200 baris pertama.
Aku Agen Hantu, K. Bayangan tanpa nama maupun reputasi.
Tugasku adalah melindungi kebebasan dan kebenaran
dalam pertarungan tanpa nama.
Tiga ukiran kayu.
Identitas baruku?
Mulai hari ini, aku adalah kepala keamananmu.
Kita harus temukan buku besar Ketua Songsan yang disembunyikan
dan melihat nama-namanya.
Pengawal macam apa yang merakit bom?
Kau dipecat.
Kau baik-baik saja?
Ya.
- Un-gwang. - Awas. Akan kupecahkan jendelanya.
Apa?
Un-gwang.
Kenapa diam saja?
Kenapa dia?
Denyut nadi dan pernapasannya normal. Dia pingsan karena syok.
Un-gwang.
Un-gwang.
Un-gwang.
Bagaimana ini…
Un-gwang!
RUANG PEMERIKSAAN
- Aku khawatir. - Bagaimana jika lukanya parah?
Dia tidak apa-apa.
Dia baik-baik saja, 'kan?
Tidak akan parah.
Hei.
Apa ini? Kau bilang lukanya tidak serius.
Kenapa dia bisa mengalami kecelakaan besar sampai dua kali?
Apa yang kau lakukan? Bagaimana bisa…
Halo, Pak Park.
Ya, aku di rumah sakit. Untungnya bukan kecelakaan besar…
Kau tidak baik-baik saja.
- Tolong jaga dia. - Baik, Pak.
- Aku perlu menerima telepon ini. - Sudahlah.
Halo, Pak Park. Ya.
Kau juga pasien.
Apa kau tidak terluka?
Kau pasti lebih terguncang dalam kecelakaan itu daripada aku.
Permisi, pasien tampan di sana. Lukamu perlu disteril.
Astaga.
Bukan dokter, tapi perawat?
Jika aku menyamar jadi dokter, aku harus memasang tulang pasien yang patah.
Skenario terburuk, aku harus bantu persalinan.
Lukamu tidak terlalu parah. Perlu jahitan di mana saja?
Aku sangat pandai menjahit.
Lupakan. Kecelakaan ini tampak mencurigakan.
Kecelakaan seperti ini kadang terjadi sewaktu syuting.
Itu bukan kecelakaan, tapi kejahatan.
Aku melihat pria mencurigakan memeriksa mobil sebelum syuting.
Apa?
Dari cara berjalan, dia mantan tentara.
Seperti orang terlatih untuk peperangan khusus.
Dia pernah mengalami kecelakaan seperti ini sebelumnya. Ini aneh bagiku.
Jika instingmu mengatakan itu, maka pasti ada sesuatu.
Baik, akan kucari tahu.
Namun, apa kau sudah merasa nyaman dengan Un-gwang? Kau mengkhawatirkannya.
Aku tidak peduli dia mati atau hidup.
Tapi dia harus hidup sampai ukiran kayu ditemukan.
Repot jika mati sekarang.
YEO UN-GWANG CEDERA SETELAH KECELAKAAN DI LOKASI
INSIDEN BERLANJUT DI LOKASI SYUTING FILM
UN-GWANG TERLUKA AKIBAT KECELAKAAN SYUTING
Kau tahu Aktor Un-gwang kecelakaan?
Aku lihat beritanya.
Lantas bagaimana filmmu?
Jika kondisinya buruk, kami perlu mencari penggantinya.
Kau berencana menggantikannya dengan aktor lain?
Itu sudah hal umum.
Aktor top akan dipilih agar investasimu tidak mengalami kerugian.
Astaga, kau lebih dingin dariku jika soal bisnis, Nona Song.
Ayah, bak mandi sudah siap!
Baiklah. Ayah harus bersiap.
- Kau siap untuk mandi? - Ya!
Ayo kita mandi.
Berangkat.
Un-gwang siuman.
- Dia sudah siuman? - Ya.
Dia tersadar sesaat.
Lalu tertidur lagi setelah diberi obat penenang.
Aku menelepon direktur rumah sakit,
dia akan mendapatkan dokter terbaik.
Hubungi aku jika ada masalah.
Ya, bagus. Pertahankan jarak.
Tolong maju sedikit.
Pertahankan kecepatannya.
Un-gwang, ada apa?
Ada apa?
YEO UN-GWANG
Mantan Miss Korea, Aktris Song Mi-eun, mengumumkan pertunangannya.
Dia menikahi pewaris Songsan, perusahaan terbesar di negara ini.
Mereka diperkenalkan seorang teman dan bertunangan sebulan kemudian,
hal ini mengejutkan publik.
KONFERENSI PERS
KONFERENSI PERS SONG MI-EUN DAN MO SEUNG-JAE
Ini aku.
Maafkan aku.
Kita akhiri hubungan ini.
Kuharap kau cepat pulih.
Kudengar dia sudah siuman.
Dia sudah sadar dan sedang tidur setelah diberi obat.
Kau yakin dia sudah sadar, 'kan?
Perlu kubangunkan?
Tidak.
Biarkan dia tidur.
Syukurlah dia baik-baik saja.
Ketika dia tertidur,
terlihat seperti malaikat kecil, ya?
Do-ha.
Sepertinya kau harus keluar.
Cepat.
Di sana.
Sedang apa di sini? Ada banyak wartawan.
Aku berkunjung sebagai kolega.
Aku orang yang perhatian.
Cara berpakaianmu tak seperti kolega,
lebih seperti pacar rahasia yang sering diberitakan wartawan.
Aku takut ketahuan. Lihat penyamaran besar-besaranku agar tak difoto.
Kau melakukannya agar terlihat menonjol untuk difoto.
Itu tidak benar.
Hubungan kami sudah berakhir.
Berkat dia.
Bukankah dia menggodamu saat kalian keluar bersama?
Kau pasti salah paham.
Dia memberitahuku bagaimana perasaan Un-gwang.
HAPUS
"Hubungan sejati adalah kemewahan bagi seorang aktris sepertimu.
Jika kau mencintai seseorang dalam kehidupan nyata, matamu saat berakting…
menunjukkan kebohongan."
Itulah yang dia katakan
dengan mata berkaca-kaca.
HAPUS
Tunggu. Izinkan aku menyimpan satu foto untuk kenang-kenangan.
Merengek tak cocok untukmu.
Berkat dia, hubungan kami berakhir dengan baik.
Kali ini aku datang sebagai teman. Jadi, aku boleh masuk, 'kan?
Tidak. Dokter bilang dia butuh istirahat. Tidak boleh ada tamu.
Kalau begitu, sampaikan ini dari koleganya. Semoga cepat sembuh.
Tentu, akan kusampaikan.
Kau boleh pergi sekarang.
Apa kau ingin jadi pengawalku?
Dua kali lipat dari yang Un-Gwang berikan.
Kutambah lagi jika kau menjagaku selama 24 jam hingga di rumahku.
Bagaimana?
Dia keluarga kami. Dia melakukannya bukan demi uang.
- Sungguh? - Seperti yang kau dengar.
Keluarga? Itu terdengar kampungan, tapi aku suka.
Hubungi aku jika berubah pikiran. Kau tahu nomorku, 'kan?
Mari kita bicara sebentar.
Aku ingin meminta maaf.
Maaf karena aku salah paham soal Pil Eun-soo.
Dan terima kasih telah menyelamatkan Un-gwang.
Aku tulus.
Kau dipekerjakan kembali dan bekerjalah terus dengan baik.
Un-gwang punya cara untuk berutang nyawa pada orang-orang.
Sebenarnya, aku pertama kali bertemu dengannya
di rumah sakit.
Apa?
Pak, jangan! Jangan lakukan itu.
Cuaca terlalu suram untuk mati hari ini.
Orang bilang kau tidak mati saat jantungmu berhenti.
Kau tidak mati selama seseorang mengingatmu.
Itu kata kakekku.
Jika tidak dicintai, kau mati.
Itu artinya aku sudah mati.
Kau sangat bodoh. Bukan maksudku agar kau mati ketika sudah tidak dicintai.
Maksudku, jangan lupakan dan tetaplah hidup.
Tidak ada yang perlu diingat lagi.
Apa pekerjaanmu?
Aku?
- Seorang bintang laga. - Luar biasa.
Pekerjaanmu keren.
Begitulah Aktor Laga Yeo Un-gwang
dan penggemar nomor satunya, Cha Do-ha, bertemu.
Mengingat orang mati tidak akan membuatnya hidup kembali.
Kau harus melupakan orang mati.
Apa jantungmu berdetak?
Suhu darahmu mungkin bukan 36,5 derajat celcius, tapi 3,6?
Aku akan pulang.
Kau belum pernah berkencan, 'kan?
Sampai jumpa besok.
Kenapa dia?
Jantungnya berdetak kencang.
Tidak ada ini pada masaku dahulu.
Kami harus mengintai berhari-hari untuk mendapat cetak biru.
Kami menggambar semua secara manual untuk mendapatkan jawaban.
Jika kau masuk ke rumah Ketua Victor,
kau bisa tahu tata letak dalam rumahnya.
Satu milikmu. Satunya lagi milik Un-gwang.
Kembalilah bekerja di belakang istrimu.
Aku bisa bodohi orang paling tangguh, tapi tidak dengan istriku. Dia akan membunuhku.
Yang aku minta?
Pria bertopi yang kau lihat? Aku sudah cari tahu
dan tidak ada staf yang mengingatnya.
Dia seperti Hantu yang muncul dan menghilang tanpa jejak,
atau kau bisa saja salah lihat.
Tidak mungkin.
Haruskah aku meminta polisi untuk keamanan tambahan?
No comments yet. Be the first to leave one.