Bleach

Bleach (BLEACH)

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Musim 2

Maklumat siaran

Bleach Thousand-Year Blood War S01E41 God of Thunder
Ulasan oleh jambuijo

Tag

webdl
Diterbitkan pada: 2026-07-26
Muat Turun: 48
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

151 baris pertama.

Sudah pagi, ya.

Mimpi yang indah.

Makin buruk mimpinya, makin baik.

Aku bisa lihat.

Aku juga bisa lihat penderitaan kalian.

Aku kalah, Jugo.

Aku juga bisa melihat kesetiaanmu.

Wahai putra yang terlahir dalam kegelapan.

Datanglah.

Tak seorang pun mampu hentikan aku.

Bleach: Thousand-Year Blood War - The Calamity

Kekuatannya dan Yhwach

akan tertukar saat Yhwach sedang terlelap.

Betul.

Saat ini Yhwach kehilangan kekuatan "Mahakuasa dan Mahatahu".

Yhwach ada di lantai teratas Wahrwelt.

Pergilah ke atas, Kurosaki.

Ishida.

Apa kamu tetap akan tinggal di sini?

Namun, jika dia mewarisi kekuatan Yhwach, bukankah lebih baik...

Jangan banyak omong! Cepat pergi!

Ini bukan kata-kata terakhirku, kok.

Kamu tak apa, Inoue?

Ya. Aku baik-baik saja. Entah kenapa...

Hal ini membuatku sedikit lega.

Lega?

Ya.

Bagaimana bilangnya, ya...?

Aku bukan berpikir Ishida akan memihak para Quincy,

tapi mendengar hal itu langsung dari mulutnya justru membuatku lega.

Aku jadi berpikir, "Ah, rupanya Ishida tetaplah Ishida"...

Ada apa ini?!

Chad!

Sado!

Aku aman. Kalian pergi saja!

Baiklah.

Kita mulai.

Jadilah pasir!

Rupanya Ganju.

Kamu dari mana saja?

Kok malah tanya aku, sih?!

Kalian yang meninggalkan aku, tahu!

Aku tersesat karena terpisah dari kalian!

Lalu, aku malah muncul di momen yang sangat pas.

Jarang-jarang bisa ketemu patung batu!

Aku tak sabar ingin gunakan Seppa pada mereka!

Heh, dengarkan aku!

Aku menyimak, kok.

Oh, ternyata kamu menyimak!

Terus, kenapa tidak tunjukkan reaksi?!

Ganju, kamu suka pekerjaan yang membosankan?

Ichigo hanya melihat jalan yang ada di depannya.

Seperti itulah dia.

Tugas kita adalah

membereskan semua yang ada di istana

dan mengamankan jalan pulang untuk Ichigo dan yang lain.

Haschwalth tak bisa melihat masa depan dengan sempurna.

Aku terkejut. Ishida Uryuu.

Kamu terlihat berbeda dengan beberapa saat lalu.

Wajahmu yang sekarang terlihat penuh akan harapan.

Aku paham sekarang.

Terlepas dari fakta wajahku penuh harapan atau tidak,

kalau kamu terkejut saat melihatnya,

berarti sosokku yang penuh harapan ini "tidak tertangkap oleh matamu".

Saat itu, dia tidak mengiyakan, atau membantahku.

Aku sudah bilang padamu,

aku bisa melihat semuanya.

Kalau begitu, aku hanya perlu pastikan

dia bisa melihat sejauh apa.

Tidak kena?

Apa dia memang bisa melihat semuanya?

Sepertinya kamu sengaja mempersempit ruang gerak seranganku

dengan menempatkan tembok dan langit-langit di belakangmu.

Memang benar, aku hanya perlu fokus pada hal di depanku.

Ishida Uryuu, pujian untukmu karena bertarung menggunakan otakmu.

Pantas saja kamu menyandang jabatan "Grandmaster".

Tapi, pujian itu tak membuatku senang.

Nyawamu berada dalam genggamanku.

Saat ini, tubuhku dipenuhi oleh kekuatan Yang Mulia.

Mustahil kamu bisa merebut kekuatan ini dariku.

Ishida Uryuu, kamu tidak akan bisa menjadi aku.

Aku adalah belahan diri Yang Mulia.

Akulah Quincy yang lahir untuk berada di samping beliau.

Maka dari itu, Yang Mulia memercayakan kekuatan ini padaku.

Kamu bisa lihat

apa yang akan terjadi saat ini?

Apa itu...?!

Itulah tujuan sejati Yang Mulia.

Kena!

Jinta Homerun!

Retakan apa itu?

Itu mirip dengan "distorsi" yang Pak Kisuke selidiki.

Tahan dulu sebentar!

"Distorsi" itu kan gumpalan energi yang berbahaya!

Bukankah Manajer dan yang lain sudah pergi memperbaikinya?

Seharusnya, sih... begitu.

Kota ini dalam bahaya, dong...

Eh, ralat. Dunia ini yang dalam bahaya. Ya, 'kan? Tessai.

Manajer...

Tujuan sejati, katamu?

Semua berjalan sesuai rencana Yang Mulia.

Semua dimulai saat kami melancarkan invasi ke Soul Society.

Dengan memusnahkan sejumlah besar Hollow di dunia nyata,

keseimbangan jiwa kini terganggu secara besar-besaran.

Banyak shinigami yang tertipu karena invasi kami.

Ditambah gugurnya Yamamoto Genryusai dan para anggota Skuad 0,

keseimbangan dunia ini telah terguncang hingga ke akarnya.

Lalu, Raja Jiwa yang menopang tiga dunia

kini menjadi bagian dari kekuatan Yang Mulia.

Retakan itu adalah

tanda awal lenyapnya ketiga dunia.

Menghilangnya dunia...

Apa yang sebenarnya ingin kalian lakukan?

Kamu pernah dengar juga, bukan?

"Welt".

Menciptakan dunia yang baru.

Menghancurkan seluruh tiga dunia,

dan membangun kerajaan Quincy untuk Quincy.

Itu adalah tujuan sejati Yang Mulia Raja,

dan kewajiban Sternritter kepada saudara sebangsa.

Aku tidak "melihatmu" di tempat itu.

Menghukum pengkhianat

adalah kewajibanku juga.

Kamu berbicara seperti juru bicara Yang Mulia saja.

Setelah mendengar perkataanmu tadi, aku dapat satu tugas baru.

Pertama, mengalahkanmu dan melenyapkan "Mahakuasa dan Mahatahu".

Yang satu lagi adalah melenyapkan retakan ini

untuk melindungi ketiga dunia.

Siapa sangka tanpa bergerak pun...

aku bisa selamat dari itu.

Aku bisa rasakan.

Aku merasakan kematian makin menjauh dariku.

Jika "imunitas" adalah metode pemungkas untuk menghindari kematian,

berarti ini juga berkat "imunitas".

Ada pendapat?

Shihoin Yoruichi.

Oh, maaf.

Aku tidak menyimak karena kukira kamu bicara sendiri.

Mungkin yang benar itu "tak sempat menyimak".

Aku melempar Gift Ball berisi campuran reishi, oksigen, dan nitrogen ke arahmu.

Mana mungkin kamu sempat menyimak monolog tidak jelas.

Eh, tapi...

Jujur, aku heran kamu tidak mati dalam kondisi itu.

Kamu juga sama.

Padahal kamu sudah mengatur dosis fatal seperti itu...

Aku heran kamu masih mengatur dosisnya supaya tidak membunuhku,

tapi juga tak membiarkanku pulih.

Kamu salah. Aku sudah berusaha sebisaku.

Orang selain kamu sudah pasti mati.

Bisa berhenti bicara seolah aku ini berbelas kasih,

cuma untuk menutupi fakta bahwa kamu memang monster?

More Indonesian subtitles for Bleach

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left