처음 134줄입니다.
Dinosaurus menguasai planet...
DIBAWAKAN OLEH DAVID ATTENBOROUGH
...selama lebih dari 150 juta tahun.
Mereka menempati hampir seluruh penjuru dunia
dan berwujud hampir dalam segala bentuk dan ukuran yang bisa dibayangkan.
Beberapa di antaranya sangat luar biasa.
Kita tahu T. rex adalah perenang yang kuat,
Velociraptor adalah pemburu yang licik dan berbulu,
dan beberapa dinosaurus punya perilaku yang sangat aneh.
Tapi penemuan baru terus terjadi hampir setiap hari
yang mengungkapkan kehidupan di planet ini 66 juta tahun lalu.
Kali ini di Prehistoric Planet,
kami mengungkap binatang baru...
dan perspektif baru menyoal misi mereka dalam mencari pasangan,
tantangan yang dihadapi saat mengembangkan keluarga...
dan pertarungan antar raksasa.
Perjalanan menuju periode di mana alam memberikan pertunjukan luar biasa.
Inilah Prehistoric Planet 2.
KEPULAUAN
Muara sungai di selatan Eropa 66 juta tahun lalu.
Di akhir badai tropis, puing-puing hanyut ke hilir.
Dan di antara reruntuhan, ada vegetasi yang tercabut dari tanah.
Bagi pterosaurus yang lelah, ini mungkin bisa jadi tempat istirahat...
tapi itu tak bisa dibilang aman.
Mosasaurus besar, pemburu bawah air yang mematikan,
sedang mencari mangsa yang mudah ditangkap.
Seperti dinosaurus kecil ini, Zalmoxes.
Menetap di sini terlalu berisiko.
Dia butuh rakit yang besar secepatnya.
Tak ada pilihan selain berenang untuk mendapatkannya.
Dia bukan yang pertama tiba.
Makhluk buangan lainnya.
Seekor betina.
Rakit mereka hanyut ke laut.
Terkadang, makhluk buangan di rakit seperti ini
terdampar di suatu pantai di kepulauan yang amat jauh.
Jika mereka beruntung, pasangan ini bisa menjadi pelopor.
Dan mungkin membentuk populasi baru, yang akhirnya menjadi spesies baru...
tak seperti yang pernah terlihat sebelumnya.
Semakin lama pulaunya terisolasi,
binatang penghuninya menjadi semakin berbeda.
Kepulauan kecil di selatan Eropa ini
adalah rumah bagi hadrosaurus yang aneh dan cenderung pemalu.
Mencari makan di antara anakan pinus ini, Tethyshadros.
Ukurannya hanya seperempat dari sepupu raksasanya di dataran besar,
dia tak lebih tinggi dari manusia.
Dengan paruh bergeriginya yang unik, dia bisa memakan vegetasi yang keras.
Pemburu seperti T. rex tak pernah mencapai pulau kecil ini,
jadi ini adalah tempat yang aman untuk sosok ibu membesarkan anaknya.
Tapi tak selalu begitu.
Hatzegopteryx.
Pterosaurus predator raksasa.
Kesempatan kabur terbaiknya adalah melalui bawah kanopi pepohonan yang lebih tinggi.
Anak-anak muda ini telah ditinggalkan di antara para anakan.
Ibu dan anaknya terpisah.
Hatzegopteryx adalah pterosaurus yang sangat cerdas.
Saat elemen kejutan sudah tak ada, mereka mengubah taktik.
Menyebar melintasi tempat terbuka,
mereka mencoba menghalau mangsa yang mungkin masih ada di sana.
Kesempatan terbaik bagi para pemuda adalah dengan tetap berdiam...
dan tidak berlari.
Mereka berdua beruntung bisa kembali bertemu ibu mereka.
Pterosaurus yang suka berpindah pulau mencoba keberuntungan di tempat lain.
Hadrosaurus bisa kembali makan.
Pulau Madagaskar telah terpisah
dari dataran utama Afrika selama 80 juta tahun.
Sangat lama hingga kebanyakan binatangnya sekarang sangatlah berbeda
dari yang ditemukan di tempat lain.
Ini adalah Simosuchus .
Ini bukan dinosaurus tetapi kerabat miniatur dari buaya.
Makhluk yang hampir seutuhnya tinggal di daratan
dan juga vegetarian.
Simosuchus punya tubuh berzirah keras yang melindungi mereka dari serangan
para predator di pulau itu.
Jadi mereka bisa saja tidak waspada...
terkadang.
Majungasaurus , pemburu utama Madagaskar.
Betina yang ini buta di satu matanya,
jadi dia kesulitan mendapat buruan, dan kini dia sangat kelaparan.
Simosuchus punya jaringan rute untuk kabur
yang mengarahkan mereka ke liang bawah tanah mereka.
Setelah tiba di dalam, mereka mengeblok gerbangnya dengan punggung berzirahnya.
Si jantan kecil ini tidak beruntung.
Tapi masih ada harapan untuknya.
Tabrakan balik, sapuan ekor, dan tendangan agresif.
Moncong si pemburu terlalu lebar untuk bisa mencapai jauh ke dalam.
Tapi sekadar berjaga-jaga, Simosuchus menggali lebih dalam.
Bagi Majungasaurus , lagi-lagi perburuannya gagal.
Simosuchus bukan satu-satunya keanehan evolusioner yang bertahan di Madagaskar.
Pulau ini juga rumah bagi grup binatang aneh lainnya.
Mamalia.
Ini adalah Adalatherium betina.
Panjangnya tak sampai 61 cm.
Meski begitu, dia tetap salah satu mamalia terbesar yang belum berevolusi.
Dia habiskan sebagian besar waktu terjaganya untuk mencari makan.
Di ujung terowongan ini, ada banyak telur...
yang bisa jadi sumber protein melimpah.
Tapi dia tak memakan sekumpulan telur ini.
Ini adalah telurnya sendiri.
Dan ini adalah liang miliknya.
Telurnya mulai menetas.
Mata anak-anaknya belum terbuka,
tapi memakai instingnya, mereka berjalan menuju ibunya untuk minum susu.
Dia memproduksinya dari kelenjar keringat yang dimodifikasi di perutnya,
dan untuk saat ini, hanya itu makanan yang mereka butuhkan.
Dua bulan kemudian, ukuran anak-anaknya sudah membesar empat kali lipat.
Untuk menghasilkan susu yang cukup bagi mereka,
ibunya juga harus makan yang banyak.
Jadi setiap malam, dia harus pergi dari sarangnya untuk makan.
Penglihatannya, seperti kebanyakan makhluk yang tinggal di liang,
tak begitu sensitif.
Dia mengandalkan pendengarannya yang tajam.
Dan jika dia mendengar sesuatu yang mungkin berbahaya,
dia akan berhenti bergerak.
Masalah berhasil dihindari.
Dia kembali untuk mencari akar dan benih di tanah.
Anak-anaknya tumbuh dengan cepat, begitu juga nafsu makannya.
Si betina kini harus mencari makanan tanpa henti.
Anak-anaknya terkadang ditinggal tanpa penjagaan berjam-jam.
Masiakasaurus.
Pemburu.
Dan dia teradaptasi dengan baik untuk menangkap mangsa di liang.
Dengan leher panjang dan kepala sempitnya,
dia bisa mengecek setiap lubang yang mungkin mengandung makanan.
Tapi pemburu juga bisa saja menjadi yang diburu.
Madtsoia , ular sepanjang 7 meter, melilit mangsanya hingga mati.
Lingkungannya kini jadi berbahaya.
Saat malam tiba, sang ibu membimbing anaknya keluar liang untuk pertama kali.
Untuk saat ini, setidaknya, mereka harus tetap bersama.
Jauh di sisi selatan planet, di kepulauan semenanjung Antarktika,
musim dingin mendatangkan suhu membeku berbulan-bulan.
Di sini pun menjadi bagian dari keluarga mendatangkan manfaat.
Kamera pelacak panas mengungkapkan kerumunan tubuh bercahaya.
Imperobator.
No comments yet. Be the first to leave one.