200 baris pertama.
Selama lebih dari dua ratus tahun
kita, wanita dari keluarga Owens, telah disalahkan
atas semua kejadian buruk di kota ini.
Apa itu sebabnya orang-orang sangat membenci kita, Bibi Frances?
Mereka tak membenci kita, Sayang.
Kita hanya membuat mereka sedikit gelisah.
Akui saja, Jet, wanita dari keluarga Owens selalu membuat kehebohan.
Ini semua berawal dari Maria, nenek moyang kalian. Dia seorang...
- Penyihir. - Yang pertama di keluarga kita.
Dan kalian, keponakanku, adalah penyihir terkini
dari garis keturunan yang panjang dan terhormat.
Apa itu sebabnya mereka ingin menggantungnya? Karena dia penyihir?
Fakta bahwa dia disukai banyak pria tidaklah membantu.
Demikian juga fakta bahwa kebanyakan kekasihnya
mempunyai istri di Komite Hukuman Gantung.
Tapi kurasa penyebabnya bukan salah satu dari alasan itu.
Mereka takut kepadanya karena dia mempunyai bakat.
Kekuatan yang telah diwariskan kepada kalian, Anak-anak.
Dia memiliki bakat
kekuatan sihir.
Dan bakat inilah
yang menyelamatkan nyawanya.
Dia dibuang ke pulau ini
dengan bayi yang ada di dalam kandungannya.
Dia menunggu kekasihnya untuk menyelamatkannya
tapi kekasihnya tidak pernah datang.
Tidak ada seorang pun yang datang.
Di tengah keputusasaannya
dia merapal mantra untuk dirinya sendiri
agar dia tak akan pernah lagi merasakan penderitaan cinta.
Tapi seiring kekecewaannya bertambah besar
mantra itu berubah menjadi kutukan.
Kutukan bagi tiap pria yang mencintai wanita dari keluarga Owens.
Mereka datang.
Jadi, itu sebabnya Ayahnya meninggal?
Karena kutukan itu?
Ya, Sayang.
Ayah menangkap kalian.
Ibu kalian tahu.
Dia mendengar kumbang berdetak untuk kematian ayahmu seharian.
Dia tahu bahwa jika dia mendengar suara kumbang kematian
maka pria yang kau cintai
ditakdirkan untuk meninggal.
Begitulah ceritanya kalian bisa tinggal bersama kami.
Lalu kami pun menerima kalian dalam kehidupan kami.
Kami membesarkan kalian dengan cara terbaik yang kami tahu.
Di rumah ini, kita sarapan dengan kue cokelat.
Kami tak peduli dengan hal-hal konyol seperti jam tidur atau menyikat gigi.
Tapi di mana ada kegembiraan
di situ juga ada kesedihan.
Jadi, ketika kalian menjadi pusat perhatian...
Hai. Kalian ingin main bersama?
Bukannya mereka membencimu.
Hanya saja...
Kita berbeda.
Dasar penyihir!
Penyihir, penyihir! Kau penyihir!
Penyihir, penyihir! Kau penyihir!
Penyihir, penyihir! Kau penyihir!
Gillian.
Sally.
Satu-satunya kutukan di keluarga ini
sedang duduk di sana, di ujung meja ini.
- Bibi Fanny kalian. - Ayolah, Jetty.
Kau harus akui bahwa pria mana pun yang terlibat hubungan dengan kita
akan berakhir di liang kubur.
Yang benar saja.
Bagaimana dengan Ethan-ku yang malang?
Itu kecelakaan.
Itu takdir.
Itu kecelakaan.
Tidak, itu takdir.
- Kecelakaan! - Takdir!
Ibu meninggal karena patah hati, bukan?
Ya, Sayang, benar.
Hei.
Penyihir kecilku.
Ayo kita ke dalam dan belajar mantra.
Bagaimana dengan PR-ku?
Di rumah ini kalian akan mempelajari banyak hal
yang tak akan kalian dapatkan di sekolah.
- Ayo. - Ayo.
Ayo, Gilly!
Sebentar, Sally!
Bagus sekali, Sally!
Kau telah diberkahi dengan sebuah bakat.
Bagaimana denganku?
Kami tidak mengkhawatirkanmu, Gilly-Bean.
Bakatmu akan muncul pada waktunya.
Sally, jangan ke mana-mana. Teruslah melatih mantra-mantramu.
Teruslah melatih mantra-mantramu.
Ambil burungnya.
Ambil buku mantranya.
Aku sangat menginginkan dia. Aku tak bisa memikirkan hal lainnya.
Aku tidak bisa tidur.
Dia harus tinggalkan istrinya. Dia harus meninggalkannya sekarang.
Mungkin kau bisa mencari pria lain yang lebih cocok.
Aku tak mau pria lain. Hanya dia yang kupikirkan.
Memangnya untuk apa lagi aku datang kemari?
Ambil uangnya, Jet.
Aku ingin dia tergila-gila padaku sampai dia tak kuasa menahannya.
Berhati-hatilah dengan permintaanmu.
Aku harap aku tak pernah jatuh cinta.
Aku harap aku tak pernah jatuh cinta.
Aku tak sabar ingin jatuh cinta.
"Dia akan mendengar panggilanku dari jarak satu mil.
Dia akan menyiulkan lagu kesukaanku.
Dia bisa menunggangi kuda poni mundur."
Apa yang kau lakukan?
Merapal mantra cinta sejati
namanya Amas Veritas.
"Dia bisa membalik panekuk di udara.
Dia harus sangat baik hati.
Dan bentuk favoritnya
adalah sebuah bintang.
Dan dia harus memiliki
satu mata berwarna hijau...
Dan satu mata berwarna biru."
Aku kira kau tak pernah ingin jatuh cinta.
Itu intinya.
Pria idamanku tidak ada.
Dan jika dia tidak ada, maka aku tak akan mati karena patah hati.
Dan jika dia tidak ada
maka aku takkan mati karena patah hati.
Sally. Bukakan pintunya.
Bukakan pintunya.
Sal, kau tidak tahu
bagaimana rasanya.
Apa kau cukup mencintainya untuk menikah dengannya?
Ayolah, Sal, apalah artinya cukup?
Aku tak suka tinggal di sini.
Aku ingin pergi ke tempat di mana orang tak mengenal kita.
Aku merasa aku tak akan bertemu denganmu lagi.
Tentu kau akan bertemu denganku lagi.
Kita akan tumbuh tua bersama.
Kau dan aku akan tinggal di rumah yang besar.
Dua wanita tua ini bersama kucing-kucing.
Bahkan aku yakin kita akan mati pada hari yang sama.
Kau berjanji?
Sayang, aku butuh pisau lipatmu. Ya.
Ini.
Darahku.
Darahmu.
- Darah kita. - Darah kita.
Aku menyayangimu, Gilly-Bean.
Ya. Aku menyayangimu juga.
Selamat pagi.
Halo, Semuanya.
Charlie! Kau terlihat tampan!
Astaga, apa yang aku pikirkan?
Franny, hentikanlah.
Astaga, Gillian ada di Orlando! Dia berada di Orlando!
- Dia putus dengan tukang pipa itu. - Ya, menurut kartu pos itu.
Ini keterlaluan. Dia terus mengencani semua pria itu.
Semoga suatu hari nanti dia akan menemukan pria yang cocok.
Halo.
Halo, Sayang. Apa kabar?
Jet, hentikanlah.
Tidak akan.
Astaga, aku merindukannya.
Sayang.
Astaga.
Samson. Hentikanlah.
Aku hanya menginginkan kehidupan yang normal.
Sayang, kapan kau akan mengerti
bahwa menjadi normal tidaklah selalu bagus.
Itu menunjukkan kurangnya keberanian.
Itu yang aku inginkan.
Kau lihat pasangan itu? Prianya selingkuh dengan pengasuh anak.
Dan wanitanya bisa melahap kue dengan cepat.
Maaf!
Jalan terus.
Hai.
Pukul berapa sekarang?
Sebentar lagi.
Kau mau ke mana, Sayang?
Bagus sekali.
"Gillian tersayang.
Hari ini adalah hari jadi kami yang ketiga
dan yang bisa aku tunjukkan untuk itu hanyalah
dua putri yang cantik
dan seorang suami yang selalu ingin aku cium.
Aku bahkan tak keberatan dengan jenggotnya.
Andai saja kau bisa melihat kami.
Kita tidak lagi dilempari batu dan diejek.
Semuanya sangat menyenangkan
dan normal.
Hidup begitu sempurna."
"Sal tersayang.
Aku sedang berjemur.
Aku berpesta di pinggir kolam.
Aku punya banyak teman.
Kau boleh bilang bahwa hidup
begitu sempurna.
Tapi aku tak peduli dengan semua itu.
Malah, aku hanya punya dua kata untuk aku sampaikan kepadamu.
Jimmy Angelov."
Jimmy
Angelov.
Angel.
No comments yet. Be the first to leave one.