처음 178줄입니다.
Pada tahun 845,
Raksasa Kolosal dan Raksasa Berzirah tiba-tiba muncul di hadapan umat manusia.
Semua kehidupan yang damai pun musnah seiring dengan hancurnya tembok pelindung.
Hentikan!
Umat manusia meninggalkan Tembok Maria.
Mereka kehilangan seperlima dari populasi mereka, dan sepertiga dari kawasan mereka.
Aktivitas manusia pun terdorong mundur sampai ke Tembok Rose.
Tapi,
seluruh umat manusia masih belum kalah dari para Raksasa.
Garnisun pun memperkuat pertahanan Tembok,
dan para kadet muda pun berlatih,
mempelajari ilmu dan teknik untuk memburu para Raksasa.
Pada saat itu...
Tahun 850
Di distrik Trost,
para anggota elit Pasukan Pengintai,
sekali lagi, telah bersiap untuk memasuki daerah kekuasaan Raksasa.
Gerbang akan terbuka dalam 30 detik!
Semuanya, bersiaplah untuk berangkat!
Dasar, sudah tak sabar, nih.
Hei, Levi?
Tak boleh.
Aku belum bilang apa-apa, kok.
Kau ingin aku membantumu menangkap Raksasa, 'kan?
Itu terlalu merepotkan bagiku.
Kalau kau bagaimana, Mike?
Seperti biasa, lelaki yang membosankan, jawabannya juga membosankan.
Kita akan memulai ekspedisi ke-49 di luar tembok!
Maju!
Hange!
Para Raksasa! Aku datang!
Mereka Mangsanya dan Kamilah Pemburunya!
Sie sind das Essen und wir sind die Jäger!
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Tak Ada Satu Pun yang Ingat Akan Bunga yang Terinjak
Fumare Ta Hana no Namae mo Shira Zu Ni
Burung yang Turun Menunggu Angin untuk Mencoba Terbang Lagi
Chi ni Ochi Ta Tori wa Kaze o Machiwabiru
Doa Takkan Menolong Kita
Inotta Tokoro de Nani mo Kawara Nai
Hanya Hasrat untuk Bertarunglah yang Bisa Mengubah Dunia Kita
Ima o Kaeru No wa Tatakau Kakugo da
Langkahi Mayat Bergelimpangan
Shikabane Fumikoe Te
Abaikan Para Babi yang Menertawai Semangat Juangmu
Susumu Ishi o Warau Buta Yo
Kepuasan Sebagai Ternak, Memperkuat Realita yang Salah
Kachiku no Annei Kyogi no Hanei
Kita Sebebas Serigala Lapar!
Shiseru Garou no Jiyū o!
Salurkan Penghinaan Akan Keterkurungan pada Kepalanmu dan Lawanlah
Toraware ta Kutsujoku wa Hangeki no Kōshi da
Baik Tubuhmu Terkurung atau Tidak, Engkau Akan Memusnahkan Mangsamu!
Jōheki no Sono Kanata Emono o Hofuru Yēga?
Seiring dengan Membaranya Tubuhmu dengan Dorongan yang Meluap
Hotobashiru Shōdō ni Sono Mi o Yaki Nagara
Segera Ambillah Busurmu dan Tembakkan Panah Membara!
Tasogare ni Hi o Ugatsu Guren no Yumiya
Catatan Ilse
Riwayat Pasukan Pengintai
Tunggu dulu, Erwin!
Menyiapkan pangkalan suplai memang penting.
Tapi mencari tahu identitas Raksasa adalah tujuan utama Pasukan Pengintai!
Kau juga pasti tahu akan hal itu, 'kan?
Anu, ketua regu...
Kau tak perlu bicara seperti itu kepada Komandan.
Berisik!
Karena itu, kita harus menangkap Raksasa hidup-hidup!
Aku tahu ini memang tak realistis.
Kita hanya pernah menangkap Raksasa 15 tahun yang lalu,
selain itu, lebih dari 20 anggota telah mengorbakan nyawanya.
Tapi kalau kita takut untuk berkorban, kita takkan pernah mendapatkan informasi!
Kalau begitu, fokuskan pada barisan belakang.
Dimengerti.
Harus berapa kali kukatakan?
Kita kekurangan anggota untuk operasi penangkapan.
Hanya untuk sampai ke sini saja, kita sudah kehilangan 10 prajurit.
Aku tahu itu! Tapi—
Hange.
Takkan kuizinkan.
Tu-Tunggu!
Tunggu dulu! Erwin!
Ternyata memang mustahil, Hange.
Untuk membunuh Raksasa saja harus mempertaruhkan nyawa,
sebanyak apa pun taruhan nyawanya, menangkap mereka itu musta—
Anggap saja, Oluo...
Anggap saja, Levi mencoba membunuhmu dengan sungguh-sungguh.
Bagaimana? Bisakah kau bertarung dan menang?
Itu mustahil.
Lupakan itu... Sa-sakit...
Maukah kuberi tahu caranya agar bisa menang?
Kaupelajari dia.
Segala kebiasaannya, dari makanan yang dibenci,
selera wanitanya, berapa kali dia ke kamar mandi.
Kau harus mencari tahu semuanya!
Dengan begitu, kau akan menemukan kelemahan yang bisa dimanfaatkan.
Kalau kau tak bertarung seperti itu, kau pasti akan terbunuh.
Hange!
Ketua regu, ini terlalu berlebihan!
Maaf, maaf.
Tapi, memang seperti itulah.
Ketua regu!
Sial, hampir saja aku mati.
Dia itu tak waras. Dia pasti gila.
Hei, sekarang ini kau adalah anggota Pasukan Pengintai,
jadi bisakah kau berhenti bertingkah seperti itu?
Hah? Apa? Dasar tukang ikut campur.
Petra! Apa kau sudah mengisi ulang gasnya?
Ba-Baik, Eld! Sebentar lagi!
Di hutan! Ada Raksasa!
Semua pasukan, bersiaga!
Ketua regu, kalau pergi sendirian terlalu berbahaya!
Erwin! Aku pergi duluan!
Tunggu, Hange!
Levi!
Oh! Ketemu!
Selamat siang! Cuacanya cerah, ya?
Bagus!
Hei, apa kau mau jalan-jalan di dalam tembok bersamaku?
Wah! Hampir saja!
Wah-wah, kau baik-baik saja?
Ayo kemari!
Bagus! Anak pintar!
Ke sini, dasar bodoh.
Hei! Jangan ikut campur!
Bagus, bagus! Tetaplah seperti itu!
Hei! Tunggu dulu!
Hei, kau mau ke mana?
Kenapa Si Raksasa Bodoh itu? Apa dia mau pulang?
Meski dia jenis aneh, tetap saja ada yang tak beres.
Ya, dia berbeda dengan laporan yang kita dapatkan selama ini.
Tidak, kita menyebutnya jenis aneh karena dia memang berbeda dengan yang lain, 'kan?
Tak masalah.
Mari kita lakukan di sini.
Hei, kubilang tunggu!
Apa dia pergi menuju suatu tempat?
Meski dia jenis aneh, memangnya Raksasa bisa seperti itu?
Apa?
Ada apa?
Sedang apa kau?
No comments yet. Be the first to leave one.