200 baris pertama.
Solace : (kata sifat) Penghiburan saat menderita, tertekan atau sedih. Mengurangi rasa sakit, memberi kenyamanan dan kelegaan.
Diterjemahkan Oleh : Ry@Di, Samarinda, 12 Januari 2016.
- Cerutu Kuba. - Ada petunjuk, Sawyer?
Sepertinya cocok.
Ya, itu adalah Joe. Kita punya serial.
Modus Operandi yang sama, ciri yang sama, tak ada DNA.
Tak ada goresan sama sekali.
Kau sudah bilang itu. Akan kulakukan semampuku.
Dasar bajingan sialan.
Keparat.
Aku harus pergi menemuinya.
Joe.
Ku pikir itu adalah kesalahan.
Kau berhak punya pendapat sendiri.
Ku katakan sekali lagi.
Ku pikir itu adalah kesalahan besar.
Terlepas dari waktu dan sumbernya, hal yang tidak jelas ini menggiring kita...
- Ke dalam situasi yang benar-benar buruk. - Bukan hal yang tidak jelas sama sekali.
Aku pernah bekerja dengannya, dan dia sebenarnya temanku.
- Kau bilang mentalnya tidak stabil. - Aku tak bilang begitu, Katherine.
Aku bilang dia sedang dapat waktu yang sulit.
Masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan, Joe.
Kau akan belajar jika tak ada yang terlalu dini untuk orang seperti ini.
Wow, kau lihat ini?
Maksudku, lihatlah semua ini, hijau yang cantik ini.
Berapa lama dia tinggal di sini?
Dua tahun. Sejak putrinya Emma meninggal.
Leukemia. Dalam pelukannya.
Menyerah pada praktek medis. Dia menyerah pada segalanya.
Apa yang terjadi dengan istrinya?
Di situlah letak tragedi yang sebenarnya.
Ada saatnya mereka berkumpul
di lain waktu mereka berpisah.
Itu dia.
Kau tak keberatan menunggu di sini? Biar aku saja yang bicara dengannya?
- Kau bisa meninggalkanku di kota. - Aku bisa saja...
Tapi kau akan melewatkan pemandangan hijau yang cantik ini.
Dasar sentimen.
Ya?
- John? Ini aku Joe. - Ya aku tahu.
Kau akan membuka pintu? Aku ingin bicara denganmu.
Tidak tertarik.
John, aku sudah berkendara tiga jam untuk kemari dan bertemu denganmu.
Ayolah. Kau mengenalku cukup baik, kau tahu jika aku tak akan pergi.
Dan aku akan menendang roboh pintu ini jika aku harus.
Kau ini sangat menyebalkan, kau tahu it...
Ya. Aku pernah dengar itu sebelumnya.
Kau tahu, aku mengirimimu surat tahun lalu. Apa kau menerimanya?
Ya.
Apa isinya, John?
"Seharusnya orang tua tidak hidup lebih lama dari anaknya."
- Jadi kau "bersembunyi" di sini. - He-eh.
Ku lihat kau sudah betah di sini.
- Hari yang indah di luar sana. - Itu yang mereka katakan padaku.
Jadi kau tak sering keluar ya?
FBI punya "Jimat" rahasia.
Paranormal membantu FBI menemukan orang hilang.
- Kau ingin soda? - Tidak, terima kasih.
Aku tak punya rokok.
Aku berhenti merokok beberapa bulan yang lalu.
Ini kecanduanku yang bar...
Laura dan anak-anak baik-baik saja?
Ya, mereka baik. Terima kasih.
Ada kabar dari Elizabeth?
Tidak.
Kau akan mendengarnya.
Jadi, selain ingin menjumpaimu...
Aku punya kasus yang ingin ku tunjukkan padamu.
- Aku bisa menunjukkan korbannya padamu. - Sudah ku bilang, aku tak tertarik.
Ngomong-ngomong, siapa pacarmu itu?
Itu mitraku yang setia, Agen Cowles,
yang sepertinya tidak pernah mau mendengarkan apapun yang kukatakan.
S.A.C., Joe.
Ku pikir kau mungkin mau menerima panggilannya.
Permisi, John.
- Hai. - Hai.
- Aku membawa berkas perkara. - Itu tidak diperlukan.
Agensi telah mengubah pedoman
untuk cara kami memecahkan kasus.
Itu membuat mereka lebih mudah dibaca.
Oh. Itu melegakan.
Kita harus pergi.
Tiga pembunuhan. M.O. yang sama.
Agen Cowles.
Aku akan meninggalkan berkasnya di sini.
John.
Kau baik-baik saja?
Jika kau berubah pikiran tentang ini...
Kau tahu di mana bisa menemukanku.
SIAPA AKU?
- Hei, Joe. - John.
Aku tak bisa janji.
Aku akan tinggal mungkin satu hari. Mungkin satu minggu.
Sepakat. Tak ada janji.
- Kau tahu aku akan kembali? - Aku punya harapan yang tinggi.
Kau ingat Agen Cowles? Mungkin aku harus bilang "Dr." Cowles,
- dengan gelar doktor...? - Psikopatologi Universitas Kolombia.
Dia akan menjadi profesor jika biro tak merekrutnya.
- Kau berhenti kuliah untuk RS jiwa ini? - Mereka membiarkanku membawa senjata.
Wow! Seksi sekali.
Kalian berdua akan menjadi tim yang baik.
John, kau tahu kapan dan Katherine, kau tahu apa yang harus kau lakukan.
Tetap di sini sampai kami keluar.
Dr. Clancy, sebelum kita naik ke atas, dengan segala hormat,
aku tak percaya dengan hal-hal paranormal ini.
Ku pikir itu adalah palsu. Semoga kau tak masalah dengan it...
Tak masalah. Aku juga merasakan yang sama dengan psikiater.
Hanya satu hal yang penting untuk mereka, uangmu.
Mereka akan mengambil seluruhnya dari tanganmu.
Siapapun yang bilang itu jelas sekali dia tak pernah bertemu dengan psikiater yang baik.
Itu Sigmund Freud.
Seperti yang ku bilang, ini tim neraka.
Konsistensi nomor 1: Metode.
Setiap korban di bunuh dengan satu luka tusuk di tengkorak.
Di buat dengan instrumen lima inci.
Langsung menembus ke "Medulla Oblongata."
Seketika, menurut petugas koroner. Ekesekusi tanpa rasa sakit.
- Foto-foto ini semua adalah post-mortem. - Beberapa dari mereka terlihat hidup.
Konsistensi nomor 2: Tak ada kesalahan.
Di TKP sejauh ini tak ditemukan bukti DNA, serat rambut,
- jejak sepatu, tak ada sama sekali. - Tak ada saksi, juga.
Ward tinggal di sebuah bangunan yang aman. Tidak ada tanda-tanda masuk secara paksa.
Secara psikologi, ini rumit. Tak ada geografis, kronologis
atau pola astrologi yang menghubungkan pembunuhan it...
Tak ada perampokan.
Selain itu, kami punya pegangan yang baik untuk kasus ini.
John?
John.
Ya.
Robert Ellis, anak di Mount Pleasant.
- Dia sedang makan es krim. - Ya, dia.
Dari mana kau ingin memulainya, John?
Nah...
Bagaimama mulai dari awal?
Kediaman Nyonya Ethel Jackson, usia 69 tahun.
Dia tinggal sendirian dengan tiga ekor kucing. Rutin ke gereja.
Induk semang curiga saat dia tak melihatnya atau bicara dengannya selama dua hari.
Dia ditemukan tewas di kursi goyang.
Pesawat TV menayangkan saluran memasak.
Dan catatan yang kita lihat sebelumnya?
Di sini. Di meja ini.
Istriku. Aku terima telepon dulu.
Sayang, aku...
- Bagaimana menurutmu catatan itu? - Sebagai seorang psikiater?
- Ya. - Ini sebuah teka-teki klasik.
"Aku akan memberitahumu dalam dua kata, siapa aku, apa yang kulakukan dan bagaimana aku hidup. Boleh?"
Pertanyaan yang mengejek di rancang untuk menyesatkan.
Meminta ijin kita untuk mengungkapkan siapa dirinya namun tak pernah berniat untuk it...
Ini permainan tapi hanya satu orang yang bermain di sini. Ini soliter.
Atau ada hal yang lain lagi?
Apakah ini sebuah permintaan tolong?
Sebuah indikasi gangguan kepribadian ganda,
di mana si pembuat teka-teki ini bertanya pada diri sendiri dan kita,
siapa sebenarnya mereka? Tapi tidak. Itu tak konsisten dengan kejahatannya.
Ini terlalu dikendalikan, terlalu tajam.
Ada sesuatu yang lain terjadi di sini.
Sepertinya dia sedang mencari seseorang.
- Jadi? - Dia suka topi.
Hei. Bagaimana?
Fantastis.
Katherine akan mengerjakan profilnya secara penuh berdasarkan catatan itu.
- Dia akan menyelesaikannya di rumah. - Baik.
- Aku akan menenmuimu besok pagi. - Ya.
John.
Bagaimana jika aku mentraktirmu makan malam? Perlakuan khusus. Tempat terbaik di kota ini.
Aku harus pakai jas?
Tak usahlah. Aku punya koneksi. Aku kenal "Maître'd."
Mantap. Ini sangat enak!
- John? - Tidak, terima kasih.
- Untuk John, satu lagi tolong ya? - Segera.
Putraku punya teman-teman yang kasar di sekolah. Dia pulang menangis lagi hari ini.
- Di ganggu temannya? - Ya.
Aku tak tahu apa yang harus dilakukan.
Coba peluk dia. Ceritakan lelucon.
- Sebuah lelucon? - Ya. Lelucon.
Aku tidak tahu lelucon. Aku serius, John. Ayolah.
Demi persahabatan kita, ceritakan aku lelucon.
Aku? Aku tak tahu lelucon.
Oke, hanya satu. Um...
Wanita ini, Nyonya Jones, eh,
mengidap penyakit jantung yang langka.
Dokter meresepkan hormon laki-laki testosteron untuknya, 2 pil sehari.
Sebulan kemudian dia kembali ke dokter dan mengatakan...
"Dokter, obat itu sangat mujarab untuk jantungku."
"Tapi tumbuh rambut di tubuhku di mana tak pernah tumbuh sebelumnya."
"Jangan khawatir, rambut yang berlebihan cuma efek sampingnya. Di mana tumbuhnya?"
Dia bilang, "Di buah zakarku, Dokter."
Itu lucu, bukan?
Aku tak bisa menceritakan itu pada anakku.
- Katakan saja "testis." - Itu "membersihkan" ceritanya.
Ya. Biologi.
- Ini lelucon yang bagus. - Ya.
Ku pikir kau akan menyukainya.
Elizabeth bilang padaku karena itulah dia jatuh cinta padamu.
- Karena apa? - Senyuman it...
- Oh, senyuman itu. - Bukan karena leluconmu it...
John, mana sandwich pesananku?
Malam ini, saat kita meninggalkan kediaman Ethel Jackson,
- kau mendapatkan sesuatu. - Hmm.
Ayo, John. Bicaralah padaku. Apa yang kau tahu?
No comments yet. Be the first to leave one.