처음 153줄입니다.
Hei, Shinpei.
Apa?
Tutup matamu sebentar.
Hei! Apa?
Baik. Bukalah.
Apa yang kau lakukan?
Ini hadiah.
Aku tak mengerti.
Shinpei, kapan kali terakhir kau pulang?
Setelah kelulusan SMP-ku, jadi, dua tahun lalu.
Ya ampun. Kau bahkan tidak pulang saat Tahun Baru.
Maaf.
Sampaikan salamku saat kau pulang.
Apa maksudmu? Kau ikut denganku, Ushio.
Aku tidak bisa pergi.
Shinpei. Temukan aku.
Apa? Tunggu! Jangan pergi!
Jaga Mio baik-baik.
Ushio!
Apa?
Ya ampun!
Maaf! Aku tidak bermaksud begitu!
Maafkan aku!
HITOGASHIMA
PELABUHAN KADA - HITOGASHIMA
Mimpi aneh itu hampir menghancurkan hidupku.
Aku harus tenang. Di saat seperti ini,
aku harus melihat jauh, dan menenangkan diri.
Itu kali pertamaku ditampar.
Baiklah. Aku merasa tenang.
Kita akan segera tiba di Hitogashima.
Hitogashima terletak di Selat Kitan di Kota Wakayama, Prefektur Wakayama.
Dengan populasi sekitar 700 orang,
tempat ini terkenal akan moci mugwort dan cumi-cumi asin.
Ini pulau kecil yang disokong oleh pariwisata dan perikanan.
Aku pulang untuk kali pertama dalam dua tahun.
Aku kembali ke kampung halamanku
untuk teman masa kecilku, Ushio Kofune.
Aku menghadiri pemakamannya.
22 JULI
Hei!
Selamat datang, Shin! Hei!
Mio?
Kuharap perjalananmu lancar!
Hei! Apa yang kau lakukan?
Aku berkeringat, jadi, sekalian saja aku berenang.
Aku senang melihatmu sehat.
Mio Kofune adalah adik Ushio.
Tidak mungkin dia ceria secepat itu setelah kakaknya meninggal.
"Jaga Mio"?
Ayo.
Kau baik-baik saja?
Lautnya sangat asin.
Bagaimana Tokyo? Pernah ke Shibuya? Shibuya!
Tidak, aku jarang keluar.
Ada ingus di handukku.
Tidak perlu bilang padaku.
- Ya. Bawa itu. - Sangat sibuk.
Restoran selalu sibuk selama musim panas.
Tapi itu mengundang banyak orang asing ke sini.
Belakangan ini, bahkan orang yang kukenal terkadang terasa seperti orang asing.
Banyak turis yang datang selama musim ini.
Apa?
Shin! Kau terdengar seperti anak Tokyo sungguhan!
Apa? Aku?
Kau benar-benar sudah berubah.
Apa? Tidak mungkin!
Kami berjalan ke rumah duka sambil berbasa-basi.
PEMAKAMAN USHIO KOFUNE
UPACARA PEMAKAMAN USHIO KOFUNE
Saat aku kehilangan orang tuaku 10 tahun lalu, keluarga Kofune merawatku.
SELAMAT TINGGAL MUSIM PANAS
Karena itu Ushio adalah teman masa kecil sekaligus adik bagiku.
Sehari sebelum aku meninggalkan pulau, Ushio memintaku membuat kari untuknya.
Tapi aku bilang, "Lain kali saja."
Tidak ada lain kali.
Menyedihkan sekali. Pasti sangat berat bagi Shinpei.
Kau sudah dengar? Jasad Ushio...
Dokter Hishigata melakukan autopsi.
Autopsi? Pasti itu serius!
Apa?
Siapa itu? Dilarang memotret di sini.
Lampu kilat?
- Aduh! - Shinpei!
Akhirnya kau kembali!
Sou!
Ushio mencoba menyelamatkan seorang anak yang tenggelam.
Dia terbawa arus. Aku ada di sana, tapi...
Maaf, Shinpei. Kumohon,
pukul aku semaumu.
Aku tidak akan melakukan hal seperti itu.
Melihat semua orang menangis entah kenapa membuatku tenang.
Shinpei!
AULA HITOGASHIMA
Hei, Sou. Kudengar
ayahmu yang mengautopsi Ushio.
Tapi itu kecelakaan di laut, bukan?
Lihat gadis itu?
Shiori Kobayakawa. Dari Koba Mart.
Dia sudah besar.
Dia sudah kelas tiga sekarang.
Anak yang berusaha diselamatkan Ushio
adalah Shiori.
Begitu rupanya.
Gadis malang.
Dia sangat terguncang karena kecelakaan itu sampai tidak bisa bicara.
Astaga...
Saatnya membawa peti mati.
Shinpei. Bisa bantu aku?
Baik!
Aku akan meneleponmu malam ini untuk cerita selengkapnya.
Baiklah.
PEMAKAMAN USHIO KOFUNE
KEDAI KOFUNE TUTUP
Maaf aku butuh waktu lama untuk kembali, Shinpei.
Selamat datang kembali, Alain.
Selamat datang!
Pak Karikiri banyak bicara.
Mio. Kenapa kau tidak membantu?
Tugasku adalah makan!
Sebentar lagi matang.
Aromanya sedap. Ushio dahulu suka itu.
Mio, bisa siapkan mejanya?
Ada piring untuk Kakak juga.
Sudah lama aku tidak makan kari buatanmu!
Terima kasih atas makanannya.
Apa?
Apa? Sedang apa kau, Mio?
Menatap rumahmu sendiri.
Kau berkelahi dengan seseorang?
Benar.
Baiklah.
Kenapa dia harus diautopsi?
Itu hanya rumor. Tidak ada autopsi lengkap.
Ayahku membantu polisi memeriksa jasadnya.
KLINIK HISHIGATA
Begitu? Rupanya bukan apa-apa.
Namun,
mereka menemukan bekas ikatan di lehernya.
Bekas ikatan?
Ya.
Tanda dari seseorang yang mencekiknya.
Dengan kata lain, itu bisa saja pembunuhan.
Pada hari itu,
kami pergi ke pantai dekat SD,
tempat yang tak dikunjungi turis.
Ushio melihat Shiori tenggelam di lepas pantai dan dia melompat ke air.
Mio dan aku juga segera lompat setelahnya, tapi tidak melihat orang mencurigakan.
Apa orang tahu tentang bekas ikatan?
Tentu saja tidak!
Hanya Mio, Alain, polisi, dan ayahku yang tahu.
Tapi mengingat situasinya, polisi bilang pembunuhan mustahil.
Mereka menyebutnya kematian tak disengaja dan menutup kasusnya.
No comments yet. Be the first to leave one.