처음 200줄입니다.
Nawal, Kau dimana?
Kau tahu ini adalah waktunya
Kemarin bagaimana ?
Kata dokter kita harus mencobanya setiap hari
Mungkin kemarin berhasil?
Selain itu, ini masalahku, bukan masalahmu, kan?
Aku yang sedang berobat.
Tolong, Nawal, biarkan aku tidur. Aku kelelahan.
Besok bisa dicoba lagi
Adnan!
Adnan, ayo bangun!
Nora
Kau Sudah bangun?
Ya!
Bangunkan ayahmu, jika tidak, kalian akan terlambat!
Sudah, tapi dia tidak mau bangun.
Cepat berpakaian!
Adnan.
Ayolah, Kau akan terlambat. Bangun!
Bangunkan ayahmu.
Ayah,
Ayah berjanji akan membawaku ke mal.
Ayo sekarang. Ibu akan marah.
Adnan, ada apa?
Ayo, bangun.
Adnan.
Assalamualaikum
Walalaikumsalam
Aku turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya, Umi Nora.
Semoga Allah memberikanmu kekuatan, untuk mengatasi cobaan ini.
Ketika seorang wanita kehilangan suaminya, dia benar-benar kehilangan kekasihnya, pasangannya,
dan segala sesuatu dalam hidupnya.
Mari berdoa kepada Allah memohon rahmat dan ampunan padanya.
Ulangi
Ya Allah, maafkan dia, ampunilah segala dosa-dosanya dan terimalah segala pahalanya
Amin.
Lampu rumah ini padam dan terbungkus dalam kegelapan.
Ya Allah, berikanlah dia rumah yang lebih baik daripada rumah ini,
dan ijinkan dia masuk surga bersama orang-orang yang bertakwa.
Amin. - Amin.
Saudari Nawal, saudari-saudari terkasih,
Adalah kewajiban seorang Janda yang di tinggal mati suaminya
untuk menjaga nama baik suaminya dan kehormatan.
Dia tidak boleh meninggalkan rumahnya selama empat bulan dan 10 hari.
Tapi jika Kau punya tugas atau tanggung jawab,
maka Kau boleh pergi rumah untuk melakukannya.
Tapi Kau harus kembali sebelum matahari terbenam.
Karena, saudari-saudari terkasih, setan berkeliaran di dunia setelah matahari terbenam.
Dan Kau harus menghindari pertemuan untuk menghindari godaan.
Apakah Kau mendengar kabar dari majikanmu, kapan mereka menginginkanmu ?
Setelah jam istirahat
Kenapa kau tak meminta waktu yang lebih lama?
Mereka nyaris tidak bisa bertahan tanpaku.
Jika Aku mengambil cuti terus maka aku pasti dipecat
Bagaimana dengan Nora? Dia butuh waktu.
Sejujurnya, Aku tidak tahu...
Dia tinggal bersama Feryal sepulang sekolah, seperti biasanya.
Tentu saja aku pasti bisa menjaga Nora, seperti biasanya.
Dia bisa kemari kapan pun Kau mau
Terima kasih
Jantung hatiku.
Ini piyamanya Adnan
Dan ini adalah kunci pick-upnya. Mobilnya ada di bawah.
Ini adalah gigi emasnya.
Jika kau mau maka aku akan membiarkan Ghayda tidur disini
Lebih baik biarkan dia pulang dan istirahat.
Kau kuat, salehah dan tegar.
Ini sudah Qadarullah, bukan?
Halo Rifqi, Silahkan masuk
Assalamualaikum
Terima Kasih. - Panggil anak-anak.
Mereka lagi makan
Silakan masuk.
Bisakah aku pergi ke sekolah besok?
Tidak
Apakah mereka akan datang besok?
Ya.
Dan lusa juga.
Apakah sepupuku juga datang?
Apakah Ayah akan marah jika aku bolos sekolah?
Tidak
Selesaikan makan malammu.
Apakah Ayah meninggal atau meninggal dunia?
Mati dan meninggal adalah hal yang sama.
Mengapa?
Karena dia lelah.
Ayo cepat habiskan makananmu habis itu mandi dan tidur.
Nora !
Bangun, kita terlambat!
Aku bangun.
kau sudah selesai ?
Tunggu sebentar
Sudah tak ada waktu lagi
Aku siap.
Baiklah.
Seharusnya begitu
Ikat tali sepatumu.
Bagaimana Ayah mengajarimu?
Dua Telinga kelinci, lalu seperti ini...
Jangan bergerak.
Perhatikan ibu !
Ini penjemputannya.
Ayo, Jangan sampai ketinggalan bus.
Topik untuk jam mendatang didedikasikan untuk masalah tersebut
kelangkaan air di Yordania.
Laporan internasional memperingatkan terhadap kekurangan kritis dalam pasokan air,
masalah yang tidak dapat ditanggulangi oleh pemerintah sebelumnya maupun saat ini...
Semoga dia beristirahat dengan tenang, Sayang.
Aku turut berbela sungkawa.
Terima kasih.
Kau harus kuat.
Jika Kau butuh sesuatu, kami bisa membantumu
Aku khawatir kau pasti meminta cuti lagi
Sudah tiga hari dan dia tidak mengizinkan siapa pun yang memandikannya kecuali Kau.
Colette ada di beranda !
Bagaimana kabarmu, cantik?
Ada apa Sayang?
Kau merindukanku?
Aku juga merindukanmu.
Bagaimana kabarmu, Nawal?
Aku turut berduka cita
Terima kasih.
Aku ingin meneleponmu,
tapi menurutku itu mungkin tidak pantas.
Jangan khawatir.
Berikan padaku - Bagaimana kalau kita mulai?
Bagaimana kabarmu, cantik?
Apakah Kau sebahagia ini karena temanmu kembali?
Aku tak menyangka kau datang hari ini, Aku malah mengira bahwa kau pasti cuti
Istirahatlah - Aku merasa lebih baik hari ini.
Jika Kau butuh sesuatu, Aku pasti membantumu
Jangan malu, aku serius.
Kita sudah saling kenal lebih dari empat tahun
Bagaimana kabarmu, Lauren?
Aku turut berduka atas kehilanganmu
Semoga Suamimu beristirahat dalam damai.
Kau tidak pernah bosan mengulanginya
Sudah Ibu bilang berkali-kali meskipun ayahmu dan ibu menyetujuinya,
gereja tidak akan menyetujuinya, Mereka memerlukan alasan yang kuat.
Hentikanlah Bu !
Ocehannya sudah lebih dari cukup.
Pria tak pernah serius
Lakukan seperti yang dilakukan wanita lain.
Bahkan Bill Clinton berselingkuh dari istrinya!
Apa yang dia lakukan? Tidak ada
Kesimpulannya seorang wanita terhormat dihargai oleh semua orang.
Sudah cukup ibu bersabar atas ulah ayahmu
atas perilakunya ?
Tapi Ibu masih bertahan karena demi kita semua
Kau harus bersabar dan bersabar, itu saja!
Yang dia lakukan hanyalah mengacau,
dan ibu menyuruhku untuk menahannya?
Ini bukanlah alasan yang kuat untuk pendeta?
Kau butuh saksi, sok pintar!
Haruskah Aku mengatur pemotretan dia di tempat tidur dengan wanita lain?
Atau bagaimana menurut Ibu jika aku kirim bajunya kepada pendeta
untuk mencium parfum wanita lain?
Bukti apa yang lebih baik lagi, Bu?
Hentikan omong kosong ini!
Mengolok-olok pendeta juga!
Apanya yang lucu?
Maaf
Kenapa Ibu tidak menikahkanku saat aku berumur 14 tahun?
Di sini sah.
Seharusnya aku seperti itu !
Karena sudah pasti Aku takkan kecewa
Lupakan makanannya untuk saat ini.
Perbaiki manikurnya sebelum Kau pergi.
Para tamu telah tiba
Jangan ada keributan
Dia lapar
Lakukan saja perintahku !
Berteriak bukanlah solusinya
Jika kau menjadi aku lantas apa yang akan kau lakukan
Setiap pria ada kunci kelemahannya
Apa aku menikahi kunci ?
Intinya siapapun dia sudah pasti dia terlibat
Pada akhirnya Tuhan akan membimbingnya ke jalan yang benar.
Seperti inikah harapan yang kupunya ?
Semua tergantung pada Tuhan ? Bagaimana jika Tuhan tidak membantunya
Haruskah aku menunggunya sampai dia berhenti dengan para pelacur ?
Aku tak seperti ibuku
terjebak di rumah ini serta memerintah seperti Ratu berharap kepada Raja
Lebih baik kau menghabiskan hidupmu sendirian
Oh, kuharap akulah tasnya!
Kesayangan Ibu
kenapa telat ?
Sebenarnya ada kemacetan makanya busnya telat, justru aku takut datang larut malam
Ada Tomat goreng untukmu -Terima kasih
Saudaramu menghubungimu beberapa kali
Dia bilang kau tak mengangkat panggilannya
Aku tak mendengar bunyi telepon
Aku akan menghubunginya nanti
Terima kasih Feryal, berhati-hatilah di jalan
Aku tak mendengarmu
Jadi khawatir terjadi sesuatu padamu
Jangan khawatir
Baguslah
Rifqi meneleponku, dia ingin mampir untuk melihat keadaanmu dan juga Nora.
Kami dirumah, datanglah
No comments yet. Be the first to leave one.