200 baris pertama.
Diterjemahna nang: NDASERUAG
English Sub by: rabbit_01
-- Selamat Mendeleng ---
MANUSIA SERIGALA DI INGGRIS
Yang becus nyetirnya, Willy!
Bajingan berkendara seperti orang sinting.
Badai besar sedang terjadi di luar sana.
Mungkin tanda ketidaksukaan Tuhan atas ketidakadilan yang terjadi di sini.
Orang tak bersalah seharusnya tak mengalami kekejaman ini .
Sekata lagi kudengar dirimu kau sebut 'orang tidak bersalah',
Tn. Whittock muda, aku akan sodokkan pipa ini sampai punggungmu retak...
kau akan membakar lidah bajinganmu dengan lolongan kesakitanmu.
Tidak bersalah?! Bagaimana kau berpikir begitu?
Kau mengakui membunuh pezinah itu,
mereka menangkap basah kau sedang beraksi, Tn. Whittock.
Aku tak pernah bilang aku membunuh pria itu.
Kubilang aku membunuh monsternya.
Itu berubah menjadi seorang pria setelah dia mati.
Ya! / Ya ya. Nyaman sekali, monstermu ini...
tampil sebagai seorang manusia bagi semua orang.
Tepat waktunya bagi Raja dan Ratu...
untuk mengetahui kau telah memancung keponakan muda mereka yang tersayang.
Mahkluk itu akan mencabik-cabikku,
aku tak punya pilihan. / Bocah itu banci kaleng.
Tapi dia bukanlah bocah saat aku membunuhnya.
Entah bagaimana menjelaskannya, tapi aku tahu yang kulihat.
Apa lagi menurutmu luka keji yang kuperoleh ini?
Ribut dengan kekasih, tak diragukan lagi.
Seorang wanita, melakukan ini padaku?
Yang kualami jauh lebih buruk dalam gejolak gairah.
Nyaris kehilangan testisku selama perselingkuhan yang seru dengan Druscilla Douglas.
Tuhan tenangkan jiwanya.
Menjadi buta karena sifilis sebulan kemudian, dan jatuh sakit.
Dia harus bertubuh besar dengan cakar singa betina untuk melakukan ini.
Kau anak nakal, Whittock, dan tak diragukan lagi dia agak buas.
Kita lihat saja yang hakim katakan.
Hakim Tadeus itu pria kejam dan tidak sabaran.
Dia tak akan mempan dengan kebohonganmu.
Aku memiliki semua surat yang ditandatangani semua saksi.
Besok pagi, kau akan digantung.
Dan aku akan senang akan kedamaian dan ketenangannya.
Aku juga.
Dari dunia yang jahat ini.
Kenapa si setan menghentikan kita?
Willy! / Kuda-kudanya ketakutan, Pengacara.
Mereka tak mau melanjutkan.
Cambuk kuda-kuda keparat itu sampai mereka jalan lagi,
atau aku terpaksa turun dan mencambukmu dengan tanganku sendiri.
Aku harus menghadiri sidang besok.
Badainya semakin parah, Pak.
Kita harus cari tempat berlindung untuk malam ini.
Kita lanjutkan saat fajar, saat situasinya lebih aman.
Tak ada tempat tinggal, Willy.
Aku tahu hutan ini, Pak. Ada penginapan tua, tidak jauh.
Kita berhenti di sini.
Sebaiknya sampai di sana sebelum gelap, Pak.
Orang-orang kabarnya hilang, kesemuanya berkelompok.
Oh, baiklah.
Jalan!
Kau jangan banyak tingkah. Kau mengerti?
Terima kasih.
Sebaiknya disimpan di tempat aman, bukan begitu?
Astaga! Kau orang yang ramah.
Namaku Horrace Raycraft Pengacara Paroki.
Ini kusirku, Willie Ryder,
dan bajingan yang tersedu-sedu ini...
adalah penjahat yang kukawal untuk persidangannya.
Badai mencegah kami bepergian lebih jauh malam ini,
jadi kami berharap kau bisa memberi kami akomodasi.
Tiga kamar, bukan?
Dua saja. Yang ini tetap bersamaku.
Aku tak bisa tidur serantai denganmu, dasar bajingan tua bau busuk.
Tolong berhenti melakukan itu.
Apa kejahatannya?
Pembunuhan.
Pertahanan diri.
Besok, dia akan dieksekusi.
Sampai saat itu, dia tanggung jawabku.
Aku kira kalian ingin masuk ke tempat yang hangat.
Lap sepatu bot kalian saat masuk.
Astaga, Willie. Lihat wallpaper ini.
Aku tinggalkan pola di pispot kamarku tapi tak seaneh disini.
Sesekali buka jendelanya, apa kalian bujang tua?
Biarkan baunya keluar.
Aha! Tamu tak terduga.
Aku Martha Hogwood. Selamat datang di The Three Claws.
Horrace Raycraft. Dan ini kusirku, Willie Ryder.
Willie Ryder?
Kenapa? Ya. Dia yang terbaik di County.
Senang sekali, Tuan-tuan. Jangan biarkan saudara ini membuatmu takut.
Dia sedikit cacat mental.
Tak luput dari perhatian.
Vincent dan aku mengelola penginapan bersama.
Ini sudah menjadi bisnis keluarga kami selama beberapa generasi.
Dan tempat ini sangat bagus juga, Nona Warthog.
- Hogwood. - Tepatnya.
Baiklah, aku akan tunjukkan kamar tamu kami jika kalian bersedia ikut.
Oh, Vincent. Kau akan menjaga kuda-kuda mereka, bukan?
Kuda-kudanya. Ya.
Tempatkan mereka di kandang belakang.
Aku bisa melakukan itu, Nyonya. / Jangan, jangan. Bukan masalah.
Vincent bisa mengurus.
Vincent bisa mengurus.
Ayo naik.
Kalian tak melihat seorang wanita muda dalam perjalanan kalian, Tuan-tuan?
Salah satu tamu kami pergi pagi ini, tanpa melunasi utangnya.
Takutnya aku belum bertemu satu jiwa pun, Nyonya.
Aku khawatir kami hampir penuh malam ini, tapi kalian beruntung.
Dua kamar saja untuk kami.
Bajingan pembunuh ini tinggal bersamaku.
Pembunuh?
Kau sangat berani untuk tetap terikat...
dengan penjahat yang berpotensi melakukan kekerasan, Tn. Raycraft.
Panggil aku Horrace, tolong.
Seseorang harus sangat berani dalam profesi ini,
melindungi wanita yang rentan, seperti dirimu...
dari banyak penjahat kasar masyarakat.
Aku takut dia akan mencopot lenganku dari tubuhku, dan kabur.
Apa itu?
Tak akan sulit. Buat terkilir pergelangan tangannya,
di malam hari, saat kau tidur.
Sini. Penginapan yang sempurna untuk kusirmu.
Aku takut kasurnya agak nggumpal...
sejak tamu terakhir kami, Lady Stillinfleet...
mati dalam tidurnya karena usus berlubang.
Terima kasih, nyonya.
Kami ada Pendeta Pankhust dari Hilperton yang menginap tepat di seberang aula.
Oh ya. Kami sangat khusus tentang tamu kami di The Three Claws.
Oh, Millie!
Halo, Nona Hogwood.
Tutup pintunya, dasar gadis tolol.
Oh, astaga dragon!
Kau kotori seluruh sprei.
Minnie adalah penghuni Nyonya Malam kami.
Tersedia untuk tamu kami cuma dengan dua pound semalam.
Minnie, ini Tuan Raycraft.
Pengacara Paroki Raycraft.
Kau suka dengan yang kau lihat, Pengacara?
Aku akui, aku merasakan lebih dari kesemutan di dalam diriku.
Mungkin Minnie bisa memberimu sedikit kelegaan, nanti malam?
Tolong jangan.
Aku yakin itu bisa diatur.
Disini kamarmu, di ujung lorong.
Ini. Ambil ini. Sembunyikan dengan yang lainnya.
Victoria belum kembali.
Dia tak akan kembali. Sesuatu pasti telah terjadi.
Tuhan tolong dia. Dia takkan pernah bisa kembali sekarang.
Ada hal-hal buruk di hutan, Jane. Kita harus pergi bersama mereka.
Jadi bagaimana? Aku tak bisa keluar sana!
Kau janji untuk pergi sebelum bulan darah. Ini hampir gelap.
Aku tak bisa, Minnie.
The Three Claws, kita takkan aman malam ini.
Mereka telah merencanakan penginapan dipenuhi tamu,
pada malam bulan darah.
seakan-akan hidup mereka bergantung padanya.
Apa pun yang mereka lakukan, aku tahu itu tidak bagus.
Para tamu baru! Mereka membawa transportasi.
Kau bisa bantu aku mencurinya!
Dia Pengacara Paroki. Kau akan ditangkap karena pencurian.
Jika aku percaya yang kau katakan, barangkali aku tak punya pilihan lain.
Percayalah, Jane.
Demi dia.
Apa mereka sudah ditangani?
Di bawah naungan untuk saat ini.
Dia adalah Pengacara Paroki, Martha.
Mereka menunggunya di pengadilan besok.
Dia bukan orang rendahan yang mudah dilupakan.
Jadi apa saranmu, saudara? Kita tak bisa melanggar perjanjian kita.
Mereka akan datang mencarinya.
Penginapannya harus penuh.
Orang-orang bodoh ini adalah anugerah dari badai.
Buang kereta mereka ke dalam parit, dan bakarlah.
Buat seolah-olah mereka menyetir keluar jalur.
Tak ada yang akan mencurigai kita.
Dan kuda-kudanya?
Mungkin mereka akan menjadi hidangan pembuka.
Jane! Lekas!
Suatu malam dengan para gadis!
Suatu malam dengan para gadis!
Kemarikan gadis-gadis itu!
Kegilaan apa ini?
Enyah dari hadapanku, dasar babi kotor tukang mabok!
Dasar tukang marah-marah!
Cerialah. Minum. Bersiaplah untuk menghadapi badai.
- Ahh, dia jalang yang brutal. - Dan bulan darah yang menyertainya.
Semua ramuan setan...
untuk malam kejadian yang mengerikan nan supernatural.
Tuangkan dirimu minuman bocah kuat,
dan berdoa kita berhasil melewatinya sampai pagi.
Akan mengejutkan jika dia berhasil melewati sepuluh menit berikutnya.
Jadi, keriput. Kau punya nama?
Horrace.
Horrace, si mengerikan!
Aku Bernard Bagley.
Dan ini Pendeta Gilbert Pankhurst.
Ya. Dari Hilperton.
Dan bagaimana dengan yang bersamamu?
Archibald Whittock.
Didakwa atas pembunuhan.
Besok, dia akan dihukum mati.
No comments yet. Be the first to leave one.