50 baris pertama.
Aduh...darah.
- Minumlah. - Apa?
Bukankah ini karena bau darahku?
Kemari kau.
Di sini tidak ada siapapun,
minumlah.
- Apa kau sedang bercanda sekarang? - Tidak.
Aku sedang serius.
Aku bisa memberi berapapun kepadamu.
Kemarilah.
Inilah kenapa aku membencimu.
Apa semuanya kau anggap gampang?
Jangan kekanak-kanakan.
Kak!
Jika itu mengganggu,
aku boleh membunuhnya, 'kan?
Aku bisa gila!
Hai!
Aku datang menemuimu.
Sekarang aku tahu,
bagaimana selera Junho.
Apa yang sedaang anda bicarakan?
Katanya darahmu sangat lezat.
Darah suci.
Apa Junho juga tahu tentang ini?
Apa?
Hubungannya denganmu terlihat tidak baik.
Apa anda boleh berbuat seperti ini?
Ini menyenangkan.
Kalau sudah selesai,
saya akan pergi.
Kau salah paham.
Kau pikir kau akan berbuat sesuatu?
Sepertinya kau salah paham,
Bagi vampir, darah suci hanyalah makanan.
Dia hanya makanan lezat,
yang jika dimakan akan berbuah menjadi manusia.
Maka dari itu Junho menyimpannya dengan baik.
Kalau kau mengira itu karena cinta,
aku kasian padamu.
Anda juga seorang vampir?
Aku sangat suka melihat manusia ketakutan.
Orang sepertimu,
membuatku ingin bermain bersama.
Aku ada di sisi Junho selama ratusan tahun.
Begitu juga seterusnya.
Karena hanya aku yang bisa menegerti dirinya.
Bukan orang sepertimu,
yang baru bertemu.
Ini bukan tentang waktu berapa lama bersama.
No comments yet. Be the first to leave one.