처음 166줄입니다.
Agen Rahasia Grup Oniwaban Kastel Edo, Han'nya.
Akan melindungi pos ini dengan taruhan nyawa, atas perintah Bos Besar.
Aku ingin menghindari pertarungan yang tak perlu.
Bisakah kau menyingkir?
Perintah Bos Besar adalah mutlak.
Kurang ajar, dia memakai sarung tangan besi di balik kain.
Itukah alasannya bisa gampang menangkis serangan Kenshin tempo hari?
Tampaknya memang harus bertarung, ya.
Maaf, aku tak akan menahan diri.
Artinya, kita berdua sama.
Ayo mulai.
Episode 11 Han'nya Liar • Shikijo Luhur
Kena langsung?
Punggung tangan?
Kenapa kau kena terus begitu?
Tak seperti biasanya!
Cepat pakai keahlianmu membaca gerakan dengan Hiten Mitsurugi-ryu!
Sudah kupakai dari tadi.
Arah dan posisi tinjunya terbaca.
Kuhindari seminim mungkin.
Tetapi dalam sekejap, tangannya seolah memanjang.
Ada apa, Battousai?
Tak mungkin kemampuanmu hanya sebegini.
Kalau trikku saja tak bisa kau patahkan,
kau tak akan mampu bertahan satu menit pun melawan bos.
Trik?
Tepat satu minggu yang lalu...
Begitu saat kau melihat sosokku ini,
kau sudah terperangkap di dalam tipu muslihatku.
Tanpa sepengetahuanmu juga.
Sepertinya sudah dimulai.
Han'nya tergolong tangguh.
Bukan hanya menguasai kenpo dengan sempurna,
dia juga pemakai ilmu Shinwan yang mematikan.
Tanpa mengetahui trik di baliknya, mustahil untuk menang.
Begitu rupanya.
Sebuah tipu muslihat, ya?
Meski menyusahkan, aku memang perlu membongkarnya dahulu.
Hei, itu kuda-kuda apa?
Tak tahu.
Mirip dengan Seigan dari lima kuda-kuda dasar,
tetapi jelas sangat berbeda.
Kuda-kuda Shinken.
Menjulurkan kedua tangan lewat kuda-kuda Seigan,
dan memosisikan ujung pedang ke tengah alis lawan.
Kuda-kuda bertahan dalam ilmu berpedang kuno,
untuk merespons serangan lawan dengan seketika.
Tetapi dari sudut pandang lain, kuda-kuda itu menyusahkanmu dalam menyerang!
Apa kau hanya ingin berlindung di balik pedang, Battousai?
Jawab aku!
Beginikah sejatinya pria yang dijuluki pembantai legendaris?
Bodohnya aku menilaimu terlalu tinggi.
Orang sepertimu tak layak melawan bos kami, Tuan Aoshi!
Kubunuh kau di sini!
Sekokoh apa pun pertahanan kuda-kuda Shinken,
percuma saja menghindar tanpa mematahkan trik Shinwan-ku!
Terhindar!
Terbongkar?
Kena!
Kau membongkar triknya, Kenshin?
Ya.
Rahasia triknya adalah tato di lengan
yang bergaris horizontal.
Horizontal?
Oh!
Ilusi optik!
Garis horizontalnya sengaja dibuat beda ukuran.
Itu yang membuatmu salah perhitungan?
Lengannya lebih panjang beberapa senti dari tebakanku.
Itu membuat kesan lengannya memanjang,
dan membuatku salah menghitung jarak menghindar.
Oh, rupanya kau
memakai posisi pedang kuda- kuda Shinken untuk mengukurnya?
Oh, begitu!
Pendekar pedang selalu hafal panjang pedang yang dipakainya!
Jadi, tak aneh kalau diaplikasikan sebagai penggaris!
Sewaktu pertama melihatmu, perhatianku tertuju pada pakaianmu yang ganjil.
Terutama pada kedua lenganmu yang mencolok,
yang mana merugikanmu sebagai onmitsu.
Meskipun itu juga mempermudah penggunaan kenpo.
Lalu memakai topeng yang menutup seluruh wajah,
sehingga arah pandanganmu tak bisa ditebak.
Teorimu memang tak salah.
Tetapi alasan utamaku memakai topeng ini adalah
hanya untuk menutupi wajah asli.
Dia monster.
Monster, ya?
Begini-begini, aku menyukai wajah ini karena berguna.
Kau...
Kau sengaja melukai...
Aku adalah agen mata-mata.
Tugas utamaku adalah mengumpulkan informasi.
Untuk lebih memudahkanku menyamar,
kubakar habis bibirku,
memotong telinga dan hidungku, juga merusak tulang pipiku.
Persetan dengan kampung halaman kalian,
tetapi tempatku dilahirkan adalah wilayah miskin.
Bahkan sekarang pun untuk memotong biaya makan,
banyak orang tua yang rela membunuh anaknya sendiri.
Desaku menyebutnya "Tradisi Mengembalikan Buah Hati".
Jangan-jangan kau korban...
Sekalipun berhasil selamat, anak itu tak bisa pulang lagi.
Dari situ hanya bisa menggelandang,
dan menjalani hidup seperti di hutan rimba.
Tetapi...
Sarung cakar!
Tuan Aoshi memungutku yang hidup seperti di alam liar,
dan membimbingku sampai menjadi onmitsu kelas kakap!
Juga memberi tujuan hidup bersama kolegaku di dalam Grup Oniwaban Kastel Edo!
Selama bisa berguna bagi Tuan Aoshi,
wajah atau bahkan nyawaku akan kupersembahkan!
Hati-hati, Kenshin!
Dia orang liar!
Dia adalah senjata hidup yang mengabdikan seluruh hidupnya cuma demi melayani majikan!
Han'nya, jawab satu pertanyaanku.
Apa kau mengetahui masa lalu Nona Megumi?
Jangan meremehkan!
Tak ada satu hal pun yang tak diketahui oleh mata-mata Oniwaban!
Masih kurang.
Kemampuan sebatas itu tak akan menandingi Tuan Aoshi.
Akhirnya dia tumbang.
Dia lawan yang merepotkan.
Han'nya.
Seharusnya, kau tahu betul betapa beratnya kesepian.
Lalu kenapa tak bersimpati kepada Nona Megumi?
Kenshin.
Aku semakin cemas kepada Nona Megumi.
Ayo bergegas maju.
Megumi!
Kau mendengarku?
Megumi!
Tutuplah mulutmu.
Buka saja kuncinya dan masuk ke dalam.
Kuncinya dibawa oleh Aoshi!
Memang apa maumu sekarang?
Aku minta maaf! Maaf! Aku yang salah!
Biar kuakali meminta kuncinya!
Tetapi ayo pergi dari sini bersama!
Kita tak akan ketahuan lewat jalan tikus!
Jangan bercanda.
Apa untungnya pergi denganmu?
Untungnya ada banyak!
Dengan wawasan dan teknologimu yang gabung dengan otak bisnisku,
kita bisa bebas membuat obat baru!
Membuat obat penyembuh penyakit pun boleh!
Aku sudah menyesal... Bukan, menyadari kesalahanku!
Kusesali perlakuanku kepadamu dan segala kejahatanku!
Aku ingin mengulangnya dari awal!
Bersama denganmu yang sedosa!
Karena aku sayang kepadamu!
Pergilah dari sini, Kanryu.
Aku muak dengan dustamu.
Dosa ini tak akan bisa ditebus lagi.
Yang bisa kulakukan sekarang,
hanyalah mencegah penyebaran opium lebih jauh.
Tak ada yang lain.
Sampai jumpa di neraka, Kanryu.
Enak saja bicara!
Yang salah di sini hanyalah kau!
Salahmu membuat opium!
Semua gara-gara kau membuat opium!
Jangan malah melibatkanku!
Dasar jalang!
Lacur!
Sundal!
Memek!
No comments yet. Be the first to leave one.