The Crowded Room

The Crowded Room

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Musim 1

Maklumat siaran

The Crowded Room S01E02 WEB
Ulasan oleh equertez
00:44:50 | Retail Apple TV

Tag

web
Diterbitkan pada: 2023-06-09
Muat Turun: 38
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Halo?

Halo?

SUSU HABIS! - A

Halo.

CAMDEN HIGH STREET SIANG! JACK

Halo?

Mari lanjut membahas Ariana. Dia yang memberikan pistol?

Bukan, aku.

- Bukan Ariana? - Bukan.

- Penting, ya? - Bisa jadi. Ya.

Kenapa?

- Kenapa aku punya pistol itu? - Ya.

Dia perlu diselamatkan.

Kau harus menyelamatkannya? Bukankah itu ironis?

Kenapa ironis?

Kadang orang butuh bantuan. Kau pasti tahu, 'kan?

Tapi tak berjalan sesuai harapan, 'kan?

Dia menembak dua orang dan kini kau di sini sendirian.

TERINSPIRASI DARI BUKU THE MINDS OF BILLY MILLIGAN

KARYA DANIEL KEYES

Halo!

Danny!

Dan, ayo.

Dia bawel.

Mau tinggal di sini?

- Buka pintunya. - Urus itu.

Danny!

Sedang apa kau di sana? Kenapa wajahmu?

- Aku baik-baik saja, Bu. - Keluar dari rumah ini.

Ibumu ketakutan kau tak pulang.

- Sayang, pulanglah. - Dan.

- Oke. Ayo. Sekarang. - Danny.

Jalan, Tuan.

Dia tinggal di sini sekarang.

- Apa? - Pergi dari sini.

Jangan sampai kuulangi.

Omong kosong apa ini?

- Danny, Sayang… - Diam. Biar kuurus.

Jangan bicara seperti itu ke wanita. Kau perundung. Semua perundung pengecut.

Dia ingin di sini.

Kita tak repot lagi. Senang dia pergi. Ayo.

Ayo. Candy, ayo.

- Sayang? - Aku aman.

Mereka baik. Aku aman.

Ayo. Candy, ayo.

Aku jamin aku akan aman di sini.

Kenapa kau tetap di sana usai berkelahi dengan Bill?

Aku tak tahu harus apa.

Aku tak bisa pulang.

Kenapa?

Kurasa ayah tiriku menganggapku biang kerok.

Kami bertentangan.

Ada apa di antara kalian? Apa yang tak kau ceritakan padaku?

Memang sudah waktunya aku keluar. Itu saja.

Oke.

Masuklah Yitzhak. Tepat saat kau membutuhkannya.

Seolah-olah dia sudah menunggumu. Suatu kebetulan.

Kurasa aku beruntung.

Kau pernah beruntung?

Tidak. Tidak juga.

Yitzhak punya aturan rumah.

Bayar sewa tepat waktu. Kau sekolah atau ikut GED.

Tak boleh berpesta atau bercinta di sini.

Narkoba juga.

Ikuti aturan rumah dan kau akan aman dari perundung itu.

Ini "rumah".

Apa katamu?

Kita sebut "aturan rumah".

Aturan rumah.

Kedengarannya menyenangkan.

Ya, itu sangat menyenangkan.

Dia ayahmu?

Ayah tiri.

Aku juga punya. Yitzhak membawakanmu itu.

Cepatnya.

Ya.

Kenapa kau tinggal di sini?

Kau bakal banyak bertanya, ya?

Ya, kurasa. Terus?

Ya, aku mengekos di sini.

Dia meringankan masalahku. Seperti masalahmu.

Kok, bisa?

Karena dia mudah memikat orang. Mayones?

- Maaf? - Kau mau mayones di roti lapismu?

- Ya. - Tak perlu menangisi ini.

Makanlah.

Ini enak sekali.

Tentu saja.

Itu kurang lebih yang dia ceritakan tentang dirinya.

Awalnya.

Kau menulis apa?

Tolong teruskan. Kau bercerita tentang Ariana.

Dia bisa dibilang aktif di malam hari.

Berengsek!

Aku bangun dan dia sudah pulang.

Hei, kau baik-baik saja?

Enyahlah, Danny.

Berengsek.

Dia pulang larut. Dalam keadaan mabuk.

Kadang dia memukul tembok sangat keras hingga kukira tangannya bakal patah.

Sering kali dia hanya menangis.

Esoknya, seolah-olah tak terjadi apa-apa.

Aku tak ingat kapan

ibuku dan Marlin ada dalam satu ruangan

tanpa saling membentak.

Tapi aku dan Ariana berbeda.

Kami jarang mengobrol.

Kami saling memahami tanpa bicara.

Yitzhak bolak-balik pergi. Dia tak bilang ke mana.

Jadi, sering kali, hanya ada aku dan Ari.

Berapa lama kau tinggal di sana?

Beberapa tahun.

Bisa lebih spesifik?

Kira-kira tiga tahun.

- Apa lagi yang kau lakukan? - Apa maksudmu?

Apa kau punya hobi? Apa kau bepergian?

Apa ada sesuatu yang mengesankan bagimu?

Tidak ada.

Kau kerja apa? Bagaimana kau bayar sewa?

- Jonny menjual banyak ganja. - Oke.

Aku bisa disebut investor pasif.

Jadi, uang sewa dan listrik dibayarkan atas nama Yitzhak Safdie

dan selalu dibayar tunai.

Seperti kataku, Yitzhak tertutup.

Dia menyuruhmu melakukan suatu hal?

Hal macam apa?

Tugas, mungkin.

Apa mungkin kau melakukan sesuatu yang tak kau ingat?

Apa?

Apa kau ingat semua hal yang kau lakukan? Tidak.

Aku hanya menjalani hidupku. Apakah tak bisa?

Ya, tentu saja bisa.

Kupikir saat aku tinggal di rumah itu,

hanya pada saat itulah aku pernah merasa bahagia.

Aku tak paham kenapa ibu dan ayah tirimu meninggalkanmu di sana

sendirian selama tiga tahun.

- Hanya sebatas seberang jalan. - Kau anak-anak.

- Usiaku 18. Sudah bisa mendaftar militer. - Bukan itu intinya.

Kenapa mereka melepaskanmu? Kau butuh keluarga.

Apa?

Begini,

makin lama aku di sana, mereka makin terasa seperti keluarga.

Mau menitip dari toko kelontong?

QUAKE GRATIS BUKU KOMIK DI DALAM

Quisp selalu mengalahkan Quake.

Tidak. Si penambang kekar mengalahkan alien kecil.

Tidak jika si alien punya kupluk helikopter kecil.

SEREAL QUISP

Kau menang telak.

Mereka sebenarnya tak bermusuhan.

Apa kabar, Danny Sullivan?

Bagaimana kuliahmu?

Ya, lumayan lancar. Aku pulang di libur musim panas dan itu aneh.

Rupanya, selama itu kau ditugaskan untuk berbelanja.

Benar.

Aku minta maaf soal kejadian di antara kita.

Aku hanya takut saat itu.

Lalu soal kejadian dengan Bill.

Kau tahu dia diskors?

Kau dikeluarkan? Aku tak tahu.

Semua orang berkata kau dikeluarkan.

Berarti itu benar.

Karena satu orang pasti kalah suara.

Aku sungguh minta maaf.

Aku suka kau berbeda.

Itu membuatku resah, tapi menyenangkan.

Aku harus pergi. Sampai jumpa, Penambang kaku yang kekar.

Sampai jumpa, Alien kecil berkepala baling-baling. Pergilah dengan damai.

Ayo menongkrong kapan-kapan.

Jumat.

Aku mengundang teman ke tempatku hari Jumat pukul delapan,

jika kau tertarik.

Kau punya tempat?

Aku punya tempat.

Oke. Kau harus memberikan alamatmu.

Tentu.

Terima kasih. Datang lagi, ya.

TOKO KELONTONG A&P SEJAK 1859

Sampai jumpa hari Jumat.

Sampai jumpa.

- Hei, Danny. Senang melihatmu. - Apa kabar, Jonny?

Mereka menyuruhmu mengantar belanjaan sekarang?

Aku mau mengundang orang.

Ke rumah berhantu itu? Kau bilang kau tak bisa.

- Aku sudah mengundang Annabelle. - Wah.

Masalahnya, aku tak punya banyak kenalan.

Kau kenal aku dan Mike.

- Itulah maksudku. - Berengsek.

- Oke, akan kuajak orang. - Bisa bawakan aku ganja lagi?

Tentu. Dan bukan hanya itu yang kupunya.

Maksudmu?

Bukan apa-apa. Kau menyediakan tempat, aku menyediakan narkoba.

- Jonny, siapa yang mengatakan itu? - Aku, kurasa.

Rumah berhantu.

- Aku ingin rumah seperti ini. - Tentu saja kau ingin.

Aku ingin.

Kau tak bisa dapat referensi.

Tak bisa? Dari mana kau dapat referensi?

Kau tahu? Aku tak butuh itu.

- Yitzhak tak minta. - Yitzhak. Di mana dia?

More Indonesian subtitles for The Crowded Room

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left