KBS Drama Special 2021 (드라마 스페셜)

KBS Drama Special 2021 (드라마 스페셜)

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Maklumat siaran

KBS Drama Special 2021 - Atonement [HDTV]
Ulasan oleh Zams
English subtitle by Kocowa. Synced for NEXT. Runtime 01:05:25. https://apk.miuiku.com/21kbsspatone

Tag

HDTV
hdtv
HD
Diterbitkan pada: 2022-01-13
Muat Turun: 27
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Halo?

Ini aku.

Hyung Ju.

Siapa?

Aku masih tinggal di neraka.

Kalian masih ingat hal yang kita putuskan dua belas tahun lalu?

Saat itu kita gagal,

tapi jika ada cara agar kita tidak tertangkap,

kalian mau melakukannya?

"Penebusan Dosa"

Lihatlah ke kamera.

Jong Hee, kaukah itu?

Hei, Jong Hee.

Kau ingin gula di kopimu?

Apa harus di sini?

Jika ingin itu terlihat sebagai bunuh diri, tempat ini lebih baik dari yang lain.

Sudah dua belas tahun, bukan?

Bagaimana kabarmu?

Tidak ada yang istimewa.

Aku bekerja di rumah sakit.

Bagaimana dengan ibumu?

Aku tidak bisa sering melihatnya, jadi, kami hanya bicara lewat telepon.

Kau tahu aku meninggalkan rumah setelah berhenti sekolah.

Saat kau dan Bo Ri tiba-tiba pergi, aku ingin pergi saat itu juga...

tapi tidak berhasil. Terlebih, aku mencemaskan ibu.

Kau bilang Bo Ri pergi juga?

Kapan?

Bukankah kalian pergi bersama?

Bo Ri juga menghilang hari itu.

Lama tidak berjumpa.

Kulihat kalian hidup dengan baik.

"Dua Belas Tahun Lalu"

Hyung Ju, kau harus menjadi model tangan.

- Apa tanganku terlihat indah? - Tentu.

Tidak, bukan itu.

Tabungan bulan ini.

Kang Bo Ri! Bulan lalu kau tidak membayar.

Siapa yang merencanakan dua puluh tahun untuk membeli rumah pedesaan?

Bisakah kubayar dua kali lipat bulan depan?

Aku menghabiskan semua uangku untuk hadiah Jae Ik.

Anak laki-laki dari Sekolah Menengah Okbo Boys?

Sulit dipercaya.

Kau yang menyarankan untuk membeli rumah pedesaan.

Ya... Jelas sekali. Aku ingin tinggal bersama kalian...

tapi anak laki-laki tidak boleh meninggalkan aku sendiri.

Astaga, kau harus bayar tiga kali lipat bulan depan.

Hei, kenapa tiga kai lipat?

- Kau tidak tahu ada biaya keterlambatan? - Kau tidak bisa bebankan itu pada temanmu.

- Aku setuju. - Ini biaya persahabatan.

- Turunlah. - Hei.

Apa itu mobil patroli?

Hyung Ju!

Ibu!

- Halo. - Hai.

Mereka teman-teman Hyung Ju.

Astaga.

- Halo. - Halo.

Hai, anak-anak.

- Dia sababatnya sejak kecil. - Begitu rupanya.

Bo Ri selalu menjadi yang terunggul di sekolah.

Jong Hee tinggal di sebelah kami.

Astaga, Hyung Ju punya dua teman yang cantik.

Datanglah kapan-kapan, ya?

- Baik. - Baiklah.

- Ayo. - Baik, aku pergi.

- Sampai jumpa. - Sampai bertemu lagi.

Kukira ibu Hyung Ju sungguh akan menikah lagi.

"Ayah Tiri"

Apa?

Bukankah Hyung Ju bertingkah aneh belakangan ini?

Pasti terjadi sesuatu.

Kau sungguh yang terbaik! Jaga bahumu tetap lurus!

Sampai jumpa. Tonkatsu ada padaku.

Sungguh?

Dengan dana Kim Jong Hee.

Maksudku...

Kau masih punya ibu.

Kau lebih beruntung dibandingkan aku.

Dah, sampai jumpa besok.

- Tunggu aku, Bo Ri! - Kejar aku.

- Aku sangat terlambat. - Baiklah, kuantar kau pulang.

- Baik. - Kau senang?

"Hore! Liburan Musim Panas"

Jong Hee!

Ayahku tahu aku melewatkan les untuk pergi ke karaoke.

Apakah sekolah persiapan satu-satunya pilihan SMA di Korea?

Kau biarkan dia memukulimu?

Namun, pukulan itu tetap berharga.

Apa kau bahagia?

Setidaknya masih lebih baik.

Kurasa aku salah mengambil ukuran.

Terlalu besar.

Saat kita berusia 20 tahun, apa pun yang terjadi, kita bertiga harus tinggal bersama di Seoul.

Kau kenapa? Apa kau sakit?

Kau berkeringat.

Aku tidak apa-apa.

Kau ingin melihat perawat sekolah?

Ini hari terakhir semester, apa dia masuk?

Tidak, aku tidak melihatnya.

Sepertinya aku sakit perut.

Aku sudah berobat sebelum sekolah.

Kenapa kau begitu menggigil?

- Kau kedinginan? Kau baik-baik saja? - Jika kau kurang sehat, beritahu kami.

Teman-teman.

Kalian tahu?

Baiklah, silakan duduk.

Kim Jong Hee, Kang Bo Ri. Duduklah.

Kalian begitu semangat untuk bersenang-senang. Ibu bisa tahu dari kilauan mata kalian.

Datanglah ke sekolah pada hari foto buku tahunan, paham?

Baik.

Jika kalian lupa, kita akan gunakan foto ID kalian.

Ibu peringatkan kalian.

Jika berfoto dengan riasan yang tebal seperti vampir pucat agar terlihat cantik,

- Foto ID. - Ya, kita akan gunakan foto ID kalian.

Jika berfoto dengan bibir merah, kalian seperti memakan daging mentah,

kita akan gunakan foto ID kalian.

Bagaimana kau bisa baik-baik saja saat kau menangis tersedu-sedu?

Bagaimana kabar orang tuamu?

Mereka pergi ke rumah pamanku.

Bolehkah aku menemuimu sekarang?

Aku merasa cemas.

Aku akan pergi.

Ya? Aku akan pergi.

Apa Hyung Ju sendirian?

Aku akan pergi setelah nenekku tidur.

Baiklah, kau pergi lebih dulu.

Hai, Jong Hee.

Halo.

Apa Hyung Ju dan Bo Ri di sini?

Hyung Ju pergi ke toserba.

Bo Ri sudah menunggumu di dalam.

- Masuklah. - Baik.

Ayo masuk.

Masuklah.

Di mana Bo Ri?

Dia di kamar Hyung Ju.

Akan kubuatkan kau jus sambil menunggu.

Baiklah.

Kurasa aku akan menemuinya di toserba.

- Kau akan ke sana? - Tentu.

Bo Ri...

Larilah!

Aku mendapatkanmu.

Aku lebih suka minum miras daripada kopi.

Kau mau minum?

Kau tidak mungkin datang ke sini saat mabuk, bukan?

Aku hanya bercanda.

Aku menumpahkan minumanku. Bisakah kau menciumnya?

Apa yang kau lakukan?

Aku berjualan.

Aku menjual minuman, camilan bar.

Serta rayuan.

Bagaimana sekolahmu?

Kenapa kau banyak bertanya?

Ingin melihat seberapa buruk aku?

Untuk saling memeriksa? Begitukah?

Jadi...

Bagaimana caranya agar kita tidak tertangkap?

Beberapa waktu lalu, aku...

menemukan sesuatu.

Kau! Orang kikir!

Halo?

Ibu?

Uangku.

Hyung Ju.

Ayah tirimu telah mengusikku agar memberitahunya alamat rumahmu,

dan aku mengabaikannya.

Dia memberantakkan semua laci...

dan pergi dengan buku catatan yang ada alamatmu.

Dia terus meminta uang belakangan ini. Itulah sebabnya.

Aku ke kamarku untuk melihat apakah dia mengambil buku tabungan dan stempel,

dan menemukan ini.

Dia dipecat karena menyetir saat mabuk...

dan gagal besar setelah membuka bisnis logistik.

Hutangnya beberapa ratus ribu dolar.

Dia memberitahu orang-orang bahwa dia akan mengakhiri hidupnya.

Dengan surat bunuh diri ini,

kita bisa menutupnya sebagai bunuh diri.

"Aku, Jo Byung Gu, mengucapkan selamat tinggal pada dunia buruk ini."

Inilah keinginannya.

Keinginan saja tidak cukup untuk membuatnya bunuh diri.

Kita harus membuatnya bekerja.

Selama dua minggu terakhir, aku membuntutinya setiap hari.

Dia pergi ke bar kumuh ini setiap hari dan minum sampai tutup.

Saat pulang dia sangat mabuk dan tiba

pukul dua pagi.

Setiap hari selalu sama selama dua bulan terakhir.

Aku melihatnya mabuk di bar hari ini juga.

Sekitar pukul 02.30,

kita harus mengikatnya.

Bagaimana selanjutnya?

Satu, dua, tiga.

Jadi, selama ini kau sudah dilecehkan?

Kenapa kau tidak memberi tahu kami?

Aku akan pergi pada hari itu,

saat kalian datang.

Tapi saat kalian bilang akan datang,

aku mulai panik menceritakan semua yang terjadi.

Jadi...

Jadi aku kabur.

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left