176 baris pertama.
Sebelumnya di Vikings...
Kau belum memberitahu dia, bukan?
Puteri kita telah meninggal.
Siapa orang-orang ini?/ Mereka dari Paris. Untuk dijual. Dengan harga bagus.
Jangan sentuh aku! Aku ingin cerai!
Kita harus halangi dia supaya tidak pergi.
Aku mengerti. Kau ingin berbicara bahasa kami.
Ratu Kwenthrith. Puji Tuhan, kau selamat.
Ini adalah Magnus./ Putera dari Ragnar Lothbrok.
Dan penerus tahta Mercia.
Bjorn Lothbrok telah meninggalkan Kattegat.
Itu akan jadi kesempatan bagus untuk membunuhnya.
Dan aku tahu orang yang tepat untuk tugas ini.
Jika ada yang menghentikanmu, bilang saja kau memakai cincin Raja Horik.
Bunuh Bjorn Ironside.
Apa yang akan kaulakukan?/ Kau sudah cukup menderita, Helga.
Aku tak bisa berhenti memikirkan kematian.
Kematian membuatku penasaran.
Kematian anak-anak.
Kematian teman-teman.
Tapi kematian selalu menghindariku.
Di duniaku, diyakini bahwa hari kematianmu telah ditakdirkan.
Kau ingin tahu hari kematianmu?
Di duniaku, kau harus memiliki kehidupan layak
sebelum kau memutuskan untuk mati.
Di duniaku, aku terus bimbang antara bunuh diri
atau membunuh orang di sekitarku.
Aku budak.
Jadi aku memiliki perasaan sama.
Sang Raja dan seorang budak.
Sudah tugas kita berdua untuk melayani orang lain,
...tak peduli kita suka atau tidak.
Siapa namamu?
Yidu.
Amin./ Amin.
Amin.
Saat teman dan sekutuku datang memenuhi udangannya, Alas,
...kita harus berpuasa hanya makan bubur.
Jadi, Ratu Kwenthrith,
Sepertinya kami juga hadir untuk merayakan kebebasanmu dari pengasingan.
Ya.
Tapi apa artinya ini untuk Mercia?
Dan bagaimana kita mengembalikan keabsahan untuk kerajaan yang sudah hancur?
Kau harus menyerang.
Northumbria dan wessex bersama-sama harus mengalahkan para penguasa.
Dan kau sekali lagi akan menjadi ratu.
Tentu saja.
Terima kasih untukmu.
Dan puteramu Magnus,
...akan mewarisi tahta.
Putera Ragnar Lothbrok.
Aku pernah bersumpah, pada Tuhan dan malaikatnya,
...bahwa suatu saat aku akan membunuh Ragnar Lothbrok
Untuk membalas serangan tak beralasan dan tanpa ampun mereka pada kerajaanku.
Dan akankah kau akan membunuh putera bajingan itu?
Ayo!
Kami bawakan kalian kayu yule!
Semoga para Dewa merestui!
Hadirin! Semoga kayu yule terbakar hingga upacara yol,
Dan memberikan kehangatan dan cahaya pada kita di masa kegelapan ini.
Dan pada Raja Ragnar dan keluarganya,
Semoga mereka merasakan kehangatan api, seperti kasih sayang rakyatnya!
Lagi!
Ivar bangun. Ia menangis memanggil namamu.
Hei, hati-hati.
Aku tak sabar pergi ke Paris./ Taruh lebih tinggi.
Ivar! Hei!/ Ubbe, lebih tinggi.
Lihat, ini ranting benalu.
Kau tahu apa keistimewaan ranting benalu?
Ia punya daya sihir.
Ayo./ Hati-hati.
Ini satu lagi.
Ini, ambil ini.
Anak pintar, taruh di sana, seperti kakak-kakakmu.
Taruh di sana./ Aku tak mau.
Tidak, kau bisa melakukannya, ini tak apa-apa.
Lakukanlah! Jangan berhenti./ Berikan dia padaku.
Apa yang kau lakukan?/ Dia tak mau melakukannya.
Berhentilah memperlakukan dia seakan ada yang salah pada dirinya!
Biarkan dia bergabung dengan anak-anak lain dan menjadi seperti anak-anak lain.
Tapi dia tak seperti anak-anak lain!
Dia berbeda. Kau tak bisa membuat dia seperti yang kau mau.
Kau tak bisa menjadikan dia sepertimu. Dia bukan dirimu!
Jika kau perlakukan dia seperti anak cacat, maka dia akan merasa cacat.
Tak usah cemaskan itu.
Ivar tanggung jawabku, bukan tanggung jawabmu.
Aku menyayanginya sama sepertimu.
Sikapmu tak menunjukkan itu.
Siapa yang mengganggu ketenanganku sekarang?
Jadi, kau akhirnya datang.
Aku telah lama menunggu.
Apa maksudmu, lama menunggu?
Ratusan tahun.
Sementara aku berbaring di tanah basah.
Menunggu di ruang antara hidup dan mati.
Menunggu?/ Kau tahu persis apa maksudku.
Jangan bermain-main.
Aku telah menunggu dan aku mengerti.
Tunjukkan padaku bahwa kau mengerti.
Tunjukkan padaku siapa dirimu.
Duke Rollo,
Dengan kuasa yang diberikan kepadaku oleh kekudusan Paus,
Aku datang untuk memenuhi surat pembatalan,
Secara resmi mengakhiri pernikahanmu dengan Putri Gisla.
Karena pernikahan ini belum ada persetubuhan,
...berdasarkan hukum Kristen itu dianggap tidak ada.
Tentu saja aku memahami, kepala biara Lupus, bahwa...
...orang Utara ini tak mengerti ucapanku!
Apa yang kau tahu, Pak Tua?
Aku mengerti. Aku telah mempelajari bahasa kalian.
Putri Gisla,...
...kumohon kau jangan lakukan ini.
Aku tahu takdirku adalah bersamamu.
Dan aku bersumpah, sama sepertimu,...
...aku siap membela Paris sampai aku mati.
Tinggalkan kami.
Aku sudah jauh-jauh dari Roma. Tentunya...
Tentunya kau akan mendapat jamuan di tempat lain di istana.
Aku berterima kasih atas pengorbananmu, sama seperti mereka.
Tinggalkan kami.
Jadi, kau telah mengakui cinta dan pengabdianmu.
Biar aku tanya sesuatu padamu, Rollo.
Sekarang kita bisa berkomunikasi.
Dan aku tak berpura-pura tidak merasa tersentuh mengetahui kau telah belajar bahasa kami.
Aku mau bertanya, apa yang paling penting bagimu.
Pernikahan kita, janjimu pada Raja...
...atau jiwa Viking-mu?
Apa aku tidak membunuh semua pasukanku?
Ya, tapi itu memang tindakan seorang Viking. Bukan?
Itu bukan hal pribadi.
Aku tak tahu apa itu berarti apapun bagimu.
Ini berarti sesuatu bagiku.
Ini... bersifat pribadi.
Lakukanlah apapun yang kau mau.
Kulihat kau menatap budakku, Yidu.
Aku tahu kau mendengarku.
Kau mau habiskan beberapa waktu bersamanya?
Jika demikian, aku bisa atur.
Dan aku tak akan keberatan.
Kau bebas pergi bersamanya.
Aku tak akan cemburu.
Jika itu yang kau inginkan.
Ceritakan padaku bagaimana kau bisa jadi budak.
Aku tahu kau tak terlahir menjadi budak.
Karena jelas kau tak pandai dalam hal itu.
Aku tadinya berlayar bersama kelaurgaku.
Bajak laut menghadang, dan membantai beberapa dari kami.
Dan yang lainnya dijual.
Mereka memisahkan aku dari saudara-saudaraku.
Dan mereka...
Memperkosamu?
Tidak.
Mereka tidak berani memperkosaku.
Kenapa mereka tak berani memperkosamu?
Mereka membawaku ke perjalanan jauh.
Berhari-hari hingga berminggu-minggu.
Dan setelah itu, mereka menjualku pada orang Prancis.
Dan kini, aku di sini.
Aku di sini, di manapun tempatnya ini.
Dan sudah lama sekali sejak aku tahu lokasi keberadaanku.
Atau sejak aku di tempat asalku.
Kurasa itu tindakan bodoh untuk seorang budak berpikir seperti itu.
Seorang budak sebenarnya tidak benar-benar ada.
Aku ingin tunjukkan kau sesuatu.
Tempat apa ini?
Tempatku.
Meski tak seorang pun pernah ke sini.
Hanya tempatku yang membuatku tak merasa kesepian.
Jika kau mau, kau boleh datang dan pergi ke sini.
Bagaimana mungkin?
Aku Raja.
Segalanya mungkin.
Dan bagaimana tugasku sebagai budak?
Mereka tak membutuhkannya lagi.
Kau budak yang payah. Aku membebaskanmu dari tugas.
Benarkah?
No comments yet. Be the first to leave one.