처음 200줄입니다.
THE INTEREST OF LOVE
PEGAWAI NEGERI LEVEL 9
HUKUM ACARA PIDANA
Tak perlu repot.
Tapi hujannya deras.
Serasa musim dingin.
Akan makin dingin.
Aku membencinya.
Setidaknya turun salju.
Kurasa kau suka salju.
Kau tak suka?
Memang indah, tapi percuma jika tak dinikmati.
Bukankah keindahannya membuatmu merasa bahagia?
Kurasa kau suka keindahan.
Bukankah semua orang begitu?
Kau melihat kami? Tadi?
Apa kalian berdua putus?
Kenapa terus menemuiku?
Apa menurutmu hubungan kita akan berhasil?
Aku mampu mengatasi apa pun.
Apa pun itu.
Kurasa hujannya…
segera reda.
THE INTEREST OF LOVE
EPISODE 14
BANK KCU
Hei, ada berapa kalender tahun ini?
Ada 10.000 kalender besar dan 20 kotak berisi kalender kecil.
Astaga. Kita akan menggulung kalender semalaman lagi.
Apa kita bekerja di pabrik kalender?
Masuk saja.
Apa maksudmu?
Kau tahu aku bukan tipe orang
yang suka menghindari kerja fisik.
Punggungmu bisa sakit.
Aku sering mendaki.
Panggul dan kakiku kuat.
Astaga.
- Taruh di mana? - Biar aku saja.
Baiklah, terima kasih.
Kuserahkan pada kalian. Semangat.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Kalian berdua kenapa?
Kalian biasanya begitu dekat. Kenapa canggung?
Percekcokan pasangan?
Kurasa dia tak lagi mencintaiku.
Begitulah perasaanku padamu, Pembuat Onar.
Aku akan ke subcabang setelah memindahkan ini.
Lagi-lagi akhir tahun.
Saatnya gulung kalender.
Aku bahkan tak lagi makan gimbap karena benci menggulung.
Apa bank harus membagikan ini ke nasabah?
Apa hubungan kalender dengan uang?
Astaga, bahuku sakit.
Tapi kau selalu ambil dua kalender.
Akhir tahun sudah dekat.
Bagi yang mengakibatkan turunnya kinerja cabang,
ini kesempatan terakhir untuk menaikkan kinerja kalian.
Dan jangan cuma membagikan kalender secara acak.
Bagikan ke nasabah VIP, yang akan membantu memperbaiki kinerja kita.
Bagaimana persiapan acara berbagi di Pasar Youngpo?
Saya menugasi karyawan yang paling dekat dengan penjual.
Tn. Yang…
Karena Tn. So juga tak hadir, coba saya lihat dulu…
Saya akan minta persetujuan saat membagikan kalender.
Tn. Ha bertanggung jawab atas ini.
Oh, ya.
Nn. Ahn cuti, jadi perlu pengganti.
Itu saja.
Siapa ke subcabang?
- Bagaimana bisa… - Aku akan ke sana.
Sungguh? Bagus.
Tak kusangka Su-yeong cuti lagi tanpa pemberitahuan.
Dia pasti malu.
Dia mungkin pura-pura baik saja, tapi dipermalukan.
Tapi itu bukan salahnya. Dia korban.
Tentu saja itu salahnya.
Tn. Jeong orang yang lembut. Terlihat dari tatapan polosnya.
Tapi dia membuatnya geram…
Aku mau minta persetujuan.
Ada apa dengannya?
Dia mudah marah seperti remaja.
Aku bisa jalan kaki.
Kau mau aku menepi?
Aku akan diam.
Berisik. Aku butuh ketenangan.
OBAT RESEP
Apa kau sakit?
Memangnya kenapa? Bukan urusanmu.
Sama parahnya dengan waktu itu.
Kau sakit waktu itu?
Aku tak ingat.
- Terima kasih. - Mampirlah lagi.
Halo.
- Ini. - Terima kasih.
Ini formulir persetujuan acara berbagi akhir tahun.
Tolong tanda tangani.
- Halo. - Hei.
- Ada apa? - Ada kalender untuk Bibi.
Apa ini?
Ada yang lebih besar?
Baru datang hari ini. Akan kuberikan minggu depan.
- Baiklah. - Dan ini…
Ya?
Persetujuan acara berbagi.
Tolong tanda tangani.
- Cuma perlu tanda tangan? - Ya.
Tintanya habis.
Astaga. Bibi benar.
Sebentar. Aku punya pulpen.
Terima kasih.
AHN SU-YEONG
Kau cuti.
Apa kau baik-baik saja?
Maaf menelepon saat kau sibuk.
Tak apa-apa.
Ini rumah siapa?
Kenapa mobilmu penyok?
Kau sulit dikendalikan, ya?
Itu alamat rumah Sang-su.
Kurasa aku sebaiknya tak ke sana, jadi…
Kubawa ke mana setelah diperbaiki?
Rumahku. Terima kasih, Hyeok-jin.
Sama-sama.
BANK KCU
Sepupumu di luar.
- Bagaimana kau tahu? - Tahu apa?
Bagaimana kau bisa tahu? Padahal kalian belum kenal.
Hyeok-jin.
Apa kau mengenalnya?
Ayahmu mengetahui
bahwa ayah Tn. So pernah dipenjara atas penipuan.
Dia pacar pertamamu, jadi ayahmu khawatir.
Dia tak bisa terima
jika kau memacari anak mantan narapidana.
Lalu?
Apa yang kau lakukan?
Aku bertemu dengan Tn. So…
dan menyuruhnya putus darimu.
Dia tak bilang apa-apa?
Bangun dan makanlah.
Ada makanan dari resepsi pernikahan.
Tak perlu repot. Aku tak lapar.
Putus cinta itu biasa.
Hubungan percintaan pasti pasang surut.
Kau menyakiti diri sendiri.
Aku yakin dia baik-baik saja.
Apa orang tahu kita bekerja sampai sakit jari di akhir tahun
hanya untuk menggulung kalender?
Bukan cuma jari.
Aku cedera leher dan punggung.
Sendi pinggulku juga sakit.
Apa kita bisa pulang setelah menggulung sepuluh lagi?
Tidak. Pasti habis sebelum siang.
Mari gulung 30 lagi sebelum pulang.
Kita memaksakan diri.
Kenapa tak tergulung sejak awal?
Tak kusangka aku tak bisa pulang gara-gara ini.
Aku yakin kita akan mengenang momen ini kelak.
Kenanganku sudah cukup banyak.
Ini saat yang tidak tepat.
Tn. Yang dan Tn. So tak ada.
Nn. Park pergi, dan Nn. Ahn cuti.
Tahu begini, aku cuti juga.
KALENDER SELAMAT TAHUN BARU
KEPALA BAGIAN HA SANG-SU
Bisa bertemu sebentar? Ada sesuatu untukmu.
Kenapa suaramu begitu?
Apa kau sakit?
Aku tak apa-apa.
Boleh masuk sebentar?
APOTEK SELAMAT PAGI
APOTEK ONNUMI
Permisi.
Temanku kehujanan kemarin.
Dia butuh obat demam dan pilek.
Kami menderita karena berbagai sebab.
Malam yang melelahkan bagi kami.
Kami mungkin mengingat masa lalu.
Ini.
Kami mungkin takut menghadapi apa yang akan terjadi.
Malam itu, kami mungkin menerima semuanya…
diam-diam.
Kubisiki diri sendiri.
"Tak istimewa.
Hanya cinta.
Hal yang paling umum.
Cinta."
Mungkin rasanya tak enak.
OBAT PILEK
Berandanya kelihatan kosong.
Bagaimana rasanya ke subcabang?
Senang bisa mengunjungi universitasku lagi.
Tapi aku jadi merasa tua.
Oh, begitu.
Setidaknya kau bisa menyapaku.
Sudah melihat pengumuman pengangkatan pegawai?
Memangnya kenapa?
Akhirnya kau pergi?
Bukan aku.
No comments yet. Be the first to leave one.