200 baris pertama.
Diterjemahna nang: NDASERUAG
-- Selamat Mendeleng ---
"Yotsuya Kaidan."
LANGKAHI DULU MAYATMU
- Selamat pagi. - Hai.
Mobil Kosuke ada di belakang.
Maaf soal semalam. Aku ada halangan.
Aku akan menebusnya untukmu.
Halo.
"Kosuke Hasegawa - Masuk."
Halo.
- Bagaimana penampilanku? - Meyakinkan.
"Drama Yotsuya Kaidan"
5 dan 4. Nomor yang aneh.
Kartu dibagikan! Pasang taruhanmu!
Halo, Tuan.
Ya?
Bau apa sih kau?
Apa itu bau darah?
Uang pinjaman mesti dikembalikan.
Tapi ada sebagian orang lupa mengembalikannya.
Pinjaman dari tukang pijat buta dianggap enteng.
Aku bukan seorang samurai bangsawan sepertimu, Tuan.
Bagiku,
uang itu satu-satunya tempatku bergantung.
Benar, aku memang samurai.
Tapi tak beruang atau berpangkat.
Aku merasa seperti berada di penjara bawah tanah tanpa sinar mentari.
Tuan.
Bagaimana kalau bersenang-senang?
Itu boleh juga.
Lihatlah wajahmu yang mesum.
Bajingan!
Kembalikan padaku!
Burung lovebird.
Itu milikku. Seorang pelanggan memberikannya padaku!
Kembalikan padaku!
Tuan.
Siapa wanitamu yang baru?
Saat aku bersamamu...
waktu terasa begitu cepat.
Pergi begitu cepat?
Jika aku tidak di rumah sebelum Ayah...
dia tidak akan pernah membiarkanku meninggalkan rumah.
Jika kau punya sisir...
seperti ini...
Aku akan selalu bersamamu, Oiwa.
Putriku ingin menikahimu tapi...
aku tidak akan meninggalkan kekayaan keluargaku padamu.
Sejak ibunya meninggal...
aku membesarkannya sendiri.
Aku takkan biarkan pria busuk sepertimu memiliki putriku yang berharga.
Ambil uang ini dan lupakan Oiwa.
Aku tahu semua tentangmu.
Apa bertahun-tahun jadi pengangguran membuat moralmu rusak?
Kau dan teman licikmu menipu orang.
Kau bahkan rela membunuh demi uang!
Betapa tercelanya!
Kau mencemari nama baik samurai. Tak tahu malu!
Apanya yang lucu?
Menurutmu aku tak begitu berharga.
Kau tak bisa diperbaiki!
Dasar biadab!
Tidak ada yang mendengarkan omong kosongmu!
Dasar tua bangka tidak berguna!
Beraninya kau ...
Ah...
Kau akan masuk angin.
Apa ayahmu masih hilang?
Ini sudah sebulan.
Oiwa yang malang. Kau pasti merasa sengsara.
Oh, Iemon.
Aku yakin dia ada di suatu tempat di luar sana.
Mungkin dia tertahan oleh suatu urusan penting.
Ini menghancurkan hatiku melihatmu begitu sedih.
Tapi jangan khawatir.
Aku akan coba tanyakan orang-orang.
Iemon.
Ketika aku bersamamu...
aku merasa kalau aku bisa mengatasinya.
Aku berharap selalu bersamamu sepanjang waktu.
Oiwa.
Apa maksudmu kita harus menikah?
Ya.
Itu keinginanku juga.
Tapi ayahmu belum memberikan restunya.
Benar?
Karena dia tidak memiliki putra untuk melanjutkan garis keluarga,
dia seharusnya senang memiliki penerus.
Menjadi kepala rumah tangga ini mungkin bisa membantumu...
mencari pekerjaan.
Memulai sebuah keluarga ...
apakah itu kebahagiaan?
Aku rasa begitu.
Untukmu juga?
Mungkin.
Apa yang lucu?
Kau akan masuk angin.
Kau akan masuk angin.
Ini tak tertahankan.
Aku tidak layak untukmu ...
Aku sungguh minta maaf.
Astaga, maaf!
Maaf. Apa kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Kita istirahat dulu.
Waktunya istirahat!
- Ini. - Terima kasih.
Kau tidak apa-apa?
Kayo, kau bisa mengisi untukku?
Tapi...
Kumohon.
Baiklah.
Aku akan lakukan yang terbaik.
Oiwa.
Aku tahu kalau kau membenciku.
Itu tidak benar.
Sejak kita bersama 2 tahun lalu...
Aku tidak pernah membawa pulang uang.
"Aku memberimu bayi laki-laki."
"Padahal aku yang sakit-sakitan sejak dia lahir."
"Akulah yang bekerja"
"dan yang menyiapkan makanan."
Itu tertulis jelas di raut wajahmu.
Kau di sini?
Ini, itu akan mengurangi rasa sakitnya.
Tidak, terima kasih.
Dia menendangmu meski itu hanya latihan!
Sudahlah.
Apa sih yang kau lihat dari dirinya?
Bagaimana kabar istri dan anakmu?
Baik?
Kami mengalami pasang surut ...
Kau terlihat bahagia.
Jangan tertipu.
Laki-laki mudah tergoda.
Hanya untuk memperjelas.
Pria yang sudah menikah tidak membuatku tertarik.
Kau blak-blakan.
Fokuskan saja pikiranmu pada pekerjaan.
Terkadang aku berharap drama itu adalah kehidupan nyataku.
Tapi aku tidak.
Ini tak tertahankan.
Aku tidak layak untukmu!
Aku sungguh minta maaf!
Wanita benar-benar sesuatu ...
Jadi, kau hapal semua dialognya.
Ya, untuk jaga-jaga ...
Kau sangat siap!
Terima kasih untuk itu.
Apa punggungmu baik saja?
Aku akan ganti baju.
Kau baik-baik saja?
Ya.
Aku yakin kau adalah Tuan Iemon TamYa.
Dan kau itu...?
Aku pengasuh di kediaman Tuan Ito untuk gadisnya, Ume.
Namaku Maki.
Maukah kau menemaniku ke rumah Tuan Ito?
Ini demi kepentinganmu jika kau ikut.
Tuan Kihei Ito...
ingin berbicara denganmu secara pribadi.
Aku akan menyerahkannya padamu, Kakek.
Baiklah.
Ume, Kakek bahagia untukmu.
Tuan, silakan melangkah ke sini.
Terima kasih sudah bersedia untuk datang.
Aku minta maaf karena membawamu ke sini seperti ini.
Apa yang bisa saya lakukan untuk Anda?
Sayang sekali samurai berpotensi sepertimu tidak dipekerjakan!
Aku tahu bahwa kau adalah samurai handal.
Aku ingin mengusulkan agar kau menjadi bagian dari keluarga Ito.
Aku ingin tahu apa kau setuju menjadi suami Ume.
Tapi aku punya istri dan anak.
Selain itu Nona Ume tampaknya masih sangat muda.
Dia enam belas tahun.
Dengan hormat saya harus menolak usul Anda.
Aku menemukan kejujuranmu begitu gagah.
Ume memang terkadang kekanak-kanakan...
tapi pada usia 16 tahun dia cukup dewasa untuk menjadi seorang wanita.
Dia melihatmu suatu hari saat dia di kota...
dan dia tidak bisa melepaskanmu dari pikirannya.
Dia kehilangan orang tuanya di usia muda.
Dia sangat menyayangiku, aku akan melakukan apa saja untuknya.
Tapi Ume tidak pernah meminta apapun padaku.
Hingga sekarang.
Sampai dia jatuh cinta.
Cinta...
Ya.
Aku tahu posisimu,
tapi tolong pertimbangkan tawaranku.
Tuan TamYa.
Kau berhak mendapatkan hidup yang layak sebagai seorang samurai.
Jika kau menikahi Ume-ku...
akan lebih mudah mencari pekerjaan.
Istrimu akan mengerti.
Istri seorang samurai akan mendorong karir suaminya.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Kami telah menemukan sebuah rencana...
untuk membuat semuanya berjalan lancar.
No comments yet. Be the first to leave one.