu,

tapi kularang.

Ibu dan Bibi Hye-suk berteman.

Aku belum yakin saat itu.

Namun, kini aku sudah yakin.

Aku sangat menyukai Seung-hyo.

Apa? Kau serius?

Ini bukan hubungan main-main.

Apa maksudnya kalian ingin menikah?

- Tidak. - Apa?

Bagaimanapun, tak mungkin Seung-hyo.

Kenapa tidak?

Ibu suka Seung-hyo.

Apa pun, tak boleh. Ibu tak izinkan.

- Pendapat Ibu sudah jelas. - Bu.

Bu.

Ibumu bertengkar dengan Bibi Hye-suk.

Sayang, kau harus minum yang banyak. Kau butuh itu saat marah.

Itu manipulasi.

Apa?

Aku yakin dia dicuci otak olehmu.

Jika tidak, mana mungkin dia...

Ayolah. Dahulu kau selalu memukuli dia.

Kau juga menyeretnya seperti boneka.

Kataku jangan ikut campur.

- Apa kataku? - Tak ikut campur! Maaf!

Sial, rambutku!

- Temperamen buruk sialannya! - Apa katamu?

Kau pernah mengatakan ingin makan bersama dengan kami,

Ibu pun berpikir ke mana kau pergi setiap malam.

Ibu rasa kau sibuk berpacaran.

Kita sarapan bersama.

Ya, aku turut serta secara aktif.

Kapan kau dan Seok-ryu berpacaran dan bagaimana?

Siapa yang mulai?

Ibu yakin Seok-ryu menyatakan suka lebih dulu.

Kau sempurna dalam segala hal dan ada di sampingnya.

Jadi, mana mungkin dia tak menyukainya? Astaga.

Aku lebih dulu menyukainya.

- Apa? - Aku menyukainya sejak kecil.

Perasaanku menguat saat kami bertemu lagi.

Jujur, Seok-ryu menolakku beberapa kali.

Namun, aku tetap gigih.

Tunggu sebentar.

Jadi, dia menolakmu?

Awalnya, tapi kini...

Kurang ajar dia!

Astaga, Ibu sangat menyayanginya, tapi apa dia gila?

Kenapa? Ada apa dengan putra Ibu?

- Benar! - Kenapa?

Seung-hyo dia anggap apa, tak berarti?

- Kenapa dia menolaknya? - Konyol.

Ini bukan karena kau putra Ayah, tapi kau tak pantas ditolak.

Benar sekali!

Maksudku adalah...

Itu hanya awalnya saja, tapi kami berpacaran kini.

Dia bahkan menerima lamaranku.

Kau juga melamarnya?

Kau juga membuatnya istimewa?

- Apa? - Lihat dia. Dia lakukan.

Dia melakukannya!

Apa kau meletakkan bunga di mobilmu dengan balon

dan menyewa satu restoran?

Apa Ibu memasang penyadap padaku?

- Astaga. - Ada apa?

Duduk.

Duduklah.

Percuma membesarkan seorang putra.

Pantas itu menjadi pepatah.

Hei!

Ingat kalung hadiah ulang tahun darimu untuk Ibu?

Ibu sudah punya yang sama.

Aku tak tahu. Seharusnya Ibu beri tahu aku.

- Bagaimana bisa Ibu memberitahumu? - Kini kau melakukannya.

Kau ingin kubelikan kalung? Ayo pergi kita beli besok.

Lupakan! Aku tak butuh itu!

Ayah, aku...

Jangan coba-coba meyakinkan Ayah!

Ayah di pihak ibumu!

- Ayah, bisa bicara... - Hei.

Ayah pun sibuk. Ayo urus urusan kita sendiri.

Sayang, kau ingin pijat kaki?

Sayang, boleh aku bertanya?

- Tidak. - Baiklah.

Soal Seok-ryu dan Seung-hyo.

Kenapa tak boleh?

Ini bukan dendam pribadi karena perselisihanmu dan Hye-suk, 'kan?

Kubilang jangan bertanya, kenapa bertanya?

Aku tahu ikatan keluarga lebih kental,

tapi mana ada menantu yang lebih baik dari dia?

Dia tampan, pekerjaannya bagus, dan wataknya baik.

- Kita mengenalnya sejak dia kecil. - Itu alasannya.

- Kita terlalu lama kenal. - Apa?

Hye-suk juga tahu segalanya.

Pertunangan Seok-ryu batal dan penyakitnya. Semua.

Aku tak ingin itu menjadi kelemahan putriku.

Aku tak ingin ada kelemahannya, terutama...

More Indonesian subtitles for Love Next Door

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left