처음 200줄입니다.
Siapa namamu?
Sunil Kumar Gupta, Pak.
- Kenapa kau menginginkan pekerjaan ini? - Apa?
Kenapa mau pekerjaan ini?
Ini salah satu pekerjaan terpenting di masyarakat,
kesempatan untuk mengabdi pada negara.
Jika terpilih, aku akan bekerja keras.
Aku sangat loyal dan takkan…
Dan takkan memberi orang kesempatan untuk mengeluh. Benar?
Itu dikatakan para kandidat sebelumnya.
Kau lihat kandidat lain di luar?
Ya, Pak.
Kau lihat perbedaan?
Untuk pekerjaan ini, kita harus tinggi dan kuat.
Lihat dirimu.
Sunil,
jujurlah.
Kenapa mau pekerjaan ini?
Aku berasal dari keluarga biasa.
Ayahku harus pensiun dini karena matanya bermasalah.
Ibuku bekerja sebagai bidan di rumah sakit kereta api.
Meski tua, dia harus ke rumah sakit pada malam hari.
Gaji kakakku juga tidak besar,
dan dia akan segera menikah. Itu akan menambah pengeluaran kami.
Ibu?
Aku harus berkontribusi pada keluargaku.
Ibu!
Aku pergi.
Carilah pekerjaan lain.
Kenapa cuma mau ini?
Pekerjaan lain apa?
Hanya ini lowongan di Bursa Kerja.
Jadi, aku melamar.
Di luar, ada sangat sedikit kandidat, Pak.
Artinya, pekerjaan ini tak begitu diminati juga.
Tapi pekerjaan ini pas untukku.
Aku pekerja keras dan tepercaya.
Aku punya dua gelar, salah satunya gelar hukum.
Kau tak takut, 'kan?
Tidak, Kakak.
Jika kau takut, ucapkan saja Mantra Gayatri.
Baik, Ayah.
Jika aku diterima,
aku bisa terus tinggal di Delhi dengan keluargaku.
Aku bisa menjaga orang tuaku, Pak.
Jadi, ini demi keluargamu?
Ya, Pak.
Kukira kau ingin membantu masyarakat dan negara.
Itu juga, Pak.
Kau akan dapat kesempatan itu juga.
Pastikan kau tak mundur saat itu.
Ya, tentu, Pak.
Terima kasih.
Dengar, ini tak seperti pekerjaan PNS pada umumnya.
Ini suratnya.
Keluargamu akan selalu cemas.
Baik.
Akan ada berbagai stres dan masalah.
Sebelum kerja, kau akan memikirkan apa yang bisa terjadi hari ini.
8 MEI 1981
Ayo!
Jalan! Hei, cepat.
KEPOLISIAN DELHI
Ayo!
- Turunkan tangan! - Cepat!
- Hei, lewat sini! - Jalan!
Hei! Terus jalan!
PENJARA PUSAT TIHAR, NEW DELHI - 110058
Kau bisa melakukannya?
B. L. VIJ SUPERINTENDEN PENJARA
Kau tak bisa masuk.
Apa, Pak?
- Pasti ada kesalahpahaman. - Siapa yang salah paham?
Maksudku, aku lolos wawancara.
Dengan menyuap dewan?
- Apa? - Atau Perdana Menteri adalah bibimu?
Kalian melapor ke Wakil Superintenden Penjara Tomar.
Selamat datang.
- Terima kasih. - Pak.
Kau pulang.
Ini demi kebaikanmu. Kau takkan bertahan di sini.
Mereka akan menghabisimu.
Jadi, mereka benar.
Hanya kandidat Punjab dan Haryana yang lolos.
SP menolak yang lainnya. Benar?
Kenapa begitu?
Ini pekerjaan sulit, Kawan.
Mereka butuh pria kuat!
Ayo pergi!
Cobalah lagi. Bicara dengannya.
Ada apa?
Kelihatannya ada masalah
dengan pengangkatanmu.
Boleh kulihat?
"Sunil Gupta".
Kau sungguh mau ini?
Ya.
Aku bisa melihatnya.
Kau tahu siapa aku?
Tidak, Pak. Maaf.
Tak apa. Aku hanya bertanya.
Tunggu aku di sini.
Selamat datang di Tihar…
Pak Petugas.
Sunil Kumar Gupta!
- Masuk atau keluar? - Masuk!
Ayo, cepat.
Selamat pagi, Pak.
Pak Tomar, siap dengan pasukanmu?
Dia pejabat tinggi?
Kau di Tihar, Pak Petugas.
Tahu siapa Super IJ di sini?
Charles Sobhraj.
PEMBUNUH BIKINI AKANKAH DIA LOLOS LAGI?
Jadi, Sunil Gupta.
Kau bisa melakukannya?
DARI BUKU KARYA SUNIL GUPTA DAN SUNETRA CHOUDHURY
EPISODE 1 ULAR
RUANG KENDALI
Di belakang, pos pemeriksaan,
dan di depan sana adalah ruang kendali.
Orang Tamil bertugas sampai pos pemeriksaan.
Maksudku, Kepolisian Khusus Tamil Nadu.
Oke.
Kebanyakan tahanan tak mengerti bahasa mereka.
Itu mengurangi peluang korupsi dan meningkatkan keamanan.
Tapi ingat, tak ada penjara di dunia
yang dipimpin oleh petugas penjara.
Selalu oleh tahanan. Kalian lihat mereka? Sini!
Dua tahanan bersabuk hitam ini
disebut numberdar.
Kalian akan memercayai mereka.
Coba buat mereka memercayai kalian juga.
Tahanan di kiri
membunuh lima orang.
Dan dia…
kejahatannya…
Kalian belum siap mendengarnya.
Penjara ini sangat kekurangan petugas.
Semua ASP sebelum kalian menyerah.
Setelah sekian lama, ada petugas baru.
Meski petugas di sini sedikit, mereka menangani 16 blok.
Blok pria dan wanita dipisah.
1.300 tahanan dengan 1.000 lebih menunggu sidang.
Belum ada jadwal.
Polisi memasukkan orang baru tiap hari. Kenapa?
Karena kita…
penjaga tahanan.
Tiap masuk blok atau barak,
selalu menghadap pintu keluar dan memunggungi tembok.
Baik.
Buka mata dan telinga. Jangan percaya siapa pun.
- Jai Hind. - Ada apa, Yadav?
Ditemukan ular katang benggala.
Jika membunuh ular, seorang tahanan mendapat remisi 15 hari.
- Benarkah? - Ya.
Konon, penjara adalah tempat sampah masyarakat.
Padahal hanya sirkus.
Hentikan!
Baiklah, siapa yang membunuh ular itu?
- Aku, Pak. - Bukan, Pak. Aku.
Bagus! Imbang.
Baiklah.
Ular itu mati dan tak ada berkas.
Tapi, Pak.
Tidak jadi, Pak.
Katakan.
Beri tahu kami, ASP Gupta.
Setidaknya salah satu dari mereka jujur.
Benar.
Bukankah orang itu harus mendapat imbalan?
- Cari tahu siapa yang jujur. - Aku, Pak?
Ya, kau.
Selidiki dan laporkan kepadaku.
Sana, selidiki.
Hei! Siapa namamu?
Sarju, Pak.
Kenapa kau dipenjara?
Aku ke Delhi dari Solapur untuk cari kerja.
Aku tak menemukannya.
Aku tak tidur karena lapar. Jadi, aku mencopet.
Hari ini, aku melihat ularnya duluan. Aku mengikutinya.
Caramu membunuhnya?
Demi 15 hari, harimau pun kubunuh.
Begitu kulempar batu, dia mengendap-endap…
- Diam, Bajingan! - Tunggu, biarkan dia bicara.
Bajingan ini bohong!
Jangan kasar, Keparat!
Oke.
Kalau begitu, bicaralah. Siapa namamu?
Apa gunanya, Pak?
Namaku Sunil Kumar Gupta.
Siapa namamu?
Neela.
Kenapa kau dipenjara?
Memang penting?
- Bicarakan hal penting saja. - Berengsek, menunduk!
Pak, ucapannya bahkan berbelit-belit.
- Dia tak mau jujur… - Diam, Bajingan!
Kami bermeditasi pada cahaya ilahi Dari Matahari yang bersinar
No comments yet. Be the first to leave one.