Godha

Godha (ഗോദ)

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Maklumat siaran

Godha (2017) Malayalam DVDRip x264 - id
Ulasan oleh Hare_Rusdiansyah
video di southfreak.com

Tag

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
x264
Diterbitkan pada: 2020-05-10
Muat Turun: 36
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Alih bahasa : HaRE RuSdiAnSYaH

Alih bahasa : HaRE RuSdiAnSYaH

Ayo sayang.

Ayo! kemarilah!

Hei!

Hei! Apa yang sedang kau lakukan?

Tinggalkan dia!

Dia adalah saudara perempuanmu!

Kau pikir kau siapa? Enyahlah!

Ayah, aku tidak mau mendengar apapun!

Aku sudah mengatakan jika dia tidak akan pergi untuk menjadi gulat, Titik!

Aku sudah muak!

- Ada apa dengan mu? - Kau selalu mendukungnya.

Cukup dengan drama mu. Kau harus mendengarkan aku sekarang.

Setelah kematian ayah,

hanya aturanku yang akan menang di rumah ini.

Jadi tidak ada lagi diskusi atau argumen. Mengerti?

Itu tidak terlihat bagus untukmu.

Apa kau dengar?

Aku sedang tidak bicara dengan tembok!

Aku bicara padamu!

Apa kau akan menjawab ku?

Kau tidak punya jawaban?

Pak, biarkan dia pergi. Dia adalah saudara perempuanmu!

Saudara?

Dia nakal!

Anak perempuan yang tak tahu malu dan tidak berguna.

Apa kau suka masuk ke dalam arena penuh pria, dengan pakaian seperti itu?

Dengarkan aku dengan jelas!

Jika kau tidak mendengarkan ku,

Aku akan merobekmu jadi dua di arena yang sama!

Kau sudah banyak membawa aib untuk keluarga kita, dasar tak tahu malu!

Kau siapa? Bagaimana kau bisa masuk ke sini?

- Apa yang kau lakukan di sini? - Dia adikku!

Apa kau tidak tahu kalau ini adalah ruang ganti wanita?

Ayo, keluar.

Cepatlah keluar.

Ini peringatan terakhir untukmu.

Kau hanya memiliki dua pilihan.

Kau akan pulang.

Atau kau akan pergi ke stadion!

Dan jika kau memilih yang kedua,

Pintu rumah kita akan terutup selamanya untukmu!

Ayo pergi.

Hei!

Anak gadis tidak menangis, sayangku.

Setiap kali ada kesulitan, kau harus menghadapinya dengan kuat!

Pergilah ke sana, bertarunglah!

Berjuanglah sekuat tenaga!

Pergilah!

Kita punya pertandingan yang sangat menarik antara..

Adithi Singh dari Punjab dan Pinto Fernandez dari Delhi.

Bagaimana kau bisa mengatakan itu?

Tidak mungkin! aku tidak melakukan itu!

Pak!

Itulah akhir dari ronde pertama!

Ini merupakan tampilan yang brilian dari gulat di babak pertama.

Dan sekarang babak kedua dimulai!

Adithi Singh menanduk Pinto Fernandez.

Aku pikir itu bukan langkah di buku gulat.

Pelatih Pinto Fernandez sangat emosi.

Sekarang mari kita lihat kelanjutannya!

Kedua pegulat sepertinya kehilangan ketenangan mereka.

Dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan hasil pertandingan ini,

karena kedua pegulat bersalah secara profesional.

Sekarang mari kita lihat siapa yang dinyatakan sebagai pemenang.

dan yah itu dia, Pinto Fernandez yang memenangkan pertandingan ini!

Karena Adithi Singh mendiskualifikasi dirinya sendiri.

Dia pegulat yang brilian,

Tapi dia perlu menahan emosinya dalam situasi tegang.

= GODHA = " Arena Gulat "

'Pertandingan Percobaan Satu Hari'

- Berhenti memeluknya, - Pukul dia!

Kenapa kau harus pergi ke sana dengan kaki pincangmu?

Orang-orang ini pokoknya tidak punya akal!

Vijayettan.

Jangan panggil aku disaat aku pergi untuk sesuatu yang baik.

Dipukuli oleh Kapten, apakah itu hal yang baik?

Jangan lupa, kita ada pertemuan partai nanti malam.

Ya, aku akan datang kesana.

Biarkan aku menyelesaikan masalah lokal terlebih dahulu.

Kalian semua tetap bersorak saat keduanya bertarung!

Hei! Hentikan!

Apakah kau tidak melihat itu, Vijayettan ada di sini?

Bangun!

Kalian malah bergulat bukannya bermain kriket.

Jangan pisahkan mereka. Biarkan mereka sampai ada yang menyerah.

Inilah masalah dikota ini. Kau mulai bergulat sampai topi terjatuh!

Vijayetta, aku sudah memberi tahu Balettan ini 100 kali agar tidak meludahi bola,

yang kita beli secara patungan!

Bagaimana denganmu yang menggosokan bola di sini?

Maksudku menggosokkannya di sana, agar aku mendapatkan ayunan.

Nah aku juga meludahinya agar dapat pegangan.

Jika kau ingin mengayun, aku ingin pegangan & berputar!

Karena kalian membeli bola dengan uang kalian.

Simpan saja bolanya secara bergantian setiap hari.

Jika kalian bertarung lagi seperti tadi, bolanya akan ku simpan di klub!

- Tidak bisakah kau membeli bola lain? - Apa ayahmu akan membayarnya?

Vijayetta, bagaimana statusnya?

Hasil dari kegigihan ku yang tak kenal lelah,

Sneha Jewellers setuju jadi sponsor untuk jersey kita!

Luar biasa!

- Tetapi ada satu syarat! - Apa itu?

- Kita harus memenangkan setidaknya satu pertandingan! - Aku tidak berpikir itu akan terjadi.

Kau tidak akan menang!

Siapa yang akan kita lawan dalam pertandingan hari ini?

11 Peluru. Kainagiri.

Bagaimanapun, kalian harus mengumpulkan uang untuk membeli kaos!

Perjuangan untuk membeli bola 60 rupee saja belum ada.

- Dan kalian ingin membeli jersey? - Jadi haruskah kita bermain tanpa jersey?

Tidak.

Aku sudah mengirim Kola Machan untuk menyewa kaos.

Bukan jersey, Tapi kemenangan lebih penting!

Itu yang tidak akan terjadi!

Hei, jangan bilang begitu.

11 Peluru Kainagiri bukan tim biasa, tidak seperti apa yang kita pikirkan.

Mereka adalah tim yang mudah dikalahkan Polisi Kerala dan Mam bad Machos.

Firoz adalah kapten mereka. Kau tahu bukan?

Dia Luar Biasa!

Tanahnya sebagian tidak basah, Bagusnya sedikit lebih kering.

Adog kesal di sana. Itu sebabnya.

Di mana gadis-gadis pemandu sorak?

Apakah para wanita itu gadis pemandu sorakmu?

Biarkan saja itu terjadi. Siapa Kapten disini?

Pergilah! Pergilah!

Itu aku. Vijayan.

Aku tidak meminta Kapten tim kriket buruk ini.

Pegulat yang mengusir orang yang bermain kriket di lapangan Manayath itu,

Kapten pegulat, benarkan?

Siapa dia?

Anu, dia..

Itu ayahnya!

Orang orang mengatakan kalau ayahmu adalah seorang pembuat onar. Benarkah?

Iya. Itu benar.

Tapi bukan karena itu Firoz tidak bisa mengambil risiko,

Tapi aku tidak suka badanku kotor.

Aku ketakutan!

Kecuali kalian berjanji kalau orang jahat tidak akan datang ke sini, tidak ada dari kita yang akan keluar.

Pasukan, ayo masuk!

- Masuk ke dalam! - Firoz, jangan pergi!

Firoz 'terkasih',

Bukan! Firoz 'Luar Biasa'!

Firoz 'Luar Biasa terkasih',

Kapten pergi untuk turnamen gulat dengan siswa terakhirnya.

Dia akan kembali lagi besok.

Das, panggil Janappan dan konfirmasi apakah paman akan datang hari ini atau tidak.

Oke, nak.

- Kapten! - Kapten ada di sini. Apa masalahnya?

Raviyetta,

Apakah kau akan kembali hari ini?

Hanya ingin tahu, kalau aku harus menyiapkan makan malam.

Kami akan datang besok setelah memenangkan piala ini.

Kalau begitu aku akan membuat 'Kappa' untuk sarapan?

Yah, lakukan apapun yang kau inginkan!

Kita ingin piala dan dia bicara tentang Kappa!

Hei!

Mereka akan memenangkan Kappa .. Maksudku..

Mereka akan memenangkan piala, dan datang besok pagi!

Kau dapat melanjutkan permainan! Jangan khawatir!

Berhenti! Berhenti disini.

Apa kau tersesat atau kecelakaan?

Permainan kriket ini tidak berjalan dari kemarin.

- Siapa? - Sachin!

Kola Machan, kau dapatkan kausnya?

Aku Kola Machan yang selalu memberikan apa yang dia janjikan?

Jersey nya tidak tertulis nama tim lain, kan?

Tidak mungkin. Tidak ada nama seperti itu!

Aku pergi ke 3-4 toko.

Aku tidak dapat menemukan 11 kaos yang serupa.

Akhirnya, aku pergi ke Toko Manmadan Chettan.

Dan aku mendapatkan 10 kaos yang warnanya sama.

Dia bilang, pemain yang bermain di tengah bisa memakai warna lain.

Pemain tengah?

- Iya. - Tunjukkan kepadaku.

Ya pemain tengah. Biar aku ambil.

Apakah ini jersey?

Bung, senanglah! setidaknya kita punya ini.

Ini akan menjadi permainan penuh warna, bung.

Aku Kapten!

Hai, Tuan Sen,

Apa kau mendaftarkan tim kita untuk tarian sinematik?

Itu minggu depan, kan?

Mereka tidak punya warna favorit!

Mari kita tunjukkan beberapa gerakan setan!

Ayolah! Siap-siap!

Kapten!

'Ada irama tanah yang disebut Kannadikkal'

'Ini tanah para pejuang yang perkasa yang telah menguasai bela diri'

'Memang benar bahwa kita telah melihat kekuatan mereka setiap kali mereka turun ke arah kita'

'Siapa dia? Yang terkuat dari para prajurit perkasa itu?'

- Jadi aku keluar. - Keluar?

Bukankah itu enam? Dia tidak ada di tim kita!

'Setiap tanah yang telah dia injak, selalu membungkuk padanya'

'Bahkan seekor banteng mengamuk pun dikalahkan olehnya'

'Segera setelah tanggal pertandingan sudah pasti, pesta dimulai'

'Asisten dan siswa akan cepat dalam persiapan mereka'

'Terbit sebelum matahari terbit berlatih gerakan gulat'

'Pegulat itu tegar tulang-tulangnya seperti baja'

'Memeriksa tubuhnya yang luar biasa, perempuan jatuh datar'

'Kompor tetap menyala dan dapur berubah menjadi medan perang'

Godha subtitles in other languages

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left