187 baris pertama.
Perbatasan Internasional 18 Km
Aku mau membeli sebungkus Morleys.
"Cigarillos" kau paham ?
Tentu, tentu.
- Kujawab sebentar. - Ya.
Jujur atau tantangan, Giselle ?
Kumohon.
Kumohon, aku tak ingin bermain lagi, kumohon.
Jujur..,.. Atau..,.. Tantangan ?
Oh, tidak ! Tidak !
Maaf, aku tak punya pilihan.
Kalian punya pilihan
Menurutku, kesenangan yang kalian dapatkan..,..
Dari membangun rumah untuk orang lain..,..
Akan bertahan seumur hidupmu.
Daripada malam yang tak bisa kalian ingat..,..
Karena mabuk - mabukan dan ingin kalian lupakan.
Jadi alternatif libur musim semi ini..,..
Itu sangat berarti bagi orang lain..,..
Tolong bergabunglah dengan "Habitat Untuk Kemanusiaan"
Baik.
Hei.
Hai.
Aku sedang merenung dan Kumaafkan kau.
- Untuk apa ? - Karena bilang tak ikut libur musim semi.
Aku tahu kau tak serius.
- Markie. - Ya ?
Aku sangat menyayangimu, kau tahu itu.
Tapi aku tak bisa. Aku sudah mendaftar untuk Habitat.
- Aku tahu. - Ya, aku pemimpin perjalanan.
Aku tahu itu, aku tahu, tapi ini..,..
Ini libur musim semi terakhir kita.
Dan berlibur tanpa sahabat baikku..,..
Membuatku sedih.
Sejak SMA, kau dan aku tak pernah menghabiskan waktu..,..
Saling berjauhan.
Ini kesempatan terakhir kita untuk bersenang - senang..,..
Sebelum kehidupan memisahkan kita.
Meski kau mengatakan itu..,..
- Ya. - Tidak, aku tak bisa
Baik, Olivia, apa yang terjadi dengan "Antara kau dan dunia, aku memilihmu ?"
- Masih kupegang itu. - Sungguh ?
Ya, sering kali, Tapi ini..,..
- Kau tahu ini bukan saat tepat. - Baik.
Baiklah, Aku tak ingin melakukan ini Tapi kau tak memberiku pilihan lain.
Kucabut pendaftaranmu.
- Kau apa ? - Ya.
Kuberitahu Habitat kau sakit ruam.
Itu lucu, karena penyebab sakit ruam..,..
Markie, itu sangat..,..
- Cerdas. - Terima kasih.
Jika kau ikut bersama kami seminggu ini..,..
Untuk pesta libur musim semi, Kami semua membangun rumah bersamamu..,..
Selama dua minggu di musim panas.
- Tadi kau bilang seminggu. - Kubilang dua minggu.
Akan kubantu aplikasi kuliah medismu.
- Aku memang perlu bantuan. - Dia ikut.
- 14 hari penuh. - Bagaimana menurutmu, Liv ?
Kau bersenang - senang selama seminggu..,..
Sementara kami kerja keras dua minggu ?
Kau memang egois..,..
Jika tak ikut bersama kami.
Ya Tuhanku.
Apa yang kau masukkan ke sini ?
Sepatu.
- Apa berhasil ? - Ya, tergantung.
Kau mau membantuku membangun Rumah musim panas ini ?
Kau bisa mempercayakan itu padaku.
Dan Markie sangat bersikeras.
Ya, itu sifat baiknya yang menyebalkan.
senang kau ikut kami, anak pramuka.
Kau tahu Kami selalu bersama.
Oh, ya, aku tahu itu.
- Sungguh ? - Ya, aku tak keberatan.
- Kau siap ? - Sangat siap.
- Baik, mari pergi. - Mari lakukan.
- Sudah siapkan segalanya ? - Sudah.
Sekarang kita berangkat !
Libur musim semi, jalang !
Itu benar, jalang !
Hidup Meksiko !
Itu dia !
Kita di Meksiko
- Pantai Rosarito ! Libur Musim Semi ! - Libur Musim Semi !
Siapa siap untuk "Cervezas" ?
- "Margaritas" - Ini gelas ke-empat kita.
Aku mencintaimu.
- Aku mencintaimu. - Kau manis sekali
- Ya Tuhanku - Bagaimana denganku ?
Meksiko !
Tyson..,.. Akan lari ke air..,..
Dan akan dimakan Hiu !
- Libur Musim Semi ! - Pesta Bir, ayo !
Kami masih belum mabuk.
Kau tak gay ? Kau tak gay ?
- Beri ruang. - Makhluk kesepian di bar.
Minum ! Minum !
Dolar pasir ! Jimat keberuntungan
- Teman pemabuk di sampingku. - Tidak !
Lakukan, ya ! Oh, sial ! Astaga !
- Aku menyukainya. - Bagus.
Jika kalian lihat ini nanti..,..
- Aku menyayangimu, Markie. - Sobat setia.
Aku menyayangimu, Liv.
- Aku menyayangimu, Pen, Brad, Ty. - Ya, kami..,..
Mari tinggalkan pecundang itu.
Tidak, aku ingin pergi satu bar lagi.
- Ole ! - Ole !
Oh, aku ingin menidurimu.
Mari kembali ke hotel, ayo.
Satu ! Dua !
Satu ! Dua ! Tiga ! Empat !
Wauw.
Mereka sangat bersemangat.
Jika kau bisa mengalahkan mereka..,..
Begitu saja ?
Baik, ceritakan apa yang terjadi.
Malam terakhir di Meksiko dan..,..
Kita dua pecundang yang tak menari.
Jika kau sebut itu menari.
Tentu bukan.
Itu untuk saluran Youtube-mu ?
Tidak, Tidak.
YouTube untuk kegiatan sukarelawan.
Dan Snapchats untuk senang - senang.
Aku mau mengajak nonamu kembali kemari.
- Baik. - Aku segera kembali.
Kemarilah, kemarilah.
Hei, kukira kau tak melakukan ini lagi.
- Kau mau pindah bersama Lucas ke DC, ingat ? - Ya, ya.
- Apa yang kau lakukan ? - Maafkan aku.
Aku sangat bodoh, aku begitu..,..
Aku mabuk, paham ?
Kau memang sahabat terbaik selamanya.
Baik.
- Kau baik saja ? - Ya.
Lihat yang kutemukan Berusaha dan gagal menari Salsa.
Baguslah.
- Tarianku tak buruk. - Hei.
- Hei. - Aku merindukanmu.
- Aku merindukanmu. - Selamat datang lagi.
Aku merindukanmu juga.
- Kau tak pintar menari Salsa ? - Benar.
- Olivia ! Apa ? - Ronnie ?
Hai, apa yang kau lakukan di sini ?
Oh, hanya berski. Kau pikir apa yang kulakukan di sini ?
Aku liburan musim semi. Mau bergabung ?
Tidak, terima kasih.
Hei, mana Markie ? Mungkin kita bisa melakukan..,..
- Kencan bertiga ? - Kau tahu..,..
Dia bersama pacarnya, Lucas.
Bagaimana jika kita kencan berdua ?
Tak akan terjadi, sobat.
Oh, ya ? Kau punya masalah, sobat ?
Tidak.
Aku terkejut dia belum menghajar wajahmu.
- Dia jauh lebih baik daripada aku. - Oh, ya ?
Bagaimana kalau kuhajar wajahmu ?
Itu bukan hal buruk yang terjadi padaku minggu ini.
Ronnie, tenanglah.
Serius, kau harus pergi.
Paham ? Aku lihat Delta Phi Di belakang, mereka sedang minum.
Kau harus bergabung ke sana.
Aku tak bisa menolak minuman, Semua orang tahu itu.
Itu sebabnya aku pergi, Bukan karena kau suruh.
Menurutmu aku terlalu baik ?
Itu bagus.
Kecuali saat menghadapi pria di bar, jadi..,..
Kau boleh menyuruhku pergi.
Mungkin aku suka punya sifat baik.
Boleh kutraktir minum ?
- Aku Carter. - Olivia.
Kutraktir minum ?
Ya.
Bir lagi dan..,..
Margarita untuk gadis ini.
Ayolah ! Pasti ada bar malam lain di sekitar sini.
Kita masih punya Tequila di kamar.
Tapi ini malam terakhir kita di Meksiko. Aku tak ingin kembali ke Kamar.
Aku tahu suatu tempat.
Maaf..,.. Siapa kau ?
Tempatnya sedikit tinggi, tapi sepadan.
Atau kau bisa menyuruhku pergi.
Kurasa..,..
Kamar hotel kedengarannya bagus, ya.
- Ya. - Ayolah, ini akhir liburan musim semi kita.
Sebelum kehidupan memisahkan kita.
No comments yet. Be the first to leave one.