처음 154줄입니다.
LENTERA
KERJA BAGUS!
- Nilai A plus lagi, biasa bagi Russ. - Hei.
Senang melihatmu memulai SMA sama seperti saat kau mengakhiri SMP.
Jujur saja, rasanya lega. Hampir terasa...
- Normal? - Tepat.
Aku juga merasa sama.
Aku tak suka hal yang normal,
tapi setelah apa yang kita lalui selama musim panas,
kehidupan normal terasa luar biasa.
Ya, tapi jujur saja, masih banyak yang harus kita lakukan.
Mungkin Ayah sudah bebas,
tapi masih ada banyak artefak terkutuk di rumah kita.
Lalu? Dari dulu selalu begitu, 'kan?
- Dulu kita tak tahu, sekarang tahu. - Ya, itu benar.
Tapi setelah menghadapi laba-laba janda hitam itu, aku merasa kuat.
Pokoknya jangan lengah.
Hati-hati. Kau tak akan tahu dari mana bahaya berikutnya akan datang.
Aku mulai paham kenapa kalian berdua sudah lama berada di bawah sini
dan tak pernah berhasil merapikan apa pun.
Ini salahku.
Setelah Pandora mengajari kami parkur, aku jadi terobsesi.
Ini satu-satunya ruangan tempat kami bisa melakukannya
jika kami tak ingin ambil risiko menyentuh barang terkutuk.
Tidak, aku yang salah. Harusnya aku lebih bertanggung jawab.
Tapi harus kubilang, lompatan terakhirmu dari tumpukan jurnal ke meja itu
inventif dan atletis, meskipun membuat semua ini berantakan.
Pujian kuterima.
Kita masih harus gunakan jurnal itu, jadi bermainlah di tempat lain.
Maaf, Sky.
Akan kuminta Alex membawa peti untuk kalian gunakan.
Alex?
Ke mana dia pergi?
Sudah dua kali kau coba dan itu tak lucu.
Kenapa kau pikir kali ini akan lucu?
Prinsip rule of three komedi?
Lucu sekali.
Terima kasih, Larry.
Aku hanya ingin memastikan semuanya beres di sini untuk kalian
sebelum kumulai pekerjaan baruku.
Sky, kau akan berhasil di pekerjaan barumu.
Georgia dan Museum Paxton sangat beruntung
karena kau mengkurasi pameran mereka.
Apa pun yang kau butuhkan, aku siap membantu.
Aku tahu.
Hanya saja rasanya aneh mencoba kembali hidup normal,
terutama saat kau masih sering mengalami mimpi buruk.
Kau sudah melakukan banyak hal di saat aku sibuk.
Biar kulakukan hal yang sama dan lanjut mengembalikan semua artefak.
Ini memberi keluarga kita kesempatan membuat peninggalan baru Vanderhouven.
Dan dengar, Sky, sekali lagi, maaf aku merahasiakan semuanya darimu.
- Aku... - Itu sudah berlalu.
Mari fokus pada masa depan.
Itu membuatku teringat,
kubilang pada Stanley dan Larry kau akan beri mereka peti untuk parkur.
Baiklah. Ini dia.
Alex, kau baik-baik saja?
Mimpiku. Aku tahu apa artinya itu sekarang.
Akhirnya aku memecahkan misterinya.
Pasti gara-gara kuhabiskan banyak waktu di ruang hampa itu,
tapi kurasa aku terhubung dengan tanaman liarnya.
Ucapan Ayah tak masuk akal.
Percayalah, Russ, Ayah pun berharap ada penjelasan yang lebih ilmiah,
tapi semuanya di bawah sini terhubung,
artefak, tanaman liar, dan kini Ayah.
Akan Ayah tunjukkan.
Saat Ayah menyentuhnya barusan,
Ayah melihat artefak ini.
Lucerna Sale.
Juga dikenal sebagai Lentera Garam.
Apa? Kau kira aku tak tahu?
Baiklah, aku melihatnya di jurnal yang kududuki
saat aku merencanakan lompatan parkur ke meja kerja.
Jelas ini ada hubungannya dengan mimpi tengkorak Ayah.
Tadinya, tanaman liar memakai duri merah untuk tunjukkan artefak yang harus diurus.
Tapi sudah tak terjadi lagi sejak kita kalahkan laba-laba janda hitam.
Pasti sekarang Ayah mendapatkan petunjuk secara langsung.
Ini misi kita selanjutnya.
Apa kau yakin kau sudah cukup pulih?
Kurasa mimpi buruknya tak akan berhenti sampai kita melakukannya.
Maka mari bersiap.
Kenapa harus dibawa seperti ini?
Kami belajar bahwa sebaiknya kita tak menyentuh artefak terkutuk
jika tak diperlukan,
yang karena itu aku sedang merancang pemegang artefak robotik.
Tapi sampai barangnya jadi, cukup pakai penjepit itu saja.
Cornelius menulis bahwa lentera garam ini awalnya diciptakan
untuk menarik perhatian seorang pekerja tambang seutuhnya.
Tapi hanya ada sebongkah garam di sini.
Maksudku, ini memang berkilau, tapi apa cukup untuk menarik perhatian?
Pekerja tambang di masa lalu pasti sangat butuh hiburan.
Kalian bertiga hebat. Pantas kalian bisa menyelamatkanku.
Kutemukan dari mana asalnya.
Pandora, kau pasti akan menyukainya.
Tampaknya lentera ini dicuri dari wilayah kecil di Rumania
bernama Transylvania.
Transylvania. Ya!
Semoga saja ada kastel vampir. Aku harus berkemas.
Apa kau memikirkan hal yang sama denganku?
Gunung berapi di dalam air?
Lagi-lagi, bukan.
Karena sekarang keluarganya sudah utuh, apa peran kita dalam urusan ini?
Sayap Terlarang masih jadi wilayah kita. Kita memimpin di sini.
Aku tak begitu yakin belakangan ini.
Aku butuh waktu untuk berpikir.
Aku di celestium dengan harmonika baruku jika kau mencariku.
Mengejutkan sekali. Alexander Agung telah kembali.
Margie si Penguasa, aku merindukanmu.
Bagaimana kabarmu?
Bau apa ini?
Kalung bawang.
Tentu saja. Transylvania.
Tak bisa kubayangkan apa artefak terkutuknya kali ini.
Kau tahu soal itu?
Kujamin, hanya dia yang tahu.
Tak sabar untuk mengembalikan artefak ini pada pemiliknya dan bilang,
"Kami adalah teman yang datang untuk mengembalikan pusaka keluarga
yang telah dicuri dari kalian dahulu kala."
Tak selalu begitu kejadiannya.
Benarkah?
Mungkin saja. Atau mungkin tidak, tergantung situasi.
Selalu berbeda setiap saat.
Jangan cemas. Kami akan menjaga Ayah.
Perhentian selanjutnya, Transylvania.
Sulit dipercaya akhirnya aku akan bertemu vampir.
Hanya karena kita di Transylvania tak berarti semua orang adalah vampir.
Tapi kemungkinan itu ada.
Enyahlah! Tagihannya sudah kubayar.
Maaf?
Kau bukan petugas listrik?
Bukan. Kami dari Amerika.
Kukira kau hendak mematikan listrikku karena tagihan yang belum terbayar.
Mengurus kastel sebesar ini pasti biayanya mahal.
Ya, membuatku kehabisan darah.
Seperti vampir?
Ya, seperti vampir. Begitu juga dengan uang.
Bebannya melebihi jumlah peninggalan keluargaku yang keji.
Dulu kami sangat kaya, tapi kami merugi dalam ratusan tahun belakangan.
Sekarang nyaris tak bisa bertahan hidup.
Kenapa aku menceritakan ini? Siapa kalian?
Kami adalah teman yang datang untuk mengembalikan pusaka keluarga
yang dicuri dari kalian dahulu kala.
Lucerna Sale.
Sama-sama.
Itu tak begitu memuaskan,
tapi yang penting artefaknya kembali ke tempat seharusnya.
- Aku tak begitu yakin. - Kenapa?
Ada yang aneh.
Biasanya ada pertanda jelas saat kutukan terangkat dari suatu artefak.
Ayah yakin sudah benar.
Tanaman liarnya memberi tahu Ayah itulah artefak selanjutnya,
dan menurut catatannya Vlad adalah pemilik yang sah.
Tapi kita harus lakukan hal yang benar untuk artefaknya, bukan pemiliknya.
Mungkin kita harus mengambilnya kembali.
No comments yet. Be the first to leave one.