릴리스 정보

Arang and the Magistrate E20 END 121018 HDTV H264 720p-KOR IDFL
다음의 해설 CalVter
Visit us @ http://idfl.us

태그

HDTV
hdtv
720p
720
HD
게시일: 2012-10-20
다운로드: 49
청각 장애인용: Yes

Indonesian 자막 미리보기

처음 200줄입니다.

Subtitles By DramaFever

Diterjemahkan oleh : iamklopers & CalVter

Tidak!

Tidak! Kumohon, jangan bunuh aku!

- Lepaskan! - Moo Yeon.

Maafkan aku sudah membiarkanmu menderita begitu lama.

Mari kita pergi bersama.

Mari kita akhiri ini sekarang.

Moo Young.

Apa malaikat kematian bisa mati juga?

Tak ada yang abadi di dunia ini.

Jadi malaikat kematian bisa mati juga?

Kami lenyap begitu saja.

Ibu.

Ibu.

Ibu. Ibu.

Ibu? Ibu!

Ibu.

Ibu.

Ibu!

Ibu.

Ibu? Ibu!

Episode Terakhir.

Ibu...

Bertahanlah sebentar lagi. Kita pergi ke tabib sekarang.

Eun Oh...

Turunkan ibu.

Eun Oh.

Ibu?

Puteraku.

Ibu. Maafkan aku.

Terima kasih.

Ibu.

Ibu? Ibu.

Ibu!

Ibu!

Ibu.

Nyonya sudah mati.

Nyonya... sudah mati.

Apa yang harus kulakukan sekarang?

Nona.

Aku tak tahu itu sampai akhir...

Kubuang kau dengan cara menyedihkan seperti itu.

Entah jika mengatakan itu aku bisa dimaafkan...

Tapi aku sungguh tak tahu.

Berapa banyak lagi ingatan yang akan kuingat lagi?

Sekarang aku takut.

Bagaimana aku bisa hidup sekarang?

Moo Young...

Pada akhirnya dia menyelamatkan Moo Yeon.

Moo Yeon harus dimasukkan ke dalam api neraka.

Kenyataan bahwa penebusan datang dari ketiadaan...

Adalah hal yang benar-benar menyedihkan.

Tapi Moo Yeon mungkin ingin berada di neraka.

Apa maksudmu?

Apa kau lupa?

Dia muak dengan surga karena surga tak mengizinkan dia memiliki keinginan.

Mungkin dia lebih suka memiliki rasa sakit di neraka.

Kalau begitu meniadakan keberadaannya...

...mungkin hukuman paling berat untuknya.

Aku kurang yakin.

Siapa yang tahu jalan pikirannya?

Bagaimanapun juga, manusia cadanganku bekerja dengan baik.

Bukan berarti taruhan kita berakhir.

Benar, belum berakhir.

Kukatakan padamu sekali lagi...

Arang takkan pernah bisa memecahkan masalahnya.

Jadi kau harus bersiap untuk bertukar tubuh.

Walaupun ibunda hakim sudah tiada...

Lonceng kebenaran tetap tak berbunyi.

Sesuai dugaanku, kebenaran dibalik kematianku...

...bukan ibunda hakim.

Walau aku tak bisa temukan kebenaran dibalik kematianku...

...dan harus pergi ke neraka, itu tak mengapa.

Karena...

Aku harus ke neraka agar aku tetap bisa mengingatnya.

Moo Young memberitahuku bagaimana cara mengetahui kebenaran dibalik kematianmu.

Apa?

Kim Eun Oh.

Kenapa?

Ada cara untuk mengetahui kebenaran dibalik kematian Arang.

Apa?

Kau harus melihat buku kehidupan dan kematian di dunia bawah.

Buku kehidupan dan kematian?

Kehidupan dan kematian manusia tercatat di dalamnya.

Di dalam buku Arang, seharusnya bisa ditemukan penyebab kematiannya.

Bagaimana aku bisa melihatnya?

Buku untuk manusia yang masih hidup berada di surga.

Buku untuk manusia yang sudah mati...

Berada dalam ruang penyimpanan di dalam hutan kematian di dunia bawah.

Ruang peyimpanan buku kehidupan dan kematian?

Di hutan dunia bawah?

Ruang penyimpanan buku kehidupan dan kematian?

Benar.

Tapi kau tak bisa pergi ke tempat yang berhubungan dengan...

...dunia bawah sampai waktumu habis.

Jadi...

Aku yang akan pergi.

Aku yang akan pergi. Jadi kau jangan khawatirkan itu.

Tidak.

Apa?

Apa kau tahu hutan seperti apa itu?

Hutan itu berada tepat di depan sungai kematian.

Kau hanya bisa pergi setelah kau mati.

Apa rencananya kau mau mati?

Apa maksudmu mati?

- Moo Young memberitahuku cara... - Lupakan saja.

Lupakan saja semuanya.

Apa maksudmu?

Aku tak perlu masuk surga.

Apa yang kau bicarakan?

Kenapa kau mendadak begini?

Sudah kubilang aku akan mengirimmu ke surga.

Tidak. Aku sudah tak mau pergi.

Apa maksudmu?

Maksudmu sekarang kau suka neraka?

Ya.

Arang.

Arang!

Jika kau pergi ke surga ada konsekuensinya.

Konsekuensinya?

Kau harus tinggalkan ingatanmu.

Artinya kau takkan bisa mengingat apapun.

Meninggalkan ingatanku?

Sama halnya jika kau pergi ke neraka.

Jika kau masuk ke neraka terdalam, disebut "pemusnahan jiwa"...

Kau takkan ada lagi di dalam ingatan semua orang karena jiwamu lenyap.

Walau aku harus ke neraka...

Aku ingin mengingatmu.

Kita bisa mengeluarkan roh dari tubuh...

Dan mengirim roh kita ke hutan dunia bawah.

Teorinya begitu.

Lalu bagaimana cara mengeluarkan rohnya?

Caranya tertulis di dalam buku nenekku...

Tapi ada satu masalah.

Masalah apa?

Kau tak tahu jalan di hutan.

Malaikat kematian seharusnya menuntunmu...

Tapi sekarang kau akan sendirian.

Kau mungkin bisa tersesat.

Ada satu cara.

Bukankah nona Arang pernah ke sana sebelumnya?

Dia tak boleh pergi.

Dia bahkan tak boleh mendekat ke dunia bawah sebelum waktunya habis.

Kita bawa pikirannya saja.

Apa maksudmu?

Pikiran nona Arang bisa pergi bersamamu.

Pikirannya bisa menuntun jalan.

Tentu saja, ini hanya menurut teori.

Arang.

Kau bilang kau mau ke neraka karena kau tak mau melupakanku?

Pemikiran bodoh macam apa itu?

Arang.

Kau bisa pergi ke surga dan menemukan cara untuk mengingat.

Kau bukan orang yang hanya bisa duduk dan menunggu untuk pergi ke neraka.

Pikirkanlah.

Apa alasanmu berada di sini.

Ayo.

Ayo kita cari kebenaranmu dan kita pikirkan sisanya nanti.

Kenapa kau hanya diam saja?

Apa yang terjadi?

Siapa yang melakukan ini padamu?

Walau aku tak tahu, kau harus tahu.

Tunggu saja.

Akan kucari tahu untukmu.

Baik.

Siapa yang duluan bicara?

Aku.

Musim panas yang lalu, Aku dipaksa menjadi budak pekerja.

Aku mati karena kepalaku terhantam balok kayu.

- Apa seseorang melempar baloknya padamu? - Tidak.

Balok yang kutumpuk jatuh.

Berarti penyebab kematianmu adalah balok itu.

Bagaimana aku bisa menangkap balok?

Bukan itu.

Isteriku yang waktu itu sedang hamil, melahirkan tanpa diriku.

Dia satu-satunya putera dalam keluargaku.

Karena aku mati, isteriku belum memberinya nama dengan benar.

Jadi, dia dipanggil manusia tanpa nama.

Bisa kau berikan sebuah nama untuknya...

...yang bisa memberikan kepadanya kesehatan, umur panjang dan kemakmuran?

Itu saja?

Ya. Itu sudah cukup bagiku.

Aku mengerti.

Berikutnya.

Aku mati tenggelam di musim gugur yang lalu...

Tapi tak ada cara untuk menemukan mayatku.

Bagaimana itu bisa terjadi? Kau seharusnya berhati-hati.

Jadi penyesalanmu karena tubuhmu tak bisa ditemukan?

Ya, bagaimanapun juga tak bisa ditemukan.

Tapi, jika kau buatkan batu nisan yang bagus untukku,

Kurasa aku bisa pergi ke dunia bawah tanpa penyesalan.

Tentu.

Batu nisan.

Kau bagaimana?

Aku punya ibu yang sudah tua dan buta.

Musim dingin lalu, aku pergi mencari buah kesemek untuknya, tapi ...

Aku mati diserang harimau.

Ibuku tak tahu aku sudah mati dan masih menungguku.

Bisa kau katakan padanya jangan menungguku lagi? Karena aku akan pergi ke tempat yang baik.

More Indonesian subtitles for Arang and the Magistrate

댓글

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left