처음 196줄입니다.
Jashin-chan Dropkick Episode 1 Subtitle Indonesia
Penerjemah : Itsuki
Prinsip dasar dari memanggil iblis.
Iblis yang telah dipanggil melalui sihir...
harus dikembalikan lagi dengan menggunakan sihir.
Manusia yang menjadi pemanggil harus menjadi tuan sang iblis.
Selama si pemanggil hidup,
iblis itu terikat pada dunia manusia.
- Ada kiriman untuk anda! - Terima kasih.
Tolong tanda tangani di sini.
Mi-Mimpi ya?
Terima kasih, semoga hari anda menyenangkan!
Mimpi? Tidak, mungkin ini...
Anda juga.
Berbohong itu tidak baik, lho.
Kota besar, Tokyo.
Di sudut dunia ini,
hari ini juga, ada sebuah drama yang berkecamuk
akan segera tersingkap.
Ayo kita mulai pesta sukiyaki-nya!
Silahkan dinikmati! Ini adalah daging sapi kelas A!
Padahal ini bukan kau yang beli.
Ka-Kau tak perlu menjelaskannya begitu.
Ayo kita mulai!
Setelah memanaskan pot-nya, kita basahi dengan lemak sapi.
Lalu, kita panggang bawang daunnya!
Ini membuat kita berselera!
Aromanya enak!
Benar! Aromanya enak!
Kita angkat mereka setelah berwarna kecoklatan, agar kita bisa memanggang dagingnya.
Kumohon Dewa, maafkan aku.
Maafkan aku karena telah mengikuti Sabbath para penyihir, padahal aku seorang malaikat.
Yurine Hanazono, kau telah menculikku saat aku kelaparan.
Apa yang kau rencanakan?
Baik selapar apapun aku sekarang,
Aku tak bisa menghadapi Dewa setelah ini!
Pastikan kedua sisinya matang.
Daging, daging, aku suka daging!
Setelah dagingnya matang, waktunya untuk...
Kaldu spesial Jashin-chan!
Kita tuangkan ini!
I-Ini!
Kaldu hari ini luar biasa sekali!
Aku memang jenius!
Lalu kita masukkan sayurannya,
masak sampai berwarna kecoklatan, dan selesai!
- Tapi Yurine-chan, aku iri padamu. - Biar kubantu.
Kau punya kerabat yang baik dan mengirimkan daging berkualitas padamu.
Itu tidak sering terjadi, lho.
Benar!
- Kami jarang memasukkan daging di sukiyaki! - Eh?
Biasanya dipenuhi sayuran.
Tanpa daging
Kurasa aku hari ini beruntung.
Bagaimana kalau kerabatmu yang mengirimkan daging sebagai balasannya?
Kalau begitu, nanti kami malah jadi kanibal.
Ah, dagingnya sudah hampir matang.
Terlihat enak.
Ah, Pekola-chan, ini telurnya.
- Ya. - Selamat makan!
Selamat makan!
Aku tak punya pilihan lain.
Aku kelaparan.
Enak!
Pastinya Dewa akan mengampuniku.
Wah! Dagingnya meleleh di mulutku! Enak!
Tak usah kau pikirkan.
Oi Pekola! Kenapa kau ada di sini?!
Ini adalah makan-makan para iblis.
Kau yang datang dari Surga
bukannya dilarang untuk makan bersama kami?!
Eh, Pekola-chan adalah malaikat?
- Kau baru sadar sekarang? - Tapi kau yang telah mengajakku.
Ah Pekola! Datang malam ini untuk ikut makan sukiyaki, ya!
Jashin-chan...
Kau ngomong apa sih.
Ke-Kenapa kau malah membahas apa yang terjadi di masa lalu?!
Dia yang sendirinya telah menghilangkan halo-nya dan tak bisa kembali ke Surga!
I-Itu...
Sudahlah.
Berisik! Kubilang berisik!
- Jashin-chan... - Hah?
- Kita nikmati saja hidangan ini. - Tapi!
Akrablah di saat makan.
- Ya? - Baik.
Bercanda kok! Lupakan yang tadi ya, Pekola? Ayo kita nikmati hidangan ini!
Ka-Kau kenapa tiba-tiba begini?
Nih! Aku akan mengambilkan jatah untuk Pekola!
- Kita teman baik! - Jashin-chan...
Ya ampun...
Nih untukmu, malaikat jatuh.
Sayuran
Bahkan tak ada satu potong daging pun...
Aah! Daging Wagyu memang mantap, ya?
Anu, boleh Pekola minta daging?
Peraturan nomer satu.
Habiskan apa yang ada di mangkukmu sebelum meminta tambah.
Itu peraturanku!
Aah, mantap!
Dagingnya enak banget!
Padahal aku malaikat, bukannya malaikat jatuh...
Enak!
Sayurannya memang enak, tapi...
Lezat!
Enak sih, tapi...
Daging...
Sapi... kuda...
Akhirnya habis...
Bok choy memang membuat kita kenyang.
Kau sudah selesai ya, Pekola?
Selanjutnya—
Biar kuambilkan?
Nih untukmu, malaikat jatuh.
Nikmati makanannya.
Jashin-chan, kenapa kau harus mengusili dia terus?!
Dasar, kau seperti anak-anak saja.
Tuh, kan?
Nih, Pekola-chan, "Aah."
Enak?
Enak.
Syukurlah.
A-Ada malaikat.
Oi, kau tahu siapa yang sebenarnya malaikat, kan?
Nih, Pekola, makan dagingnya lagi
Tak usah kau pedulikan aturan itu.
Nih.
Sial! Kalian semua terlalu memanjakan dia!
Medusa, Minos, kalian berdua iblis, kan?! Kenapa kalian malah memihak pada malaikat?!
Jangan hiraukan dia.
Y-Yurine...
Jika kau inginnya begitu...
Aku hanya harus memakan semua daging yang ada!
- Dagingnya... - Oi...
Jangan-jangan...
Habis sudah!
J-J-Jashin-chan!
- Dagingnya... - Jashin-chan, kamu kok jahat banget sih?
Padahal tadinya
ini sukiyaki yang dipenuhi daging.
Waktu makan kita yang menyenangkan...
Jashin-chan...
Bagaimana kau akan membayar atas tingkahmu ini?
Kau tak akan kubiarkan begitu saja.
Apa? Kau mau coba-coba denganku? Hah?
A-Aku akan pergi beli daging lagi!
Dagingnya masih kurang, lho.
Aku akan menghabisimu sebelum kau menyerangku!
Aku terjebak di sini berkat dirimu! Seluruh dendamku selama ini...
karena kau telah memanggilku kemari... dan kuakhiri sekarang juga!!
Jashin-chan Dropkick!
Episode pertama ini juga menjadi episode terakhir seri ini!!
Nikmati sisanya dalam bentuk ringkasan saja!!
Dasar reptil.
Aaaah!!! Sakit!
Mau potongan daging ular yang masih segar?
Ada banyak, lho.
Aku akan pergi beli daging.
Sudah terlambat.
- Apa itu enak dimakan? - Yurine Hanazono.
Memang mengerikan.
Daging ular! Ternyata lumayan enak!
- Apa password-nya? - Eh?
- Anu... - Yang berima dengan Hannibal...
Kanibal.
Kau boleh masuk!
Kau membuatku kaget saja! Jashin-chan, kau telalu paranoid.
Jangan remehkan dunia manusia.
Jashin-chan, aku terpikirkan sesuatu...
Tentang apa?
- Ini... - Wah, aku sudah menunggunya!
Kau telah mendapatkannya untukku!
Eh?
Jashin-chan.
- Kau memikirkan sesuatu yang buruk, kan? - Yap.
Dasar. Kau memangnya tahu ini benda apa?
Tak boleh!
Aku melihat di TV tadi!
Si pelaku telah kabur.
Menurut investigasi polisi,
senjata yang digunakan...
adalah...
Benar, Medusa!
Ini adalah senjata yang sering disorot oleh acara laporan kriminal!
Linggis!
Aku menyadarinya.
Aku tidur dan makan seharian,
lalu bagun dan menonton TV seharian.
Akhirnya aku menyadari kenapa linggis
bisa masuk TV hampir setiap harinya!
Ya! Karena linggis ini adalah senjata terbaik yang bisa digunakan untuk membunuh manusia!
Dengan ini Yurine pasti keok!
Hentikan Jashin-chan!
Kalau kau memukulnya dengan itu, Yurine-chan bisa saja mati!
- Eh, memang itu tujuannya. - Eh?
Aku akan membunuh dia dengan sekali hantam!
Aduh! Hentikan! Maafkan aku!
No comments yet. Be the first to leave one.