처음 186줄입니다.
Jashin-chan Dropkick Episode 8 Subtitle Indonesia
Penerjemah : Itsuki
9 Juli 17:00
Life Theater
Dewi Kemenangan tersenyum padaku.
9 Juli 17:24
Lagi-lagi aku kalah.
Seharusnya aku bisa menahan diri!
Apa yang kupikirkan?
Kenapa aku bisa bangkrut hanya dalam waktu 30 menit saja?
Daerah ini berbahaya.
Aku hanya mengambil jalan memotong ini agar aku tak kelewatan diskon supermarket!
Tapi tangan kananku memaksaku untuk memainkan pachinko.
Hentikan! Sudah cukup!
Hidup ini memang kejam!
Oh Tuhan, tolong kembalikan waktu pada saat sebelum aku masuk ke dalam dan memainkannya!
Kumohon!
Jashin-chan Life Theater. - Selesai.
Jashin-chan!
Ah, ATM-ku.
Aku sedang dalam perjalanan untuk menemui Jashin-chan.
Aku membawakan kesukaanmu, Fresh Moon.
Fresh Moon?
Fresh...?
Baru...?
Baru? Bulan baru?
Permulaan baru.
Ini waktunya.
Kapan aku mencobanya ya?
Sekarang waktunya!
Ada apa?
Kumohon.
Pinjamkan aku 20,000 yen!
Aku akan menggandakannya nanti!
Payah!
Dasar bego!
Hari ini kau terlalu memaksakan dirimu.
Dan sekarang kau jadi tak punya uang.
Bahkan kau berani-beraninya menggunakan uang untuk makan malam kita.
Aku tak punya pilihan selain membunuhmu.
Medusa, tolong aku!
Tolong maafkan dia!
Jashin-chan merasa bersalah!
Sebenarnya dia adalah anak baik.
Ya kan, Jashin-chan?
Tuh kan? Lihat senyumannya ini.
Wa-Wajahku...
Dia sudah busuk sejak awal.
Kau baik-baik saja?
Mana mungkin baik-baik saja.
Aku sudah memberimu uang jajan, kan?
- Kalau mau main, kau hanya boleh memakai uang itu. - Baik.
Dan juga pastikan kau mengembalikan 20,000 yen milik Medusa.
Terlalu Miskin Untuk Membayarnya Kembali.
Kau harus mengembalikannya.
Baik!
Tak usah memaksakan diri, kau bisa membayarnya nanti kalau kau sudah punya uang.
Jangan memanjakannya, Medusa.
Uang yang kau pakai tadi kupotong dari uang jajanmu, ya?
Nih. Kali ini belanja yang benar.
Oke!
Kali ini aku tak akan mengecewakanmu!
Aku berjanji tak akan terkena bisikan setan lagi!
Jashin-chan...
Mau kutemani?
Tak usah.
ini salahku sendiri.
Dan aku akan mengembalikan kepercayaannya padaku!
Jashin-chan!
Aku berangkat!
Jashin-chan... Dia di mana sih?
Apa ini?
Sayang sekali.
Jepang seharusnya menjadi negara ke-13 yang memiliki kualitas udara terbaik di dunia.
Jashin-chan lama banget, ya?
Jangan-jangan...
Ayo percaya pada Jashin-chan. Dia anak baik, kok.
Jangan pertaruhkan kehidupanmu dalam perjudian!
Jashin-chan dropkick!
In the park!
Kuambil remah roti ini!
Dadah!
Aku tahu kalau kau punya makanan!
Kenapa kau selalu mencuri dariku?!
Padahal itu jatah untuk tiga hari makan...
Ah, Pekola-sama, kau terlihat payah.
Poporon.
Tadinya aku bersiap untuk membelah kepala si iblis tadi
tapi dia malah kabur.
Ngomong-ngomong iblis itu...
Kemarin juga,
iblis itu datang memberikan kare untuk Pekola.
Jangan-jangan...
Apa kau berteman dengan iblis, padahal kau adalah malaikat?
Jangan-jangan...
Pekola...
Bukan gitu kok.
Kami bukan teman.
Apa yang terjadi pada lingkaran halo-mu?
Dimakan iblis yang tadi.
Dimakan?
Enak!
Lingkaran halo memangnya bisa dimakan?
Memangnya itu enak? Bagaimana rasanya?
Saus terbaik yang bisa digunakan? Bagaimana teksturnya?
Mana kutahu. Bukan Poporon yang memakannya.
Bagaimana rasanya sebuah lingkaran halo, ya?
Pastinya empuk seperti meringue.
dan lembut seperti telur ikan.
dan pastinya, manis.
seperti es krim vanilla.
Tunggu, itu berarti kau juga tak bisa pulang ke Surga?
Ya, dan aku tak mengatakan pada siapapun kalau aku pergi ke dunia manusia.
Kurasa aku harus menunggu sampai lingkarannya beregenerasi.
Begitu ya...
Eh, regenerasi?
Kau tak tahu?
Lingkaran halo malaikat beregenerasi seiring berjalannya waktu.
Pekola-sama betulan malaikat tingkat tinggi, kan?
Tapi tak ada cara untuk mengetahui seberapa lama dia beregenerasi.
Mungkin bisa berhari-hari, atau bertahun-tahun.
Begitu ya.
Pada akhirnya, kita hanya bisa berharap ada yang menemukan kita di sini.
Kita tak punya pilihan lain selain bertahan hidup di dunia manusia.
Gitu deh.
Yosh, kalau begitu kita gencatan senjata untuk sementara,
dan berjuang bersama untuk bertahan hidup di dunia manusia!
Hah? Kau ngomong apa sih.
Aku tak butuh bantuanmu.
Pekola-sama, kau terlalu naif.
Kau hanya akan jadi beban saat aku berusaha bertahan hidup.
Begitulah. Aku akan melakukan segalanya sendiri.
Kalau begitu, aku pergi dulu.
Kau kira ini lingkaran halo? Kau tertipu!
Ini baumkuchen.
Apa si Poporon akan baik-baik saja sendirian?
Hari ini, Jepang ada di peringkat ke-40 di dunia sebagai tempat terbaik untuk tinggal,
dan yang paling ingin ditinggali orang luar negeri.
Peringakat ke-51 di urutan kebahagiaan.
Peringkat ketiga untuk tempat yang paling ingin ditinggali bagi para iblis.
Dan di peringkat ke-78 sebagai tempat yang paling ingin ditinggali malaikat.
Sedikit... lagi...
Koin palsu?
Oh Tuhan!
Dapatkan 2000 yen per jam dengan membersihkan telinga orang lain di pangkuanmu.
Mudah sekali!
Boleh juga sih, kalau bagiku.
Aku ingin!
Dapatkan 50,000 yen hanya dengan memakan pil sesuai jadwal di bangunan ini, selama sebulan!
Dengan uang sebanyak itu,
aku bisa beli 71 keping 4K Ultra HD Blu-ray disk!
Hanya dengan menjual tiket salaman!
Incar otaku yang kelihatan punya duit, dan pancing mereka untuk membeli artwork. Gampang!
Nanti kau dapat potongan.
Gadis cantik sepertimu pasti laku keras! Gimana?
Aku benar-benar ingin sih.
Kami Membeli DVD - BD Pintu Masuk
Keluaran Baru Mari Shiraishi!
Kamu imut banget! Seperti malaikat saja!
Aku punya pekerjaan bagus untuk gadis cantik sepertimu!
Gimana?
Eeh?
Dasar.
Poporon sama sekali tak tahu cara bertahan hidup di dunia manusia.
Dia memang sok, sih...
Sebagai sesama malaikat, aku tak bisa meninggalkan dia begitu saja.
Aku harus meyakinkan dia agar bekerja sama denganku.
Ditambah lagi, orang memberi pekerjaan yang baik pastinya tak akan
mempekerjakan seseorang tanpa memeriksa latar belakangnya!
Terima kasih banyak.
Sama-sama.
Silahkan, ramen dan nasi gorengnya.
Kau imut banget!
Eh, benarkah?
Ternyata aku salah.
Mapo tofu adalah minuman!
- Nih. - Terima kasih!
Kacang.
Ada oni yang datang.
Oni?
Aku memanggil dia dari Neraka untuk Setsubun, ritual musim semi.
Kalian merayakan Setsubun juga di Neraka?
Iya dong!
Pada akhirnya, kita makan kacang yang sejumlah dengan umur kita.
Tapi itu lebih sulit dari kedengarannya!
Minta air!
No comments yet. Be the first to leave one.