처음 200줄입니다.
Sebelumnya, di "Project Blue Book"...
Cahaya itu berkomunikasi denganku melalui lagu.
Semua orang menganggapku gila.
Apa pekerjaan suamimu?
Aku tak bisa membicarakannya.
Kau mau aku menyelidiki piring terbang?
Aku mau kau membantuku membuktikan kepada masyarakat tentang kebenarannya.
Mereka tak ada.
Seseorang mengikutiku.
Topi fedora? Trench coat?
Allen, bicara apa kau?
Kau membuatku takut.
Maaf, aku hanya sedang risau.
Aku hanya tak suka dia mengajukan banyak pertanyaan.
Konsekuensi dari tindakan kita berdampak...
pada setiap pria, wanita, dan anak-anak di planet ini.
Serial ini terinspirasi oleh investigasi Dr. J. Allen Hynek
untuk Angkatan Udara Amerika Serikat mengenai keberadaan UFO.
Kasus yang diilustrasikan berdasarkan kejadian nyata.
Ucapkan terima kasih.
Terima kasih.
Tidak apa-apa.
Ibu!
Tidak apa-apa.
Kita sedang mengalami turbulensi tak terduga.
Tidak apa-apa.
-Apa itu? -Astaga.
Itu besar sekali.
Tapi itu tidak punya sayap.
-Permisi. Biarkan aku lewat. -Maaf.
Kecepatannya menyamai kita, tapi tak bersuara.
Aku yakin benda itu membuntuti kita.
Kurasa aku sudah punya semua yang kuperlukan.
-Kau bisa berdiri? -Ya.
Ini senapan sinarku.
Radio portabel di sini. Jam sukat.
Aku juga bawa piama, beberapa komik, kantong tidurku.
Tunggu. Ibu bawa senter?
-Ya. -Baiklah, bagus.
Ibu hanya bawa itu saja. Satu benda yang kau tak punya.
Jika ini serangan udara sungguhan, kita harus bagaimana?
Kita kunci semua pintu.
Dan memplester semua jendela, 'kan?
Benar. Allen?
Allen, ayo.
Kita akan mencoba tempat perlindungan baru.
Silakan. Aku ada pekerjaan yang harus diselesaikan.
Ayah, tak ada yang bekerja di hari Sabtu.
Dia sudah merencanakannya sepanjang pekan.
Mimi, bersembunyi di gubuk tripleks...
saat serangan nuklir sesungguhnya tak akan bisa menyelamatkan kita.
Setidaknya tidak dari hantaman langsung.
Para gurunya merasa...
sangat penting baginya untuk merasa aman di rumah.
Karena kau akan pergi lagi, aku tak tahu...
Tapi jika kita ingin dia merasa aman,
sebaiknya jangan mendukung semua paranoia ini.
Anak lelaki seusianya seharusnya bermain di luar,
bukannya bersembunyi di tempat perlindungan pada Sabtu siang.
Ayo! Akan kuhitung waktunya.
Setiap detiknya penting. Benar, Sayang?
Ya.
-Sudah bawa semuanya? -Ya.
-Baik. -Ayo.
Mari kita lakukan ini.
Kita ke jalanan dahulu, kemudian ke tempat perlindungan.
Menurut laporan ini, pria ini mendeskripsikan...
pesawat yang sama seperti yang dilihat penumpang pesawat.
-Tuan-Tuan. -Allen Hynek.
-Dan Davis. -Kapten Quinn.
Pesawat luar angkasa itu menewaskan semua babi jantanku.
Tadinya ada 20 ekor babi sehat sehari sebelumnya.
Keesokan pagi setelah melihatnya, aku keluar untuk memberi makan...
dan...
-Semua tewas di malam yang sama? -Ya, Pak.
Kukira aku akan mati, menyaksikan pesawat itu melayang di atas sana.
Pesawat itu melayang?
Aku juga ingat ada bau aneh di udara.
Saksi mata di pesawat mendeskripsikan pesawat berbentuk cerutu.
Mungkin saja. Pesawatnya terang.
Tak tampak jelas.
Bandara tidak jauh dari sini.
Aku tinggal di sini sepanjang hidupku.
Sering sekali melihat pesawat terbang melintas.
Itu bukan pesawat biasa.
Lebih seperti roket, ya?
Ya, lebih seperti roket.
Terima kasih atas waktunya, Pak.
Baik.
Terima kasih.
Ya.
Dia satu-satunya saksi kita di daratan.
Apa yang membuatmu yakin urusan kita di sini sudah selesai?
Karena aku tahu apa yang dia lihat.
Aku tahu dari mana asalnya.
Bisa tolong beri tahu aku?
Kau tahu tentang Operasi Paperclip, 'kan?
Perekrutan ilmuwan Jerman oleh pemerintah...
sesudah perang ke Amerika Serikat.
Huntsville, Alabama, tepatnya.
Mengubah satu kota menjadi desa Bavaria.
Kudengar tidak jauh dari sini.
Tahu apa yang mereka kerjakan?
Program luar angkasa.
Itu cerita resminya.
Wernher Von Braun membuat roket V-2...
yang menghancurkan setengah kota London.
Dia memimpin semuanya.
Aku ingin menanyainya beberapa pertanyaan tentang UFO kita.
Menurutmu Von Braun ada kaitannya dengan ini?
Pesawat berbentuk cerutu yang hampir menghancurkan pesawat terbang?
Pangkalan udara berisikan mantan Nazi yang membuat roket?
Tentu saja aku ingin menanyainya beberapa pertanyaan.
Halo.
Namaku Wernher Von Braun, insinyur dirgantara.
Saat masih kecil, aku sering menatap langit,
mencoba membayangkan seperti apa rasanya pergi ke luar angkasa.
Hari ini, aku bangga bisa memimpin program Amerika...
yang akan membawa kita ke bulan kelak.
Ini sebuah proyek yang ambisius,
tapi aku yakin ini akan mengubah alur sejarah.
Karena pergi ke bulan...
bukan hanya tentang manusia menaklukkan luar angkasa.
Ini berarti memahami misteri alam semesta.
Setelah berhasil,
kita akan lebih memahami misteri yang terbesar,
yaitu diri kita sendiri.
Jadi, jangan ke mana-mana.
Masih banyak yang bisa diungkap.
Selesai!
Bagus sekali, Profesor.
Jika aku harus menjadi juru bicara...
bagi program luar angkasa Amerika, semua harus lebih baik lagi.
Itu harus sempurna. Bisa kita ulangi?
-Ya. -Terima kasih.
Profesor Von Braun, ada telepon penting.
Tolong tunjukkan kartu identitas.
Sedang apa dia?
Kapten Michael Quinn.
Mereka tak tahu kita akan datang.
Maaf, kalian tak punya izin untuk memasuki pangkalan.
Aku kapten Angkatan Udara Amerika Serikat.
Aku mengerti, Pak. Tapi...
Jadi, orang Jerman boleh keluar masuk di sini sepanjang hari,
dan aku tidak boleh?
Bagiku juga tampak janggal, tapi tak ada yang bisa kulakukan.
Bilang saja kepada Profesor Von Braun...
kalau kami dari Proyek Buku Biru...
dan kami hanya ingin menanyakan...
Apa yang kau lakukan?
Hei!
Kapten, apa yang kau lakukan?
Kabari Komandan.
Ada pelanggaran keamanan!
Astaga.
Menepilah!
Tapi ibu Nick mengizinkannya naik sepeda ke sekolah.
Ibu tahu, Sayang, tapi kau harus berjalan kaki dengan anak-anak lainnya.
Anak-anak lelaki yang lebih tua menggangguku.
Siapa mereka?
Joel, beri tahu Ibu siapa mereka,
dan Ibu akan bicara dengan mereka.
Tak apa.
Hei!
Hei!
Aku ingin bicara denganmu!
Siapa kau, dan kenapa kau mengikutiku?
-Aku tak mengikutiku. -Kau mengikutiku.
Waktu itu kau ada di rumahku.
Penting sekali bahwa aku harus bicara dengan suamimu.
Kau tahu apa tentang suamiku?
Aku bertemu dengannya di Fargo.
Hanya dia yang percaya kepadaku.
Tentang laguku.
Ini tentang pekerjaan Allen?
Ini tentang Proyek Buku Biru?
Dengar. Suamimu dalam bahaya.
Kita semua dalam bahaya!
Mereka bukan ancaman. Bisa tolong keluarkan mereka?
Tidak apa-apa, Brian.
Aku baru bicara dengan Jenderal Harding lewat telepon.
Syukurnya, dia bisa memberi pencerahan...
tentang seluruh situasi yang disayangkan ini.
Kapten Quinn,
aku minta maaf atas kejadian di gerbang.
Mereka hanya mengikuti perintah.
Ya. Kita berdua pernah mendengar tentang itu sebelumnya, 'kan?
Kau pasti Dr. Hynek.
Studi multifrekuensi tentang arus jet...
dalam inti galaksi aktif.
Kau tak asing dengan penelitianku.
Aku menemukan artikelmu beberapa tahun lalu dalam penelitianku.
Menurutku itu revolusioner.
Itu...
Tak banyak orang yang membaca artikel itu.
Mengejutkan bagiku.
Tapi memang kebanyakan orang pintar...
cenderung diabaikan saat ini.
Jadi, kita di sini tentang penampakan itu.
Para penumpang yang melihat salah satu roketku?
No comments yet. Be the first to leave one.