처음 200줄입니다.
"Pemogokan"
Romeo Salviati. Sedang apa di sana?
Kau bukan manajer.
Kau bekerja untuk menafkahi keluarga!
Keluarlah! Bergabunglah dengan kami!
Istrimu merasa malu sampai tak keluar rumah!
Rotinya beli di mana?
Di toko makanan dekat perempatan.
Aku beli rotinya.
Tapi sudah kumakan.
Tak masalah.
Terimalah.
Valerio, kemarilah.
Mau?
Temperaturnya tinggi, Pak.
Kurangi pembakarannya.
Ada pelamar kerja, tapi bukan kerja ke luar negeri.
Mereka kesulitan menemukan pekerja ahli untuk...
Bukan. Untuk seorang teman.
Pegawaimu saja.
Akan kuhubungi Beltrami. Aku juga perlu bicara dengannya.
Nona, bisa tolong hubungkan?
Segera, Pak.
Di sini Beltrami. Siapa ini? Oh, hai.
Seandainya aku punya.
Ugo? Maaf.
Kau gila? Tak mungkin!
Ini perusahaan pemerintah. Tak ada pemecatan!
Sudah kubilang, di sana juga tak ada.
Bawa ini.
Mereka punya keahlian khusus...
..yang kami perlukan. Tapi...
Mereka bagus. Contohnya yang ini, dia sekarang jadi mandor.
Apa? Dia di Ferrara?
Itu jauh sekali!
Jika memang butuh, kita akan pergi ke Sisilia.
Di sini rupanya!
Perkenalkan ini temanku.
Istriku.
Kutunggu di kantor.
Saat itu hujan. Jalannya licin.
Dia mencoba mengerem. Dia belum lama bisa mengemudi...
..dan sering melamun saat mengemudi.
Untungnya, truknya langsung berhenti.
Dia terluka?
Tidak parah.
Hanya memar, tapi sangat syok.
Sangat terguncang.
Setelah sebulan dirawat di rumah sakit,..
..dia masih belum...
..sepenuhnya pulih.
Sekarang dia ingin membuka toko,..
..entah toko apa,..
..di via Alighieri.
Sepertinya bukan keputusan tepat.
Kenapa?
Abaikan saja. Ini tempat berburu.
Ayahku yang membangun silo itu.
Tak menyangka kau bekerja di bidang itu.
Bukannya kau belajar teknik pertambangan?
Sebenarnya aku ingin turun, tapi sekarang malah naik!
Begitulah hidup!
Sejak ayahku meninggal...
..aku mengambil alih perusahaannya.
Begitulah.
Sedikit panas.
Hampir 98 derajat.
Itu normal.
Aku bermimpi...
..sedang di tempat tidur dan tempat tidurnya bergeser.
Aku memeriksa.
Tempat tidur itu ada di atas pasir hisap...
..dan tersedot...
..semakin dalam.
Mencari aku?
Aku...
Aku sedang lewat,..
..dan melihatmu masuk.
Itu tak benar. Aku tak ingin memulainya dengan kebohongan.
Memulai apa?
Bukan apa-apa,..
..untuk mengobrol.
Maaf kalau...
Sebaiknya biru saja.
Apa?
Dindingnya.
Dan langit-langitnya hijau.
Itu warna-warna alami yang tak mengganggu.
Mengganggu?
Ya, dengan barang-barang yang akan kujual.
Barang apa yang akan kujual, kau punya ide?
Kau belum tahu?
Aku suka keramik.
Tapi tak tahu apa-apa tentangnya.
Faenza letaknya dekat. Tempat yang terkenal dengan keramiknya.
Benar, akan kucatat.
Catat apa?
Untuk pergi ke Faenza.
Astaga! Aku harus menelepon.
Apa Ugo bercerita tentang aku?
Hanya tentang...
..kau punya seorang anak. Aku tahu dia menikah...
..tapi tak tahu dengan siapa.
Itu saja?
Dan tentang toko ini.
Kapan kau sampai?
Pagi ini.
Tasku masih di mobil. Kenapa?
Sudah mendapat hotel?
Belum, tapi kenapa kau bertanya?
- Apa pekerjaanmu? - Apa maksudmu?
Kau tinggal di Bologna?
Tidak, di Milan,..
..tapi aku dilahirkan di Trieste.
Saat masih kecil, aku pindah...
..ke Bologna...
..lalu ke Milan. Sekarang aku...
..sudah beberapa waktu tinggal di Bologna,..
..tapi, akan segera pergi.
Sedikit rumit.
Kenapa?
Sebenarnya...
Aku...
Aku tak pernah bahagia di mana pun aku berada,..
..jadi aku selalu berpindah-pindah.
Ke mana?
Lampunya dibiarkan menyala?
Lebih baik begitu.
Koran hari ini!
Kau lelah?
Giuliana, kau lelah?
Ya, selalu.
Tidak, tidak selalu. Kadang-kadang saja.
Mau ke mana kita?
Tak tahu. Kupikir kau...
Selamat tinggal!
Mau kuantar?
Kau mau ke mana?
Ke Ferrara.
Sekarang juga?
Aku harus pulang sekarang,..
..mungkin siang ini bisa.
- Bagaimana kalau ini? - Tidak, yang itu saja.
- Tapi lebih mahal. - Tak masalah.
Aku lebih suka itu karena masih hidup.
Baiklah.
Ada ikan yang luar biasa.
Di laut dalam, ada yang tubuhnya transparan.
Kau tahu?
Jangan ceritakan. Itu membuatku takut.
Kau tak bisa membayangkan perasaan takutku!
Apa kau harus menyukai hewannya baru bisa memakannya?
Ya, mungkin.
Contohnya?
Entahlah.
Anak ayam...
..atau mungkin kucing...
..yang kecil dan manis?
Oh, ayolah.
Kau mau memakanku?
Jika aku menyukaimu.
Mario ada?
Kapan dia kembali?
Sebentar lagi. Tapi kadang sedikit terlambat.
Boleh menunggu?
Tentu.
- Silakan duduk. - Terima kasih.
Anggur?
Tidak, terima kasih.
Ya, boleh.
Katakan sejujurnya. Apa Ugo bercerita...
..tentang kecelakaan itu?
Ya, ya.
Tidak parah, 'kan?
Kau dirawat...
..karena mengalami syok.
Aku bertemu seorang gadis...
Di mana?
Di rumah sakit?
Gadis yang sakit parah...
..yang menginginkan segalanya.
Dalam artian apa?
Dokternya bilang, "Kau harus belajar menyayangi."
"Menyayangi seseorang atau sesuatu."
"Suamimu, anakmu,..
..pekerjaanmu atau mungkin anjingmu."
Tapi tidak untuk suami, anak, pekerjaan, anjing, pohon, sungai...
Dia mengatakan apa yang dirasakannya?
Rasanya tak ada lantai di bawahnya.
Dia merasa sedang menuruni lereng...
..merosot turun...
..selalu di ambang tenggelam...
..tanpa seorang pun yang membantunya.
Bahkan suaminya?
Bahkan suaminya.
Suaminya selalu pergi.
Bahkan anaknya?
Ya, anaknya.
Tapi gadis itu...
..tak punya anak.
No comments yet. Be the first to leave one.