Maklumat siaran

Bull Demon King Rise Again 2023 WEBRip x264-Indo
Ulasan oleh Kudalumping
Comedy, Fantasy, Historical, Romance || 01:27:15

Tag

webrip
web
x264
BRip
Diterbitkan pada: 2023-04-07
Muat Turun: 8
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Semenjak Pangu menciptakan alam semesta,

langit ada di atas dan bumi di bawah.

Langit dikuasai oleh Kaum Dewa.

Alam Siluman dikuasai oleh Kaum Siluman.

Dewa dan Siluman hidup damai satu sama lain.

Sampai ketika pemimpin Kaum Siluman, Raja Siluman Banteng,

tiba-tiba meluncurkan pertarungan para Dewa.

Berhenti.

Alam Dewa mengendalikan tiga alam.

Ini adalah dasar ajaran langit.

Saat ini, kau tidak memahami kemampuan sendiri,

menyebabkan pertarungan besar

hingga mengacaukan tiga alam.

Masih tidak mengaku salah.

Alam Dewa kalian menyakiti Kaum Siluman kami.

Sebagai pemimpin Kaum Siluman,

aku tidak akan diam saja.

Kakak seperguruan,

menurutku orang ini sudah tidak tertolong lagi.

Demi ketentraman tiga alam,

mohon kakak seperguruan segera memutuskan.

Bull Demon King Rise Again

Minggir.

Nyonya Bos.

Kenapa tidak pernah melihatmu sebelumnya?

Di mana Bos?

Sudah dimakan.

Dimakan?

Nyonya Bos, aku pernah datang ke sini sebelumnya.

Di mana para pekerjamu?

Sudah dimakan semua.

Dimakan?

Nyonya Bos,

nafsumu besar sekali.

Benar.

Iya benar.

Besar atau tidaknya,

kalian harus mencobanya dulu baru tahu.

Jangan pergi.

Kita minum.

Kita minum.

Tidak punya mata?

Ayo bersulang!

Makan lauknya! Makan lauknya!

Ayo, ayo.

Jangan melihat gadis terus.

Tuan,

Anda mau makan atau menginap?

Beri aku hidangan rumahan.

Siap.

Pesan beberapa sayur segar.

Ayo kita suit.

Suit, ya? Ayo.

- Ayo. - Ayo.

Aku tidak takut padamu.

Mereka berdua ini.

Tiga bintang, empat kaya.

Lima pemimpin.

Enam sukses.

Tujuh pandai.

Delapan Dewa panjang umur.

Tuan, selamat menikmati.

Sembilan kesinambungan.

Sembilan kesinambungan.

Semuanya bawa kemari.

Silakan.

Minum! Minum!

Sudah selesai, yang kalah minum!

Cepat!

Tuangkan arak!

Ayo!

Habiskan!

Apakah masih ingin kutemani bermain?

Jangan kemari!

Jika mendekat lagi,

aku akan membunuhnya!

Jangan pukul lagi.

Penampilannya akan berubah jika dipukul lagi.

Masih dipukul?

Iya.

Untung sudah dipisahkan.

Kalau tidak...

Kabur begitu saja.

Ini siluman.

Benar.

Kembali ke wujud aslinya.

Sungguh mengenaskan.

Loncengmu ini

sangat cantik.

Untuk apa ini?

Mana kutahu.

Ternyata

kau seekor banteng.

Juga bukan barang berharga.

Kulihat kau juga bukan orang biasa.

Aku secantik ini,

tentu saja bukan orang biasa.

Eh, namaku Ye Xiaoxiao.

Siapa namamu?

Aku,

meskipun hanya makan satu bakpaomu,

tapi tetap harus membayar.

Terima kasih.

Kau mau ke mana?

Kau belum membayar!

Bukankah tadi sudah dibayar?

Itu tadi uang makan.

Sekarang uang meja.

Ambillah!

Tunggu aku!

Masih untung sedikit.

Untukmu Nyonya Bos.

Menarik.

Tolong!

Jangan pukul aku lagi.

Aku mohon!

Tolong!

Aku mohon!

Aku akan patuh padamu.

Aku mohon!

Tolong! Jangan pukul lagi!

Apa yang kau lakukan?

Kuperingatkan kau jangan mendekat.

Wajahmu ini benar-benar merusak pemandangan!

Meski berlatih selama ratusan tahun, juga tidak mungkin sampai tingkat Dewa.

Bagaimana kalau aku mengantarmu reinkarnasi lebih cepat?

Coba lihat apakah ada kesempatan di kehidupan selanjutnya.

Temanku

akan segera datang.

Kau...

kau tunggu saja!

Kulihat siapa yang akan menolongmu!

Apakah kalian para Dewa sangat menyepelekan nyawa seseorang?

Lalu kenapa?

Siluman yang berani!

Beraninya berbuat kejahatan di sini!

Siapa lagi kau!

Aku adalah Tuan dari gunung ini.

Beraninya kau macam-macam di sini!

Tuan muda!

Tuan menyuruh kita hati-hati di jalan.

Takut?

Masih sempat untuk mohon ampun sekarang.

Siapa yang kau bilang takut?

Tidak muda bagiku untuk mencapai kultivasi,

hanya ingin bersenang-senang.

Siapa di antara kalian yang maju dulu?

Aku.

Ingin bersenang-senang,

apakah boleh membunuh sembarangan?

Pergi!

Jangan dikejar.

Dia sudah tidak bisa berbuat jahat lagi.

Kawan,

terima kasih banyak atas bantuannya.

Hanya sekadar membantu saja,

tidak perlu diungkit.

Terima kasih Tuan penyelamat,

perbuatan baik mendapat berkah.

Tidak akan kulupakan.

Kawan.

Mohon berdiri! Mohon berdiri!

Kulihat dari kemampuan Anda,

sepertinya juga seorang kultivator.

Tidak.

Aku hanya punya sedikit tenaga saja.

Sebaliknya kau,

tidak terlihat seperti orang biasa.

Aku juga orang biasa,

hanya bisa beberapa jurus kecil.

Dengan keahlian dan pikiran Anda ini,

pasti akan melakukan hal besar di kemudian hari.

Hal besar apa?

Bisa hidup seperti ini saja

sudah bersyukur.

Kenapa kau...

Tidak apa-apa.

Oh ya,

aku masih ada urusan.

Aku pamit!

Sampai jumpa!

Suka tidak?

Suka.

Keluar.

Ternyata kau.

Kebetulan sekali.

Kau mengikutiku dari tadi.

Apakah jalan ini punyamu?

Aku tidak boleh jalan?

Benar juga.

Jangan mengikutiku lagi.

Apakah kau tidak suka kupu-kupu?

Lalu, kau suka apa?

Kucing, kelinci, atau anjing,

atau yang lainnya?

Apa yang kau mau?

Membalas budi karena menolongku.

Aku akan menyerahkan diriku.

Itu hanya kecelakaan.

Aku bersedia,

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left