200 baris pertama.
Pesan dua yang rasa stroberi, dong!
Baik!
Suwa, dua rasa stroberi!
Segera datang!
15 Juli Hari terakhir festival Azaela. Hari ini, aku dan Suwa bertukar posisi lagi, jadi aku bisa bersama dengan Kakeru.
Apa ada yang tahu Hotaka di mana?
Tidak tahu.
Boleh aku tanya sesuatu untuk menghabiskan waktu?
Apa?
Jika salah satu diantara kami antara Suwa, Hagita dan aku mengajakmu pacaran,
siapa yang ingin kamu terima?
Huh?
Siapa?
Ka-Kalau ditanya tiba-tiba begini ....
Siapa?
A-Aku tak bisa memutuskannya.
Kasih tahu, dong.
Tak usah khawatir akan menyakiti perasaanku.
Kalau Kakeru bagaimana?
Ini, minuman dingin.
Jika kau ingin mengajak salah satu diantara kami berpacaran,
siapa yang ingin kautembak?
Huh?
Aku tak bisa mengatakannya.
Begitu.
Tuh, 'kan?!
Maaf sudah mengganggu!
Tidak apa.
Aku ingin mendengar jawabannya.
Dengan siapa dia ingin berpacaran.
Padahal bilang aja.
"Aku ingin berpacaran dengan Naho."
Meskipun aku tak menyukainya?
Memangnya kau tak menyukainya?
Apa aku boleh menyukainya?
Kenapa tidak?
Aku tak ingin menyesalinya.
Apa maksudmu kau akan menyesalinya?
Aku sudah banyak mengambil pilihan yang salah dan menyesalinya.
Seperti berpacaran dengan Kak Ueda.
Karena itu, Naho kena getahnya juga.
Aku takut akan menyakiti seseorang.
Kalau begitu, aku lebih suka tak memilih.
Kalau begitu, kau tak melakukan apa pun dan tak ada yang berubah.
Begitu jauh lebih baik.
Kau baik-baik saja, Kakeru?
Di dalam surat, selalu ada poin penting yang ingin diriku di masa depan mengubahnya.
Tapi ada dua hal yang gagal kuwujudkan.
Hari ini jangan ajak ia pulang bareng. Aku serius.
Saat upacara pembukaan, kami mengajak Kakeru pulang bersama.
Beritahu dia perasaanmu sebenarnya.
Dan Kakeru mulai berpacaran dengan Kak Ueda.
Aku mau makan semuanya!
Bicara apa sih kau ini?
Kau sudah makan semuanya.
Aku tak ingin Kakeru bersedih lagi.
Di malam terakhir dari Festival, Kakeru dan aku menyaksikan kembang api di kolam renang. Itulah yang terjadi.
Maaf, kami mau lewat sebentar.
Maaf, ya!
Kamu duluan ya ke panggung luarnya.
Ya!
Naho, kamu ingin melihat kembang apinya di mana?
Itulah yang terjadi. Biasanya, aku takkan berani.. Jika kamu bisa bertingkah seperti yang biasanya, seharusnya semua berjalan lancar.
Kolam renang.
Aku juga berpikiran yang sama.
Benarkah?
Menyebalkan, dia benar-benar menyebalkan!
Kalau begini, kita tak punya pilihan lain, ya.
Sekarang, sudah waktunya untuk mengumumkan pemenang dari kontes Miss Azalea.
Ta-da!
Pemenangnya adalah
Rio Ueda dari kelas 3-2!
Kak Ueda!
Selamat!
Ueda, bisakah kamu memberitahu kami perasaanmu saat ini?
Oh, aku sangat terkejut.
Tapi aku senang.
Ini semua juga berkat dukungan dari semuanya.
Terima kasih banyak.
Semua orang tak tahu sifatnya yang sebenarnya.
Pengen banget gua pukul.
Taka, tenanglah!
Tanganmu sampai mengepal, tuh!
Lalu di posisi terakhir dari Mr Azalea, Hagita dari kelas 2-6!
Dia hanya mendapatkan satu suara!
Sekarang, saatnya untuk mengumumkan pemenang dari masing-masing kategori.
Siapa yang memberikan satu suara padaku?!
Aku! Aku!
Padahal aku mengincar nol suara!
Hah, habisnya, coba lihat ini!
Kau keren banget!
Kembalikan kacamataku!
Karena mataku buram, kau jadi seperti bidadari!
Berarti penglihatanmu itu sehat-sehat saja!
Lebih baik kalian pacaran saja.
Bener banget.
Pengumuman dari panitia festival.
Karena Kontes Azalea sudah berakhir, acara kembang api akan segera dilaksanakan.
Mau ke kolam renang sekarang?
Ya!
Kami harap kalian semua menikmati pertunjukkan kembang apinya sampai akhir.
Naho, kamu duluan saja.
Ya.
Suwa, yakin nih aku boleh pergi?
Tak ada pilihan kau boleh tak pergi juga.
Aku tak membuat pilihan yang salah, 'kan?
Selain itu, pilihan untuk mencintai atau tidak,
itu bukanlah sebuah pilihan.
Pergilah!
Buatlah Naho bahagia!
Aku ingin melakukannya.
Kalau begitu, tak usah ragu dan pergilah!
Kau tidak salah.
Ya, makasih.
Semoga ...
... aku bisa melihat senyuman Kakeru.
Ah, murid kelas dua.
Selamat sore.
Pas banget.
Aku ingin kau membawa kotak ini ke kelas 3-2.
Soalnya kami tak punya waktu.
Oh, tapi aku juga tak punya waktu.
Huh?
Kalau tak segera dibawa, nanti guru bisa kerepotan.
Tapi ....
Kalau kamu tak bisa melakukannya, perlihatkan padaku jepitan rambutmu yang kemarin.
Perlihatkan.
Tak usah khawatir.
Kalau aku cepat, aku masih sempat.
Gampang, gampang.
Berjalan lancar, ya.
Dia takkan bisa datang tepat waktu saat kembang apinya dimulai.
Berjuanglah, Rio.
Terima kasih.
Kolam renangnya sudah penuh.
Huh?
Kalau Kakeru, pasti dia di sekre ekskul sepak bola.
A-Aku juga tak mencarinya ....
Dia mencarimu, lo.
Huh, mencariku?
Begitu, terima kasih.
Pinter juga lu, Hagita.
Itu semua berkat kepintaran otakku.
Kau itu cuma berbohong.
Terus juga, kenapa kau melepas kacamatamu?
Kenapa?
Padahal hari ini adalah salah satu hari yang tak bisa diubah!
Di atap!
Lo?
Naho?
Kenapa kamu di sini?
Janjimu dengan Kakeru bagaimana?
Padahal sekarang bukan saatnya untuk bekerja.
Serahkan pada kami.
Biar kami yang urus.
Taka, Azu ....
Jangan menangis.
Daripada menangis, pergi saja sana!
Ya!
Terima kasih, ya!
Tak apa.
Cepat pergi dan tak usah menoleh ke belakang!
Ya!
Ini kan hadiah dari kontes Miss Azalea.
Tuh cewek, bener- bener pengen gua pukul.
Takkan kuhentikan.
Mata empat sialan!
Lo?
Naho?
Dia tak bersama dengan Kakeru?
Kembang apinya mau selesai.
Kakeru!
Maaf aku terlambat.
Jepitannya ....
Ya.
Aku sangat ingin memakainya hari ini.
Kupikir kamu takkan datang.
Itu tak mungkin, aku pasti datang.
Karena aku sudah sangat menantikan ini,
sampai aku tak bisa tidur kemarin.
Aku juga.
Biasanya, aku takkan berani.
Jika kamu bisa bertingkah seperti yang biasanya, seharusnya semua berjalan lancar.
Begini,
tentang pertanyaanmu tadi siang.
Sebenarnya, aku sudah memutuskannya.
Tadi siang?
Diantara kalian bertiga, aku paling ingin diajak berpacaran oleh Kakeru.
Aku sangat senang kamu datang ke Matsumoto.
Aku bersyukur bertemu denganmu.
Kalau aku,
diantara kalian bertiga,
aku paling ingin berpacaran denganmu, Naho.
Senangnya!
Lukamu yang kemarin ....
Coba kulihat.
Apa aku memasangnya dengan benar, ya?
Saat memakaikannya, aku sangat gugup.
Waktu itu gugup?
Kamu terlihat biasa, kok.
No comments yet. Be the first to leave one.