140 baris pertama.
Ini kisah dari masa yang sangat jauh.
Di dunia ini, hanya ada empat Naga Sejati.
Salah satu dari yang pertama menjalin keturunan dengan gadis manusia.
Naga Sejati itu mengalihkan sebagian besar kekuatannya kepada sang anak,
lalu mengkristalkan sisa kekuatannya,
yaitu perwujudan dirinya sendiri,
untuk melahirkan Elemental Dragon.
Putri Kaisar Naga tumbuh tanpa pernah mengenal wajah orang tuanya,
namun di sisinya selalu ada sosok naga kecil,
hadiah dari sang ayah.
Terima kasih!
Sama-sama!
Dia anak baik. Siapa namanya?
Nama?
Dia tidak punya nama.
Eh?
Aku sudah kepikiran sebuah nama, kok!
Tapi, karena kekuatanku terlalu besar, aku belum berani menamainya.
Oh.
Aneh.
Meski tidak punya nama, dia tetaplah temanku.
Tunggu!
Tunggu aku!
Tunggu, dong!
Hari-hari yang hangat seolah akan berlangsung selamanya.
Namun,
negara adidaya sihir yang tengah di puncak kejayaannya
mengincar kekuasaan Putri Kaisar Naga
dan menghabisi sang naga kecil.
Putri Kaisar Naga tenggelam dalam duka dan amarah membara.
Ketika kesadarannya kembali berkat kekuatan sesosok Raja Iblis dan Ratu Roh,
kejayaan negara adidaya sihir itu sudah tinggal kenangan.
Putri Kaisar Naga pun bangkit menjadi Raja Iblis
dengan mengorbankan ratusan ribu jiwa.
Lalu, keajaiban terjadi,
sang naga kecil hidup kembali.
Namun, kematian yang telah merenggut jiwanya
membuat naga kecil itu menjadi monster jahat tanpa kehendak, Chaos Dragon.
Entah karena dendam atas kematiannya,
atau kesedihan karena telah membuat sang sahabat berduka.
Seolah ditelan kebencian,
Chaos Dragon menghancurkan segalanya tanpa ampun.
Oh, ternyata temanku sudah...
Putri Kaisar Naga menyegel sang sahabat dengan tangannya sendiri.
Itulah pencapaian pertama Putri Kaisar Naga yang telah menjadi Raja Iblis.
Inilah kisah kuno yang diwariskan turun-temurun di Dinasti Penyihir Sarion.
Bereinkarnasi Malah Menjadi Slime
TEMAN MILIM
Milim!
Kamu tidak apa-apa?
I-Iya.
Tenang saja, pasti ada jalan.
Rimuru.
Besar juga. Jadi, ini Chaos Dragon?
Elemental Dragon kuno yang pernah disegel Milim.
Temannya Milim, ya?
Rimuru, aku harus bagaimana?
Dia terus menyerap magi di sekitarnya dan pertumbuhannya tidak berhenti.
Sudah terlalu besar untuk bisa disegel.
Kontaminasinya sudah parah.
Terlihat mustahil disembuhkan karena telah dikuasai Keserakahan.
Tapi...
Tapi, aku tidak sanggup melenyapkan temanku!
Milim...
Dahsyat sekali!
Milim!
Kastelnya...
Shion! Gobta! Kalian selamat?
Tuan Rimuru! Kami baik-baik saja.
Kebetulan sudah kembali ke lantai atas!
Tetua sedang mengevakuasi semuanya!
Jangan panik! Kalian aman di dalam menara!
Kalian juga bantu evakuasi!
Kami yang akan menghalau serangan Chaos Dragon!
Baik!
Serahkan pada kami!
Milim bisa mengalahkannya dengan mudah,
tapi aku tidak ingin dia melakukan itu pada temannya.
Pasti ada solusinya. Tapi bagaimana?
Cahaya apa itu?
Jawab. Kemungkinan itu adalah jiwa Elemental Dragon.
Eh, jiwa?
Bukannya dia jadi Chaos Dragon karena kehilangan jiwanya?
Benar. Tetapi berdasarkan hasil analisis terhadap wujud aslinya,
telah terkonfirmasi keberadaan jiwa, wadahnya, dan tubuh jiwa.
Jiwa yang tersisa hanya sebagian kecil,
dan akibat kontaminasi, sudah bukan jiwa murni yang seharusnya.
Dapat dikatakan jiwa aslinya telah lenyap.
Begitu rupanya.
Meski begitu, sepertinya dia belum kehilangan sinarnya.
Milim!
Milim, tolong serang Chaos Dragon itu.
Sama seperti Charybdis.
Kamu bisa menyerang sampai menyisakan intinya, kan?
Nanti aku akan menyelamatkan jiwa itu.
Ta-Tapi, dengan tubuh yang sebesar itu, serangannya tidak boleh tanggung!
Aku takut akan melenyapkan segalanya!
Kamu sudah belajar menahan diri, kan?
Temanmu sedang berjuang. Kamu juga harus menunjukkan tekad.
Aku mengerti.
Aku percaya padamu, Rimuru.
Iya, serahkan padaku!
Sudah sesumbar, padahal belum ada jaminan berhasil.
Makin besar harapan yang diberikan,
makin dalam pula keputusasaan kalau gagal.
Meski begitu...
Aku harus melakukannya!
Ayo, temanku!
Pantulkan kerlip bintang-bintang itu di matamu!
Drago Buster!
Keduanya seimbang, ini kesempatan!
Mohon bantuannya, Raphael!
Baik. Siap laksanakan, Tuanku.
Berat sekali, sungguh luar biasa.
Magiku terus berkurang.
Tapi...
Itu dia!
Keserakahan milik Maribel, ya?
Andai tidak ada energi jahatnya, pasti lebih mudah dibersihkan.
Menghilang?
Jawab, individu Yuuki Kagurazaka
telah mengalahkan individu Maribel Rozzo.
Barusan banget? Serius?
Yah, momen yang pas!
Oke!
Sisanya...
Milim! Bisa tingkatkan keluarannya?
Tapi...
Jangan khawatir,
aku sudah mengamankan inti Elemental Dragon.
Ayo pertaruhkan segalanya sekarang!
Baiklah, serahkan padaku!
Drago Nova!
Memang aku sendiri yang minta,
tapi tetap aneh keluarannya masih bisa naik setelah serangan sekuat itu.
Tubuh fisik, lenyap.
Tubuh spiritual, lenyap.
Di dalam tubuh jiwa, terkonfirmasi adanya inti ilahi dan sisa-sisa jiwa.
Sudah dimulai.
Bagaimana jadinya? Nanti bisa meledak!
No comments yet. Be the first to leave one.