처음 134줄입니다.
Cerita Serial TV
"Aku pernah makan kue buatan master chef Ikehata Daigo."
Dengan kata lain, selerenya biasa saja.
Acara pertempuran TV itu.
AKU AKAN MENGHANCURKANNYA!
Yosh!
Dipersembahkan Oleh Animakosia
Diterjemahkan Oleh tinopartahadi
Serial TV Story
Mare
Sebuah Kue Tembakan Balik
Minggu 10 (Episode 58)
Penulis Cerita: Shinozaki Eriko
Musik: Sawano Hiroyuki
Narator: Toda Keiko
Tsumura Mare: Tsuchiya Tao
Tsumura Toru: Ooizumi Yo
Tsumura Aiko: Tokiwa Takako
Kuramoto Haru: Suzuki Sawa
Kuramoto Koichi: Sasai Eisuke
Teraoka Makoto: Tsukaji Muga
Kado Shin'ichiro: Guts Ishimatsu
Teraoka Kumi: Fuse Eri
Obara Maki: Nakagawa Shoko
Ikehata Wako: Ryo
Kontani Keita: Yamazaki Kento
Teraoka Minori: Kadowaki Mugi
Tsumura Ittetsu: Hayama Shono
Kado Yoichiro: Takahata Yuta
Asai Kazuya: Suzuki Taku
Ikehata Minami: Nakamura Yurika
Yano Toko: Shuko
Saionji Kazuma: Kikawada Masaya
Kontani Yataro: Nakamura Atsuo
Ikehata Daigo: Kohinata Fumiyo
Okesaku Ganji: Tanaka Min
Okesaku Fumi: Tanaka Yuko
さあ翔け出そうよ Saa kake dasou yo Ayo kita melambung tinggi.
今すぐに Ima sugu ni Sekarang juga
未来が今は遠くても Mirai ga ima wa toukute mo Walaupun masa depan masih terasa jauh saat ini
ひとりぼっちのままで Hitoribotchi no mama de Tinggal sendiri seperti ini...
泣く夜が続いても Naku yoru ga tsudzuite mo Menangis sepanjang malam
本当のわたしへ Hontou no watashi he Aku masih percaya pada diriku
風が強く冷たいほど Kaze ga tsuyoku tsumetai hodo Angin berhembus kencang dan dingin
教えてくれる Oshiete kureru Memberitahuku
出会うべき人のことを Deau beki hito no koto o Orang-orang yang harus kutemui
どうか希望の地図を Douka kibou no chizu o Tolong, bukalah dengan lembut
そっと開いてみてね Sotto hiraite mite ne Peta harapan yang terlihat
あたたかい未来たちが Atatakai mirai-tachi ga Masa depan yang hangat
僕らを待っているよ Bokura o matte iru yo telah menunggu kita.
Tema masakan di acara pertarungan tv itu sudah diputuskan menggunakan Yuzu.
Batas waktunya 1 jam.
Daigo memeras semua ingatan di otaknya untuk dapat ide membuat kue.
Seorang profesional bisa juga stress seperti ini?
Tentu saja.
Kau juga pernah kan stress seperti itu?
Yo.
Kau pulang cepat ya.
Tidak, aku akan keluar lagi. Aku melupakan sesuatu untuk rapat nanti.
Bagaimana denganmu, Mare?
Aku akan berlatih meringue.
Hmm...Kau bejuang keras ya?
Ayah...Terima kasih.
Hah?
Ini semua karena ayah.
Baik di artikel majalah dan acara tv.
Ahh...
Wah?? Apakah aku berguna untukmu?
Tentu.
Iya, iya.
Ah, Mare... Bisakah kau melaporkan itu juga?
Hah?
Laporkan ke Noto.
Um... "Ayah juga bekerja keras juga" seperti itu.
Silakan, laporkan itu.
Kau berharap ibu memujimu?
Tidak! Bukan seperti itu.
Aku hanya khawatir padanya.
Bisa saja dia sedang kesepian dan depresi.
Kalau begitu, kau telepon saja sendiri.
Aku tidak bisa melakukannya! Kita telah bercerai.
Ini tentang rasa hormat. Kau mengerti?
Menyedihkan...
Ah, Mare?
Hah? Aiko?
Aiko sedang pergi kerja paruh waktu.
Kerja paruh waktu?
Kau lumayan juga.
Eh? Beneran?
Oh, Mare-chan, sudah lama ya.
Aku mendengar ibuku bekerja paruh waktu, tapi...
Oh,dia bantu-bantu...
Benarkah?
Aku tidak pernah berpikir ibu akan melakukan pernis.
Ah! Apakah ibuku mempernis dengan buru-buru?
Em, gimana ya?
Dia baik-baik saja.
Apa yang kau lakukan?
Keita, buatkan teh untuk guru.
Aku saja. Karena aku masih pemula disini.
Ah, Aiko-san...
...karena kau adalah ibu dari Mare-san yang dermawan. Keita.
Kenapa harus aku? Aku masih ada kerjaan.
Tentu saja harus kau! Pergi sana!
Apa benar ada wanita cantik bekerja disini?
Kalian tidak boleh melihatnya!
Tapi kami sudah ada disini.
Disini! Aku ada disini.
Halo, semuanya...
Ibu terlihat bersenang-senang disana...
Berikan padaku. Oi, Kek! Jangan dekat-dekat dengannya.
Jauhkan tanganmu dari Aiko!
Ini pria tidak berguna itu?
Aiko dan aku sedang lajang.
Apa yang kau katakan?
Mare?
Ini Aiko.
Aku kaget bu.
Pernis itu menarik.
Ibu, apa kau melakukan pernis Wajima?
Aku sudah mencoba banyak hal.
Dan aku memutuskan untuk disini.
Aku sudah cukup umur untuk melakukan apa yg kumau.
Aku ingin menjadi orang yang mendukung desa,
Terdengan hebat.
Benarkah?
Iya. Rasanya aku bahagia.
Iya! Sampai nanti ya.
Mendukung, hah...
Ibu juga melangkah maju...
Aku juga! Aku akan menjadi patissier terbaik di dunia.
...Aku takkan menyerah!
Oke, aku akan kembali ke kantor.
Iya.
No comments yet. Be the first to leave one.