195 baris pertama.
Aku setuju membiarkanmu ikut ...
... karena berada di sisiku seperti Shea,
kau sendiri yakin ini yang terbaik untukmu, Kaori.
Karena setelah mengerti perasaanku ...
... kau tetap masih ingin bersamaku.
Kalau begitu, kau boleh di sisiku.
Itulah yang kupikirkan.
Tapi saat ini, kurasa tak begitu lagi.
Coba pikirkan ini lagi.
Kenapa kau ikut?
Haruskah kau tetap di sisiku?
Jika memang harus ...
... aku akan antarkan kau ke Yaegashi sendiri.
Aku ...
ars ars
strea strea
ming ming
down down
sor sor
row row
face face
a a
long long
and and
pain pain
ful ful
road road
gave gave
your your
self self
a a
way way
saw saw
e e
very very
thing thing
hea hea surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell
ven ven
to to
hell hell
say say
you you
need need
a a
self self
re re
demp demp
tion tion
mend mend
the the
bro bro
ken ken
wings wings
ning ning
in in
the the
dark dark
place place
to to
be be
I I
am am
by by
your your
side side
not not
a a
lo lo
ne ne
day day kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya daylight daylight daylight daylight daylight daylight daylight daylight
light light
shed shed
a a
light light
you you
won’t won’t
di di
sap sap
pear pear
I I
know know
where where
you you
be be
long long
your your
sad sad
dened dened
heart heart
a a
flash flash
back back
screa screa
ming ming
out out
still still
we’re we’re
hold hold
ing ing
on on
ing ing
for for
the the
bre bre
ak ak
of of
dawn dawn
a a
new new
day day
to to
be be
gin gin
light light
day day
light light
stay stay
a a
lit lit
tle tle
while while
pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna longer longer longer longer longer longer longer longer
Hebat juga, ya ...
... membangun kapal sebesar ini dari kayu.
Begini lagi, ya ...
Kaori, yang tabah, ya.
Ini pasti pemandangan ngeri lagi.
Ya, aku baik-baik saja, kok.
Ini pesta, 'kan?
Ya, nggak cuma manusia ...
... bahkan ada Iblis dan Ajin.
Dan cukup mewah, nih ...
Semuanya!
Para pemberani yang telah mempertaruhkan nyawa dalam perang ...
... dan mengharapkan perdamaian.
Aku sangat senang bisa mengumpulkan kalian di sini.
Di generasiku, perang lama ini ...
... berhasil diakhiri dengan perjanjian damai.
Dan setelah setahun penuh ...
... aku bisa menyaksikan pemandangan luar biasa ini.
Hatiku sangat tergerak.
Ini perayaan untuk berakhirnya perang, ya?
Dari situasi ini, cuma itu yang mungkin.
Asumsi soal konsep Melusine salah, ya?
Ternyata ada era seperti ini, ya.
Mereka bekerja keras demi perdamaian.
Pencapaian hebat, nih.
Ya.
Belum tentu semua dendam bisa menghilang, sih.
Tapi mereka bisa tersenyum begitu, ya.
Setelah satu tahun sejak perjanjian damai.
Aku berpikir ...
... ternyata ini sangat bodoh.
Ya, sungguh bodoh.
Bersulang dengan hewan kotor,
mendiskusikan masa depan dengan orang sesat ...
... adalah puncak kebodohan.
Apa kalian semua mengerti?
Ya, aku membicarakan kalian!
A-Apa yang kau katakan?!
Apa yang terjadi—
Yang Mulia?!
Nah, semuanya.
Sudah kukatakan di awal ...
Aku sangat senang kalian semua berkumpul di sini.
Ras jahat yang ditinggalkan dewa kami membangun negara ...
... dan berpura-pura setara dengan manusia.
Itu situasi yang tak bisa dibiarkan.
Idiot yang berpaling dari Ehit-sama, satu-satunya dewa dan pencipta ...
... untuk menyembah dewa sesat tak berguna ...
... mulai hari ini, tak perlu lagi ditoleransi!
Tak ada kedamaian tanpa pembasmian total!
Makanya aku sangat senang ...
... bisa melenyapkan otoritas setiap negara hari ini!
Nah ... pelayan setia dewa!
Jatuhkan penghakiman ilahi!
Oh, Ehit-sama!
Apakah engkau melihat?!
Kaori ...
Wanita?
Hentikan!
Kaori, istirahatlah sebentar.
Aku baik-baik saja, kok.
Itu cuma agak kejam, sih.
Apa begitu sudah selesai?
Kita tak melakukan apa-apa, nih.
Normalnya, sih ...
... untuk lanjut, harus masuk ke kapal, 'kan?
Mungkin penglihatan itu cuma untuk ditunjukkan, sih.
Menunjukkan kegilaan yang bisa ditimbulkan dewa ...
... dan membuat kita menjelajahi kapal ini.
Ini pemikiran yang cukup buruk.
Terutama untuk orang dari dunia ini ...
... akan sulit memercayai dewa mereka lagi.
Penglihatan tadi ...
No comments yet. Be the first to leave one.